Jelasnggak

Bagaimana membuktikan Tuh@n itu ada(bagian 5)

Posted on: July 4, 2009

Argumentasi berdasarkan dari Moral
(The Moral Argument)

moralityArgumentasi ke lima adalah argumentasi berdasarkan moral manusia. Kita sama-sama tau bahwa suatu hal adalah baik dan yang lain adalah jahat. Kita tahu bahwa kita berada di bawah hukum moral yang tak terdefinisi dan kita dihakimi berdasarkan hukum moral tersebut.

Hal-hal seperti cinta, keadilan, kejujuran, keberanian bukanlah hasil penilaian subjektif kita sendiri (subjektif). Cinta keadilan kejujuran keberanian adalah hasil dari penilaian semua orang. semua orang setuju bahwa cinta kejujuran keberanian adalah hal-hal yang baik.
Demikian pula sebaliknya. Kebencian, ketidakadilan, kebohongan adalah juga bukan hasil penilaian subjektif dari setiap orang. Semua orang setuju bahwa kebencian, ketidakadilan, kebohongan adalah hal-hal yang jahat.

Apakah hukum moral itu ?

Hukum-hukum yang telah kita buat tidaklah berlaku sama di manapun. Hukum sipil yang kita buat, tidak berlaku di negara lain. Hukum yang dibuat oleh suatu negara, belum tentu akan berlaku di negara lain juga. Hukum yang dibuat oleh suatu negara bisa berubah dari waktu ke waktu.
Tetapi, hukum moral tidak akan berubah dari waktu ke waktu, dari suatu negara ke negara lain dimanapun juga mereka akan sama. Di negara manapun, tidak akan dibenarkan secara moral untuk mencuri, memfitnah, merampok, membenci dll.
Itulah hukum moral.

Lalu bagaimana hubungan hukum moral itu dengan keberaan Tuh@n.?

Jawabnya adalah dengan adanya hubungan sebab dan akibat. Suatu akibat terjadi karena ada penyebabnya.
Kita telah melihat bahwa hukum moral tidak dibuat oleh kita, tetapi diberikan untuk kita.
Jika hukum moral DIBERIKAN, lalu siapakah sang pemberi itu. Darimanakah asalnya semua hukum moral ini datang jika bukan dari TUH@N Sendiri.

Jika hukum moral diciptakan oleh kita (bukan diberikan) maka itu sama saja seperti peraturan dalam sebuah pertandingan. Jika kita membuat peraturan dalam sebuah permainan atau pertandingan, maka kita pasti akan dapat mengubahnya suatu saat nanti. Contohnya, jika kita bermain bulutangkis dengan 15 angka untuk menang, kita bisa dengan mudahnya mengganti dengan 9 angka saja kalau misalnya kita lelah.
Mengubah peraturan seperti ini tidak akan pernah terjadi terhadap hukum moral. Kita tidak akan pernah bisa lepas dari kesalahan yang pernah kita lakukan. Meskipun kita berusaha untuk melupakan, tetap kita merasakan itu masih ada. Itulah sebabnya dikatakan bahwa hukum moral itu diberikan untuk kita, bukan diciptakan oleh kita.

 Jadi, karena hukum moral itu ada, dan karena hukum moral itu diberikan, pastilah ada sang pemberi. Nah, sang pemberi itulah adalah TuH@n.

5 Responses to "Bagaimana membuktikan Tuh@n itu ada(bagian 5)"

kalau menurut saya, untuk membuktikan tuhan itu ada,..

cek aja dirumah temen2 kristen, pasti ada tuh, yang wajahnya ganteng dan pirang….hehehehe..
nice artikel.

Subhanah Yesus adalah Tuh@n.

ya..ya..ya…
tuhan ganteng, sayang agak sakit…hehehehe

sekarang saya tanya anda

apa beda kristen katolik dengan protestan ?

@ adi isa,

Kalo yg kalian bilang bahwa patung/salib Yesus itu Tuhan, maka saya kacian sama kalian.

Inilah akibatnya suatu umat yang diajar hapalan lebih baik dari baca-tulis.

Yang dihapal didengarnya terlebih dulu.

Apa (isi) yg didengarnya ngga penting.

Maka yang didengarnya dongeng2, maka dongeng2lah yang disampaikan lewat tulisan/omongan.

Itulah kalian.

Beda dengan baca-tulis.

Itu asalnya dari orang pinter.

Semuanya diteliti, dianalisa & direnung/pikir.

Dipisahkan antara fakta/kebenaran & dongeng.

Akhirnya yang dikirim/disampaikan/diomong itu kebenaran/fakta.

Itulah kami.

2009, kok masih seprimitif itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: