Jelasnggak

Mati syahid kah ?

Posted on: May 3, 2011

Semua pada ramai memberitakan kematian osama bin laden. Saya juga ngga mau kalah dong ikutan ngomong soal osama bin bin laden bin muhammad ini.

Saya ngga mau ngomong banyak. Saya cuman mau menanggapi tentang komentar para pembaca di kompas.com yang kebanyakan menolak untuk menerima kenyataan tentang matinya sang teroris ini.

Beberapa komentar malahan terkesan lucu. Ada yang bilang foto osama saat mati adalah hasil rekayasa. Ada lagi yg marah-marah kepada amerika serikat.
Ada yang ngga terima kematian itu sampai-sampai bawa-bawa setan segala dan mengatakan musuh islam adalah setan dari golongan manusia (ha ha yg ini paling lucu, masak setan dari golongan manusia sih, udah jelas namanya setan kok masih dibilang golongan manusia – bingung.com)

Intinya tuh, muslim di indonesia terkesan nggak bisa terima kalau osama mati.

Eh iya.. saya juga mau tanya sama teman muslim mengenai kasus kematian osama ini.

Apakah benar jika dikatakan bahwa  si osama ini tergolong mati dalam perang (syahid),

atau,

dia mati sebagai seorang pengecut yang tertangkap di tempat persembunyiannya….?

Kalau muslim memilih yang pertama tentu seharusnya muslim turut bersuka cita. Karena bukankah kalau mati syahid itu pasti masuk surga dan dapet 72 bidadari..?

Kalau mati seperti pengecut yang ketangkep di tempat persembunyiannya, apakah ini juga bisa dikategorikan sebagai mati syahid ?

Tolong muslim yang baca saya persilahkan untuk di jawab.

19 Responses to "Mati syahid kah ?"

masalah mati syahid atau bukan, Allah SWT yg menentukan. Bisa jadi dalam anggapan manusia seseorang itu dipandang mati syahid, tetapi mungkin sebaliknya dalam pandangan Allah. Kalaupun ada yg terima dan tidak terima, wajar saja, namanya juga opini. Bagi mereka yang belum pernah belajar bilangan biner, maka 1 + 1 = 2. Tapi kalau sudah pernah, maka 1 + 1 = 10. :)

loh.?

Bukankah di alquran ditulis tuh tentang mati syahid ?
Ini semua kan sumbernya dari quran…?
Gimana ..ngomong ngga mikir..

mati, setelah membunuh beribu2 orang tak bersalah, itu bukan mati syahid namanya.
katanya Tuhanmaha Pengasih lagi Maha penyayang, ajaran apaan itu manusia boleh membunuh manusia terus matinya syahid? kampret!

huakakakakak!!!

yg jelas orang yg selama hidupnya menjagal nya orang lain, pas matinya itu nggak jauh-jauh deh, seputaran neraka pastinya.

Tanya saja si yesus,dia kan pernah main-main di bumi.
Siapa tahu+tempe.

Mati syahid itu mati di medan perang.
Nah kalau si osama ini.. mati seperti penjahat yg kabur lalu ketangkep… mati pengecut….
harusnya si osama ngga usah bersembunyi.. langsung datengin aja tuh kedutaan amerika di pakistan lalu ajak duel.. he he he heh e heh eh ehe

yaah.. kalau mati pengecut……………. ya ngga dapat 72 bidadari deehhhhhh

Kayaknya… Kamu lebih tahu deh..
* hebat..hebat*

@Jelasnggak:

Bukankah di alquran ditulis tuh tentang mati syahid ?
Ini semua kan sumbernya dari quran…?
Gimana ..ngomong ngga mikir..

jawab saya:
siapa yang gak mikir? memang dalam Qur’an ditulis tentang mati syahid. tetapi yang menentukan itu niatnya dan adabnya. dan yang bisa ngerti niatnya itu hanya Allah SWT dan orang yang mati itu sendiri. Manusia hanya bisa melihat perbuatan luarnya. Kalau menurut saya, Osama tidak mati syahid. Tapi mati biasa aja. Biarpun mati di medan perang, kalau niatnya hanya mencari nama dan dukungan, dan bukannya semata mencari keridhaan Allah SWT, maka tidak bisa dikatakan sebagai mati syahid. Ada orang yang dinilai oleh orang banyak sebagai mati syahid, tetapi ternyata dalam pandangan Allah SWT orang tersebut tidak mati syahid. dan sebaliknya, ada yang dalam pandangan banyak orang dinilai sebagai tidak mati syahid, tapi dalam pandangan Allah SWT itu mati syahid. Dan syahid di sini bukan cuma dalam medan perang, tapi lebih luas lagi cakupannya. Seorang yang melakukan perjalanan demi mencari nafkah untuk keluarganya, lalu meninggal, bisa dikategorikan syahid. selain itu, orang yang mati tenggelam, orang yang mati kena gempa.

http://orgawam.wordpress.com/2009/10/03/korban-gempa-masuk-kategori-mati-syahid

Adapun ada bermacam-macam syahid sebagaimana disebutkan di dalam hadits-hadits Rasulullah SAW.

“Barang siapa yang memohon mati syahid kepada Allah dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan menyampaikannya derajat para syuhada sekalipun ia mati diatas ranjangnya”(HR. Imam Muslim dan al-Baihaqi)

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa

Rasulullah SAW bersabda:”Apa yang kalian katagorikan sebagai orang yang mati syahid diantara kalian?
mereka menjawab :Wahai Rasulullah yang kami anggap sebagai orang yang mati syahid adalah siapa sja yang mati terbunuh dijalan Allah.

Beliau bersabda:Kalau begitu ummatku yang mati syahid sangatlah sedikit.
Para sahabat kembali bertanya:Kalau begitu siapa sajakah dari mereka yang mati syahid wahai Rasulullah?

beliau menjawab: Barangsiapa yang terbunuh dijalan Allah, yang mati sedang berjuang dijalan Allah, dan yang mati karena penyakit kolera, yang mati karena penyakit perut (yakni disebabkan penyakit yang menyerang perut seperti busung lapar, diare atau sejenisnya) maka dialah syahid dan orang-orang yang mati tenggelam dialah syahid “
(HR. Muslim, Ahmad, dan al-Baihaqi)

Rasulullah SAW bersabda:

Siapa saja yang keluar dijalan Allah lalu mati atau terbunuh maka ia adalah mati syahid. Atau yang dibanting oleh kuda atau untanya lalu mati atau digigit binatang beracun atau mati diatas ranjangnya dengan kematian apapun yang dikehendaki Allah, maka ia pun syahid dan baginya surga” (HR. Abu Daud,al-Hakim, dan al-Baihaqi)

Dari Hafshah binti Sirin bahwa Anas bin MAlik berkata:”Bagaimana Yahya bin Umrah mati? Aku jawab: “Karena terserang penyakit kolera” ia berkata:Rasulullah telah bersabda:

“penyakit kolera adalah penyebab mati syahid bagi setiap muslim” (HR. Bukhari, ath-Thayalusi dan Ahmad)

Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah tentang penyakit kolera. Lalu beliau menjawab;

“Adalah dahulunya penyakit kolera merupakan adzab yang Allah timpakan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya kemudia Dia jadikan sebagai rahmat bagi kaum mukmin. Maka tidaklah seorang hamba yang dilanda wabah kolera lalu ia menetap dikampungnya dengan penuh kesabaran dan mengetahui bahwa tidak akan menimpanya kecuali apa yang Allah tetapkan baginya pahala orang yang mati syahid”(HR. Bukhari, al-Baihaqi dan Ahmad)

Sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:

“Para syuhada itu ada lima; orang yang mati karena wabah kolera, karena sakit perut, tenggelam, tertimpa reruntuhan bangunan, dan syahid berperang dijalan Allah” (HR.Imam Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, dan Ahmad)

Perempuan yang meninggal karena melahirkan termasuk syahid. Ini berdasarkan hadits yang diberitakan dari Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam menjenguk Abdullah bin Rawahah yang tidak bisa beranjak dari pembaringannya, kemudian beliau bertanya :

“Tahukah kalian siapa syuhada dari ummatku? orang-orang yang ada menjawab:Muslim yang mati terbunuh” beliau bersabda:Kalau hanya itu para syuhada dari ummatku hanya sedikit. Muslim yang mati terbunuh adalah syahid, dan mati karena penyakit kolera adalah syahid, begitu pula perempuan yang mati karena bersalin adalah syahid (anaknya yang akan menariknya dengan tali pusarnya kesurga)”(HR. Ahmad, Darimi, dan ath-Thayalusi) menurut Imam Ahmad ada periwayatan seperti itu melalui jalur sanad lain dalam Musnad-nya.

Dari Jabir bin Atik secara marfu’:

“Para syuhada ada 7: mati terbunuh dijalan Allah, karena penyakit kolera adalah syahid,mati tenggelam adalah syahid,karena busung lapar adalah syahid, karena penyakit perut keracunan adalah syahid,karena terbakar adalah syahid, dan yang mati karena tertimpa reruntuhan(bangunan atau tanah longsor) adalah syahid, serta wanita yang mati pada saat mengandung adalah syahid”(HR. Imam Malik, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu MAjah dan Ahmad)

Sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:

“Mati dijalan Allah adalah syahid, dan perempuan yang mati ketika tengah melahirkan adalah syahid, mati karena terbakar adalah syahid, mati karena tenggelam adalah syahid, mati karena penyakit TBC adalah syahid, dan mati karena penyakit perut adalah syahid”(HR.Thabrani)

Mempertahankan harta dari perampok.

“Barangsiapa yang mati karena mempertahankan hartanya (dalam riwayat lain; Barang siapa menuntut hartanya yang dirampas lalu ia terbunuh) adalah syahid”(HR. Bukhari, Muslim, Abu DAud, an-Nasa’i, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Abu Hurairah berkata, seorang laki-laki datang kepada Nabi seraya berkata:

“Ya, Rasulullah, beritahukanlah kepadaku bagaimana bila ada seseorang yang datang dan akan merampas hartaku” beliau menjawab: ‘jangan engkau berikan’ Ia bertanya; bagaimana kalau ia membunuhku? beliau menjawab; Engkau mati syahid. Orang itu bertanya kembali,Bagaimana kalau aku yang membunuhnya? beliau menjawab; ia masuk neraka”(HR. Imam Muslim, an-Nasa’i dan Ahmad)

Mukhariq berkata,

seorang laki-laki datang kepada Nabi dan berkata : “ada seorang laki-laki hendak merampas hartaku,
beliau bersabda: Ingatkan dia akan Allah.

Orang itu bertanya: bila tetap saja tak mau berdzikir?
beliau menjawab: Mintalah tolong orang disekitarmu dalam mengatasinya.

Orang itu bertanya lagi : Bila tidak saya dapati disekitarku seorangpun?
Beliau menjawab:Serahkan dan minta tolonglah kepada penguasa.

Ia bertanya: Bila penguasa itu jauh tempatnya dariku?
beliau bersabda: berkelahilah dalam membela hartamu hingga kau mati dan menjadi syahid atau mencegah hartamu dirampas”
(HR. An-Nasa’i, dan Ahmad)

Dalam hadits ini diterangkan bahwa meninggal karena membela/mempertahankan harta, keluarga, agama dan jiwa termasuk di dalam mati syahid.

“Barangsiapa mati terbunuh dalam membela hartanya maka ia mati syahid, dan siapa saja yang mati dalam membela keluarganya maka ia mati syahid, dan barang siapa yang mati dlam rangka membela agama(keyakinannya) maka ia mati syahid, dan siapa saja yang matimempertahankan darah (jiwanya) maka ia syahid”(HR. Abu Daud, an-Nasa’i, at-tirmidzi, dan Ahmad)

“Barangsiapa mati dalam rangka menuntut haknya maka ia mati syahid” (HR. An-Nasa’i)

makanya, jangan heran kalau lihat umat Islam dirampas haknya akan membela mati-matian haknya tersebut. soalnya itu termasuk jihad. istilah kerennya self defense. kalau di Nasrani ada gak ajaran demikian? :)

Om Saya Mau Tanya :

Barangsiapa mati terbunuh dalam membela hartanya maka ia mati syahid, dan siapa saja yang mati dalam membela keluarganya maka ia mati syahid, dan barang siapa yang mati dlam rangka membela agama(keyakinannya) maka ia mati syahid, dan siapa saja yang matimempertahankan darah (jiwanya) maka ia syahid”(HR. Abu Daud, an-Nasa’i, at-tirmidzi, dan Ahmad)

—–Harta—->Bearti Kita Harus Pentingkan Harta donk Biar Masuk Surga…???
—–Keluarga—-> Kalo Keluarga Saya tuh Pencuri Terus di Tangkap Polisi Trus Saya Bela Keluarga Saya Ngelawan Polisi, Saya Masuk Kategoro Syahid Gak…??

Sekedar Tanya,,,

Tolong Di Reply Yaa…??? Vvisss………

Nice explanation brother!

Yang merasa MUSLIM, tlg ga usah ikut ngladenin yg bgni. Mau dijelaskan kek apa jg dia mah ttp aja gak jelas. Agamanya aja ga jelas, apa lg ngmgnya..? Bgmana pula dg Otaknya?? Jalan pkrannya.

(Mat 22:37-39)
“Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Gak muluk2 kok landasan Hidup utk menjadi seorang Nasrani.

ajaran soal kekerasan, bunuh-membunuh tdk pernah ada dan tertulis dgn jelas dalam Kitab Nasrani.
yang ada dengan jelas malah sebaliknya:
(Mat 5:40-46)
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

masuk di akal gak? Mengasihi sesama manusia tanpa memandang Suku, Agama dan Ras? Mengasihi Musuhmu?
kalau Dasar Landasan Hidup seorang Nasrani adalah “Kasih” Logikanya umat Nasrani pasti Sudah musnah dari muka bumi. bayangkan saja, orang di tampar sebelah kiri malah memberikan yang kanan.

tapi karena dorongan perkembangan jaman, peraturan di dunia pun semakin berkembang. pembunuh, pencuri, penipu dll Harus di berikan hukuman sesuai peraturan di Negara masing2. kalau gak ada hukuman bagi para pembunuh dan pencuri, kira2 Dunia akan seperti apa?

tidak ada Agama yang lebih dari Agama lain selama kita saling menunjukkan tenggang rasa. Saling menghargai dan menjalankan Ibadah menurut keyakinan dan kepercayaan masing2 adalah jalan pencipta kedamaian.

@anonimous: “kalau Dasar Landasan Hidup seorang Nasrani adalah “Kasih” Logikanya umat Nasrani pasti Sudah musnah dari muka bumi. bayangkan saja, orang di tampar sebelah kiri malah memberikan yang kanan.”

tapi kok umat pemeluk Nasrani makin banyak yah?

yg benar itu perlu dibela……….. apapun caranya … BETUL???
kalo salah—–>>> yg membelanya itu yang salah!!
apanya yang salah???
Caranya!!!
terus gmana caranya???
datengin baik2!!!
kalo nggak bisa???
BOMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
=========== gitu aja kok repotttttttttttttt===============
wkwkwkwkwkwk

Salam,

Mmg ada golongan Setan dari kalangan manusia. Dalam Al-Quran ada tulis…..

halo kristen semua,sudah sangat jelas nabi kami melarang membunuh orang tak berdosa dan mengharamkan bunuh diri kok masih ngotot bilang teroris meneladani nabi,please deh,jangan sampai saya mengambil kesimpulan kalo kristen indonesia tolol2.Bagi saya pribadi yg tidak diakui islam tentang kristen hanyalah tentang penuhanan makhluk(yesus) dan penebusan dosa,masalah ajaran kasih dsb tak ada mslh,bahkan itu adalah ajaran yg sangat baik.

halo..bos jel.logikanya gampang aja,gini bagi saya osama mirip dengan rabi2 yahudi yg memfitnah yesus.para rabi itu yakin 100% bahwa mereka melakukan hal yg benar yaitu menaati hukum guru mereka musa dan yakin perbuatan mereka direstui tuhan mereka.padahal di mata Allah,mereka telah berbuat kezaliman yg besar.ngono wae kok repot.sangat banyak umat muslim yg menghujat perbuatan osama,tapi kenapa anda malah menyudutkan mereka,harusnya anda senang banyak muslim cinta damai dan anti teroris.salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 153,298 orang
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: