Jelasnggak

Tekan, Tekan, Tekan

Posted on: July 6, 2009

pushTeringat ketika pada suatu hari saya berjalan-jalan di daerah padat di jakarta. Saya melihat adanya pekerjaan penggalian pipa air PDAM. Saya melihat beberapa orang pekerja berusaha dengan bersusah payahnya untuk menutup air yang muncrat yang berasal dari pipa bocor. Begitu kuatnya aliran air yang muncrat itu sehingga dibutuhkan banyak orang untuk menutupnya.

“Tekan !,… Tekan!… Tekan!…”

Begitu teriakan salah seorang pekerja itu.

Saya jadi teringat akan seorang pengunjung blog saya. Dia adalah seorang muslim. Kita sebut saya namanya Mustaine (jadi teringat akan guitarist beken itu).  Dan rupanya mas Mustaine ini agak sedikit “terkena”  setelah membaca 2 tulisan yang ada di blog saya :  disini dan disini.
Dia kemudian memutuskan untuk menulis di blognya sendiri dan dalam tulisannya  itu dia mengatakan saya dua hal.

1. Bahwa saya telah menyebarkan bibit permusuhan
2. Bahwa saya telah menghujat agamanya

Lalu saya bertanya dalam hati, mengapa orang tersebut beranggapan bahwa tulisan saya itu telah menyebarkan permusuhan..? Dan di bagian mana di tulisan saya itu yang dapat mengakibatkan terjadinya permusuhan ?

Dalam tulisan saya itu, saya menggunakan logika saya untuk mematahkan klaim teman muslim yang berkata bahwa bukti kebenaran quran itu ada di dalam ayat adnal ard.
Lalu kenapa argument saya (yang berdasarkan logika dan bisa dipertanggung jawabkan) itu malahan dikatakan sebagai “pembuat permusuhan” ?

Coba lihat.

Muslim (mengklaim )   : “Bukti kebenaran quran ada di adnal ard.. dst..”

Jelasnggak (membantah): “Berdasarkan logika, maka… dst..”

Mas Mustaine          : “Kamu menyebarkan permusuhan, kamu menghujat dst”

Lha..? Kan aneh.

Tanpa membantah sedikitpun argument saya, tanpa menjelaskan sedikitpun mengapa dia beranggapan bahwa tulisan saya menebar permusuhan, mas mustaine telah mengatakan dan menuduh saya menebar permusuhan dan menghujat agamanya.

Saya jadi teringat akan klaim Teman muslim yang berkata bahwa Quran itu terjaga keasilannya. Preservation, kata mereka. Mungkin inilah yang dimaksud dengan Preservation itu.
Tekan, tekan, tekan, tekan, tekan dan terus tekan kepada orang yang tidak sejalan dengan islam, sampai orang tersebut diam dan tak bersuara.  Dengan begitu, tak ada yang tahu mengenai islam sebenarnya.

Saya tidak bermusuhan dengan siapapun dan tidak menyebar permusuhan. Yang saya lakukan hanyalah menggunakan rasio saya dan menuliskannya di blog saya. Kalau ada yang tidak sependapat atau bisa menunjukkan kelemahan pemikiran saya itu, ya silahkan dijawab di situ atau di blognya sendiri. Tapi tolong janganlah menyerang orangnya (ad hominem).

Dunia maya adalah dunia bebas. Setiap orang berhak menuliskan apa saja di dunia maya. Apakah islam ingin juga membungkam dunia maya ? Ya coba saja kalau bisa.

Oiya, satu lagi.
Mas Mustaine juga mengatakan bahwa saya telah menghujat agamanya. Tapi saya heran, dia mengatakan hal itu setelah dia membaca tulisan saya yang ini : Menghujat, tapi merasa terhujat.

ck..ck..ck

Saya sih cuman bisa mengurut dada.
Ngga marah, ngga gondok, cuman kasihan dan heran.

salam

3 Responses to "Tekan, Tekan, Tekan"

Pertamax….

Hua ha ha ha….

Bagus nih semua tulisan anda, jelasenggak…

Penuh dengan “nilai-nilai kebenaran yang rasionil”…

Saya senang sekali membacanya…,

Sangat menghibur…

Salam

Iya nih.. mas Iman….
saya dapat material dr. mas Iman.
Thanks.

It’s ok…, saya senang dengan tulisan anda.

Anda mengolah yang “berat” sehingga jadi “ringan dan menyenangkan”…

Saya sangat suka…

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: