Jelasnggak

Universal Statement

Posted on: May 20, 2009

Kata-kata seperti  “semua” atau “Tidak satupun” biasa disebut dengan Kata Universal atau istilah Universal (Universal Term). Kalau kita menyebut “Semua Anjing” atau “tidak satu anjing pun”, maka kita sedang membicarakan tentang anjing secara universal.

Sebaliknya, istilah “sebagian anjing” adalah istilah yang bersifat non- universal. 

Klaim universal adalah klaim yang subjeknya logikanya menggunakan istilah-istilah universal.

Sebaliknya, klaim non-universal adalah klaim yang subjeknya logikanya tidak menggunakan istilah universal.

Perhatikan contoh-contoh dibawah ini.

  • 1. Semua Anjing akan masuk neraka
  • 2. Tidak satu anjing pun di ijinkan masuk ruangan.
  • 3. Saya menikmati musik Jazz.
  • 4. Semua yang mengkilat bukanlah Emas

Contoh nomor 1 adalah contoh paling umum dari klaim Universal. Karena menggunakan kata universal : “Semua anjing” . Kata “Anjing” disini adalah Subjek logikanya . Sedangkan kata “semua” adalah sebuah MODIFIER.

Contoh nomor 2 adalah contoh Klaim Universal juga karena menggunakan istilah “Tidak satupun anjing”.  Sama seperti contoh sebelumnya, kata “anjing” disini adalah subjek logikanya. Sedangkan kata “Tidak satupun” adalah sebuat kata Modifier.

Contoh nomor 3 agak sedikit berbeda dengan kedua contoh sebelumnya, meskipun contoh ini juga termasuk dalam klaim universal. Klaim pada contoh nomor 3 ini, akan terlihat sebagai klaim universal jika kita rubah (memiliki arti yang sama), menjadi kalimat deduksi :  “Semua Musik Jazz saya sukai” .  Dalam contoh ini, “music Jazz” bertindak sebagai subjek logika.

Contoh nomor 4. Pernyataan “Semua yang mengkilat bukanlah emas” harus diartikan sebagai “Sesuatu yang mengkilat bukanlah emas”

bersambung…jilid 4.

sumber : Ada aja.

2 Responses to "Universal Statement"

[…] Kadangkala kita menemukan Klaim spesifik yang lebih bersifat universal. Yaitu yang melibatkan bilangan seperti contohnya : 100%, 0 %, kata : “selalu”, “Tidak pernah”, “none”, “semua orang”, “tidak ada seorangpun”, dsb. Lebih lanjut mengenai hal ini dapat di lihat di Universal Statement. […]

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6240

Salah satu dengan tidak satupun itu beda, jadi aslinya kamu salah ngasih link ke sini….

Jika kita mengatakan Salah satu makanan macan itu daging sapi, maka kita tidak bisa menganggap suatu hewan pasti bukan macan hanya karena yang dimakan bukan daging sapi…

Ada OR di situ. Makanan macan bisa saja daging sapi, kerbau , rusa, dsb…

Untuk membantah fungsi ini atau mengatakan tidak memenuhi kita harus tahu dulu semua kriteria, lha setelah semuanya tidak terpenuhi baru kita bisa mengatakan TIDAK TERPENUHI

Pada sisi lain kita bisa mengatakan SALAH SATU sebagai fungsi AND

Misalnya SALAH SATU Ciri Gajah adalah Belalai Panjang

Jika ada hewan nggak punya belalai pastilah itu bukan Gajah…

DILIHAT dari aspek manapun : Pernyataaan : Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain

Kemudian dikaitkan dengan poligami pasti bukan perintah Allah, adalah cara penarikan kesimpulan yang salah

Karena
1> Kesimpulan pernyataan itu bahkan belum kamu sebutkan dasarnya
2> Jika SALAH Satu di situ kamu artikan sebagai AND atau salah satu dari pelanggaran satu kriteria maka harus disimpulkan tidak memenuhi, maka bisa kita lihat ada preseden atau contoh kasus :

Ada sekelompok masyarakat yang dirugikan oleh perintah Allah, misalnya dalam kasus perintah pembasmian bangsa Amalek termasuk wanita dan anak-anaknya. Dari sisi ini maka bisa dipilih apakah cara menarik kesimpulannya yang salah atau datanya yang salah. Perintah Allah tidak bisa diadili atas dasar ada yang dirugikan atau tidak…

3> Jika Salah Satu disini diartikan sebagai OR atau salah satu kriteria terpenuhi dianggap OK, maka kita tidak bisa mengatakan sesuatu pasti TIDAK MEMENUHI bahkan atas dasar misalnya satu kriteria diasumsikan tidak terpenuhi. Karena dalam OR, semua kriteria harus tidak terpenuhi seluruhnya , baru kita boleh mengatakan itu TIDAK MEMENUHI atau TIDAK TERMASUK…
SELAMA Kriteria lain seluruhnya tidak disebutkan, maka atas dasar satu kriteria yang tidak terpenuhi kita tidak bisa mengatakan itu Pasti Tidak Memenuhi…

Dari sisi ini TIDAK Bisa dibenarkan secara logika mengatakan poligami itu pasti bukan perintah Allah, selama belum bisa kamu sebutkan semua kriteria perintah Allah secara lengkap dan lengkap …. Kamu sebutkan dulu semua kriterianya secara lengkap, lha dari kriteria lengkap cara manusia menghakimi Allah itu baru kita tentukan apakah itu Termasuk atau Tidak termasuk.. Silahkan kamu coba, kalo berminat… Saranku sih mendingan kamu nyerah…

Jadi dari aneka pertimbangan ini sudah jelas Dikau telah salah dalam melakukan penarikan Kesimpulan Cah…

SALAM Iya…

SALAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: