Jelasnggak

Kamu juga begitu.

Posted on: August 1, 2009

Berikut adalah penjelasan secara lebih mendalam dari suatu bentuk kesalahan pemikiran yang sering digunakan lawan bicara pada suatu sesi debat/diskusi, yaitu ad hominem Tu Quoque.

Tu Quoque adalah salah satu bentuk ad hominem.
Dan seperti kita tahu, ad hominem adalah bentuk kesalahan pemikiran dalam berargumentasi, karena di dalam ad hominem, seseorang pada dasarnya menyerang pribadi orangnya, dan bukan argumentasinya.Yang diserang bukan pendapatnya, melainkan orangnya.

Contoh ad hominem :

Frits mengkritik Toyib karena Toyib mengatakan bahwa 0/0 = 1. Sedangkan dalam matematika yang umum, 0/0 = tak terdefinisi. Dalam usaha menjawab tuduhan itu, toyib bukannya menjawab secara ilmiah dengan argumentasi, melainkan membelokkan kritikan dengan menyerang pribadi Fritz. Padahal pribadi Fritz sama sekali tidak ada hubungannya dengan kritikan fritz terhadapnya.

Fritz : “Toyib, 0/0 itu bukan sama dengan 1, melainkan tak terdefinisi.”
Toyib : “Kamu itu tau apa fritz.? emangnya kamu pernah lulus sekolah.”

Lihat, dalam contoh di atas, apakah toyib telah menjawab kritik dari Fritz ..?
Tidak !  Toyib malahan membicarakan mengenai apakah Fritz lulus sekolah atau tidak. Jelas sekali terlihat, fritz lulus sekolah atau tidak itu ngga ada urusannya dengan kritikan fritz yang ditujukan kepada Toyib.

Sekarang mari kita masuk ke Tu Quoque.

Tu Quoque adalah kesalahan pemikiran yang amat sangat sering digunakan. Terutama oleh teman-teman diskusi muslim.
Di dalam Tu Quoue, pada dasarnya, seseorang berusaha untuk membela diri dari kritik yang ditujukan kepadanya dengan cara membalikkan kritik yang sama ke arah SANG pengkritik.

Tu quoque ini bisa digunakan sebagai taktik yang efektif untuk membuat orang yang mengkritik kita dari posisi menyerang, menjadi posisi diserang. Dari posisi menuduh, menjadi tertuduh. Dari posisi bertanya, menjadi posisi ditanya.

Dengan menggunakan Tu Quoque, kita bisa memaksa orang yang mengkritik kita tersebut menjawab tuduhan balik tersebut. Orang yang mengkritisi kita secara terpaksa harus menjawab tuduhan balik tersebut.

Tu Queuoe adalah jelas sekali suatu kesalahan pemikiran. sebab, apapun yang dilakukan oleh sang pengkritik tidak ada hubungannya dengan kritik yang sedang dilakukannya kepada seseorang.

Contoh Tu Quoue :

Dalam contoh ini, Fritz mengkritisi kelakuan “nabi” muslim bernama Muhammad yang menurut Fritz telah melanggar perintah yang diberikan oleh Owloh-nya.

Fritz : “Toyib, mengapa Muhammad melanggar perintah Owloh-nya dengan kawin 9, sedangkan Owloh-nya sendiri mengatakan kawin hanya boleh maksimal 4”

Toyib : “Lha, Yesus, Nabi KAMU itu, dahulu juga pernah memperbolehkan muridnya melanggar perintah taurat,..”

Terlihat jelas sekali di sini, Toyib tidak menjawab, tetapi MEMBALIKKAN Tuduhan kepada si Fritz. Otomatis, si Fritz harus menjawab dulu tuduhan balik dari si Toyib kurang asem ini. Dari bertanya, menjadi ditanya. Dari mengkritik, menjadi, terkritik. Dari menuduh, menjadi tertuduh.

Kasusnya akan tambah berlarut-larut Kalau si Fritz menjawab tuduhan balik itu. Si Toyib dengan gagahnya akan terus mempertanyakan/mendebat setiap jawaban yang kemudian keluar dari mulut si Fritz. Dengan demikian, kritikan fritz mengenai Muhammad telah melanggar perintah Owlohnya sendiri, menjadi hilang dan terlupa.
Semakin di jawab, semakin jauh dari topik awal.

Cara ini memang efektif.

Lalu kenapa Tu Quoque juga disebut sebagai Ad Hominem ?

Karena pada saat Toyib membalikkan pertanyaan ke arah Fritz, secara tidak langsung, Toyib telah menyerang kepribadian si Fritz. Yaitu kepercayaan yang di anut oleh fritz. Perhatikan kata “KAMU” yang saya garis bawahi dalam contoh di atas.

Agama yang di anut oleh Fritz dalam hal ini adalah irrelevant. Karena, fritz sedang mengkritik Toyib mengenai Muhammad. sedang asik-asik bertanya masalah A, eh tiba-tiba jawabannya datang dari B.  Kan ngga klop.

Kadang, dalam cara melepaskan diri dari tuduhan sang pengkritik bahwa seseorang telah menggunakan Tu Quoue sebagai jawaban, orang itu lalu menggunakan dalil bahwa dia itu sedang memberi contoh agar sang pengkritik mengerti maksud dari pembelaannya.

Sepanjang contoh yang dibuatnya tidak berhubungan dengan sang pengkritik, pribadinya, kelakuannya di masa lalu dsb. Maka contoh itu boleh-boleh saja. Tetapi begitu contoh yang digunakannya ada sangkut pautnya dengan kepribadian, maka contoh itu menjadi ad hominem. Belum lagi kadang-kadang contoh yang digunakan sama-sekali tidak nyambung dengan kritikan utama.

Saya berharap dengan tulisan ini, para pembaca bisa dengan mudah mengenali pola ad hominem sehingga tidak gampang tertipu oleh taktik lawan bicaranya.  Terutama taktik dari para teman kaum Mxxlim. He he he.

Salam

64 Responses to "Kamu juga begitu."

Cah TK, hik hik hik, kamu itu jan kebesaran gaya. Sudah gicu juga salah lagi. Kamu nggak jungkir balik di sana : http://imankristen.wordpress.com/2009/03/29/diskusi-poligami/#comment-6998

mau kamu terusin di sini :

Saya berharap dengan tulisan ini, para pembaca bisa dengan mudah mengenali pola ad hominem sehingga tidak gampang tertipu oleh taktik lawan bicaranya. Terutama taktik dari para teman kaum Mxxlim. He he he.

Lah ini juga contoh pemakaian logika yang nggak benar. Kesalahan karena generalisasi .

Lah kesalahan model kamu itu namanya Hasty Generalization : http://en.wikipedia.org/wiki/Hasty_generalization

Contoh kesesatan logika lainnya lainnya yah seperti omongan aku sama teman kamu itu :
Jika salah satu ciri sapi adalah menyusui lalu semua yang menyusui dianggap sapi, lah itu juga logika yang pasti bermasalah. Tapi meskipun logika ini mudah nyatanya masih banyak yang salah. Hik hik hik

Contoh ad hominem : Ah diem saja kamu jelasnggak, kamu kan masih TK nggak mudeng apa-apa. Lah itu contoh ad hominem. Hanya karena jelasnggak masih TK kemudian dia tidak boleh berdiskusi jadi yang dinilai bukan isi pembicaraannya tetapi jabatan jelasnggak.

Lah contoh yang di bawah contoh tuduhan ad hominem yang salah alamat. Logika ngawur dimana bukan ad hominem dituduh sebagai ad hominem

Jelasnggak : “Kamu membunuh tetangga sebelah, tindakan kamu itu salah Lovepass..!”

lovepassword : Saya aparat negara. Tindakan saya tidak bisa dianggap salah, karena dia mengamuk ingin membunuh istri dan anaknya dengan golok, lah saya menolong anak perempuannya , kami rebutan golok – secara tidak sengaja goloknya menancap kena dia. Saya cuma membela diri dan memang tugas saya menyelamatkan nyawa seseorang.

Jelasnggak : Tindakan kamu tetap salah.

lovepassword : Tindakan saya bisa dibenarkan menurut hukum baik hukum negara maupun ajaran agama termasuk agama Islam bahkan Kristen.

Jelasnggak : Apa bukti omongan kamu ?

Lovepassword : DI dalam hukum negara saya dianggap membela diri serta menjalankan tugas saya selaku aparat negara. Menurut konsep Islam saya juga dianggap membela diri begicu juga menurut konsep Kristen. Saya dianggap tidak bersalah berdasarkan konsep just war yang diturunkan oleh Agustinus berdasarkan Roma 13: 4

jelasnggak : lovepassword, kamu telah melakukan ad hominem .
Jika Alkitab salah apakah berarti Alquran boleh salah ???

lovepassword : ??????????????????? ( bingung apa hubungannya sih )

Di sini makhluk hidup bernama jelasnggak tidak berpendapat memakai logika yang jernih dan netral, tetapi dia justru memasukkan jabatan atau peran lawan bicara dan jabatan dirinya sendiri dalam diskusi. Akibatnya saking oonnya dia tidak bisa membedakan mana yang ad hominem dan mana yang tidak.

He he he
SALAM ANAK KECILku

Generalisir ya pak Love?
🙂

@lovepassword

Memang kalau tidak terbiasa, kita ngga bakalan tau…

Nanti kalau udah “matang”,.. pasti kamu akan setuju dengan isi tulisan ini.

Aku sih tidak kagum sama kemampuan dan kepinteranmu jelasnggak, tapi jujur aku lumayan mengapresiasi kemampuan meledekmu. Teknis ngelesmu juga lumayan. Tapi yah itu kan cuma kulit, mendingan selain belajar meledek kamu belajar juga yang lain deh.

SALAM

@lovepassword.

He he he

Bisa aja kamu.. mencontohkan lain dengan apa yang kamu buat.

Coba kita lihat contoh kamu,

Jelasnggak : “Kamu membunuh tetangga sebelah, tindakan kamu itu salah Lovepass..!”

lovepassword : Saya aparat negara. Tindakan saya tidak bisa dianggap salah, karena dia mengamuk ingin membunuh istri dan anaknya dengan golok, lah saya menolong anak perempuannya , kami rebutan golok – secara tidak sengaja goloknya menancap kena dia. Saya cuma membela diri dan memang tugas saya menyelamatkan nyawa seseorang.

Dan bandingkan yang kamu lakukan di blog iman kristen (saya analogikan biar sama seperti contoh kamu),

Jelasnggak : “Kamu membunuh tetangga sebelah, tindakan kamu itu salah Lovepass..!”

lovepassword : “Halaah.. KAMU juga dulu pernah membunuhlah Jel.. jangan gitu lah”

Itu yang sebenarnya kamu lakukan di blog imankristen.

Nih ya saya Ulangi lagi.

Saya Mengkritik/mempertanyakan mengapa Muhamad diperbolehkan kawin lebih dari 4 sedangkan peraturan dari Owloh mengatakan maksimal 4.

Lalu apa jawaban kamu ? Kamu jelas-jelas mengutip ayat dari injil. Ini dia :

http://imankristen.wordpress.com/2009/03/29/diskusi-poligami/#comment-6911

Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.

Versi Pendeknya,

jelasnggak : “Si ADADEH, “nabi” mu itu telah melanggar peraturan owoh”

Lovepassword: “Halah.. dulu murid Yesus juga pernahlah melanggar peraturan sabat..”

.
.
.

jadi, contoh yang kamu berikan di topik ini tuh sama sekali berbeda dengan argument kamu di blog imankristen.

Coba ya…

.
.
.
semoga kita semua termasuk golongan orang yang berfikir

Wabilahitaufik walhidayah wasalamualaikum warohmaYesushi wabarokatuh.

Lagi ngomongin A.. eh.. dicontohin B

heran.

bisa begitu..

ha ha

@lovepassword
Saya setuju dengan pendapat anda. Memang jika diperhatikan jelasnggak cuma pengen nyerang orang lain tapi tidak mau di balas dengan alasan ad hominem. Contoh jika jelasnggak nyerang muslim belajar di gua hira lalu mengatakan muslim kebiasaan baca dari kanan ke kiri. Nah, apa ini bukan menyerang pribadi penulis?
Lalu di balas penulis, sudah 2000 tahun kok mau saja dibohongi Paulus. Lalu jelasnggak berkata muslim telah melakukan ad hominem.
Ck ck ck..
Heran juga saya, pengen nyerang tapi tak mau diserang balik.

Ad hominem itu “TIDAK MENJAWAB TAPI MALAHAN MENYERANG PRIBADI”

Nah.. yang saya lakukan kan MENJAWAB terlebih dahulu… kemudian baru ngeledek…

Itu bukan termasuk kategori ad hominem dong..

Kan udah di jawab/respon/counter…

Ck..ck..ck..

Ah..sejak kapan kamu menjawab. Misal blog muslim memuat artikel nabi Muhammad, jelasnggak menjawab ‘hayoo biar pinter..belajar dulu..jangan kebiasaan membaca dari kanan ke kiri.
1400 tahun masih saja belajar seperti di gua hira.
Ck ck ck
.
.
.
.
Indahnya Yesus
Nah, apa ini bukan ad hominem?
Masa’ cuma pengen nyerang pribadi penulis tapi tak mau diserang.
Heran saya.
Ck ck ck😆
👿

Mana link artikel itu? Saya mau lihat pertanyaan yang ditujukan kepada jelasnggak yang dijawab dengan: ‘hayoo biar pinter..? Kalau benar jelasnggak melakukan ad hominem, sdr jelasnggak harus minta maaf dan jangan mengulanginya lagi.

@jelasnggak : I lap yu murid TKku. Hik hik hik….

@Tuan Putri : Dia itu tidak punya isi, punya ding sedikit – tetapi dia jelas punya kemampuan teknik ngeles yang luar biasa. Itulah mengapa aku seneng ngobrol sama cah Tkku itu.
Biarpun sudah kepepet jurus mabuknya luar biasa. Hik hik hik.Biasa mendadak meliuk-liuk gicu lho.

Kalo omongannya dia mah yang sesat banyak banget, ad hominem ya bertebaran. Lah aku mah gak urusan dia ngomong model apa? Mau dia ad hominem atau nggak – kan ya silahken monggo cah TKku itu. Dia ngomong apa saja kan tetap bisa dijawab. Hik hik hik

Tapi bagian dia yang kepepet bingung nggak berani njawab, jurus ngelesnya keluar hik hik hik

Pertama : ” Kok jadi gicu sih . Mari kita ulangin dari awal..” ini kata-kata klasik model jelasnggak.

Kedua : Ad hominem
Ketiga : Iler evan alias irrelevan hik hik hik.

Lah kalo dia topiknya poligami nyangkut ke bom barang ya selalu relevan. Dan saking baiknya aku hik hik hik tetap tak tanggapi siapa takut. Tapi yah gak papa. Saya senang kok sama anak TK yang penuh semangat. Kamu nyantai saja. Anak TKku ini memang menggemaskan. Maklum memang masih TK. Kadang bikin aku geli malahan. Kalo dia mulai dengan gaya klasiknya. He he he.

@jelasnggak : Sudah makan belum? Ayo makan ya sayang, ntar kamu nggak besar-besar lho. I Lap yu cah TKku.

SALAM
GBU

@lovepassword
Nah ini dia mas love, komen terakhirku tidak di jawab. Pengen melakukan ad hominem tapi tak mau di balas ad hominem juga. Inti dari artikel ini kan supaya muslim tidak ad hominem, tapi yang buat artikel juga melakukan ad hominem.

Mau jawab gimana lagi..
topiknya saja kalian tidak bisa nangkep.

Indahnya Yesus dibilang ad hominem..
wah wah…

begini mintanya dilayani dan di suapi terus..

ya capek..

Usaha dikit dong

Daripada ribut mendingan kita nyanyi goyang dombret saja. Atau lagunya Mbah Surip itu. Tak gendong kemana-mana. Tak gendong kemana-mana. Hik hik hik.

wah macem macem kalo ngomong itu

@lovepassword
Yang nyanyi kayaknya lebih pantas dilaksanakan sama jelasnggak. Jelasnggak kan Tuan Rumah, dan sudah selayaknya Tuan Rumah melayani tamunya.

@jelasnggak
Nyanyi’in dong lagu mbah Surip, biar kita disini terhibur dan banyak yang menonton.

@Tuan Putri : Anggap saja rumah sendiri. Hik hik hik

Mas love, yang punya rumah pada kemana ya?

kayaknya aku malah nggak terhibur sekarang nyanyi lagu Tak Gendong. Mbah Surip barusan meninggal siang tadi membuat aku malah jadi sedih. Kalo lagu itu tak denger sekarang rasanya malah gimana gicu.

@lovepassword
Iya, saya juga sudah dengar kalau Mbah Surip sudah meninggal.

Kalau mas love pengen URL blogspot bisa ditampilkan caranya dengan mengganti email saja. Dulu saya juga pakai blogspot, waktu komen saya ditolak saya ganti email dan ternyata bisa muncul URL nya.
Coba saja dilihat di http://kangboed.wordpress.com dan lihat arsip bulan Mei 2009. Di situ ada banyak komen saya dengan nama Fitri dan email juga ganti2 terus.

Yah ntar saya coba. Tapi kata guru TKku , masalahnya bukan blogspotnya tetapi di blogku ada scriptnya.

@jelasnggak
Berani mengambil tantangan… hehehe

http://haniifa.wordpress.com/2009/08/07/asal-muasal-bilangan-biner-dari-nabi-ibrahim-a-s/
😛

sori..

ntar paling respon kamu : geblek, dungu, onani, penis belum sunat, wc

dll sekitar itu..

cari yang lain deh ya.. ngga level…

he he…

ps. saya ngga klik tuh…(karena tau saya bakalan melihat sampah saja)

Mau tanya, kenal alamat email ini?

geblek@gmail.com

Hua.ha.ha.
tapi ada pengunjung klik link ini

http://haniifa.wordpress.com/2009/08/07/asal-muasal-bilangan-biner-dari-nabi-ibrahim-a-s/

Mudah-mudahan bukan tukan onani😀😆

ngga tertarik.. sori..

Mungkin saja itu orang lain..(fans kamu)

😀😆 .. .hehehe

@jelasnggak
Ih cuma begitu saja sudah ketakutan ke rumah mas haniifa. Enggak jantan tuh,!:mrgreen:
🙂
😆
😀
🙄

Jadi malu saiyah…:mrgreen:

#kata @jelasnggak, sambil cengengesan… huhehuhhe…. #

Maap…
Buang-buang waktu.

@haniifa
Sekarang pendeta jel sudah enggak jantan.:mrgreen:

Buat apa ngomong sama penjaga WC dan pembohong (ahli taqiyah)

Kamu kali yang bohong….

Kalau kamu bikin dosa kan enak sudah ada Yesus yang menanggung dosamu atau tinggal bayar sama pendeta.

Kalau saya bohong, mana saya berani.

@Tuan Putri
Bapa Jel-i pejantan ?!😀😆

@Jelasnggak
Buat apa ngomong sama penjaga WC
________________
hua.ha.ha.
Saiyah menjaga WeCe itu karena mengawasi sampean sama istri sampean yang lagi ribut membersihkan WC dan Kamar Mandi… hehehe… lupa yach sama potingan sendiri tentang KAMAR MANDI DAN WC yang KOTOR…😀😆

Saiyah menjaga WeCe itu karena

————

Ehem..

Jangan ngaku gitu dong

malu sama guru kamu si nitten itu..

@Jelasnggak
Nggak usah malu sampean, walaupun kalian pasutri bekerja sebagai pembersihkan WC umum… yang penting halal kok.😀😆

wah, mandor wc donk.

@hh
Makanya sampean kalau “ee” di lobang WC, kesian tuhh… Bapa Jel-i and Istrinya berulang kali membersihkan bekas “ee” kamu yang mencrettttss dimana-mana…:mrgreen:

Jangan lupa untuk menghadap ke kiblat…

ikuti sunah “nabi”

ck…ck..ck.

hari gini masih ngikutin orang arab yang beginian..

Dulunya kan arah kiblat sempat dipindahkan ke Yerusalem.

kalau pekerja absent, mandornya yang kerjain bukan?

Kalo ada dhammaduta dan ratna kumara di sini. Mereka pasti bahagia karena bisa berbuat darma dengan membersihkan WC. Jangan meremehkan WC ya? Nggak ada WC bisa pusing hik hik hik. Contoh itu rekan-rekan Budhis kalian, yang memilih mengerjakan pekerjaan paling hina. Nggak kebesaran gaya. ( kadang-kadang yah kebesaran juga ding)

loh loh kok saya di bawah 👿😆

Hi Hi hi

@lovepassword
Kalau ratna kumara sih iya pasti mau bersihkan WC demi sang Budha. Tapi kalau dhammaduta, kayaknya belum tentu dia mau bersihin karena cuma umat awam dan enggak gundul seperti ratna kumara. Oa lahh, kok saya malah membela dhammaduta? Ntar mulai lagi taksir-taksiran.

@hh
Kalau pendeta jel dan istrinya berhenti, kamu bisa kok melamar kerja sama mas haniifa buat bersihin WC. Pasti diterima karena mas haniifa baik hati, tidak sombong dan rajin menabung menurut perkataan kangboed.

Sssst..aku ngomong beneran serius nih. Jangan meremehkan manusia2 yang mau membersihken WC, nggak bagus itu. Kesannya kok penjaga WC dijadikan sasaran yang jelek2 . Entar bisa kualat lho. Hik Hik Hik.

Penjaga WC belum tentu manusia..

setan juga bisa jadi penjaga WC..

Burung Betet juga bisa jadi penjaga WC

Harap sadar.

Penjaga WC bisa juga lovepassword hik hik hik

Entar kamu kebelet nggak bisa masuk lho. Hi hi hi

My salute for you haniifa, atas pengakuan sebagai mandor.

Kamu nggak salut sama aku juga, atas peranku menjaga para WC ???😉

Kalo pekerja absen, mandor absen manajer absen maka bosnya juga harus ngerjain.

@Pit-pit
Walah gak nyangka begitu dalamnya cinta mu pada ku😆

Kalau pendeta jel dan istrinya berhenti, kamu bisa …

—————

Sya bukan pendeta..

saya katholik..

dan di katholik ngga ada pendeta.. adanya pastur ..

ampunilah …

muslim-muslim ini..

@Bapa Jel-i
Fritz : “Toyib, 0/0 itu bukan sama dengan 1, melainkan tak terdefinisi.”
Toyib : “Kamu itu tau apa fritz.? emangnya kamu pernah lulus sekolah.”

Butiken sama sampean jangan omdo di kandang monyet …😀😆

http://haniifa.wordpress.com/2009/08/11/konsep-bilangan-biner-berawal-dari-al-quran/

hehehe… 7x sehari sesendok muka lu kayak tembo tembok😛

@jelasnggak
Oke, kalau begitu kamu mulai sekarang kupanggil pastur jel. Kalau bosan kerja di gerejamu yang sekarang, pindah saja ke gereja katolik dekat rumah saya.
Disana hewan piaraan seperti anjing dan babi saja sering melintas di jalan raya, maka dari itu saya pesan jangan ngebut di jalan raya.
@dhammaduta
Yang cinta, siapa?

@lovepassword😀

@Tuan Putri
Jangan khawatir Bapa Jel-i beserta keluarga besarnya sudah terbiasa … censored

@Pit-pit
Sampean toh😆

Kamu jawa atau tionghoa sih?

:sip:

@Jelasnggak
censored…😀😆😆😆

Tambahan :
😆
😀
😛
🙂

:smile
👿
🙄

Pejantan Tangguh…….Pastur Jel

hmmm…sering banget nih yg spt ini pak Jelasnggak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: