Jelasnggak

Puasa Maksa Untuk Dihormati

Posted on: June 18, 2009

Yelli

HORMATIN DONG!!

Kata yang tepat bukan minta dihormati.  Tetapi memaksa dihormati. Orang lain tidak boleh makan dan minum didepan mereka ketika mereka berpuasa.  Kalau ada yang melakukan itu, mereka langsung marah.

Teman saya sarjana ekonomi lulusan Universitas Indonesia. Dia seorang muslim yang taat. Pada suatu hari di bulan ramadhan, saya secara tidak sengaja, makan permen pengharum mulut (karena mulut saya pada saat itu berbau kurang sedap). Ketika saya berbicara dengannya, serta merta dia marah-marah dan berkata bahwa dia sedang puasa saat itu dan meminta saya untuk menghormatinya.

Waduh. Saya berkata dalam hati. Kok norak banget sih. Apa umur belum cukup dewasa untuk menyadari hal seperti ini.
Saya bertanya dalam hati. Kalau yang sarjana saja macam begini, apalagi yang cuman lulusan mardasah. Ada kemungkinan golok yang bicara.
Dan tampaknya dugaan saya ini agak masuk akal juga. Sebab kita banyak melihat berita-berita tentang suatu organisasi FPI yang membongkar paksa warung makan yang buka di bulan puasa. Memukul pemiliknya dsb.

Keinginan untuk dihormati orang lain adalah hal yang wajar. Setiap orang berhak untuk memilikinya. Tapi itu hanya sebatas keinginan dan harapan. Bukan paksaan. Tidak bisa kita memaksakan orang lain untuk menghormati kita.

Piye to ikhi masss..?

Mudah-mudahan pada ngerti.

3 Responses to "Puasa Maksa Untuk Dihormati"

hahaha. bener banget mas! Di Indonesia, pas bulan puasa, yang nggak puasa lebih repot daripada yang puasa. Warung pada tutup, padahal ga bisa masak. Makan jadi susah.

Bulan puasa dikondisikan untuk memberi kenyamanan lebih banyak pada yang puasa, bukan pada yang tidak puasa. Jadinya ya sama aja. Puasa-nggak puasa nggak ada bedanya, lha wong dinyamankan dengan kondisi kok.

Salam,
mas,mas,
Inilah orang yg ikut-ikutan puasa yg tidak mengerti makna puasa tersebut, bagi mereka yg berilmu, lebih banyak tantangan lebih baik karena itulah artinya mengapa orang-orang yg beriman itu berpuasa yaitu agar tetap meneguhkan keimanan mereka dalam situasi apapun juga.(hidup didunia banyak cobaan).wajarlah.

Salam,
Sayyid.

Seperti yang saya katakan, teman saya itu lulusan ekonomi UI, sekarang lagi ngambil pasca sarjana (mungkin sudah selesai)… nah.. kalau yang sarjana saja begitu… bisa ditebak gimana yang lulusan madrasah ibtidayah.

Mas Sayid udah lihat video di youtube, dimana organisasi FRONT PEMBELA ISLAM mengobrak-abrik dan memukuli warung yang buka pada saat puasa.

Maksudnya apa coba, teriak2 alahuakbar sambil merusak warung orang.

Kasihan banget itu tukang warung cuma mengais rejeki dengan menjual nasi. Untung ngga seberapa… tapi gara2 orang2 muslim minta dihormati,.. dia jadi kena pukul..ha ha ha.. aneh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: