Jelasnggak

Validity, Truth, and Soundness

Posted on: May 18, 2009

Aturan pertama dalam mengevaluasi suatu argument adalah :  JANGAN PERNAH UNTUK MEMBANTAH/TIDAK SETUJU DENGAN Konklusinya.

Sebab, Jika kita tidak menemukan sesuatu yang salah dari FORMnya (bagaimana suatu argument dibentuk) dan tidak menemukan sesuatu yang salah dalam CONTENTnya (dasar asumsi dari argument tsb), MAKA kita harus MENERIMA Konklusi itu.

Untuk membantah suatu argument, maka kita harus memulainya dari FORMnya dan CONTENT-nya, bukan Konklusi-nya. Dan dikarenakan kita akan selalu dapat mengevaluasi FORM dari suatu argument, maka, proses menganalisa suatu argument biasanya selalu dimulai dari mengevaluasi FORMnya.

VALIDITAS


Bila FORM dari argument dapat diterima (yaitu bila Premis2 dan konklusinya berada dalam hubungan yang benar), maka kita sebut argument tersebut argument yang VALID.

Argument yang Valid adalah argument yang berada dalam form yang dapat diterima. Argument yang INVALID adalah argument yang tidak berada dalam form yang bisa diterima.

Argument yang Sehat (Sound).

Argument dikatakan sebagai argument yang sehat (sound argument) jika:

1. Argument adalah VALID
2. Semua Premisnya bernilai benar.

Contoh 1:

premis 1 : Semua manusia adalah mortal
Premis 2 : Socrates adalah  manusia.
Kesimpulan : Socrates adalah mortal.

Argument di atas dikatakan sebagai SOUND Argument.
Karena argumentnya VALID. Dan Semua premisnya ngga ngaco(memiliki nilai kebenaran)
Contoh 2 :

Premis 1 : Semua organisme yang memiliki sayap bisa terbang.
Premis 2 : Pinguins memiliki sayap
Kesimpulan : Pinguin bisa terbang.

Argument ini adalah argument valid. Tapi premis pertama bernilai salah (ngga semua organisme yang memiliki sayap pasti bisa terbang)

Maka argumen ini tidak SOUND. (tidak sehat)
Minggu depan lanjutin..

Ada kritik dan saran ? Silahkan.

4 Responses to "Validity, Truth, and Soundness"

Coba kamu hubungkan kuliahmu yang hebat ini dengan artikelmu yang ini :

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/10/20/pengakuan-jujur-seorang-muslim/

Sekarang kamu sudah paham masalah kekacauan logikamu dimana.
ARGUMENTASImu tidak sehat karena Tidak Semua Premisnya bernilai benar.

Tidak selalu tindakan yang menyakiti hati orang lain pasti dianggap jelek
Begitu juga sebaliknya Hanya Karena tindakan menyenangkan orang bukan berarti tindakan itu baik.

Keren nggak guru TKmu ini jell ???🙂

SALAM

GBU

Apanya yang keren ?

Kamu membandingkan apel dengan jeruk.

Blog saya –> saya yang nanggung.
kalau blog saya menyakiti hati sesama, saya yang harus dikejar. Sayalah yang harus tanggung jawab.

Tapi kalau agama membolehkan menyakiti hati sesama, maka Yang buat agama yang harus dipersalahkan.
Mau kamu menyalahkan TuH@n mu…?

Gimana mikirnya..

Duh kamu itu nggak mudeng-mudeng ternyata. Yang saya bahas itu logikamu bahwa setiap yang menyakitkan pasti jelek, setiap yang menyenangkan pasti buruk. Lha ini mau kau tempelken ke Kitab Suci ya salah, mau kamu tempelken ke mana saja ya salah. Karena secara mendasar argumentasimu sudah tidak sehat. Lha argumentasi yang tidak sehat ya diarehken ke mana saja ya tetap nggak sehat.

Tidak selalu yang menyakitkan itu buruk. Begitu pula tidak selalu yang menyenangkan itu baik. Yang saya bantah kan argumentasimu yang ini yang secara mendasar jelas salah.

Mengapa salah ? Karena ada contoh kasus yang membuktikannya salah. Lha karena tidak semuanya benar maka argumentasimu yang itu , yang di link sebelah itu termasuk argumentasi yang tidak sehat.

Paham sekarang cah ?

Coba kamu pikir-pikir lagi sambil nginang mbako deh. Pasti tetap benar guru TKmu ini. Hi Hi Hi

Gimana sudah jelas sekarang , mengapa logikamu saya katakan kacau beliau ? Masalahnya yah di situ itu.

Coba kamu renungken lagi logika nggak beres di kepala kau itu, Kalo setiap yang menyakitken orang itu bathil , logikamu itu nembak balik kamu lagi juga, cah.

Misalnya saja : Yesus ngedumel sama pemuka Yahudi ? Menyakitken hati mereka apa nggak ? Apakah itu bathil ?

Yohanes ngedumel soal ular beludak kalo nggak salah inget, apakah itu bathil ?

Penalaranmu sudah sangat bermasalah secara fundamental, cah.
Coba kamu renungken deh, sambil ngelus-ngelus kepalamu yang imut-imut itu. Pasti tetap benar aku kan ?

Seperti biasa kapan juga lovepassword ini pernah kalah kalo ngedumel sama kamu ??? Hi Hi Hi

SALAM jell

GBU

Ngaku saja deh, gw ini memang keren. Hi Hi Hi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: