Jelasnggak

Yeahg Begitulah

Posted on: August 18, 2009

Kalu udah di pojok…

Muslim-muslim ini selalu meng-olok-olok

Tapi untunglah saya cuman ada di BLOG

Kalau tidak, saya pasti sudah di golok
.
.
.
Muslim-muslim ini..
.
.
.
Kalu ngga bisa jawab, langsung deh pada ngelayap

Kemudian tiba2 balik lagi dengan gaya seorang Sembalap

Kristiani menjawab,eh, mereka jadi kalap

Untung Kristiani bukan sayuran, kalau tidak, pasti sudah jadi lalap.

.
.
.
muslim-muslim ini…
.
.
.
Kalu lagi ngomong, lagaknya sok yakin

ngga perrr naaah mau di balikin

Gaya mereka juga pada di bikin-bikin

Padahal kalu sakit di rumah mereka masih minta di kerokin

.
.
.
muslim-muslim ini..

.
.
.
Dikit-dikit teriak alahuakbar

Tapi kelakuan kayak orang barbar

Tempat makan orangpun main di bongkar

Kristiani lewat didepan mereka…. langsung deh.. main tammp parrr..
.
.
.
muslim-muslim ini
.
.
.

Yeahg begitulah

67 Responses to "Yeahg Begitulah"

Pertamaxxx…

He he he…, puisinya lucuuu abis….

Salam hangat.

Selera humormu agar aneh juga murid SDku

Hehehe

Kristen-kristen ini…

Kalau masuk blog muslim bawaannya

Nabi Muhammad dibilang nabi palsu lah

Modal keringat dingin lah

Belajar di gua hira lah

Baca dari kanan ke kiri lah

Memangnya enggak nyadar dia sendiri baca dari kiri ke kanan?

Gonta-ganti IP lah

Nyaru-nyaru lah….

Selalu mengarang cerita bohong lah

Memaksa muslim mengakui Yesus sebagai Tuhan lah

Nyuruh murtad lah

Fitnah muslim bawa golok lah

Kalau saya bawa golok dan main tebas leher mungkin saya sudah masuk penjara..

Terus dibilang “tidak mematuhi perintah Allah lah”

Padahal dia juga tidak mematuhi perintah Allah untuk membunuh kaum non Kristen.

Ck ck ck….yeah begitulah kaum gembala domba yang menghalalkan segala cara demi materi.

@Fietria…

Saudariku…., mohon jangan tersinggung.
Perhatikan tulisan anda dibawah ini:

Kalau masuk blog muslim bawaannya

Nabi Muhammad dibilang nabi palsu lah

Menurut agama saya…, M itu nabi palsu…. Perkataan itu sih syah-syah saja karena sesuai dengan iman agama saya.
Istilah nabi hanya terakhir kali diberikan pada Yesus. Setelah itu tidak ada nabi lagi…, yang ada rasul (murid-murid Yesus).

Btw, anda selalu mengatakan Yesus itu manusia biasa juga sesuai dengan iman anda, anda cuek saja berkata demikian. Ketika anda tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai Allah, itu menyinggung perasaan agama Kristen. Anda mengerti ini atau tidak?

Ok, deh…, bagaimana kalau kita fair saja…

Saya menghormati agama anda dan menyebut “Nabi Muhammad SAW” dan anda menghormati agama saya dengan menyebut “Allah Putra yaitu Tuhan Yesus”.
Jadi kalau anda diskusi dengan umat Kristen…, anda minta “kondisi” saling menghormati tersebut.

Pilhan ada ditangan anda. Semoga anda mengerti…, siapa yang menghina dan siapa yang tidak fair…, dan siapa yang “tekan…tekan…tekan…” (he he he…, istilahnya jelasenggak).

Salam manis buat anda…., tuan putri yang cantik…

@imankristen
Kapan saya pernah bilang yesus adalah manusia biasa? Yesus itu kan Nabi Isa Almasih A.S yang diutus Allah buat bangsa Israel menurut keyakinan saya. Namun sebagian muslim berbeda persepsi dengan mengatakan Yesus bukan Nabi Isa karena polemik dan kontradiksi dalam penyaliban.
Tapi yang mau saya tanyakan mengapa Nabi Muhammad disebut nabi palsu?

@Fietria

Yesus itu Allah, pernahkah anda menuliskan kalimat ini?
Perbedaan Allah dan Nabi adalah: Yang satu itu manusia biasa.

Kalau anda tuliskan Yesus itu Allah, saya tuliskan Nabi Muhammad SAW…, sesuai dengan penghormatan kita terhadap iman orang lain.

Kalau anda mengimani Yesus bukan Allah (sesuai iman anda menurut Alquran), saya juga mengimani Muhammad itu bukan nabi (bisa berarti pembohong…. -Mohon jangan tersinggung / ini sesuai dengan iman saya di Alkitab).

Cukup fair saya rasa….

Salam hangat buat putri cantik….

Memangnya enggak cukup kalau hanya diakui sebagai nabi?

Daripada kalian menganggap nabi palsu.

Pada dasarnya kami islam hanya mengikuti apa yang telah tertulis dalam Al-Qur’an, bahwa Isa Almasih hanyalah nabi yang diutus oleh Allah.

Sekarang ada enggak tertulis dalam Injil kalau Nabi Muhammad adalah nabi palsu? Kalau ada, saya ampuni kalian karena kalian hanya mengikuti apa yang tertulis di Injil.

He he he….
Semua nabi dan rasul itu tertulis di Alkitab.

Lihat argumentasi anda:

Sekarang ada enggak tertulis dalam Injil kalau Nabi Muhammad adalah nabi palsu?

Ada ngak tertulis Nabi Iman Kristen adalah nabi palsu di Alkitab? Ya jelas ngak ada.
Kalau begitu bagaimana dong… umat kristen mengakui ada tidaknya Nabi Iman Kristen?

He he he…, logika untuk mengerti ada tidaknya nabi iman kristen itu kan sederhana saja…

So simple.

Btw…, masa sih cara argumentasi anda seperti ini??

Tuhan memberkati anda.

Betul itu …

Ada ngga nabi jelasnggak di tulis sebagai nabi palsu di alkitab..?

Ngga ada kan..?

Berarti jelasnggak itu nabi juga (ntah nabi siapa gitu..)

Kesimpulan :

Hanya karena si ADADEH tidak ditulis sebagai nabi palsu di alkitab, bukan berarti si ADADEH itu lalu menjadi nabi asli.

wah payah… nih

@Iman Kristen murid SDku : Istilah nabi hanya terakhir kali diberikan pada Yesus. Setelah itu tidak ada nabi lagi…, yang ada rasul (murid-murid Yesus).

=== Masak sih . Hi Hi Hi. Murid SDKu, seingatku di dalam agama Kristen malah jarang dibahas konsep mengenai Nabi terakhir . Hik Hik Hik. Pasti Ramai lagi kalo soal ini kamu bahas. Di jaman Kisah Para Rasul juga masih ada utusan Tuhan yang dipanggil sebagai Nabi. Kamu itu jan…jan memang jarang belajar ya ??? Gini saja boleh saya tahu menurutmu apakah Agabus itu Nabi atau bukan Nabi???

Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.

Agabus itu Nabi atau Nabi Palsu menurutmu ???

@imankristen
kalau yesus adalah nabi terakhir, pernahkah yesus mengatakan bahwa dia adalah utusan nabi yang terakhir? Dan adakah dikatakan Muhammad adalah nabi palsu?

LP,

Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.

Terbukti pengetahuan Al-Kitab kamu sangat minim.

Sila bedakan arti Nabi

(1) Di PL (cth Abraham) menjabat Nabi untuk membimbing kaumnya.

(2) Di PL (Yesaya, Yeremiya, dll) yg fungsi utamanya ialah menegur & bernubuat.

(3) Nabi yg dijanjikan Nabi Musa yang adalah khatam para Nabi (penutup/meterai/seal)

(4) Nabi yang berfungsi untuk meramalkan & melayani jemaah Kristian.

Yang dimaksudkan orang Kristen, Yesus sebagai Nabi ialah di poin no. 3, ngerti?

Hmmmf…muslim cetexxx

Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Selamat menunaikan ibadah PUASA, Kang Boed.

Salam Meredeka.

@ Fiet,

@imankristen
kalau yesus adalah nabi terakhir, pernahkah yesus mengatakan bahwa dia adalah utusan nabi yang terakhir? Dan adakah dikatakan Muhammad adalah nabi palsu?

Saya akan jawab.

Ada itu, sila baca.

Yoh. 6:27 “Dan bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah sebagai PENUTUPNYA/KHATAM.”

Dan adakah dikatakan Muhammad adalah nabi palsu?

Nabi palsu bukan seorang. Menurut Yesus, nabi palsu banyak.

Mat. 24:11 “Dan banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.”

Tinggal baca.

@Cosmicboy :

LP,

Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.

Terbukti pengetahuan Al-Kitab kamu sangat minim.

Sila bedakan arti Nabi

(1) Di PL (cth Abraham) menjabat Nabi untuk membimbing kaumnya.

(2) Di PL (Yesaya, Yeremiya, dll) yg fungsi utamanya ialah menegur & bernubuat.

(3) Nabi yg dijanjikan Nabi Musa yang adalah khatam para Nabi (penutup/meterai/seal)

(4) Nabi yang berfungsi untuk meramalkan & melayani jemaah Kristian.

Yang dimaksudkan orang Kristen, Yesus sebagai Nabi ialah di poin no. 3, ngerti?

====

Hi Hi Hi, Pa Kabar anak manis. Kamu mencoba menjawab pertanyaan untuk murid SDku yah? Bagus-bagus itu tandanya kamu memang sangat bersemangat. Secara normatip jawaban kamu iya nggak jelek-jelek banget. Meskipun seperti biasa juga belum tentu diterima oleh kelompok2 Kristen yang lain. Yang lebih penting lagi : Biarpun jawaban kamu indah – Tetapi sayangnya secara substansial keempat point yang kamu sebutken sebenarnya memang isinya sama : Membimbing dan melayani umat. Gicu lho.

Jika Agabus itu Nabi
Dan Yesus juga Nabi…maka jelas bahwa Yesus bukan Nabi terakhir dong. Hi Hi Hi…SALAM IYA..
GBU

===

Gini saja deh iya : Agar kita tidak sama2 pusing aku kan sudah menyebutkan contoh ayatnya tuh yang menyatakan bahwa Yesus bukan Nabi terakhir karena ada Agabus, dll. Yang tak posting juga sangat jelas artinya kan ? Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia.Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar

Karena kamu tidak sependapat denganku mungkin punya pendapat lain, silahkan kamu ajukan daftar argumentasimu berasal darimana? Maksudku kamu posting ayatnya yang bisa menolak pendapatku gicu lho : Misalnya saja Yesus Nabi Terakhir itu dasarnya ayat XXX, Lukas 24 atau apaan kek? Kamu jelasin ayatnya yah? Terus kamu perlihatkan juga apakah ayat2 yang kamu posting itu memang relevan dengan omongan : Yesus adalah Nabi terakhir.

Lha kalo kamu bisa menunjukken itu posisinya baru 50:50 ,masih debatable gicu. Hi Hi Hi. Lha kalo kamu nunjukkin saja nggak bisa, cuma OMDO ( Omong Doang), lah gimana kamu mau berargumenatasi

Indahnya komentar ini. Anak manis panggil anak manis, teramat manis jadinya.

Kang mas LP,
Kalau dikatakan Yesus adalah nabi terakhir dan pada jaman para rasul ada beberapa/banyak nabi selain Yesus, saya pikir tidaklah salah/bertentangan. Artinya, sebelum Yesus disebut sebagai nabi, telah ada nabi nabi yang lain yang mendahuluinya, dan mereka masih hidup pada jaman para rasul.

Sekian dulu ya.

(27)Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

(27) Janganlah bekerja untuk mendapat makanan yang bisa habis dan busuk. Bekerjalah untuk mendapat makanan yang tidak bisa busuk dan yang memberi hidup sejati dan kekal. Makanan itu akan diberikan oleh Anak Manusia kepadamu, sebab Ia sudah dilantik oleh Allah Bapa.”

(27)Stop toiling and doing and producing for the food that perishes and decomposes [in the using], but strive and work and produce rather for the [lasting] food which endures [continually] unto life eternal; the Son of Man will give (furnish) you that, for God the Father has authorized and certified Him and put His seal of endorsement upon Him.

Kata terakhirnya di bagian mana sih?🙂

AGABUS [biotokoh pb]
Disebut pertama : Kis 11:28
Namanya disebut : 2 X
Kitab yang menyebut : Dalam Kitab Kisah Para Rasul (Kis)
Pekerjaan : Nabi
Terakhir disebut : Kis 21:10
Fakta penting : Ia adalah Nabi di Yerusalem pada zaman rasul Paulus.
Ringkasan :

1. I. Menubuatkan kelaparan di Yerusalem. Kis 11:27,28.
2. II. Menubuatkan penangkapan Paulus di Yerusalem, Kis 21:10,11.

Umur nabi Agabus tidak diketahui bukan? Bisa jadi dia sudah nabi sebelum Yesus lahir dan pada saat kisah para rasul terjadi, dia masih tetap nabi.

@HH : Umur nabi Agabus tidak diketahui bukan? Bisa jadi dia sudah nabi sebelum Yesus lahir dan pada saat kisah para rasul terjadi, dia masih tetap nabi. ===> Hi Hi Hi, kamu juga anak manis lho …-🙂

Jawaban kamu ini lumayan menarik. Agak di luar dugaanku sih. Googleku entah kenapa nggak sepinter biasanya. Weruh sakdurunge winarah gicu lho. Hik Hik Hik. Jawabanmu ini diluar skenario kemungkinan jawaban yang menurutku bakal dijawab oleh kalian. Bagus juga jawaban antikmu ini. Hi hi hi.

Tetapi sayangnya yang kamu bicarakan itu kan cuma kemungkinan.🙂 Bisa saja bener bisa juga nggak karena saya yakin kamu nggak bakalan bisa menunjukkan data pendukungnya. Karena yah seperti katamu, yang bisa diintip di sini sedikit sekali. Hi Hi hi

Seperti biasa yang saya tunjukkan itu cuma variasi pendapat, biar kalian juga melihat pendapat-pendapat lain gicu lho.

Kalo kamu tulis di google -mu mengenai Siapakah Nabi Terakhir Kristen , maka yang muncul pasti variasi jawaban, bahkan andaikata yang bicara itu dari aliran-aliran mainstream. Hi Hi Hi.
Mengapa demikian ? Karena kemungkinannya gini :

Pertama : Berbeda pendapat mengenai posisi Yesus. Ada yang mengatakan bahwa yang layak disebut Nabi cuma sampai Yohannes jadi Nbai terkahir itu Yohanes
Kedua : Ada yang melihatnya cuma dari sisi Nabi2 perjanjian lama
Ketiga : Masalah Nabi Agabus yang ada di jaman Paulus ini harus diartikan bagaimana, begicu pula masalah Niger, Lukius orang Kirene dsb yang juga disebutkan sebagai Nabi dalam Kis 13
Keempat : Masalah dua Nabi dalam Wahyu 11 itu mesti diartikan bagaimana.
Kelima : Ada yang membatasi kurun waktunya dari sebelum Yesus dan sesudah Yesus.
Keenam : Karena adanya Agabus, dsb ini kemudian bisa disimpulkan bahwa dalam ajaran Kristen tidak mengenal konsep mengenai Nabi Terakhir. Karena tidak ada referensi yang cukup memadai tentang penyebutan istilah Nabi Terakhir.

Jadi hasil akhirnya memang ada keanekaragaman : Ada yang menyebut Agabus, Yesus sebagai Nabi Terakhir dan Rasul Pertama, ada yang menyebut Yohannes , 2 Nabi terakhir, dan lain sebagainya tergantung dari cara mereka menafsirkan.🙂

Secara umum, secara sosiologis historis menurutku sih : Siapakah Nabi Terakhir memang bukan sesuatu yang dianggap penting oleh agama Kristen. Ini bisa dibuktikan secara empiris , jika kamu ketik : Last Prophet di Wikipedia atau google, kebanyakan pasti bukan dari Kristen. Tidak ada konsep seperti itu disebutkan cukup baik dan komprehensip yang mengarah ke satu nama tertentu di dalam agama Kristen termasuk mengarah ke nama Yesus.

Ini memang bukan bukti logika model evan atau ilernya si evan. Tetapi fenomena sosial yang bisa kamu amati. Lha mengapa ini terjadi ya alasannya yah seperti omonganku di atasnya. Pertama : Ada aneka perbedaan pendapat baik nama maupun cara mendefinisikan nabi baik jabatan maupun fungsinya. Kedua : Yah mungkin itu juga memang bukan soal penting jika dilihat dari perspektif Kristen, karena buktinya memang jarang ada /sedikit sekali pembicaraan soal ini di dalam agama Kristen. Coba cari saja dengan googlemu.

SALAM

All
Saya baru dengar ada nabi bernama Agabus. Jadi kurang paham nih bagaimana ajarannya?

Kalau nabi terakhir adalah Yesus dan yang ada hanyalah Rasul. Lalu bagaimana menurutmu dengan anggapan umat Islam di seluruh dunia bahwa Muhammad adalah “Rasulullah Muhammad SAW” dan ungkapan seperti “Baginda Rasulullah”. Karena Muhammad tidak hanya sebagai nabi saja akan tetapi juga sebagai Rasul. Ada juga ungkapan Nabi Muhammad adalah kekasih Allah.

Kami tidak tau mengapa beliau; kekasih Allah, disebut sebagai Nabi sekaligus Apostel/Rasul.

LP,

(27)Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Sila cari dikamus apa artinya METERAI.

Sila ulang baca.

“…sebab Dialah (YESUS) yang DISAHKAN oleh Bapa, Allah, dengan MERERAI-NYA (dari Allah Bapa).”

Jelaskan…

LP,

Sila bedakan arti Nabi

(1) Di PL (cth Abraham) menjabat Nabi untuk membimbing kaumnya.

(2) Di PL (Yesaya, Yeremiya, dll) yg fungsi utamanya ialah menegur & bernubuat.

(3) Nabi yg dijanjikan Nabi Musa yang adalah khatam para Nabi (penutup/meterai/seal)

(4) Nabi yang berfungsi untuk meramalkan & melayani jemaah Kristian.

Yang dimaksudkan orang Kristen, Yesus sebagai Nabi ialah di poin no. 3, ngerti?

Sila ulang baca.

Jangan kalian pikir ‘nabi’ cuman punya 1 makna di Al-Kitab. Kalo di Al-Quran ‘nabi’ maknanya statik/absolut iaitu 1 saja, itu masalah kalian bkan masalah org Kristen.

Sama seperti kalian pikir Anak Allah cuman terikat oleh 1 makna saja padahal pengertian Anak Allah harus berdasarkan konteks. Bagi YESUS lain, bagi para malaikat lain, bagi Bani Israel lain, bagi Adam lain, bagi umat beriman@ org Kristen lain.

Sekali lagi, Yesus adalah Nabi akhir zaman seperti yang dijanjikan oleh Nabi Musa di Ulangan 18:18 di poin 3.

Yesus bukanlah Nabi di poin 1, 2 dan 4, ngerti? (kayaknya ngga sih).

@ Fiet,

Saya baru dengar ada nabi bernama Agabus. Jadi kurang paham nih bagaimana ajarannya?

Agabus berperan sebagai nabi di poin no. 4.

Konsep kenabian Agubus ngga ada hubungan dengan konsep kenabian di poin no. 1 (Nabi Ibrahim) atau poin no. 2 (para Nabi Bani Israel spt Yesaya, Yeremiya, Yunus, Zakariya dll) dan poin no. 3 (Nabi yg dijanjikan oleh Nabi Musa iaitu nabi akhir zaman).

Yesus ialah nabi yang dijanjikan iaitu Nabi Akhir Zaman.

Yesus bersabda: “Sekiranya kamu beriman kepada Nabi Musa, kamu juga harus beriman kepada-Ku sebab NABI MUSA MENULIS TENTANG AKU.” (Injil Yuhana 5:46).

Nah, Yesus sedang memperingatkan Bani Israel bahwa Dialah Nabi yang Dijanjikan oleh Nabi Musa di Kitab Taurat, sifir Al-Tasniyah 18:18!

“Dan Bilibus berkata kepada Nataniyal: :Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh NABI MUSA dalam Kitab Taurat dan oleh para Nabi iaitu Yesus anak Yusuf dari An-Nasirah.” (Injil Yuhana 1:45)

“Dan Dia (Yesus) menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci (Kitab PL) mulai dari Kitab-kitab Nabi Musa (Kitab Taurat yang di dalam terdiri dari 5 kitab) dan segala kitab para Nabi.” (Injil Lukas 24:25-27)

Sila tunjukkan di bagian mana dlm Al-Quran Muhammad omong dia ditulis oleh Nabi Musa?

Silakan.

Ngga usah takut pada kebenaran.

@cosmic : Yah aku tahulah maksudmu kan sebagai guru TKmu aku ini manusia yang penuh empati dan perhatian🙂

Kan sudah tak tulis di atas ketika aku menjawab Mister HH :

Secara umum, secara sosiologis historis menurutku sih : Siapakah Nabi Terakhir memang bukan sesuatu yang dianggap penting oleh agama Kristen. Ini bisa dibuktikan secara empiris , jika kamu ketik : Last Prophet di Wikipedia atau google, kebanyakan pasti bukan dari Kristen. Tidak ada konsep seperti itu disebutkan cukup baik dan komprehensip yang mengarah ke satu nama tertentu di dalam agama Kristen termasuk mengarah ke nama Yesus.

Ini memang bukan bukti logika model evan atau ilernya si evan. Tetapi fenomena sosial yang bisa kamu amati. Lha mengapa ini terjadi ya alasannya yah seperti omonganku di atasnya. Pertama : Ada aneka perbedaan pendapat baik nama maupun cara mendefinisikan nabi baik jabatan maupun fungsinya. Kedua : Yah mungkin itu juga memang bukan soal penting jika dilihat dari perspektif Kristen, karena buktinya memang jarang ada /sedikit sekali pembicaraan soal ini di dalam agama Kristen. Coba cari saja dengan googlemu.

Yesus bukanlah Nabi di poin 1, 2 dan 4, ngerti? Lha masalahnya adalah point 4 pun itu juga Nabi . Hi Hi Hi. Eh ngomong2 mengapa point 4 kamu sebut Nabi, mengapa bukannya Rasul ? Kamu nggak salah nih ?

Masalah meterai yah saya tahulah , materai itu maksudnya berhubungan dengan legalitas, segel menyegel dan sebagainya itu kan. Tetapi kan juga tidak ada hubungan langsung dengan konsep Nabi Terakhir. Pada terjemahan Alkitab yang lain malahan kata meterai dikaitkan dengan pelantikan. Pelantikan apa ? Tidak disebutkan di situ .

Intinya pada ayat tersebut Yesus dilantik resmi . Kalo ada yang mengartikan ayat itu sebagai Nabi Terakhir yah boleh saja – tetapi kalo menurutku sebenarnya itu tidak cukup tergambarkan dari ayat yang kamu sebutkan. Belum lagi masalah Agabus, Niger, masalah dua Nabi terakhir di Wahyu, dan sebagainya yang membuat masalah ini jadi lebih debatable lagi. Kalo menurutku berdasarkan pengamatanku terhadap sejumlah blog Kristen , buku dsb, termasuk blog2 pengetahuan umum semacam Wiki, dsb. Saya lebih suka mengatakan bahwa konsep Nabi Terakhir tidak termasuk konsep populer dan dianggap penting dalam kebanyakan mainstream Kristen. Pembahasan soal ini sedikit sekali. justru keanekaragamannya lumayan banyak.

SALAM

Sdr. LP,
saya tidak sedang menguatkan pendapat bahwa Yesuslah nabi terakhir, tetapi mencoba menerangkan bahwa sekalipun Yesus disebut nabi terakhir dan nabi Agabus masih ada di zaman para rasul, bukanlah merupakan suatu hal yang bertentangan, dengan alasan: Nabi Agabus panjang umur dan masih tetap berprofesi sebagai Nabi. Dengan situasi seperti ini, tetaplah Yesus sebagai nabi terakhir.

To All…

Lho…, masalah “menghormati” agama lain, sekarang berkembang ke Abagus atau tulisan nabi dalam PB?

Ini sebaiknya diselesaikan juga. Karena sepertinya “titik ini” menjadi “celah” buat moslem untuk menjadi “pengarang cerpen handal”.

Secara global, saya akan jelaskan:
1. Gereja didirikan atas dasar Alkitab.
2. Alkitab didasarkan pada PB dan PL.
3. PL dibentuk melalui Roh Kudus yang memakai Nabi.
4. PB dibentuk melalui Roh Kudus yang memakai Rasul.
5. Semua nabi, dikukuhkan dalam PL (yang bertujuan untuk “menceritakan” kedatangan Mesias).
6. Semua rasul, dikukuhkan dalam PB (yang bertujuan untuk “menceritakan” kedatangan Mesias).
7. Semua NABI yang tertera di PL, pengukuhannya TERJADI dalam PL.
8. Semua RASUL yang tertera di PB, pengukuhannya TERJADI dalam PB.

Apakah Muhammad dikukuhkan dalam PL dan PB? Jawabannya tidak.
Apakah Abagus dikukuhkan sebagai Nabi dalam PB? Jawabannya tidak.

Sekarang timbul 2 pertanyaan: Bagaimana dengan Yohanes pembaptis dan Yesus? Bukankah mereka hadir di PB, bukan di PL?

Perhatikan kalimat berikut: Yohanes Pembaptis dan Yesus dikukuhkan dalam PL.

Ada yang menyatakan Yohanes Pembaptis sebagai nabi terakhir yang mewakili PL. Ini syah saja, karena ia bukan rasul dan dikukuhkan dalam PL. Murid-Murid Yesus-lah yang syah sebagai Rasul (PB).

Nah…, Yesus merupakan “perwujudan” dari keduanya. Karena Yesus adalah Mesias. Yesus bisa juga dikatakan Nabi terakhir dan merupakan Rasul Pertama.

Nabi “menyuarakan” Mesias yang dijanjikan.
Rasul “menyuarakan” kehadiran / apa yang Mesias lakukan.

Yohanes Pembaptis dalam PL dinubuatkan sebagai “yang berseru-seru dipadang gurun” mempersiapkan kehadiran sang “Mesias”.

Disinilah jabatan Nabi diterimanya, karena dikukuhkan dalam PL.

Semua “tulisan” nabi di PB, apakah pernah dikukuhkan dalam PL?

Kalau demikian, bagaimana dengan Abagus, ditulis nabi tapi tidak dikukuhkan dalam PL?

Selain JABATAN Nabi, ada juga FUNGSI nabi.

Fungsi nabi ini yang masih ada hingga saat ini.

Apakah Jelas Enggak dapat dikatakan: melakukan fungsi Nabi dan Rasul?
Tentu saja bisa sekali. Istilah Nabi tersebut, lebih kepada fungsi, karena kalau sebagai “jabatan” harus ada pengukuhan dalam PL.

Semoga semakin jernih.

Tuhan Yesus memberkati anda.

Kesimpulan:

Semua NABI pengukuhannya TERJADI dalam PL dan semua RASUL pengukuhannya TERJADI dalam PB.

Kesimpulan:

Semua JABATAN NABI pengukuhannya TERJADI dalam PL dan semua JABATAN RASUL pengukuhannya TERJADI dalam PB.

@ LP,

Sila baca postingan ImanKristen, saya pikir ulasannya baik sekali.

Nah, kembali kepada konsep Nabi Akhir Zaman, sudah saya jelaskan bahwa Yesus adalah Nabi yang Dijanjikan oleh Nabi Musa di Ulangan 18:18.

Sudah tentu tidak dinyatakan Nabi Musa apakah itu Nabi kayak para Nabi sebelum dan selepas beliau TAPI YANG JELAS NABI ITU SPECIAL, LAIN DARI YG LAIN. Maka bisa disebut Nabi Akhir Zaman dan Penutup/Khatam para nabi.

Yesus memenuhi ciri itu. Bahkan Yesus sendiri mengatakan bahwa Nabi Musa menulis tentangnya. Konfirmasi ini jelas. Oleh itu sungguh tidak dapat dipungkiri Yesus adalah Nabi yang Dijanjikan yang diramalkan datang oleh Nabi Musa.

Selain Yesus mengatakan Dia ditulis Nabi Musa dalam Kitab Taurat, Yesus juga mengatakan Dia adalah “SEAL” yang disahkan oleh Bapa-Nya. Apakah itu “SEAL”. “SEAL” ialah meterai, penutup, bisa juga semacam cap mohor. Dari konteks Yuhana 6, jelas Yesus mau menyampaikan satu pengertian bahwa Dia ialah Sosok yang disahkan Bapa-Nya dan ngga ada lagi Sosok yang lain sesudahnya karena SOSOK ITU (YESUS) telah DISEAL, DIMETERAI, DITUTUP secara rasmi oleh Allah Bapa. Sila baca Yuhana 6 dan hayati pikiran Yesus/apa yg mau disampaikan-Nya.

Tinggal baca.

Salam manisku.

@ LP,

Sama seperti Yesus mendapat pembenaran dari Kitab PL tentang jabatan kenabiannya, bisa ngga kamu tunjukin di bagian mana Al-Kitab, Muhammad itu ‘nabi’ yang diramalkan.

Saya tunggu.

@ LP,

Yesus sebagai Nabi Akhir Zaman & Penutup para Nabi.

“Dan setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berfirman kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para Nabi, MAKA PADA ZAMAN AKHIR INI, Dia telah berfirman kepada kita DENGAN PERANTARAAN ANAK-NYA YANG TELAH DITETAPKAN/DISAHKAN/DIMETERAI SEBAGAI YANG BERHAK MENERIMA SEGALA YANG ADA.” (Surat Ibraniyyah 1:1-2)

Yesus sebagai Rasul.

“Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada RASUL dan Imam Besar yang kita akui, yaitu YESUS. (Surat Ibraniyyah 3:1)

Nah, sama seperti Nabi memiliki banyak pengertian, begitu juga pengertian Rasul. Sudah tentang keRasulan Yesus berbeda dengan para hawariyyun yg juga adalah rasul-rasul.

Kasus ini bisa diterapkan pada Nabi Agabus. Sudah saya jelaskan bahwa Agabus bukan Nabi dalam pengertian di poin 1, 2, dan 3 tapi di poin 4.

Tinggal baca manisku.

Gara-gara pastur jel & iman kristen nih ngomong nabi Muhammad adalah nabi palsu akhirnya merepet ke Agabus. Padahal saya baru tau sekarang kalau ada nabi bernama Agabus. Bulan juni 2009 saya pernah memposting Muhammad dalam Injil Kenyataan, sekarang cari aja sendiri di blog saya.

@Fietra…

Bulan juni 2009 saya pernah memposting Muhammad dalam Injil Kenyataan, sekarang cari aja sendiri di blog saya.

Lho…, anda seorang cerpenis juga…?
Buku novel yang laris banyak lho…, yang seperti anda lakukan itu. Membuat ide-ide Yesus menikahlah…, Yesus ke India (tidak mati)…, dan sebagainya.

Sebaiknya pemikiran anda dibukukan saja…, lumayan kalau jadi best seller…

Kalau boleh kasih ide…, dibuat agak “mistis + ilmiah”…, mirip Harry Potter….

Saya rasa moslem pasti mahir buat karangan novel tentang Yesus…

Kan belajar dari si…..

Salam.

@Rekan-rekan Kristiani : Andai kalian tiap hari seramah ini? Ha ha ha. Terimakasih atas Sambutan Kalian Bertiga yang penuh semangat.

@Mas HH : saya tidak sedang menguatkan pendapat bahwa Yesuslah nabi terakhir, tetapi mencoba menerangkan bahwa sekalipun Yesus disebut nabi terakhir dan nabi Agabus masih ada di zaman para rasul, bukanlah merupakan suatu hal yang bertentangan, dengan alasan: Nabi Agabus panjang umur dan masih tetap berprofesi sebagai Nabi. Dengan situasi seperti ini, tetaplah Yesus sebagai nabi terakhir.

===> Anda memang tidak menguatkan pendapat, dan yang saya bahas juga bukan masalah pertentangan lho ya? Kapan saya meributkan soal pertentangan di sini. Yang saya bahas itu menurutku konsep nabi terakhir bukan konsep populer di dalam Kristen. Yang kamu omongkan itu soal kemungkinan, terhadap Agabus bisa saja “mungkin” demikian meskipun jelas kamu nggak bakal punya datanya. Bener nggak? Tetapi untuk kasus yang lain misalnya dua nabi dalam Wahyu kan ada juga.

Karena itu saya cukup PD mengatakan bahwa selain pendapat para muridku tercinta yang mengatakan Kenabian berakhir pada Yesus, ada juga sisi yang lain yaitu : Kenabian sebenarnya tidak pernah disebutkan pernah berakhir di dalam ajaran Kristen. Artinya menurut konsep Kristen : Istilah penutup para Nabi itu bukan istilah populer, karena tidak ada konsep Nabi Terakhir.

@Iman Kristen : Masalah fungsi dan jabatan Nabi, jawabanmu baik-baik saja tetapi sudah termasuk dalam skenario sinetron. Ha ha ha. Jawabanmu itu sangat normatip. Point intinya adalah ada banyak kemungkinan menafsirkan di sini. Salah satunya memang adalah tafsir model kamu.

Tetapi jangan lupa seperti kata kamu Tidak salah misalnya ada yang menganggap bahwa Nabi Terakhir berhenti pada Yohannes. Selain tafsir yang seperti ini tentu juga ada banyak tafsir yang lain, seperti tafsir yang saya kira lebih tepat : Bahwa konsep Nabi Terakhir memang tidak populer dan tidak jelas arahnya mengarah pada siapa karena cara menafsirkan masing2 termasuk tentu saja seperti kata kamu ada yang mencoba mengait-ngaitkan lebih rumit dengan membedakan fungsi dan jabatan dsb.

Karena ada yang melihat dari sisi A dan ada yang melihat dari sisi B maka ada banyak sekali pendapat menganai hal ini.

@Cosmisboy : Meterai disitu tidak selalu diartikan sebagai penutup atau kemudian kamu hubungkan dengan Nabi Terakhir , meterai bisa juga diartikan sebagai legalitas pelantikan. Pelantikan apa ? Tidak secara cukup jelas disebutkan pada ayat tersebut. Meterai seperti kata kamu juga adalah tanda pengesahan. Lha namanya pengesahan itu tidak selalu harus dikaitkan dengan Nabi Terakhir karena memang ayat2 yang menyebutkan itu tidak terlalu jelas menyebutkan demikian.

—-==> Sama seperti Yesus mendapat pembenaran dari Kitab PL tentang jabatan kenabiannya, bisa ngga kamu tunjukin di bagian mana Al-Kitab, Muhammad itu ‘nabi’ yang diramalkan.

Saya tidak mau berdebat mengenai soal ini, bukan karena tidak bisa, tetapi memang ada perbedaan tafsir. Buku yang membahas ini kan banyak misalnya Muhammad dalam Injil dan sebagainya. Kamu baca saja sendiri.

Kalo toh ada umat Islam yang menafsirkan Nabi Muhammad disebutkan dalam Alkitab dan umat Kristen menolak itu. Posisinya sebenarnya sama : Ketika kalian menyebutkan Yesus ada di PL, kata-kata kalian itu kan juga sudah ditolak orang2 Yahudi yang tidak percaya cara anda menafsirkan. Apa Yahudi yang punya PL itu percaya bahwa kedatangan Yesus memang dinubuatkan dalam PL? Apakah menurut Yahudi , Mesias itu memang beneran Yesus ? Nggak kan.? Lha itulah masalahnya.

Sama seperti kalian yang nggak urusan bahwa pendapat kalian mengenai Yesus dinubuatkan dalam PL ditolak mentah-mentah oleh pemuka2 agama Yahudi – Umat Islam juga saya rasa tidak butuh agreement kalian Hi Hi Hi. Mengapa ? Karena memang ada cara menafsirkan yang berbeda.

=============================================

Kasus ini bisa diterapkan pada Nabi Agabus. Sudah saya jelaskan bahwa Agabus bukan Nabi dalam pengertian di poin 1, 2, dan 3 tapi di poin 4.

===> Apakah Nabi Agabus ada di point 4 atau point 1 atau point 19 , yang jelas Agabus itu kan disebut sebagai Nabi. Point2 itu kan aslinya nggak ada, itu konsep mempermudah model kamu. Intinya kan cuma itu. Karena itulah ada banyak variasi pendapat terkait soal ini. Jawaban HH itu lumayan pinter tetapi jelas tidak mungkin ada data akurat mengenai ini.🙂

SALAM Semuanya

Kalian beneran kelihatan pinter-pinter kali ini. Ha ha ha. Sungguh kelihatan kalo kalian ini sebenarnya pinter.🙂

Meskipun saya tidak setuju dengan jawaban kalian, tetapi harus kuakui jawaban kalian semua, untuk topik ini sama sekali tidak malu-maluin.
Kalo kalian bisa menjaga kepala kalian tetap berada di tempat seharusnya, kalian bisa menjaga hati kalian di tempatnya – saya yakin kalian pasti lebih pinter lagi. Hi Hi Hi .

SALAM

———Kapan saya meributkan soal pertentangan di sini———

Karena munculnya nabi Agabus dan bernubuat pada zaman para rasul, anda anggap itu mematahkan pendapat bahwa Yesus adalah nabi yang tarkhir.
dpl—-pendapat bahwa Yesus adalah nabi terakhir adalah bertentangan dengan munculnya nabi Agabus pada zaman rasul-rasul, dan menurut pendapat anda yang menjadi nabi terakhir adalah nabi Agabus.

Sekian.

@HH : Bukan gicu maksudku ih. Maksudku itu gini, saya tidak sedang mengadu atau membenturkan dua ayat. Lha kalo pendapatku bertentangan dengan pendapatnya Iman Kristen dan Cosmic. Lha pastilah, namanya juga lagi berdebat diskusi. Gicu lho.Yang aku katakan itu gini : Argumentasi Cosmis soal meterai itu lemah karena sifatnya meraba-raba masih banyak kemungkinan cara mengartikan ayat itu, begicu juga soal fungsi dsb itu juga argumentasi yang lemah karena Kenabian Agabus di ayat itu cukup jelas terlihat sedangkan argumentasiku soal Agabus jelas lebih kuat karena sifatnya langsung jelas tertulis dia Nabi dan secara kontekstual dia juga memang Nabi nggak perlu diartiken njlimet. Gicu maksudku. Mudeng..apa mudeng ??? Hi Hi hi

SALAM …Nggak perlu pake Sekian

lovepassword Says:

August 20, 2009 at 4:25 am | Reply
@Iman Kristen murid SDku : Istilah nabi hanya terakhir kali diberikan pada Yesus. Setelah itu tidak ada nabi lagi…, yang ada rasul (murid-murid Yesus).

=== Masak sih . Hi Hi Hi. Murid SDKu, seingatku di dalam agama Kristen malah jarang dibahas konsep mengenai Nabi terakhir . Hik Hik Hik. Pasti Ramai lagi kalo soal ini kamu bahas. Di jaman Kisah Para Rasul juga masih ada utusan Tuhan yang dipanggil sebagai Nabi. Kamu itu jan…jan memang jarang belajar ya ??? Gini saja boleh saya tahu menurutmu apakah Agabus itu Nabi atau bukan Nabi???
___________

>>bukankah maksdud komentar ini bahwa pemberian nama nabi kepada seseorang belum berakhir pada Yesus, tetapi masih terus berlanjut kepada Agabus di zaman rasul rasul?

Gini ya Mas HH : Kalo kamu membuat persamaan matematika atau membuat aturan apaan kek. Sembilan kali benar, satu saja salah berarti ya salah gicu lho.

Iman Kristen katakan Yesus Nabi Terakhir, ada banyak Nabi sebelum Yesus itu memang benar, tetapi begicu ada satu Nabi saja setelah Yesus maka pendapatnya tidak bisa kuanggap benar.

Masalah dia bilang fungsi, saya sangat tidak yakin Agabus cuma menyandang fungsi Nabi. Hi Hi Hi. Kamu baca sendirilah ayat-ayatnya, apakah level Agabus di ayat itu beneran Nabi atau sama seperti pemuka agama jaman sekarang.

Lha masalahnya sekarang : Argumentasi dia itu dasarnya apa ? Nabi dikonfirmasi dari PL. Rasul dikonfirmasi dari PB. Ini dasar berpikirnya ayat yang mana ???

Kalo toh sebagian besar memang demikian kalo nggak semuanya demikian ya nggak bisa dipakai klaim dia.

Apalagi yang dia lakukan bukan menerjemahkan ayat tetapi menarik kesimpulan sendiri. Dia melihat kebanyakan Nabi di PL lalu menarik kesimpulan bahwa Nabi harus di PL, padahal nyatanya ada bukti yang menunjukkan tidak selalu benar demikian. Lha dia maksa. Hi Hi Hi
Maksudku gicu sih.

Ocree ???? SALAM

Apakah jawatan nabi masih ada dalam Perjanjian Baru? Menurut Ef 4 masih ada.
Ef 4:11,12 “Dan lalah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi …” ===sahabatsurgawi.net/vov/vov_mendengar4.html

@Iman Kristen : Kalau demikian, bagaimana dengan Abagus, ditulis nabi tapi tidak dikukuhkan dalam PL?

Selain JABATAN Nabi, ada juga FUNGSI nabi.

Fungsi nabi ini yang masih ada hingga saat ini.

===> Omongan kamu yang ini terlalu absurd, mister Iman.

Bahwa fungsi Nabi masih ada hingga sekarang itu masuk akal. Tetapi :
Saya sangat tidak yakin bahwa apa yang ditulis di KIS itu : Agabus hanya manusia biasa yang menurutmu sekedar menjalankan fungsi Nabi atau penerus Nabi, ibaratnya seperti ulama, pendeta atau pemuka agama jaman sekarang. Agabus yang digambarkan di situ lebih dari itu.

Kata Nabi disitu lebih cenderung selain terkait dengan fungsi juga saya rasa terkait dengan jabatan. Apalagi mengingat peringatan Agabus kepada Paulus dsb yang “tidak dituruti” oleh Paulus. Agabus jelas manusia yang memiliki jabatan penting pada saat itu. Bukan sekedar fungsi tetapi jabatan Nabi itu memang ada padanya.

Pendapat kamu boleh saja sebagai salah satu diantara aneka pendapat yang ada. Tetapi saya sangat tidak yakin bahwa mayoritas orang Kristen setuju padamu bahwa Agabus tidak memiliki jabatan Nabi. Hanya karena alasanmu tidak disebutkan di PL.

Pembagian PL atau PB kaitannya dengan penyusunan Alkitab. Jadi tidak bisa diartikan bahwa jika suatu tokoh nggak ada di PL maka otomatis berarti bukan Nabi. Secara jelas penulis Kis menyebutnya sebagai Nabi. Dan dari apa yang dilakukannya, nubuat, dsb Agabus memang layak digelari Nabi dari perspketif apa yang tertulis di Kis. Misalnya dia mengingatkan Paulus , Paulus tidak menuruti peringatannya dan peringatannya terbukti, Agabus meramalkan kelaparan dsb.

Lebih masuk akal jika Agabus dilihat bahwa manusia tersebut benar2 menyandang jabatan Nabi ketimbang kamu mengabaikannya. Dengan mengatakan Agabus hanya menyandang fungsi Nabi. Saya rasa teoriku lebih masuk akal. He he he.

Kenabian tidak pernah disebutkan pernah berakhir menurut ajaran Kristen.

SALAM
GBU

@Lovepassword…

Jabatan Nabi dan Rasul berhenti setelah Alkitab selesai.
Ini sesuai dengan tugas mereka.

Setelah Alkitab lengkap, tidak ada lagi jabatan nabi dan rasul, yang ada fungsi.

Kenapa? Karena jabatan nabi dan rasul diberikan untuk otoritas “lahirnya” Alkitab.

So simple.

Tuhan Yesus memberkati anda.

Setelah Alkitab lengkap, tidak ada lagi jabatan nabi dan rasul, yang ada fungsi. ===> Up to you Mister Iman – tapi dari perspektif ini pun jawaban kamu masih salah.

Agabus itu ada di Alkitab bukan di luar Alkitab.🙂 Jadi jawaban kamu soal Agabus tidak menjabat sebagai Nabi itu tidak nyambung dengan argumentasi kamu yang ini.

SALAM
GBU

He he he…

Kok tumben…, bacanya kurang “jernih”….

Diataskan sudah saya bilang, PL dan PB.

Kalau Abagus dituliskan Rasul…, baru “boleh” diakui rasul, karena PB mengakuinya (saat itu PB belum lengkap). TETAPI itu juga memerlukan konfirmasi dari rasul-rasul (murid Yesus) or konfirmasi dari Yesus juga.

Kalau Abagus di tuliskan Nabi dalam PB, itu bukanlah konfirmasi jabatan kenabiannya (tetapi lebih ke fungsi). Haruslah dari PL.

Alkitab sudah lengkap, maksudnya:
-PL sudah lengkap (jaman Yesus), maka jabatan nabi sudah tidak ada (KECUALI yang dikonfirmasi oleh PL).
-PB sudah lengkap (jaman rasul-rasul), maka jabatan rasul sudah tidak ada lagi.

Harap baca tulisan saya lagi dari atas, jangan cuma comot kata “alkitab” saja. Saya ulangi: Nabi dikonfirmasi dari PL. Rasul dikonfirmasi dari PB.

Tuhan Yesus memberkati anda.

@ Iman Kristen,

Saya rasa moslem pasti mahir buat karangan novel tentang Yesus…

Kan belajar dari si…..

Sangat menarik membaca buku the Sources of Islam karangan Rev. W. St. Clair-Tisdall.

Kayaknya pengarang Al-Quran senang dengan hasil tulisan para penulis zaman dulu.

Semua diambilnya, dari dongeng2 Yahudi, “Kristen”, Majusi, Saba dan Arab jahiliah.

Hahahah…Al-Quran ngarang itu bukan kitab dari langit.

Saya dulunya adalah pendeta Di Canada,,
saya sering mendengar tuduhan” seperti ini dari umat kristiani(termasuk saya tentunya),,
tetapi semakin lama saya berpikir seperti itu,semakin saya ingin mempelajari Islam..
dan akhirnya setelah berdebat dengan banyak Ulama Muslim,
saya pun memutuskan untuk menjadi muallaf,.
karena saya tahu ternyata tuduhan umat kristiani itu adalah kesalahan yang besar..
Terima Kasih ya Allah atas Hidayah-Mu..

@ LP,

Kalo toh ada umat Islam yang menafsirkan Nabi Muhammad disebutkan dalam Alkitab dan umat Kristen menolak itu. Posisinya sebenarnya sama : Ketika kalian menyebutkan Yesus ada di PL, kata-kata kalian itu kan juga sudah ditolak orang2 Yahudi yang tidak percaya cara anda menafsirkan. Apa Yahudi yang punya PL itu percaya bahwa kedatangan Yesus memang dinubuatkan dalam PL? Apakah menurut Yahudi , Mesias itu memang beneran Yesus ? Nggak kan.? Lha itulah masalahnya.

Masalah orang Yahudi tidak percaya nubuat itu memicu kepada Yesus sudah diselesaikan oleh Yesus sendiri di zamannya. Maka persoalan org Yahudi punya tafsir bahwa itu bukan menubuatkan Yesus tidak timbul sama sekali.

Nah, tentang Muhammad, apakah itu sudah selesai? Orang Yahudi & Kristen tidak nampak sebarang dalil di Al-Kitab memicu kepada kedatangan ‘nabi’ Muhammad. Itu bukan masalah tafsiran, itu kenyataan. Ngga ada 1 pun dalil menubuatkan Muhammad. Memang ada upaya pihak muslim untuk membuktikan dengan membuat tafsiran sendiri tapi saya dengan jujur mengatakan tafsiran mereka sungguh2 ngawur & langsung tidak mengikut hukum ilmu tafsir yang kita telah belajar diperguruan tinggi.

Oleh itu saya masih bisa nanya ke kamu, apakah Muhammad pernah omong seperti Yesus yg mengatakan bahwa Dia adalah Nabi yang Dijanjikan oleh Nabi Musa di Kitab Taurat@ Ulangan 18:18.

Ada?

Bisa?

Silakan.

Usah takut pada kebenaran.

Saya tunggu jawaban dari kamu, wahai manisku.

Oh iya, terlupa, selamat menjalani ibadah puasa.

@Cosmic : Masalah orang Yahudi tidak percaya nubuat itu memicu kepada Yesus sudah diselesaikan oleh Yesus sendiri di zamannya. Maka persoalan org Yahudi punya tafsir bahwa itu bukan menubuatkan Yesus tidak timbul sama sekali. ===> Darimana juga bisa kamu simpulkan beginian. Hi Hi hi.Yahudi sampai saat ini ya masih ngarep ngarep Mesias Mas, gicu ya…-

@Iman Kristen : Saya ulangi: Nabi dikonfirmasi dari PL. Rasul dikonfirmasi dari PB.

Alkitab sudah lengkap, maksudnya:
-PL sudah lengkap (jaman Yesus), maka jabatan nabi sudah tidak ada (KECUALI yang dikonfirmasi oleh PL).
-PB sudah lengkap (jaman rasul-rasul), maka jabatan rasul sudah tidak ada lagi.

Dasar argumentasinya apaan ?
PB dan PL itu kaitannya dengan penyusunan Alkitab, anak manis.

Saya rasa lebih masuk akal jika dikatakan : Tidak ada konsep nabi terkahir dalam Kristen. Karena Kenabian memang tidak disebutkan berakhir menurut Alkitab. Ha ha ha

SALAM Semuanya

Mana nih pastur jel, kok enggak nongol❓

@imankristen
Terserahlah mau menganggap saya cerpenis atau apapun. Kalau saya cerpenis, pasti saya sudah kaya raya dan terkenal. Artikel itu saya copas dari blog yang pemiliknya adalah mualaf. Kalau memang ternyata anda punya perasaan buruk sangka kepada saya, maka saya mau menyudahi di Diskusi Fietria. Cari saja tipe muslim yang tidak punya blog buat mengarang cerpen.

Kalau mau cerpen yang lebih hot & gregetan, datang saja ke http://chodet22.wordpress.com/

Padahal saya pikir sebelumnya anda tipe kristen yang tidak bermaksud berburuk sangka pada muslim. Tapi ternyata saya salah menilai anda. Mungkin seharusnya saya mendengar opini teman2 muslim yang lain tentang perilaku anda yang membuat blog untuk mencari kelemahan muslim . Tapi waktu itu saya tidak mau langsung vonis, melainkan menyapa baik2 untuk bisa berkenalan dan berbicara dengan kepala dingin tanpa saling mengejek.
Baru di internet ini saya sebagai muslim ternyata dipandang sebelah mata.

curhat..

Hu hu hu hu…

gembeng…!

akh..akh..akh.. 😆

@ LP,

Argumentasi Cosmis soal meterai itu lemah karena sifatnya meraba-raba masih banyak kemungkinan cara mengartikan ayat itu, begicu juga soal fungsi dsb itu juga argumentasi yang lemah karena Kenabian Agabus di ayat itu cukup jelas terlihat sedangkan argumentasiku soal Agabus jelas lebih kuat karena sifatnya langsung jelas tertulis dia Nabi dan secara kontekstual dia juga memang Nabi nggak perlu diartiken njlimet. Gicu maksudku. Mudeng..apa mudeng ??? Hi Hi hi

(1) Hahahaha (sambil ketawa ketiwi), mana kode etika kamu, kok bawa2 nama saya?

(2) Heran, dibilang argumentasi saya lemah, tapi saya setakat ini belum menerima counter kamu. Dasar muslim suka omong besar.

(3) Walah, memuji diri dengan mengatakan argumentasi kamu lebih kuat. Hahahaha (sambil ketawa ketiwi)…wahai manisku, bulan puasa ini, biar aja orang lain yg memuji kamu…hahahahaha.

Wahai manisku, sila baca konteks kutipan saya dan hayati.

Yuhana
6:14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.”

Dengan ini.

Yuhana

6:27 Dan bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”
6:28 Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?”
6:29 Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu HENDAKLAH KAMU BERIMAN KEPADA DIA YANG DIUTUS ALLAH.”

Sila hubungkan “benar-benar Nabi yang akan datang” (ayat 14) dengan “Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah dengan METERAI-NYA.” (ayat 27) dan sila hubungkan ayat 27 dengan ayat 29, “HENDAKLAH KAMU BERIMAN KEPADA DIA YANG DIUTUS ALLAH.”

METERAI-NYA dihubungkan dengan Nabi yang akan datang yang sudah tentu merujuk kepada nubuat Nabi Musa di Ulangan 18:18.

Nah, argumentasi saya jauh2 lebih kuat karena saya kupas berdasarkan konteks pengakuan Yesus manakala kamu sama sekali berdasar opini kamu yang ngaco.

Tinggal baca.

Hahahaha (sambil ketawa ketiwi), mana kode etika kamu, kok bawa2 nama saya?

===> Gimana gak bawa2 namamu dan murid SDku itu, lha wong si HH itu memang lagi nanggepi diskusi kita. Dia itu sejak awal menanggapi diskusi kita bukan lagi diskusi tunggal denganku, tetapi menanggapi pembicaraan kita. Gicu lho. Mestinya kamu bangga dong aku masih sempet mengingat dirimu.

Saya mengatakan argumentasi kamu lemah kan sudah tak jelasin alasannya Hi Hi Hi, kata meterai itu nggak jelas artinya apa. Itu omongan Yesus okelah, yang saya bahas kan bukan omongan siapa, tetapi apa artinya. Lha itu yang kita bahas mudeng ya ?

Karena arti dari meterai itu tidak jelas atau sifatnya masih sangat spekulatif jika dihubungkan dengan Konsep Nabi Terakhir. Kalo kamu hubungkan sama Nabi yang akan datang, yang kamu bahas kan bukan itu. Kalo itu mah aku juga oke-oke saja. Yang saya bantah itu hubungan kata meterai dengan Nabi Terakhir sifatnya tidak jelas, dan cenderung mengarang indah atau spekulatif sifatnya.

Sedangkan tulisan Nabi di Kisah Para Rasul jelas lebih tegas, dari konteksnya Agabus juga memang beneran Nabi tidak cuma fungsinya, tetapi emang Nabi. Maka dari itu berdasarkan sejumlah argumentasi ini – ya argumentasiku lebih kuat dong. Hi Hi Hi.

Kelemahan Argumentasimu : Hubungan antara kata meterai dan Nabi Terakhir adalah hubungan yang lemah dan debatable. Spekulatif sifatnya, karena memang tidak ada penjelasan lain

Kelemahan argumentasi Iman Kristen : Ayat di Kisah P R cenderung memperlihatkan bahwa Agabus memang Nabi bukan sekedar fungsi Nabi tetapi juga Jabatan Nabi. Argumentasi dia bahwa Kenabian berakhir di PL, tidak ada dasarnya sama sekali.

PL sudah lengkap (jaman Yesus), maka jabatan nabi sudah tidak ada (KECUALI yang dikonfirmasi oleh PL). ===> Apa hubungannya antara PL dan jabatan Nabi, PL dan PB itu kaitannya dengan penyusunan Alkitab. Lebih jauh lagu dasar ayatnya apa dia bisa ngomong ini. Gicu kan ya ?

SALAM untuk Kalian Semua

@Fietra…

Pertama sekali anda tuliskan:

Bulan juni 2009 saya pernah memposting Muhammad dalam Injil Kenyataan, sekarang cari aja sendiri di blog saya.

Ini bagi saya adalah cerpen.
Saya sudah kasih argumentasi mengenai Nabi dan Rasul yang diakui Alkitab. Syaratnya: Nama mereka (Nabi dan RAsul) tertulis dan dikonfirmasi di Alkitab (Nabi oleh PL dan Rasul oleh PB).

Terus anda “ngomel” dengan saya dan mengatakan:

Terserahlah mau menganggap saya cerpenis atau apapun. Kalau saya cerpenis, pasti saya sudah kaya raya dan terkenal. Artikel itu saya copas dari blog yang pemiliknya adalah mualaf. Kalau memang ternyata anda punya perasaan buruk sangka kepada saya, maka saya mau menyudahi di Diskusi Fietria. Cari saja tipe muslim yang tidak punya blog buat mengarang cerpen.

Saya kan pernah bilang, banyak hoax di Internet. Kalau anda mau belajar Kristen…, saya sudah anjurkan anda belajar di blog resmi Kristen. Silahkan kutip dari sana dan berikan argumentasi anda. Cari celahnya dan datang ke saya untuk diskusi mengenai kristen.

Masa sih anda simpulkan:
“Muhammad dalam Injil Kenyataan” itu adalah benar berdasarkan pendapat seorang Mualaf?

Lho…, ini benar-benar argumentasi yang jernih atau hoax?

Pernah ngak anda ke forum resmi kristen dan mempelajarinya serta ada forum yang menulis bahwa Muhammad itu ada di Injil Kenyataan?

Kalau Injil yang anda maksudkan “injil-Injil-an” atau “injil versi ghaib”…, atau apapun juga…, it’s ok…
Karena anda punya hak untuk mengarang cerpen…
Tapi itu bukan injil Kristen.

Padahal saya pikir sebelumnya anda tipe kristen yang tidak bermaksud berburuk sangka pada muslim. Tapi ternyata saya salah menilai anda. Mungkin seharusnya saya mendengar opini teman2 muslim yang lain tentang perilaku anda yang membuat blog untuk mencari kelemahan muslim . Tapi waktu itu saya tidak mau langsung vonis, melainkan menyapa baik2 untuk bisa berkenalan dan berbicara dengan kepala dingin tanpa saling mengejek.
Baru di internet ini saya sebagai muslim ternyata dipandang sebelah mata.

1. Saya tidak pernah mau berburuk sangka. Saya berdasarkan sumber ilmiah, bukan asal bicara dan asal kutip yang tidak jelas juntrungannya.
2. Saya menafsirkan Islam berdasarkan pemikiran Ilmiah pakar Islam (JIL) dan belajar langsung ke Alquran.
3. Setiap pemikiran saya mengenai Islam (misalnya: Maen bebas dengan budak), merupakan SUNGGUH-SUNGGUH apa yang Alquran tuliskan dan bersinergi dengan ayat Alquran lainnya dengan mengamati konteks tulisan maupun budaya yang tepat. Secara ilmiah, diakui kebenarannya (bukan hoax).
4. Sulit bagi anda mencari opini muslim yang mendukung anda untuk “mengerti dan menerima apa yang ditulis Iman Kristen”. Moslem Sejati (JIL) mungkin ada yang mendukung beberapa pemikiran saya.
5. Saya tidak memandang semua moslem demikian. Silahkan lihat pandangan saya mengenai islam di “islamkristen.wordpress.cm” bagian “warning + tentang saya”.

Tuhan memberkati anda.

@ LP,

Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat salah seorang penganut suatu agama dari tanah Arab).

Wahai manisku, udah baca apa belum konteks Yuhana 6, di sana jelas METERAI dihubungan dengan kedatangan seorang Nabi yang dijanjikan di Ulangan 18:18 (ayat 14). Ini juga dikonfirmasikan oleh Yesus (ayat 29) dan terakhir oleh Allah Bapa (ayat 27). Sudah terang bersuluh pula, sudah tau, kok bertanya pula. Terserah mau percaya atau tidak. Tugas saya ialah berdakwah.

Mengenai Agabus, seorang nabi pada sesudah Yesus, saya cenderung mendukung dalil ImanKristen. Nabi Agabus ialah nabi dari segi fungsinya bukan jabatan. Jabatan Nabi hanya disandang oleh para Nabi PL, ngerti? Jabatan bermaksud karier dari sejak mereka dipanggil (Yesaya, Yehekiel, Yeremiya, Obaya dll) sehingga mereka meninggal/mati. Karena itu kita para Nabi ini meninggalkan kepada kita kitab2 mereka dari sejak mereka dipanggil sehingga kesudahannya.

Beda dengan Nabi Agabus di KPR. Dia bukan dipanggil seumur hidup tapi berfungsi sebagai nabi berdasarkan tujuan tertentu, (1) bernubuat bahaya kelaparan besar (KPR 11:27); bernubuat ttg nasib yg akan menimpa Paulus di Yerusalem (KPR 21:10-11). Menurut tradisi, Agabus ialah dari kelompok 70 yang dipilih Yesus sesudah 12 rasul/hawariyyun. Liat, inti pelayanan Agabus ialah BERNUBUAT dan dia melakukan sebanyak 2 kali saja. Ini sesuai dengan nama ‘nabi’ dalam konteks PB, iaitu prophetos, iaitu untuk ‘prophecies’ iaitu bernubuat, meramalkan. Selepas itu, Agabus kabur, tidak disebut2. Ini wajar karena Agabus tidak lagi bernubuat kecuali 2 kasus di atas. Itulah sebabnya, kenabian Agabus ialah suatu FUNGSI ketimbang suatu JABATAN (seperti para Nabi PL).

Tinggal baca.

Mengenai Agabus, seorang nabi pada sesudah Yesus, saya cenderung mendukung dalil ImanKristen. Nabi Agabus ialah nabi dari segi fungsinya bukan jabatan ===> Boleh2 saja mendukung Iman Kristen, toh dia juga murid SDku🙂 . Bukan masalah besar bagiku anak manis.

Yang kutanya tuh alasannya apa? Dasar argumentasi ini apa? Mana ayat yang secara langsung atau boleh juga deh kalo tidak langsung yang menyatakan agabus tidak menyandang jabatan Nabi sesuai yang jelas tertulis di KIS itu.

SALAM

@Cosmic :

Menurut tradisi, Agabus ialah dari kelompok 70 yang dipilih Yesus sesudah 12 rasul/hawariyyun. ===> Boleh saya tahu kamu dapet cerita ini darimana ? Jangan-jangan justru kamu yang kali ini sedang ngarang cerpen, anak manisku …Hi Hi Hi. Kalo menurutku sih kalimatmu babar blas gak punya dasar Alkitab kali ini. Ayolah sayangku manisku…jangan berspekulasi terlalu jauh yah…Entar jatuhnya kamu mengarang indah lho. Hi Hi Hi…

SALAM

HH said : Bisa jadi dia sudah nabi sebelum Yesus lahir dan pada saat kisah para rasul terjadi, dia masih tetap nabi.

Cosmic said : Menurut tradisi, Agabus ialah dari kelompok 70 yang dipilih Yesus sesudah 12 rasul/hawariyyun.

Beginilah jadinya kalo kalian melakukan pemikiran yang sifatnya spekulatip. Hi Hi Hi. Mencoba berpikir tetapi sayangnya tanpa dasar yang baik, atau sifatnya hanya menerka-nerka. Logika kalian bagus, tetapi sayangnya nggak punya dasar acuan.

Lha wong jelas secara tekstual dan konstekstual Agabus itu menyandang jabatan Nabi lho.

Saya rasa lebih masuk akal jika saya katakan : Konsep Nabi Terakhir tidak dikenal di dalam Alkitab atau Kenabian tidak pernah disebutkan kapan berakhir di dalam Alkitab.

Itu lebih masuk akal.

SALAM Para Teman
GBU

memang benar, saya membuat komentar seperti itu tanpa dasar acuan. tetapi tujuannya adalah untuk menanggapi pendapat anda yang menganggap dengan muculnya nabi Agabus di zaman para rasul, maka, kenabian Agabus adalah lebih terakhir dari kenabian Yesus. So, Yesus bukanlah nabi terakhir, karena masih muncul Agabus.

@ LP,

Cosmic said : Menurut tradisi, Agabus ialah dari kelompok 70 yang dipilih Yesus sesudah 12 rasul/hawariyyun.

Beginilah jadinya kalo kalian melakukan pemikiran yang sifatnya spekulatip. Hi Hi Hi. Mencoba berpikir tetapi sayangnya tanpa dasar yang baik, atau sifatnya hanya menerka-nerka. Logika kalian bagus, tetapi sayangnya nggak punya dasar acuan.

==> Nah, ada perbedaannya antara saya dan para pendiskusi dari para pengikut Arab. Saya kata menurut “tradisi”, ini ialah tradisi lisan yang diperturunkan oleh para tabiun (murid kepada para hawariyyyun) dan para salafiyyah (bapa2 gereja) kepada kita. Sila ke google dan klik “Agabus”, baca dan ada kesepakatan bahwa Agabus dari salah seorg 70 murid Yesus. Kalo kalian, hahahaha (sambil ketawa ketiwi makan satay babi)…pada kasus Yesus berkawin dengan Maria Magdalena, kalian kayak suka dengan cerpen ketimbang kitab suci.

==> So, ini bukan pemikiran spekulatif (ada tradisi lisan) dan juga bukan cerpen (kayak Yesus kawin dgn Maria M) melainkan satu pendapat yang lebih mendekati kebenaran (karena tradisi lisan lebih dekat kepada fakta ketimbang cerpen kalian). Bahkan tradisi lisan ini jauh lebih akurat ketimbang omongan kamu.

Nasihat saya, sila tinggal kisah2 berbentuk cerpen dan novel yang kayaknya mirip Al-Quran, hahahahaha (sambil ketawa ketiwi makan satay babi) dan bukakan pikiran kamu kepada penelitian ilmiah

Kayaknya kalian ngga mau sih.

Takut amat sih.

Biasalahhhhhhhhhh.

@cosmic : Siapa juga yang lagi ngomongin Maria Magdalena. Hi Hi Hi. Lha wong aku lagi membahas masalah ada atau tidak konsep Nabi terakhir di dalam Alkitab kok jawaban kamu malah nyasar kemana-mana. Hi Hi Hi. Apakah Alkitab pernah menuliskan kenabian pernah berakhir ? Yang saya tanyakan kan gicu. Eh kamu malah nyangkutin ke Maria Magdalena. Hi Hi Hi. Itu namanya kamu kesasar anak manis. Kamu emang nyasar apa mau mengalihken perhatian ? Hayo…Tak gendong kamu ntar.

Tradisi lisan, okelah. Yang saya tanyakan kan buktinya . Apakah argumentasi itu kuat apa nggak. Masalahnya gicu kan? Hi Hi Hi . Lha wong yang tertuls itu kan sudah gampang banget dipahami tho yo : Agabus itu Nabi. Dah jelas itu.

Eh kalian membantah muter-muter tetapi jawaban kalian sampai tabrakan satu sama lain saking pusingnya. Hi Hi Hi.Lha wong jelas Nabi kok hi hi hi

SaLam Anak Manis.
GBU

hhihihihihi
hohohohoho

.
.
.
.
kkristener ini

@ Santaklaus Wedul,

hohohohoho…kapan hari Natal?????

Anak pesantren…pantess…!

Malah baru denger aku kalo SantaKlaus ternyata pernah belajar di pesantren ( melet mode tersipu-sipu on )

koment 816#

Tolong jangan pakai nama saya

terobsesi banget sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: