Jelasnggak

Belum Lahir Sudah Dikawin ?

Posted on: September 24, 2009

Halo teman-teman.

Tulisan kali ini adalah tentang lucunya cara berpikir seorang muslim.

Seperti ditulis oleh Ali Sina (Murtadin pendiri website answering-islam.org ), Muslim kadang-kadang mencari-cari alasan demi membenarkan SEMUA TINDAKAN MUHAMAD.  Kalau perlu mereka meninggalkan akal sehat mereka.

Tulisan ini berawal dari Blog Shahil Klik di sini .

Di blog itu, muslim bernama shahil berusaha menjawab kritikan dari seseorang bernama Fei-Fei, yang mengkritik kelakuan Muhammad yang mengawini Aisyah ketika berumur 6 tahun. Tapi jawabannya terkesan aneh dan membuat tertawa bagi mereka yang memiliki otak.

Jawaban shahil pada intinya ingin membenarkan kelakuan Muhammad dengan menggunakan dalil “masa lalu, wanita cepat sekali dewasanya”

Begini Jawaban Sdr. shahil (kutipan):

Dalam masyarakat Arab zaman itu 9 tahun udah baligh kok.

Oh anda tidak lahir tahun 1963. Tahukah anda ketika tahun 1970 saya berusia 7 tahun, wanita 9 tahun ketika itu badannya besar dan boleh dinikahi nikah. Purata umur 13 tahun habis sekolah mereka kebanyakannya sudahpun menikah.

Beda tahun 2009 dan 1970 hanya 39 tahun. Tahun 2009 anak umur 13 tahun bocah hingusan benar, terlalu kecil. Tahun 2009 anak perempuan hanya boleh dikahwini apabila berumur 21 tahun, itupun masih fikiran anak-anak.

Nah ayuh kita puter 90 darjah kebelakang…Tahun 2009 anak boleh dikahwini pada umur 21 tahun. Tahun 1970 boleh dikahwini hanya umur 13 tahun. Ayuh kita sorot kembali 1400 tahun ketika Aisyah dikahwini Nabi Muhammad, kira-kira berapa umur anak perempuan boleh dikahwini? Yah 6 tahun kok atas ketimbang perbedaan 39 tahun antara tahun 1970 hingga 2009. Maka kewajaran kejadian ini membenarkan bahawa 9 tahun ketika Aisyah digauli itu udah baligh benar.

Saya akan mencoba mengupas betapa jawaban muslim di sini benar-benar membuat pembacanya tertawa.

Shahil mengatakan, jika tahun 1970 anak usia 13 tahun sudah boleh di kawin, berarti,..adalah syah jika 1400 tahun yang lalu muhammad mengawini aisyah, yang pada saat itu berumur 6 tahun.

Coba kita hitung.

2009 – 1970 = 39 tahun.
Dalam 39 tahun, perubahan umur minimal anak yang boleh dinikahi telah berubah, dari 21 tahun (di tahun 2009) menjadi 13 tahun (di tahun 1970)…

Mari kita terapkan dalil si shahil itu.

Dalam kurun 39 tahun perbedaannya = 13 tahun

Kalau dalam kurun 1400 tahun, maka seharusnya,

21 – (1400/39) * 13 = -434
(thanks to tung hai liong atas koreksinya)

21 – (1400/39) * 8 = -266 tahun

Menurut Dalil si Shahil, seorang muslim diperbolehkan mengawini seorang anak perempuan, bahkan sampai 266 tahun sebelum anak itu lahir.😆😆😆

.
.
.
.
Anaknya saja belum lahir, tapi sudah boleh dikawin dan di gauli.

Yang mau ngawinin aja belum lahir… kok sudah mau kawin…?

Ketawa ngga loe..?
.
.
.
Bener-bener dah…

.
.
.

Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang berfikir…

15 Responses to "Belum Lahir Sudah Dikawin ?"

@ Jelasnggak

Perhitunganmu salah bro!
Kalau thn 1970 umur 13 thn sudah boleh dikahwini dan thn 2009 pada umur 21 thn, maka umur yang boleh dikahwinkan dalam kurun waktu 39 tahun selisih 8 thn (23-13).

Perhitungan yang benar adalah 21 – (1400/39) * 8 = -266 tahun.

@ tung,

Sebetulnya yg tidak dipersoalkan ialah umur Aisyah itu.

Yang dipersoalkan ialah umur Muhammad.

Muhammad yg waktu itu tua bangka ngga pantess nikah dgn anak kecil, ngerti?

Jadi, intinya ialah umur Muhammad nikah anak kecil ( 7 tahun).

Kalo Muhammad nikah Aisyah yg ketika itu berumur 21 ke atas, itu sah2 aja.

Gimana?

Jelasngga?

Semoga kita jangan mempertahankan yg bathil.

Hahaha…

Salam.

Sebenarnya logikanya itu nggak seperti yang kamu tulis itu :

Maksudnya tuh gini : Di setiap jaman, di setiap masa di setiap tempat ada juga kebiasaan tertentu yang tidak bisa diadili atau dijustifikasi dengan konsep yang ada pada masa lain atau tempat lain. Ada norma tertentu ada perubahan norma dan sebagainya.

Misalnya koteka di Papua tidak bisa dinilai dari sisi perspektif aneh oleh orang Jawa misalnya. Gicu maksudnya . Tetapi juga bukan berarti kalo ada orang Papua lalu memakai pakaian terus kita pandang jelek.

Logika berpikirnya saya rasa gitu. Bukan lalu malah kamu samber pake itung-itungan matematika

kalo tahun 1000 dapet 4 mangga
maka tahun 2000 dapet 8 mangga
tahun 3000 dapet 12 mangga

Dalam kasus Nabi Muhammad dengan Aisyah, memang ada berbagai perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai berapa sebenarnya usia Aisyah saat menikah. Perbedaan pendapat ini wajar karena pada masa lalu memang pencatatan kelahiran tidak sepopuler masa sekarang. Sehingga para ahli sejarah untuk mencari usia seseorang harus menganalisa berdasarkan peristiwa lain. Misalnya ditulis A lahir ketika ada gunung meletus. Lha gunung meletus itu kapan dilacak waktunya . Jadi sifat pencarian usia seseorang tidak berdasarkan bukti atau dokumen sejarah langsung tetapi harus melalui prosedur lain. Karena tidak ada tradisi pencatatan kelahiran pada masa lalu.

Kedua : Terlepas dari berapapun usia Aisyah , peristiwa perkawinan Nabi Muhammad dengan Aisyah adalah peristiwa yang sesuai dengan norma yang berlaku pada masa itu dan di tempat itu. Dasar logikanya sederhana saja : Tidak ada satupun musuh Muhammad yang protes atas peristiwa itu.

Mengingat pada waktu itu suku Quarishy masih sangat dominan dan berada pada posisi yang bertentangan dengan Nabi Muhammad , maka secara logis kalo peristiwa perkawinan Muhammad dan Aisyah adalah peristiwa yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku maka pasti muncul protes.

OK, sekian jawaban dari lovepassword pancen oye
GBU

SALAM

Hal nyamber pake itung itungen matematika itu mah, sebaiknya dialamatkan ke sdr. Shalil, karna dia yang mulai pake itung itungen, pake derajat lagi.

Tentang uraian kamu hal tidak adanya tradisi catat mencatat hari lahir, dan hal tidak adanya protes terhadap peristiwa itu, itu berarti telah sesuai dengan norma yang berlaku, bolehlah sebagai masukan.

@ LPW,

Dalam kasus Nabi Muhammad dengan Aisyah, memang ada berbagai perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai berapa sebenarnya usia Aisyah saat menikah.

Setau saya antara 7 atau 9 thn.

Jadi, masih anak kecil lho!

Kedua : Terlepas dari berapapun usia Aisyah , peristiwa perkawinan Nabi Muhammad dengan Aisyah adalah peristiwa yang sesuai dengan norma yang berlaku pada masa itu dan di tempat itu.

Jadi, Muhammad menyesuaikan ajarannya dgn norma masyarakat?

Dasar logikanya sederhana saja : Tidak ada satupun musuh Muhammad yang protes atas peristiwa itu.

Hahaha…

Hanya karena ngga ada yg memprostes bukan bermakna itu benar.

Saya kok pikir, kalo Muhammad menyembah dewa2 Arab, ada yg protes ngga?

Nah itu…

Semoga kita pakai rasio di sini.

Salam.

😆 😆

Betul.

Tambahan.
LPW ingin berkata, bahwa ajaran muhammad itu hanya berlaku pada bangsa arab jaman dulu…

Untuk jaman sekarang ( dimana perkawinan bawah umur dilarang), ajaran muhammad sudah tidak berlaku lagi.

Jadi itu sama saja berkata, bahwa ajaran muhammad itu bukan untuk semua umat.

@Cosmicboy tercinta : Waduh nak , kamu tuh jangan galak-galak. Masak gw nggak pake rasio sih. Gini yah tak bilangi dikit ye :

Setau saya antara 7 atau 9 thn.

Jadi, masih anak kecil lho!

=== > Saya nggak tahu kamu dapet sumber ini darimana tetapi memang ada banyak perbedaan pendapat menyangkut usia Aisyah. Perbedaan pendapat menyangkut itu sih setahuku berkisar antara usia 9 sampai belasan tahun ( 16 – 18 tahunan)

==============================================

Kedua : Terlepas dari berapapun usia Aisyah , peristiwa perkawinan Nabi Muhammad dengan Aisyah adalah peristiwa yang sesuai dengan norma yang berlaku pada masa itu dan di tempat itu.

Jadi, Muhammad menyesuaikan ajarannya dgn norma masyarakat ?

===> Gini yah Mas Cosmic, yang namanya ajaran itu ada yang sifatnya progresip tetapi juga bukan melayang di awang-awang. Artinya : tentu saja tidak semua norma diubah secara drastis. Ada sesuatu yang secara esensial harus diubah secara frontal ada juga yang perlu diubah bertahap, ada juga yang tidak perlu diubah.

Lha dalam kasus suatu tindakan, tentu juga harus dilihat apa tujuan tindakan itu. Tidak semata-mata sekedar kamu lihat masalah perkawinannya saja. Gicu kan ?

Secara umum, seperti kataku sebelumnya memang ada perbedaan pendapat di antara para ulama lengkap dengan argumentasinya masing-masing.

Ada yang mengatakan Nabi menikah dengan Aisyah ketika usia Aisyah berkisar 17 tahunan, dengan dalih ayat AlQuran dan Hadis tertentu, diantaranya saja bahwa istri di dalam AlQuran berperan sebagai pengatur rumah tangga(keuangan ), syaratnya harus akil baliq dsb. Ayatnya bisa dilihat antara lain Surah An Nisa : 5 -6

Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya ( belum dewasa ) , harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik.

==> Maksudnya sebagai istri kan mengatur harta suaminya gicu kan. Lha anak umur 7 tahun mana bisa mengatur harta benda suami.

Terus juga dikaitkan dengan hadis lain, sumber lain yang secara tidak langsung menunjukkan kalo usia Aisyah cukup dewasa, misalnya saja karena ini panjang kamu baca sendiri saja deh :

_http://forkomauibanten.co.cc/?p=12

Tetapi bahwa ada hadis yang mengatakan usia Aisyah lebih muda dari itu ( maksudnya dibawah 17 an tahun ) itu memang benar ada. Lha karenanya memang ada juga ulama yang berpendapat bahwa usia Aisyah 9 tahun, 12 tahun, x, tahun, y tahun dsb.

Menurut mereka intinya sesuai norma pada waktu itu dan sesuai dengan keadaan di tempat itu, Aisyah dipandang sudah dewasa ( terlepas berapa usia sebenarnya ). Lha karena sesuai dengan norma setempat tentu tidak diprotes. Gicu.

Kalo kamu tanyanya gini :

Hanya karena ngga ada yg memprostes bukan bermakna itu benar.

Saya kok pikir, kalo Muhammad menyembah dewa2 Arab, ada yg protes ngga?

===> Dalam kasus perkawinan, standarnya adalah norma masyarakat dan kebaikan kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan. Dalam kasus perkawinan ini tidak ada bukti bahwa perkawinan tersebut merugikan Aisyah.

Masalah pertanyaan kamu yang lain itu cerita lain yah, jangan kamu buat muter-muter seperti benang ruwet.

Salam

@ LPS,

Benarin yg ini dulu.

Narrated ‘Ursa:
The Prophet wrote the (marriage contract) with ‘Aisha while she was six years old and consummated his marriage with her while she was nine years old and she remained with him for nine years (i.e. till his death). (Sahih Bukhari 7.88)

Narrated Aisha, Ummul Mu’minin:
The Apostle of Allah (peace_be_upon_him) married me when I was seven or six…(Sunan Abu Da’ud 41.4915, Sunan Abu Da’ud 41.4916, Sunan Abu Da’ud 41.4917)

Kita lupakan rekayasa para ulama dulu.

Nih, kita teliti dulu Hadith2 “nabi”.

Jadi, masih 7 atau 9 thn.

Masih anak lho?

Menurut mereka intinya sesuai norma pada waktu itu

Saya pikir tidak mas.

Perkawinan Aisyah ialah paksaan!

Sila baca.

Narrated Aisha:
When the Prophet married me, my mother came to me and made me enter the house (of the Prophet) and nothing surprised me but the coming of Allah’s Apostle to me in the forenoon. (Sahih Bukhari 7.90)

Narrated Aisha:
The Prophet engaged me when I was a girl of six (years). We went to Medina and stayed at the home of Bani-al-Harith bin Khazraj. Then I got ill and my hair fell down. Later on my hair grew (again) and my mother, Um Ruman, came to me while I was playing in a swing with some of my girl friends. She called me, and I went to her, not knowing what she wanted to do to me. She caught me by the hand and made me stand at the door of the house. I was breathless then, and when my breathing became Allright, she took some water and rubbed my face and head with it. ..(Sahih Bukhari 5.234)

Jadi, saya kurang pasti kalo paksaan itu norma.

Semoga kita masih memakai rasio.

Salam manis.

@ LPW,

dan kebaikan kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan.

Saya pikir tindakan Muhammad membawa akibat moral yg parah.

(1) Menurut saya, tindakan Muhammd nikah dhn anak kecil bukan dotolak umat Kristen dan Barat tapi juga kebanykan bangsa di dunia ini. Mereka kaget dgn perlakuan org yg klaim sebagai ‘nabi.

(2) Dlm konteks masa kini, Muhammad ialah ‘child molester” atau pedolphile.

(3) Muhammad bersetubuh dgn Aisyah waktu Aisyah berumur 9 thn manakala Muhammad udah 54 thn. Seharusnya Muhammad kalo bukan ayah, nenek kpd Aisyah. Jadi, saya pikir kurang pantess..!

(4) Lagian, Muhammad mengajar keenakan bersetubuh dgn anak kecil lewat Hadith ini…malah itulah tujuan dari penikahannya.

Narrated Jabir bin ‘Abdullah:
When I got married, Allah’s Apostle said to me, “What type of lady have you married?” I replied, “I have married a matron.” He said, “Why, don’t you have a liking for the virgins AND FOR FONDLING THEM?” Jabir also said: Allah’s Apostle said, “Why didn’t you marry a young girl so that you might play with her and she with you?” (Sahih Al-Bukhari, Volume 7, Book 62, Number 17)

Hahaha…

Semoga kita masih tetap memakai rasio di sini.

Salam manis.

@Cosmic Boy : Kita lupakan rekayasa para ulama dulu. ===> Saya nggak ngomongin rekayasa ulama ye.. – Saya ngomong : Ada perbedaan pendapat di antara para ulama. Gampangannya ada yang menganggap usia Aisyah itu a, b, c, d, e dsb saat menikah dengan Nabi Muhammad.

Ada ulama yang berpendapat bahwa usia Aisyah memang masih muda ( muda dari sisi usia dalam arti gampangnya kurang dari 16 tahunan lah ) Ada ulama yang berpendapat bahwa usia Aisyah setidaknya 16 tahun ke atas. Masing2 punya dasar argumentasi. Termasuk link yang kupost sudah kamu baca belom ?

Lha masing2 ulama itu karena berbeda pendapat dari segi usia maka kemudian juga timbul perbedaan pendapat lain lagi mengenai bagaimana memandang perkawinan usia muda sekarang ini :

1. Ada yang mengatakan bahwa itu boleh dengan alasan meneladani Nabi atau setidaknya sama sekali tidak ada larangan untuk itu
2. Ada yang beralasan sebaiknya tidak dilakukan dengan alasan harus dilihat latar belakangnya dulu, perbedaan budaya, jaman, dan tujuan . Ulama ini membenarkan bahwa mungkin saja usia Aisyah memang 16 tahun ke bawah saat menikah, itu memang dibenarkan dalam situasi kondisi dan waktu itu. Kalo sekarang tentu ada sisi lain yang perlu di lihat
3. Ada juga yang menolak keras , bahkan mengatakan bahwa usia Aisyah saat menikah adalah cukup dewasa setidaknya 17 tahunan. Dasar argumentasinya bisa dibaca linkku . Jadi sama sekali tidak berdasar jika dengan alasan meneladani Nabi kemudian menikah dengan gadis muda, karena Nabi tidak pernah melakukan itu.

Posisiku adalah pengamat agama, sama sekali bukan pakar tafsir. Hi hi hi. Jadi jawabanku gini saja ya sayang :

Beberapa ulama dengan argumentasi mereka tidak sependapat bahwa Aisyah dinikahi pada usia 16 tahun ke bawah. Alasannya bisa kamu cek sendiri di linkku

Tetapi memang ada ulama dengan argumentasi mereka yang juga berdasar yang membenarkan bahwa Aisyah menikah pada usia 16 tahun ke bawah ( usia tepatnya sangat debatable lagi) . Lha pernikahan semacam itu tidak bertentangan dengan norma yang berlaku pada jaman dan situasi kondisi waktu itu.

=============================================

Dlm konteks masa kini, Muhammad ialah ‘child molester” atau pedolphile. ==> Masalah konteks waktu dan tempat itu tergantung manusia masing2 . Yang kita bicarakan adalah peristiwa yang bukan masa kini Mas. Ada perbedaan ruang dan waktu yang perlu dilihat secara lebih komprehensip.

Gambarannnya : Kita tidak bisa menghakimi orang Papua yang memakai koteka hanya karena anda terbiasa pakai jas atau hem. Begitu juga kita tidak bisa melecehkan manusia jaman dulu yang cara berpakaianya berbeda dengan kita. Karena setiap jaman dan setiap tempat memiliki norma yang tidak selalu sama.
Masalah kamu pikir kurang pantes, secara sejarah saya rasa itu berapapun usia Aisyah itu masih dianggep pantes oleh masyarakat pada jamannya karena terbukti tidak ada protes masyarakat pada jaman tersebut . Bahkan tindakan itu juga tidak diprotes oleh musuh-musuhnya yang seharusnya bisa memanfaatkan itu andaikata itu dianggap melanggar norma.

Salam

entah gimana perasaan gw, klo gw orang papua….

jangan ngomongin pedophil. Ntar orang kristen banyak kesindir lho!

maria (ibu yesus) itu jelas korban pedophil.. yesus lahir saat usia maria berapa tahun? trus yang menghamili maria sampe yesus lahir itu siapa?

ehm… ternyata tuhannya kristen itu pedofil yah!

maria masih bau kencur diembat juga! ya Tuhaaan!

bukan 9 tahun, tapi 19 tahun….
banyak baca makanya….

Salut..salut …Salut untuk mengetahui siapa Seksuel suci islam nabi cabul Muhammad bin Abdulah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: