Jelasnggak

Mengapa Muhammad Menikahi Anak Mantu ?

Posted on: March 14, 2010

Yeahh.. ternyata kebanyakan pertanyaan saya ngga ada yang dijawab dengan serius oleh para teman muslim. Entahlah, mungkin mereka tidak tau jawabannya atau pura-pura tidak tau, saya ngga mengerti lah. Yang pasti setiap pertanyaan yang saya ajukan, menurut saya adalah pertanyaan yang sangat gampang di jawab. Tapi setidaknya saya berharap dengan pertanyaan yang saya ajukan itu, akan membuat teman muslim berpikir lebih dalam lagi.

Ada teman muslim yang berkata bahwa setiap tulisan dan pertanyaan saya itu adalah sampah dan tidak akan menggugah pemikirannya akan islam. Yah tidak apa-apa. Yang saya harap, teman tersebut mau berpikir menggunakan akal sehat.Amin.

Oke lah. Marilah kita lanjutkan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam benak saya, mengenai muslim.

Kali ini pertanyaan saya adalah seputar kelakuan Muhammad yang mengawini anak mantunya sendiri.

Kita sama-sama tahu, bahwa Anak angkat Muhammad yang bernama Zaid, telah menikah dengan wanita bernama Zainab.

Bagaimana perasaan anda, jika ayah angkat anda mengawini istri anda.

Kalau saya di posisi seperti zaid, saya akan menjawab : ini menjijikkan. (ya ampun, terpikir sedikitpun tidak).

Berangkat dari pemahaman saya, maka saya lemparkan pertanyaan ini kepada teman muslim.

1. Bagaimana menurut teman muslim, apakah kelakuan muhammad yang di beri gelar ‘Nabi’ itu pantas atau tidak ?

2. Bagaimana perasaan teman muslim, jika istrinya dikawini oleh ayah angkat mereka.

Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih yang sebesarnya.

Walahualam Bishawab bisajawab.

148 Responses to "Mengapa Muhammad Menikahi Anak Mantu ?"

… watching …

gak mau jadi pertamax,mas Dewo? hehehe🙂

Hihihi… enggak lah. Cuma mau mengamati aja. BTW, premium juga sudah oke. Hihihi…

Emang lo sobatnya iblis Dewo. udah hina nabi guwa, pake ketawa lagi. mending lo ngurusin Mas Jesus, Tuhan Lo, yg dibunuh ame Romawi and Yahudi. kok tega amat sih, Tuhannye dibunuh, tapi nggak dibelain….Pilih Tuhan yg jagoan deh…Nggak letoy gitu…

Sudah di jawab Wedul di blognya. Ada di artikel lama.

Semoga nggak ada yang bawa-bawa UNMUL lagi. Heran saya..kok bisa tau tentang UNMUL, padahal saya nggak pernah nyebut-nyebut UNMUL di blog. Tapi yang jelas saya bukan jebolan UNMUL, walau dulu pernah di UNMUL.

jadi jebolan mana, kalau bukan UNMUL..?

@JEL

Kayaknya kamu pernah nulis disini deh Jel

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/09/05/komen-tulisan-wedul/

BISA di klik di Blog-ku

Yang pasti aku bukan jebolan.
@hh mungkin lihat profil dan fotoku di FB dan dia salah paham tentang penyerahan medali dari Dekan ku itu. Itu cuma prosesi yudisium dan semua peserta yudisium dapat kalung medali itu.

Yang jebolan justru dapat hadiah kado kenang-kenangan.

Yang kedua @hh juga salah paham tentang profesi pekerjaanku karena jabatanku sebagai Operator Computer. Padahal pekerjaanku mirip seketaris karena mengetik surat-surat buat diserahkan ke P2JJ (Proyek Pembangunan Jalan & Jembatan) daerah Kaltim. Lokasi pembangunan juga sampai perbatasan Kalteng, Kalsel dan Malaysia, daerah Sebatik.

.

lho..??? bukannya mbak fitri sendiri yg bilang di blog saya tahun lalu kalau mahasiswa unmul, di facebook juga..?? gimana toh..?

Masa iya? Rasanya aku selalu menyebut universitas mulawarman bukan menyebut unmul. Atau aku yang lupa ya.

Hihihi… kok jadi nggak nyambung gini ya?

*nyambungnggak.wordpress.com*

Blog baru ya? Oke, I’m coming.

Kok linknya nggak ada?🙄

Blog siapa itu, mas ESD?

Hehehe, begitulah kalau pakar pakar tidak mau turun ke lapangan, gak nyambung jadinya. Hal jebolan saja terjadi salah pengertian. Ya sudah. Sekali ndak nyambung, biarlah tambah gak nyambung ya, biar saya jawab dulu neng Fiet.

Saking sibuknya ngetik surat2 ke P2JJ, neng Fiet jadi salah mengerti akan komentar saya. Komentar saya adalah sbb: Saking pintarnya neng Fiet, sekalipun bukan computer science yang digeluti di Unmul, Fiet mahir sekali ttg komputer. Saking mahirnya, sanggup mengobok obok identitas seseorang.

Harap komentar berikutnya mengarah ke nyambung.

Sekian.

jadinya ga karuan nih diskusinya..
*karuannggak.wordpress.com*

I’m coming. Blog baru ya?

ga usah diklik, krn memang blognya ga ada.

@Mbak Fitri & Mas hh,

Hihihi… itu bukan blog kok. Cuma parodi nama domain, seperti halnya *jelasnggak.com*

Kalau blog baru saya: http://studewo.com

Loh, saya kok malah promosi ya? Hihihi… sekalian lah ya? Maaf ya teman-teman… Selamat Hari Raya Nyepi bagi yg merayakannya…

Salam.

Saya pikir tadi itu blog. Ternyata linknya nggak bisa di buka.

Kok komentarnya jadi beda? Kemarin nggak gitu… Mungkin @hh nih salah paham.

wah mana nih, apa ga ada yg bisa jawab? kayanya semua pada pasrah menerima kenyataan😀

Jangan jadi tukang kompor Pak Dokter. 🙂

nanti kamu ‘tak suntik NaCl biar kejang2😀

*nyambungnggak.wordpress.com*

Ih, takut ah. . .🙄

jangan-jangan ikam ni sudah melakukan malpraktek.

whaduh…….kejam nian dikau….

saya bukan tukang kompor, sehari2nya saya masak pakai arang (*ga nyambung lagi)

Kan aku sudah bilang sudah di jawab sama Wedul di blognya. Ada di artikel lama. Kok masih dipermasalahkan?

Saya pribadi bisa mengerti jikalau tidak ada teman muslim yang berani menjawab di sini.

Pertanyaan ini memang sangat sederhana, tetapi bobotnya memang benar2 dahsyat bagi teman muslim.

Bagi mereka yang normal, pasti akan menolak kelakuan Muhammad ini.

Saya cuma ingin teman muslim berpikir kembali mengenai islam.

Terima kasih.

Sudahlah . . . Jawaban sudah ada tapi nggak mau ke lapangan. Atau karena nggak bisa ngeles dan menyangkal lagi ya. . . .🙄

Memang membosankan kalo menjawab pertanyaan berulang-ulang, maka kreatip dikit jell, nggak cuma bisamu copi paste dari FFI

Klaim muslim bahwa Mr Muh mengawini janda-janda krn kemanusiaan/sosial, memang gatot (gagal total) di kasus Zainab ini

Zainab dikawini Muhamad memang krn Zaid menceraikannya (atas anjuran Muhamad tentu saja), tapi keadaan Zainab tidak separah janda-janda lain yg dikawini Muhamad krn suaminya terbunuh/keadaan ekonomi buruk

Zainab sbg menantu sang nabi tentu saja punya kedudukan status & ekonomi lebih baik dibandingkan janda2 miskin yg suaminya dibunuh pasukan Muhamad

ini jadi batu sandungannya, alasan mengawini Zainab bukan krn ingin menolong ekonomi

adanya ayat Quran yang “turun” memperbolehkan Muhamad mengawini menantunya itu, adalah bukti adanya rekayasa ini. Karena dengan alasan apapun, masih banyak pria lain yang lebih pantas daripada mertua mengawini menantu.

Kalau kasus Aisyah bagaimana ya? Motif-nya apa ya?

kalo itu mah memang arwah penasaran pak Dewo. Penasaran gak pernah dapat perawan😛

untuk kasus “menolong janda-janda”, kasus Zainab ini bikin semua alasan runtuh

@Jephman

untuk kasus “menolong janda-janda”, kasus Zainab ini bikin semua alasan runtuh

————–

Mungkin kasus Zainab ini, teman muslim memiliki alasan tersendiri ….

Mungkin lho…

Mungkin alasannya, “agar si Zaid tidak malu karena telah menceraikan zainab”.

Atau agar zainab tidak malu sudah di ceraikan zaid.

Atau,

Agar ibu dari zainab tidak terkena aib karena perbuatan zaid yang menceraikan zainab.

ha ha ha haAmpun.

tau sendiri lah..

Owh…
Tapi rasa penasarannya akhirnya terpenuhi ya?
Jadi inget Syeikh Puji dari Semarang yang sekaligus 4 bocah dikawin.
Hem…

Mas Dewo perasaan seingatku kamu sudah bertobat dari segala dosa-dosamu deh…😀

Kamu kan sudah besar sekarang, yah bagusnya sih nggak ketularan gaya anak2 TK.🙂

Eh, saya kan tidak pernah poligami, jadi saya tidak perlu bertobat dari poligami. Eh, poligami itu dosa nggak sih?

*sengajanggaknyambung.com*

motif batik!

Kalo Muslim disuruh meniru nabinya, lha kalo meniru Pendeta yang gak kawin bukankah udah Punah sekarang…hihihi

Ah uyuh deh, ada urang tuha di sini.. Kada tahu kena handak jadi apa, ulama kada, ustad kada. Tapi missionaris ya iya.

@ Jelasnggak

Dengar ya idiot ..
Istri Rosulloh yg ke tujuh adalah ZAYNAB BINT JAHSH:

Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37) .

Lagian sampeyan ini aneh… kepercayaan orang mah diusik rabe bijituh. Ndak ngerti oposing waras wae ?

@Sujarwo Tedjo

Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37) .

————-

Jadi muhammad berkata kalau dirinya harus kawin dengan zaiinab.

begitu ya,,…?

wah lebih gak waras lagi rupanya si Muh ini!!!! Kukira cuma menantu gak ada hubungan darah!!! ternyata ponakan sendiri disikat????

Astagfirisaalaziiiiiiiimmmm!!!! Makasih pak Jarwo atas infonya!

“…Istri Rosulloh yg ke tujuh adalah ZAYNAB BINT JAHSH bla bla bla…”
>>>saya denger istilah “Istri ke tujuh” aja udah seremm,…ckckcck

Ada ST dua gelas nih yang dulu ngusir saya dan nggak boleh komen lagi di blog pak tua. . .

Awas ya. . . kalau maksa-maksa saya rela di poligami walau nggak mau. Tak keluarin ntar anjing tetangga saya.👿

@KRISTEN BINGUNG

surat Al-Ahzab (33) : 37.

[33.37] Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.

Maksud dari kalimat yang digarisbawahi adalah :

1.

“sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya,” maksud dari kalimat ini adalah bahwa Nabi Muhammad sudah mengetahui bahwa beliau akan menikah dengan Zaenab.
2.

“dan kamu takut kepada manusia” . Maksud dari kalimat ini adalah Beliau takut jika beliau melaksanakan rencana ini. Beliau merasa segan dan malu kepada orang Yahudi dan Munafik karena pasti jika rencana ini dilakukan beliau akan menjadi bahan ejekan dan cemoohan serta hujatan, dan ini membuat beliau takut ajaran beliau dan citra beliau menjadi buruk. Dan apa yang dikhawatirakn Nabi Muhammad terjadi yang mana para Misionaris mengartikan kalimat ini “sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya,” sebagi rasa “cinta” dengan imajinasi yang kotor bahwa nabi ketika berkunjung ke rumah Zaenab melihat baju Zaenab terbuka oleh hembusan angin sehingga kecantikannya terlihat nabi. Dan anehnya pendapat ini dinukil oleh guru para muffasir ath-Thabari. Banyak ulama memahami kalimat ini sebagai teguran keras kepada nabi.
3.

“sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti”. Maksud dari kalimat ini agar nabi tetap melaksanaan perintah Allah sebagai dukungan terhadap beliau dan penghinaan atas musuh-musuh beliau . Sebagai peringatan kepada musuh beliau bahwa Beliau tidak bisa dipengaruhi dan diricuhi.

@Wedul a.k.a bandar kliksense dan adsense.

Kamu berkata begini:

Dan anehnya pendapat ini dinukil oleh guru para muffasir ath-Thabari. Banyak ulama memahami kalimat ini sebagai teguran keras kepada nabi.

->Saya jadi pengin tau, ini artinya apa sih..?

‘Teguran’ itu maksudnya teguran apa sih..?

Tolong di jelaskan dikit…

@JEL

soal muffasir ath-thabari==>mereka memahami begitu, bahwa nabi tertarik akan kecantikan zaenab…..sebagian besar Muslim menolak pemahaman ini

TEGURAN==>Nah ini yang pasti karena ada di AQ. Maksudnya nabi sudah tahu bahwa dia akan menikah dengan Zaenab (mendapat wahyu). Tapi nabi takut melaksanakan karena akan dicemooh Yahudi dan kaum munafik.

Nah Allah menegur Nabi Muhammad bahwa hanya Allah yang harus ditakuti bukan yang lain. Dan ini juga sebagai ujian bagi nabi lebih mengikuti perintah Allah atau takut pada Yahudi & kaum munafik.

Saat itu menikahi istri bekas anak angkat sangat Tabu, Nah dengan melakukan pernikahan ini Allah ingin mengatakan bahwa menikahi istri bekas anak angkat tidak tabu. Dan ini sekaligus memukul pemikiran mereka (Yahudi & kaum munafik) jika nabi melakukannya dengan tidak mengindahkan cemoohan mereka!.

@Wedul,

Jadi yang tabu-tabu itu boleh dilanggar oleh nabi ya? Ada contoh kasus lain selain menikahi mantu yang termasuk tabu juga? Jawaban Anda sungguh inspiratif: mendobrak tabu. (mendobrak kalbu kayaknya lebif afdol)

BTW, kayaknya walau nabi itu tabu, tapi mengapa pengikutnya ngga boleh ya?

Syaloom.

sapa bilang DEWO,…selam konteksnya sama boleh kok. Soal tabu menabu kamu jangan ketularan virus si Jel disini :

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/03/14/mengapa-muhammad-menikahi-anak-mantu/#comment-4668

@mas Dewo

Yang boleh ndobrak cuma nabi saja, mungkin…
😆

lha kamu nya aja otongya gak diurus mana bisa ndobrak..jangan2 letoy..xixixi

Ini dia yang selalu dilakukan muslim. Selalu mencari-cari pembenaran bukan kebenaran.

Apapun alasannya, Muhamad sudah melakukan hal yang menjijikan, menikahi menantu sendiri yang juga keponakannya sendiri. Buset dah

Kalau pak Wedul bilang kami bingung, itu memang benar.
Gimana gak bingung oknum yang mengaku Tuhan SEMESTA ALAM mengijinkan hal najis buat orang pilihannya????

Tentu banyak lelaki yg LEBIH PANTAS mengawini Zainab. Kenapa justru Muhamad dapat backing firman buat bikin berbuat bejad ?

Menjadi seorang Nabi, itu harus memiliki SUPERIORITAS, yang sudah pasti AKHLAK dan harus bisa mengalahkan keinginan daging atau nafsu birahinya. Lha ini nabinya nepsong sama ponakan sendiri, tuhannya malah kasih ijin??? kalo gak bingung ya bego namanya.

mari kita pakai logika muslim.
Yesus itu Nabi betul?
Muhamad itu Nabi juga

Yesus pernah dicobai setan, bahwa dirinya akan diberikan seluruh dunia jika Yesus mau menyembahnya. Yesus menolaknya

Muhamad napsu lihat Zainab yang mbohai. Awloh malah ngasih ijin.

Biarpun Alkitab sudah dicap palsu, dikutak-katik, udah gak asli, kitab kufur dan kafir, satu hal yang pasti Alkitab mengajarkan mana yang benar, mana yang salah. Bukan sikap permisif Tuhan kepada kebejadan yang dilakukan nabinya sendiri.

@KRISTEN BINUNG

BACA DIATASNYA!

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/03/14/mengapa-muhammad-menikahi-anak-mantu/#comment-4647

SEMOGA GAK BINUNG LAGI!

Justru karena itu pak Wedul.

Baca juga diatasnya :
Tentu banyak lelaki yg LEBIH PANTAS mengawini Zainab.

Ini bukti bahwa Muhamad lebih mementingkan nafsunya. Kalau tidak ya suruh saja orang lain mengawininya. Apa sulitnya seorang nabi yg begitu dihormati menyuruh orang mengawini keponakan nabi???

Kecuali jika Zainab disebutkan penderita kusta bukan memiliki body semlohey…dan Muhamad harus mengawini menantu dan keponakanya buat menolong….eh…tunggu dulu…itu juga gak benar…

Kecuali Zainab penderita kusta dan bukan ponakan serta menantunya sendiri itu baru namanya menolong

@JEP BINUNG

Kamu itu jan gak intelek kok, udah dikasih tahu bahwa menikahi istri bekas anak angkat itu jaman dulu tabu alias gak ada yang mau melakukan,…lalu hal itu didobrak oleh nabi kok masih nyerocos kayak mercon meletus gitu mulutmu. Kalo kamu hidup sejaman dengan nabi di Arab gue jamin lu gak akan melakukannya karena lu itu masih dikuasai tabuisme!

@Wedul.

..udah dikasih tahu bahwa menikahi istri bekas anak angkat itu jaman dulu tabu alias gak ada yang mau melakukan,…lalu hal itu didobrak oleh nabi

Wah.. kamu itu dul dul… apa ya ngga malu komentar kamu dibaca mas Yari…?

ngga ada yang di dobrak oleh nabimu itu dul..
dari dulu sampai sekarang, menikahi anak mantu itu tetaplah perbuatan yang menjijikan…

saya aja jijik mikirnya…..eww

*jelasngikik.inimah.com*

@JEL

Lha kamu itu ya aneh,…wong menikahi wanita kok Jijik…hihihi padahal kamu sering nonton film yang menjijikkan (porno)…

ada orang yang jijik dengan cacing, tapi ada juga yang merasa gak jijik.

Bahkan ada wanita yang jijik ama penis lelaki tapi kok ya mereka mengidamkannya ya..hihihi..

la kupikir otakmu aja yang standard jijiknya dikurangi…hihihi

@JEL

la kupikir otakmu aja yang standard jijiknya PERLU dikurangi…hihihi

@dear nak Wedul.

Saya tidak jijik menikahi wanita…

Saya tuh jijik melihat bapak menikahi anak mantu…

Oke bleh..?

@JEL OGAH

Jijik belum tentu salah lho GAH.

Kotoran meski menjijikkan juga berguna buat kompos lho GAH.

yang penting kan MENIKAH bukan BERZINA!!!

@Wedul.

Kotoran meski menjijikkan juga berguna buat kompos lho GAH.
———–

==> Wah.. terima kasih, telah menyamakan kelakuan ‘nabi’-mu dengan kotoran..

bwa-ha-ha

*jelasngakak.com*

@JEL OGAH

Pantesan Kristen pada BINUNG,…main analogi aja pada BINUNG….semuanya BINUNG

Lha kalo nabi yang menikah kamu samakan dengan kotoran..lha kamu yang otongnya gak fungsi namanya apa ya???….Gakjelas namanya…hihihi

@Wedul, bandar adsense.

Lha yang meng-analogi-kan kelakuan muhammad mengawini anak mantu dengan “kotoran” kan kamu sendiri….

Ha ha ha..

*jelasngakakbeneran.wordpress.com*

@JEL OGAH

Sapa bilang JEL-OGAH

Aku kan menganalogikan sikap jijikmu itu…kamu itu sok jijik…padahal kamu itu suka ngeluarin yang jijik2 contohnya kotoranmu itu lho JEL….Kamu pernah BE’OL gak sih!!!!

@KRISTEN BINUNG

oH ya..itu ada ajaran Porni di ALKITAB…itu benar ya…:mrgreen:

ah gak usah lari ke Alkitab Pak Wedul. Stay on the topic ajalah

hihihi Standard ganda….!!!

@ jeph,

Pak Wedul kebakaran jenggot tuh…ngga bisa jawab bawa2 alkitab, hehehe…pantess mereka masih muslim!

@cosmic

Maaf jenggotku tahan api!

Itu tidak benar, Dul, samasekali tidak ada ajaran porni di Alkitab.

salam

Hahaha…lucu.

Hanya karena alkitab melaporkan kelakuan2 seks yg menyimpang bukan bermakna alkitab itu porno.

Hanya karena koran2 dan tabloid2 melaporkan kelakuan2 seks yg menyimpang dari orang2 tertentu bukan bermakna koran2 dan tabloid2 itu porno.

Beda kalo ada sebuah kitab yg melaporkan kelakuan2 seks yg menyimpang dari ‘nabinya’ tapi dibela mati2an oleh para pengikut dari ‘nabi’ itu.

Haiyo, ***pikir***

@COSMIC BROT

Lha sayangnya melaporkannya sangat detil, jadi malah kayak baca stensil porno…xixixi

@ Jephman

Ini bukti bahwa Muhamad lebih mementingkan nafsunya. Kalau tidak ya suruh saja orang lain mengawininya. Apa sulitnya seorang nabi yg begitu dihormati menyuruh orang mengawini keponakan nabi???

>> Ini lah pengikut Kristen sableng..
Pada jaman Rasulolloh kehidupan saat itu tidak di atur oleh hukum spt saat sekarang yg sampeyan lihat. Pakai otak sampeyan , apakah Zainab setelah menjadi janda akan memiliki harga diri saat itu? Justru Rasulloloh mengambil dia menjadi istri demi keselamatan dan harga diri wanita itu. Hanya di Alquran segala hukum2 ttg kaidah keagamaan sangat jelas dan benar2 diterangkan, bukan spt kitab suci sampeyan itu.
————————————————-

@Jelasnggak
Jadi muhammad berkata kalau dirinya harus kawin dengan zaiinab.

begitu ya,,…?

>> Lha , memangnya apa yg sampeyan lihat diayat2 yg tertulis situ… Sampeyan selalu mendramatisir ttg kelakuan Utusan ALLAH SWT itu. Padahal kehidupan Rasulloloh adalah cerminan hidup bagi kami yg menjunjung namanya.

@Sujarwo.

Saya tuh bukan mendramatisir.. tapi mempertanyakan.

Oke.

Tentu saja saya bertanya, kok seorang nabi sibuk sekali dengan urusan selangkangan-nya (maap).

Kalau kau itu tidak apa-apa… ya sudah…

Kau Mau jadi orang abnormal.. ya silahkan

Kalau saya sih masih normal, karena orang normal selalu berkata bahwa jika ada mertua menikahi, mengawini dan meng-gencet-i anak mantu….. maka, perbuatan mertua itu dikategorikan sebagai abnormal.

itu saja.

Jujur muslim2 keberatan & malu akan perlakuan seks ‘nabinya’, but what to do, sebagai ‘nabi’ …he must be right.

Soalnya apakah Muhammad ‘nabi’ in the first place?

Apakah Muhammad memenuhi sifat2 sebagai seorang ‘nabi’, contoh menahan diri dari nafsu seks?

Ngapakah Allah begitu memperhatikan urusan pribadi utusannya ketimbang memperhatikan keselamatan umat manusia? Emang nikah anak kecil, nikah menantu sendiri, poligami dan menyikat babu dari istrinya lebih penting dari mencari jiwa yg terhilang? Emang itu Allah atau rekayasa Muhammad untuk mendapatkan pembenaran?

@ Jarwo
itu juga jawabannnya ini pak: Masih banyak pria lain yang lebih baik dan berhak daripada mertua mengawini menantu yang juga keponakannya. Ini bukan hanya incest tapi juga turun ranjang bejad.

Sudah keponakan, dan menantu masih dikawini juga dikatakan karena belum ada hukum????

lantas APA FUNGSI AWLOH DISANA??

Bukankan awloh MAHA TAHU? Mana yang baik dan mana yang buruk????

Kalaupun SEANDAINYA Awloh melarang apakah Muhamad tidak jadi kawin? jadi toh? nah Nabi apa yg melanggar perintah tuhanya sendiri?

Ini sudah jelas di hadits Muhamad nafsu melihat body Zainab yg aduhay, jelas2 “turun” ayat spy Zaid cerai, lalu turun ayat lagi yg “menjelaskan” kebejadan pernikahan ini, masih juga gak ngerti siapa otak dibalik keanehan ini.

“Hanya di Alquran segala hukum2 ttg kaidah keagamaan sangat jelas dan benar2 diterangkan, bukan spt kitab suci sampeyan itu.”

>> Apa ada Awloh melarang perkawinan najis dan bejad ini??? Kitab suci saya jelas melarang incest.

Kalau saya dibilang sableng karena ini, apa kata dunia ada orang mengatakan mertua mengawini menantu dan paman mengawini keponakan itu sebagai mengangkat harga diri???????

kalo itu bukan sableng, ya gak tahu deh apa itu namanya😛

tapi emang bener juga : Selama belum ada aturannya yah tentu tidak ada aturan yang dilanggar. Sederhana itu.

Emangnya anak2 Adam kawin dengan siapa ?🙂

Salam Mister …

Mringis dulu ah….

Salam lagi deh

Emangnya anak2 Adam kawin dengan siapa ?
>>>waduh saya ga tahu tuh. emang di Alquran ada ditulis yah dengan siapa anak2 Adam kawin.? bisa di sharing kan dengan saya, barangkali…?

Soalnya,memang kehendak Allah sudah begitu dong!Udah takdir begitu!Org Arab Quraisy sebelum Islam menganggap anak angkat spt anak sendiri.Malah anak angkat juga dinasabkan kepada bapa angkatnya yg bukan bapa sebenar.Malah sblm turun perintah Allah utk merobah adat yg jelas-jelas merupakan suatu penipuan dari segi keturunan ini,anak angkat nabi sendiri dijulukin Zaid bin Muhammad.Maka dalam rangka membasmi adat yang tidak ada kena mengena ini,Allah memilih nabi sendiri utk berkahwin dgn bekas isteri anak angkatnya,untuk menunjukkan sesungguhnya anak angkat bukan seperti anak kandung baik dari segi biologi mahupun undang-undang.Jika nabi sendiri yg melakukan tentu teladannya lebih mengesankan ketimbang org lain.Pernah terjadi di dalam sejarah sewaktu org Islam menggali parit bg menghadapi perang khandaq,yg saat itu pada bulan ramadhan nabi telah mengizinkan siapa-siapa yg tidak tahan boleh membuka puasanya sebagai satu rukhsah dan keuzuran.Rupa-rupanya keringanan itu dipandang dingin oleh sahabat,bukan kerana mereka mampu berpuasa,tetapi mereka masih ragu yg walaupun mereka tidak berdosa kerana telah mendapat keizinan nabi namun mereka sayang takut terlepas dari mendapat fadhilat bulan ramadan.Nabi sadar akan hal itu lantas nabi sendiri akhirnya membuka puasa sebagai tasyri'(mengajar syariat) dengan cara yg efektif iaitu kepimpinan melalui teladan.Begitu nabi membuka puasa lantas dituruti terus oleh para sahabat tanpa ragu-ragu lagi.

Nggak tahu ya nggak papa kok. Kan saya tanyanya sama yang tahu…Hi Hi Hi

@ Lovepassword

Emangnya anak2 Adam kawin dengan siapa ? :)Salam Mister …
Mringis dulu ah….

>> Ga usah mereingis pak. Tinggal baca aja:

Kejadian 6 : 4
” Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.”

Jadi ada “ras” lain selain anak-anak Allah (Adam).

Meringis-meringislah tapi gak usah menangis

hehehehe

Pertanyaan saya jelas yah : Anak Adam kawin dengan siapa ? Dalam ayat itu nggak ada tulisannya anak Adam sama sekali . Adanya anak Allah dan anak manusia . Hi Hi Hi . Dari mana bisa kamu simpulkan bahwa anak Allah itu anak Adam . Kamu kan mengarang indah itu.

Kamu sungguh berani memposting ayat yang bahkan pakar teologia pun dijamin mules membahas itu. Salut Salut …😀

Adam itu manusia pertama apa nggak menurutmu ?🙂

@jephman tercinta : Ada ras lain yah ? Ras manusia atau ras buto ijo yah ? Hi Hi Hi …

Nefilim nefilim apa kabarmu ?😀

Kayaknya mringisku bisa makin lebar nih…..

Terimakasih atas kehadiranmu Mister Jephman…😀

Mringis lagi ah….
Ternyata senyumku masih manis.😀

Salam lagi deh

@ Lovepassword

“Pertanyaan saya jelas yah : Anak Adam kawin dengan siapa ? Dalam ayat itu nggak ada tulisannya anak Adam sama sekali . Adanya anak Allah dan anak manusia . Hi Hi Hi . Dari mana bisa kamu simpulkan bahwa anak Allah itu anak Adam . Kamu kan mengarang indah itu.”

Kitab Kejadian 5-6 itu sedang membicarakan keturunan Adam, mulai dari Set, Enos, Kenan dst sampai Nuh dst dst.

Kalau sedang membicarakan anak haram nabi tetangga, tentu bukan “anak-anak Allah” yang diberi label.🙂

“Ada ras lain yah ? Ras manusia atau ras buto ijo yah ? Hi Hi Hi … “

Saya memakai kata “ras” masih dalam tanda kutip. Krn banyak tafsiran mengenai hal ini, tapi itu membuktikan bahwa Tuhan tidak membiarkan INCEST berlangsung lama.

Kamu sungguh berani memposting ayat yang bahkan pakar teologia pun dijamin mules membahas itu. Salut Salut …

Tidak perlu pakar teologia untuk mengetahui bahwa Tuhan dalam Alkitab tidak membiarkan incest. Gak perlu mules-mules juga untuk mengetahui hal ini.

Yg bikin mules itu kenapa jadi lari membahas Alkitab ya? ini kan topiknya Muhamad kawini mantu dan ponakan?🙂

Yg bikin mules itu kenapa jadi lari membahas Alkitab ya? ini kan topiknya Muhamad kawini mantu dan ponakan?

Ha ha ha ha ha ha….

@Jephman,

Biasa ituu….

**Kalau ngga bisa jawab,.. tanya balik saja mengenai alkitab**

dari dulu saya ketemu muslim2 yang begini nih…

*pasrah.wordpress.com*😆

Membicarakan Anak Adam?

Hi Hi Hi, ngobrol dengan kalian memang bisa bikin awet muda. Mringis lagi ah…😀

Tak ceritani sedikit ya anak-anak manis :

Kalian jelas bikin aku terharu kalo kalian memposting ayat itu :

@jephman : Kamu menyebut Ras Lain ? Pertanyaanku sederhana saja : Ras lain itu masih manusia atau bukan manusia ? Ras buto ijo mungkin ? ras setan atau ras malaikat ? Menurutmu manusia kawin dengan sebangsa dedemit setan gundul gitu ?

Jika kawin dengan ras manusia lain yang bukan keturunan Adam , apakah itu berarti Adam bukan manusia pertama? Nggak masuk akal itu sayangku cintaku.

Teori yang lebih masuk akal jelas : yang dimaksud anak2 Allah itu ya keturunan Adam yang dimaksud keturunan manusia ya keturunan Adam , banyak pakar yang mengartikan bahwa anak2 Allah dalam konteks ayat itu merujuk pada anak-anak Set yang saleh, sedangkan anak manusia yang jahat merujuk pada anak2 Kain dan keturunannya. Apa artinya itu ? Artinya jelas itu incest.😀

Tetapi dalih pembenarnya biasanya begini : Pada waktu itu memang tidak ada larangan untuk incest karena tidak ada larangan. Kalo nggak dilarang ya diperbolehkan. Ada yang mengasumsikan karena manusia masih relatif bersih dsb. Tapi itu lain urusannya. Substansinya gampang jika tidak ada aturan ya tidak mungkin ada pelanggaran aturan.

Bisa juga kamu perhatikan cerita manusia pada jaman nabi Nuh, pada waktu itu ada berapa manusia yang tersisa dan menurutmu bagaimana caranya manusia berkembang biak. Pointnya adalah Sesuatu yang tidak dilarang adalah diijinkan. Nggak usah maksa yang aneh-aneh mungkin aku lagi baik hati. Hi Hi Hi

Lha perintah larangan terhadap incest ini ada menurut sebagian pakar sejak jaman Nabi Musa tepatnya ditulis pada Imamat. Kamu bisa baca aneka pendapat soal itu di berbagai link baik Protestan maupun Katholik. Antara lain di akupercaya, sarapan pagi, dsb . Pokoknya banyak deh.

Kamu perhatikan itu baik-baik Mister Jephman yang manis. Hi Hi Hi…

Substansinya adalah selama belum ada peraturan maka tidak ada pelanggaran terhadap peraturan. Sederhana saja . Itu pointnya.
Lha point itu tentu bisa diterapkan dalam kasus-kasus yang lain.

@jelasnggak : Saya rasa jelas sesuatu yang tidak dilarang berarti diijinkan. Selama aturan belum ada tidak ada pelanggaran aturan. Sederhana saja. Itu pointnya.

Kalo kalian maksa. Ya kalian nikmatilah permen cecak dariku. Hi Hi Hi…. Tapi kayaknya sih kalian manis-manis semua.
Anak-anak baik..anak baik

Salam ya semuanya

SALAM

@ Love Password
“Kamu menyebut Ras Lain ? Pertanyaanku sederhana saja : Ras lain itu masih manusia atau bukan manusia ? Ras buto ijo mungkin ? ras setan atau ras malaikat ? Menurutmu manusia kawin dengan sebangsa dedemit setan gundul gitu ?

Jika kawin dengan ras manusia lain yang bukan keturunan Adam , apakah itu berarti Adam bukan manusia pertama? Nggak masuk akal itu sayangku cintaku. “

Aduh ribet amat mikirnya. Makanya baca dulu ayat2nya, diresapi, DIPIKIR dulu, baru ngomong. “ras” anak manusia itu ada setelah keturunan Adam banyak.

“Teori yang lebih masuk akal jelas : yang dimaksud anak2 Allah itu ya keturunan Adam yang dimaksud keturunan manusia ya keturunan Adam , banyak pakar yang mengartikan bahwa anak2 Allah dalam konteks ayat itu merujuk pada anak-anak Set yang saleh, sedangkan anak manusia yang jahat merujuk pada anak2 Kain dan keturunannya. Apa artinya itu ? Artinya jelas itu incest.” dst bla bla

itu kan teori bukan hukum. Dan seperti saya bilang banyak tafsiran mengenai hal ini, tapi yang pasti dari ayat diatas jelas sekali ADA MINIMAL 3 KELOMPOK MANUSIA : “orang2 raksasa”, “anak-anak Allah”, “anak-anak perempuan manusia”. Dan jelas Tuhan tidak membiarkan incest terjadi terus.

“Tetapi dalih pembenarnya biasanya begini : Pada waktu itu memang tidak ada larangan untuk incest karena tidak ada larangan. Kalo nggak dilarang ya diperbolehkan. Ada yang mengasumsikan karena manusia masih relatif bersih dsb. Tapi itu lain urusannya. Substansinya gampang jika tidak ada aturan ya tidak mungkin ada pelanggaran aturan.

Bisa juga kamu perhatikan cerita manusia pada jaman nabi Nuh, pada waktu itu ada berapa manusia yang tersisa dan menurutmu bagaimana caranya manusia berkembang biak. Pointnya adalah Sesuatu yang tidak dilarang adalah diijinkan. Nggak usah maksa yang aneh-aneh mungkin aku lagi baik hati. Hi Hi Hi

Lha perintah larangan terhadap incest ini ada menurut sebagian pakar sejak jaman Nabi Musa tepatnya ditulis pada Imamat. Kamu bisa baca aneka pendapat soal itu di berbagai link baik Protestan maupun Katholik. Antara lain di akupercaya, sarapan pagi, dsb . Pokoknya banyak deh.

waduh! PD sekali pak Love ini🙂

Tidak ada yang menampik kalau awalnya memang terjadi incest. Masalah di Imamat itu memang ada tapi perlu diingat dan seperti PAk Love katakan sendiri itu aturan belum ada, tapi APAKAH SUBSTANSINYA TUHAN MEMBIARKAN INCEST ITU ALIAS DIAM SAJA?????

piye toh?? kok malah kebolak balik gitu mikirnya?

makanya saya ambil ayat dari Kitab Kejadian itu untuk menunjukan bahwa dari awal memang Tuhan tidak merancang demikian.

“Substansinya adalah selama belum ada peraturan maka tidak ada pelanggaran terhadap peraturan. Sederhana saja . Itu pointnya.
Lha point itu tentu bisa diterapkan dalam kasus-kasus yang lain.”

Masalah Nuh dst kan sudah banyak manusia, apa itu dari AWAL ??? apa itu SUBSTANSINYA??
Lebih awal kalau Tuhan tidak membiarkan incest ini DARI AWAL kan?

camana kawan kita satu ini🙂

Kamu perhatikan itu baik-baik Mister Jephman yang manis. Hi Hi Hi… “

sepertinya anda sendiri yang tidak menyimak pak Love. Ditambah cekikikan sendirian tambah ngeri aku jadinya.😀

@jephman : Masalah di Imamat itu memang ada tapi perlu diingat dan seperti PAk Love katakan sendiri itu aturan belum ada, tapi APAKAH SUBSTANSINYA TUHAN MEMBIARKAN INCEST ITU ALIAS DIAM SAJA?????

===> Saya rasa kamu paham substansinya : Jika memang aturan belum ada maka tidak ada pelanggaran aturan. Lha mau incest mau nggak, sepanjang aturannya belum diberikan ya berarti tidak ada pelanggaran aturan. Begitu juga dalam hukum manapun. Baik hukum2 agama maupun hukum sekuler. Pelanggaran itu disebut pelanggaran jika ada aturan yang dilanggar. Jika aturannya belum diumumkan apanya yang dilanggar. Pola pikirnya sederhana saja Mister Jephman.

Dalam kasus Adam dan Nuh misalnya : Tidak ada larangan soal incest. Jika tidak ada larangan ya berarti tidak ada pelanggaran terhadap larangan. Sederhana saja itu kan ?

Substansi semua hukum ya seperti itu. Jika hukum yang membahas itu belum diumumkan belum disahkan ya tidak mungkin kamu dituduh melanggar hukum. Itu logika mudah kan Jephman tercinta.

SALAM Iya
GBU

Kalo mikirnya sesimpel itu ya silahkan🙂

Ini masalahnya : Apakah Tuhan di Alkitab mengijinkan incest, meminjam istilah Sujarwo Tedjo “seperti kitab suci sampeyan itu”.🙂

Nah, saya jelaskan kalau DARI AWAL, dari zaman anak-anaknya Adam, bukan dari jaman Musa, Tuhan sudah tidak membiarkan incest itu terjadi.

Masalah CARA BERKELIT seperti yg pak Love ajarkan seperti itu, ya silahkan….kalau tidak ada peraturan itu logikanya maka gak melanggar peraturan ya…monggo wae..tapi agak polos gitu loh hehehehe

masalahnya SUBSTANSINYA tidak disitu, bahwa Tuhanku berencana tidak begitu dari awal itu sudah saya jelaskan bhw dari awal telah diciptakan “ras” lain agar manusia tidak incest.

begitchu🙂

@jephman tercinta : Lha memang sesimpel itu kok. Ketika belum dibuat peraturan maka tidak ada yang dituduh melanggar aturan itu. Gimana nuduhnya wong aturannya saja belum dibuat. Hi Hi Hi…

Nah, saya jelaskan kalau DARI AWAL, dari zaman anak-anaknya Adam, bukan dari jaman Musa, Tuhan sudah tidak membiarkan incest itu terjadi. ===> Dalam kasus ayat di kejadian itu peristiwa itu jelas terjadi.

‘Incest’ secara resmi baru dilarang di era Musa pada khususnya dan Perjanjian Lama pada umumnya, yang sering dikatakan sebagai ‘incest’ (Ibrani: ‘zamah’) adalah hubungan jasmani antara ayah dan anak perempuan, anak dengan gundik ayahnya, mertua dengan menantu, seorang laki-laki dengan saudara kandungnya yang perempuan (kakak atau adik), dengan adik ipar, dengan mertua perempuan, dengan adik dari istri sendiri, banyak contoh-contoh di dalam Alkitab misalnya Imamat 20:21.
http://www.sarapanpagi.org/istri-kain-incest-vt261.html#p552
=============================================
Masalahnya adalah bahwa Kain pasti telah menikahi saudara perempuannya. Namun dengan mengakuinya berarti memunculkan kesulitan berikutnya. Apakah ia melakukan kesalahan inses jika ia menikahi saudara perempuannya sendiri?

Paling sedikit ada dua hal yang dapat dikatakan menanggapi hal yang memalukan ini. Pertarna, jika umat manusia berkembang biak dari satu pasang saja, sebagaimana kita percaya bukti menyatakan demikian, perkawinan-perkawinan antarsaudara semacarn itu tidak dapat dihindarkan. Jika kita menuntut harus ada cara lain untuk mernulai umat manusia maka itu merupakan pengharapan yang tidak pada tempatnya.

Dari sarapanpagi- : 7-kain-bersetubuh-dengan-istrinya-vt1543
=============================================

Lha itu dianggap legal karena aturan yang melarang itu memang nggak ada. Kalo sudut pandangnya Alkitab larangan incest ada sejak Musa. Sebelum itu ? Lha kalo nggak ada larangan ya nggak ada yang dianggap melanggar larangan. Gampang itu. Makanya masalah gampang itu jangan kamu bikin susah. Hi Hi Hi

Tuhanku berencana tidak begitu dari awal itu sudah saya jelaskan bhw dari awal telah diciptakan “ras” lain agar manusia tidak incest. ===> Masalah Ras lain itu sudah saya tanyakan : Ras itu masih manusia atau ras hewan atau ras buto ijo atau ras malaikat atau mungkin ras setan gundul ? Kamu tidak berhasil menjelaskan itu . Yakin deh mister semakin kamu berkutat di sini kamu semakin pusing kepala. Hi Hi Hi.

Kalo masalah dulu boleh sekarang nggak, apapun aturan itu – mungkin perlu kamu lihat suasananya beda, perlu proses, dsb. Misalnya dulu nggak pake helm nggak papa – sekarang ditangkap polisi. Hi Hi Hi ..

Tapi substansi dasar dalam hukum manapun ya itu : Selama larangan belum ada atau tidak ada larangan, ya tidak mungkin ada pelanggaran larangan. Apanya yang dilanggar jika larangannya belum atau tidak ada kan?

Masalah ada rencana larangan, itu lain soal tetapi walaupun rencana itu ada, selama itu belum dibakukan belum diumumkan ya tetap tidak ada yang bisa dianggap melanggar larangan. Paham ya mister Jephman ? Pasti kamu paham deh. Kamu kan pinter keren, baik hati dan tidak sombong. Hi Hi Hi

Jadi dalam kasus apapun : Selama memang tidak ada larangan atau belum ada larangan ya siapa saja tidak bisa diadili atas hukum yang baru muncul kemudian. Itu dasarnya. Dan itu universal sehingga bisa kamu terapkan dimana saja.🙂

Salam Mister Jephman tercinta
GBU

Pak Love, masalah resmi dilarang atau tidak, masalah melanggar atau tidak, itu masalah SEPELE yang gak perlu diperdebatkan. Anak kecil (atau anak TK spt istilah pak Love sendiri) juga tahu kalau lampu merah itu berhenti, kalau lampu hijau itu boleh jalan. Masalahnya apakah kalau tidak ada lampu ada gak “rambu-rambu” itu ??? ring a bell??

Maaf ya kalau kasar, tapi ini butuh sedikit pemikiran lebih maju dari pada logika on-off sperti itu. “Kalo gak merah berarti boleh”…. yaa gimana ya mirip anak TK memang🙂

Saya menjawabnya lebih SUBSTANTIF lagi, apakah Tuhan memang berencana demikian DARI AWAL? atau Apakah Tuhan menunggu jaman Musa bikin peraturan dulu lalu SECARA RESMI jadi najis?🙂

Kalau Kain menikahi adiknya itu tidak dilarang, ya jelas, wong cuma keluarga mereka yang ada. Beda dong dengan jaman Musa yg sudah berjibun orang apalagi zaman Muhamad. Ring a ding-ding?🙂

Masalah penafsiran “ras” itu manusia pa bukan, buto ijo apa bukan, sudah jelas di tulis :

Kejadian 6 : 4
” Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.”

kalau pak Love, bilang “orang-orang” itu artinya Buto Ijo…..ya terserah saja hehehehe

@jephman tercinta :
Pak Love, masalah resmi dilarang atau tidak, masalah melanggar atau tidak, itu masalah SEPELE yang gak perlu diperdebatkan. Anak kecil (atau anak TK spt istilah pak Love sendiri) juga tahu kalau lampu merah itu berhenti, kalau lampu hijau itu boleh jalan. Masalahnya apakah kalau tidak ada lampu ada gak “rambu-rambu” itu ??? ring a bell??

===> Itu bukan sepele sayangku cintaku. Hi Hi Hi. Di dalam hukum agama manapun termasuk Kristen ada sisi ini : Kalo kamu melanggar larangan kamu bersalah, tetapi jika kamu mengada-ngadakan larangan kamu juga dianggap bersalah. Apa yang dihalalkan Allah tidak boleh diharamkan manusia. Lha yang dihalalkan itu apa ? Segala sesuatu yang tidak ditulis haram atau dilarang ya itu berarti halal.

Substansinya kan gitu. Masalahnya apakah kalau tidak ada lampu ada gak “rambu-rambu” itu ? Jika memang tidak ada lampu ya artinya kamu boleh jalan terus tanpa kuatir ditangkap polisi karena melanggar lampu merah.
“Kalo gak merah berarti boleh”…. yaa gimana ya mirip anak TK memang🙂 ===> Kalo kamu anggap TK ya urusanmu , tetapi prinisp dasarnya memang itu : Selama tidak ada larangan atau yang mirip dengan sesuatu yang dilarang ya otomatis tidak akan ada pihak2 yang dianggap melanggar larangan.

Kamu tidak bisa dituduh melanggar lampu merah, jika lampu merahnya saja belum dipasang, masangnya mungkin baru tahun depan atau bulan depan.

Bagaimana sebuah peraturan bisa dilanggar jika peraturannya saja belum ada. Sederhana itu. Saking sederhananya memang semestinya hal semudah ini bisa dipahami oleh anak2 TK. Hi Hi Hi..

Saya menjawabnya lebih SUBSTANTIF lagi, apakah Tuhan memang berencana demikian DARI AWAL? atau Apakah Tuhan menunggu jaman Musa bikin peraturan dulu lalu SECARA RESMI jadi najis? ===> Masalah rencana Tuhan itu kan urusan Tuhan, lha tugas manusia itu bukan mereka-reka rencana Tuhan tetapi menjalankan aturan. Selama memang aturan belum ada, belum diumumkan ya berarti tidak ada pelanggaran aturan. Mereka-reka aturan itu dalam hukum agama manapun adalah tindakan konyol binti menyesatkan.

Kamu pahamilah omelan Yesus kepada pemuka2 agama Yahudi ? Mengapa Yesus mengomel ? Karena orang2 Farisi dam pakar agama Yahudi suka mengarang indah membuat peraturan sendiri sehingga mengharam-haramkan apa yang halal, membuat agama jadi berat dilaksanakan.

Substansinya adalah : Selama nggak ada larangan ya tidak perlu mengarang indah membuat aturan larangan sendiri dengan aneka dalih apapun , termasuk sok tahu terhadap rencana Allah.

Intinya jika ada larangan ya berarti dilarang, jika tidak ada larangan ya tidak akan ada yang perlu dianggap melanggar larangan atau dianggap bersalah. Lha wong memang nggak ada larangan kok.

===========================================
Masalah penafsiran “ras” itu manusia pa bukan, buto ijo apa bukan, sudah jelas di tulis :

Kejadian 6 : 4
” Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.”

===> Kamu belum menafsirkan kayaknya sih. Hi Hi Hi, baru mengcopi ayat. Tapi nggak papa sih. Salam Iya.

Salam Mister Jephman
GBU

Intinya jika ada larangan ya berarti dilarang, jika tidak ada larangan ya tidak akan ada yang perlu dianggap melanggar larangan atau dianggap bersalah. Lha wong memang nggak ada larangan kok.

Na, ini dia yang membedakan Pak Love dgn saya.

Apa dulu sebelum ada larangan membunuh, Kain jadi boleh membunuh Habel?
🙂

@jephman tercinta : Kamu sungguh pinter ..Hi Hi Hi…Aku sampai garuk2 kepala membaca pertanyaanmu yang sedemikian sederhana tapi serius nyamber : Hi Hi Hi..Jawaban keren Mister Jephman.

Ada dua pendapat :

Pendapat Pertama : Ada asumsi bahwa karena hukuman itu diberikan maka kita harus berpikir bahwa larangannya juga sudah diberikan.🙂 tetapi itu tidak secara tekstual tertulis tetapi bisa dianggap secara tidak langsung demikian. Karena tidak masuk akal ada hukuman jika hukumnya belum ada.🙂

Pendapat Kedua : Kita bisa menilik dari standard hukuman yang diberikan. Hukuman membunuh sesama pada jaman Musa adalah dihukum mati, lha Kain dalam Alkitab tidak dihukum mati. Ini bisa diasumsikan bahwa karena hukum belum diformalkan maka tentu ada perbedaan penilaian/hukuman. Tetapi mengasihi sesama kemungkinan besar bisa kita anggap sebagai norma yang sudah diberikan Allah sejak semula.

Secara substansial kalo hukum tidak ada maka kita tidak bisa menghukum berdasarkan hukum yang belum ada itu.

Jika hukum X nggak ada ya manusia nggak bisa dihukum atas dasar hukum X itu.

SALAM

Jadi menurut bapak, Kain itu tidak salah?
🙂

Inilah Kisah kaum Yahudi dan Nabi Musa : Mereka (Yahudi) bertanya terus yang akhirnya menyusahkan diri mereka sendiri. Coba kalo gak banyak tanya.langsung disembelih tuh. Intinya kalo gak ada aturan ya jangan mempertanyakan aturan!.

Mereka menjawab: Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami, agar dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu?. Musa menjawab: Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. (QS. 2:68)

.Mereka berkata: Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya. Musa menjawab: Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya. (QS. 2:69)

Mereka berkata: Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk. (QS. 2:70

Musa berkata: Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya. Mereka berkata: Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya. Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu. (QS. 2:71)

@jephman tercinta : Hi Hi Hi. Hush..Saya nggak ngomong gitu.

Gini kamu baca ayat sebelumnya :

Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Dari pertanyaan ini mestinya bisa secara tidak langsung disimpulkan bahwa standard baik dan jelek itu sebagian sudah ada. Kalo nggak darimana bisa kita ngomong mana yang baik dan mana yang tidak baik. Jadi walaupun larangan jangan membunuh itu secara tekstual tidak kita jumpai tetapi substansi mana yang baik dan mana yang jelek sebagian sudah diajarkan. Karena itulah ada peringatan : Jika engkau tidak berbuat baik , dst ..bla bla..

Kain layak dihukum karena melanggar substansi pengajaran mengasihi manusia lain apalgi saudaranya tetapi karena secara formal larangan jangan membunuh itu belum digariskan secara tegas – maka hukuman Kain bisa kita lihat tidak sekeras hukuman pada jaman Musa.

SALAM Mister Jephman
Hi Hi Hi

Salam lagi deh

@Kang Wedul : Contoh yang sip. Intinya nggak usah meribetkan diri sendiri. Membuat manusia susah itu jelas bukan substansi ajaran agama. Sip Markusip.

Saya rasa ada bagusnya kamu membaca ini juga Mister Jephman yang manis🙂

http://christiananswers.net/indonesian/q-aig/aig-c004i.html

Banyak orang serta merta menolak kesimpulan bahwa anak-anak lelaki dan perempuan Adam dan Hawa kawin satu sama lain dengan merujuk kepada hukum yang menentang perkawinan antar saudara lelaki-perempuan. Beberapa berkata bahwa kamu tidak dapat mengawini saudaramu. Sebenarnya, jika kamu tidak mengawini saudaramu, kamu tidak kawin dengan manusia! Seorang isteri memiliki pertalian dengan suaminya bahkan sebelum mereka menikah karena semua orang adalah keturunan Adam dan Hawa—semua adalah dari “satu darah.” Hukum yang melarang pernikahan antar kerabat dekat belum dinyatakan sampai ketika jamannya Musa (Imamat 18-20). Mengingat pernikahan adalah antara satu lelaki dengan satu perempuan untuk selamanya (berdasarkan Kejadian 1 dan 2), tak ada pelanggaran terhadap hukum Allah pada awalnya saat kerabat dekat (bahkan saudara-saudara lelaki dan perempuan) kawin satu sama lain.

Ingat bahwa Abraham menikahi saudara tirinya (Kejadian 20:12). Allah memberkati persekutuan ini untuk menghasilkan orang-orang Yahudi melalui Ishak dan Yakub. Itu tidak sampai sekitar 400 tahun kemudian dimana Allah memberikan Musa hukum-hukum yang melarang perkawinan seperti itu.

SALAM

😥😥😥😥😥

Islam memuliakan pernikahan kerana pernikahan dapat menghalang dari zina.Nabi dizinkan berkahwin lebih dari empat kerana baginda sanggup memikul tanggungjawab yg byk.Di Jerman,saatnya perang dunia II bilangan wanita lebih ramai dr lelaki kerana kebanyakan pria menjadi korban perang.Oleh itu ramailah wanita-wanita yg menjanda dan terbiar.Mereka tidak dapat dikahwini oleh pria yg masih hidup kerana kebanyakan lelaki sudah punya isteri dan agama kristen pula tidak membenarkan lelaki menikah lebih dari satu.Akhirnya,wanita-wanita yg terbiar itu terpaksa menjadi pelacur dan wanita simpanan utk menyara diri.Apakah agama kristen melarang pernikahan lebih dari satu,tetapi membenarkan pelacuran??Setau saya yg sangat benci dgn perkawinan adalah setan dan iblis kerana ini akan menyebabkan ushanya untuk menjerumuskan manusia ke lembah perzinaan menjadi sukar.Ya,sekarang barulah saya mengerti kenapa di agama kristen sgt anti dgn pernikahan.Kerana ini memang rencananya iblis utk merusak anak Adam.Mudah-mudahan saudara kristen cepat sadar.

Hehehe.

@ Sri Datuk Ilham Othmany

Islam memuliakan pernikahan kerana pernikahan dapat menghalang dari zina.
=>Kristen sangat menjaga Kesucian IKATAN PERNIKAHAN karena itu adalah pemberian Tuhan. =>Tuhan menjadikan rumah tangga pertama itu terdiri dari satu orang laki-laki dan satu orang perempuan, tidak lebih. Demikianlah seterusnya tidak boleh dirobah robah dengan alasan apapun, termasuk alasan untuk mengatasi kelebihan wanita saat terjadi perang, karena yang perlu diatasi adalah PERANG, jangan sampai terjadi.
=>Kalaupun harus terjadi perang dan benar benar terjadi banyak wanita yang menjadi janda, jangan pernah risaukan hal tersebut. Wanita adalah mahluk yang paling tabah dan paling mengerti situasi yang sedang dihadapi, apalagi masa perang.
=>Kalau ada wanita yang menjadi pelacur, itu adalah pilihannya, mau saat perang, saat damai, saat miskin sengsara, saat makmur segala sesuatu serba cukup, kalau memang mau melacur akan tetap melacur.
________

Nabi dizinkan berkahwin lebih dari empat kerana baginda sanggup memikul tanggungjawab yg byk.
=>Saya tidak yakin bahawa beliu sanggup memikul tanggungjawab dan dapat berlaku adil. Banyak wanita bersuamikan satu orang membawa banyak masalah. Kalaupun kelihatannya tidak ada masalah…….yah……. pasti karena disembunyikan itu.
=>Kalaupun benar benar sanggup melakukan tanggungjawab dan dengan adil, janganlah kesanggupan itu melanggar pertaturan yang sudah dibuat oleh SANG KHALIK PENCIPTA alam semesta; Tuhan. Kalau Tuhan sudah tentukan satu pasang, turutilah satu pasang.
_________

Di Jerman,saatnya perang dunia II bilangan wanita lebih ramai dr lelaki kerana kebanyakan pria menjadi korban perang.Oleh itu ramailah wanita-wanita yg menjanda dan terbiar.Mereka tidak dapat dikahwini oleh pria yg masih hidup kerana kebanyakan lelaki sudah punya isteri.
=>Jangan mengada ada, mas ilham,
sekalipun para laki laki itu belum mempunyai istri, bagaimana mungkin dalam keadaan berperang seperti itu menikahi wanita leibh dari satu orang?
__________
dan agama kristen pula tidak membenarkan lelaki menikah lebih dari satu.Akhirnya,wanita-wanita yg terbiar itu terpaksa menjadi pelacur dan wanita simpanan utk menyara diri.
=>Sekali lagi jangan mengada ada mas, darimana data-datamu itu?
___________

Apakah agama kristen melarang pernikahan lebih dari satu,tetapi membenarkan pelacuran??
=>Dua duanya dilarang, mas Ilham.
__________

Setau saya yg sangat benci dgn perkawinan adalah setan dan iblis
=>Mungkin yang dibenci oleh setan adalah pernikahan antara satu laki laki dan satu perempuan, karena Tuhan yang menjadikan pernikahan seperti itu.
_____________

kerana ini akan menyebabkan ushanya untuk menjerumuskan manusia ke lembah perzinaan menjadi sukar.
=>Mas Ilham,
Rumah tangga yang terdiri dari satu laki laki dan satu perempuan, akan jauh lebih sukar untuk jatuh ke dalam lembah perzinahan dibanding dengan rumah tangga yang terdiri dadri satu laki laki dan beberapa perempuan.

Mengapa?
Karena kebuhtuhan biologis (sex) dari satu orang wantia akan lebih terpenuhi, kapanpun dia butuhkan, dibandingkan dengan beberapa perempuan. Karena harus bersabar menunggu giliran, tidak boleh minta sembarangan, sehingga kalau tidak tertahan lagi,,,, ke perzinahanlah larinya.
=>Benar nggak, mas?
___________
Ya,sekarang barulah saya mengerti kenapa di agama kristen sgt anti dgn pernikahan.
=>Pengertianmu itu salah besar, mas Ilham. Kristen tidak anti dengan pernikahan.
=>Kalau mas bilang bahwa kristen itu anti/tidak setuju dengan pernikahan poligami, barulah benar.
__________

Kerana ini memang rencananya iblis utk merusak anak Adam.
=>Saya tidak melihat samasekalil bahwa tidak boleh menikah memiliki istri lebih dari satu orang adalah bersifat merusak.
__________
Mudah-mudahan saudara kristen cepat sadar.
=>Hehehe.

salam

@ hh
Numpang tanya ya pak hh…
Sejak kapan si Ilham Othmany itu bergelar Sri Datuk. Apakah dia org Melayu …?
Jangan2 dia teman Datuk Maringih… (LOL)..
hehehe_bingung-ootmania siOthmany@yahoo.com

Sebetulnya ditulis Datuk Seri…

Btw, lewat tulisan Sdr Ilham, ternyata sdr kita ini org Melayu. No doubt about it.

*jelasngikik.wordpress.com*

tipikal muslim newbie😀

@ ilham,

Adakah anda mengizinkan bapa kamu berpoligami? Atau suami kepada kakak perempuan kamu berpologami atau sudahkah anda berpoligami sebagai teladan bagi yg lain?

Setujukah?

Sudah?

Saya setuju siapa pun berpoligami sesuai dgn syarat
1)Mampu
2)Boleh berlaku adil
Di dalam Islam jika pihak perempuan yg dipoligami dpt membuktikan bahwa suaminya tidak berlaku adil atau suaminya tidak mampu,dia berhak membawa kesnya ke mahkamah utk memohon fasakh.Saya sendiri tidak mau berpoligami keran saya tergolong tidak mampu.Byk tuntutannya tu nanti.Saya nggak mau ke mahkamah.

@ ilham,

Saya setuju siapa pun berpoligami sesuai dgn syarat
1)Mampu
2)Boleh berlaku adil

Sesudah berpoligami baru ditentu keadilan itu…hmmmf kurang logis.

Di dalam Islam jika pihak perempuan yg dipoligami dpt membuktikan bahwa suaminya tidak berlaku adil atau suaminya tidak mampu,dia berhak membawa kesnya ke mahkamah utk memohon fasakh.

Untuk apa kawan, kan sudah berpologami, nasi udah jadi bubur…jadi sebaik jangan berpoligami, itu lebih baik, buat apa susah2 kawan.

Saya sendiri tidak mau berpoligami keran saya tergolong tidak mampu.Byk tuntutannya tu nanti.Saya nggak mau ke mahkamah.

Hahaha… dengan sendiri alasan berpoligami utk menyelesaikan masalah lebihan wanita dan pelacuran tidak menjadi kenyataan! Jadi poligami gagal menyelesaikan masalah2 yg anda kemukakan itu. Karena poligami gagal, logisnya poligami bukan metode dari Tuhan utk manusia…itu cuma rekayasa Muhammad supaya bisa berpoligami.

Sesudah poligami baru boleh ditentukan keadilan?Kurang logis?
Kawan, dlm islam tu ada kaedahnya “nahnu nahkumu bizzawaahir’-kami menghukum berdasrkan kpd yg zahir.Ini boleh dicek lo!Sebulan pendapatannya berapa?Kalau mau nyara sendiri pun nggakcukup ya, nggak bisa.
Soal keadilan,boleh dicek dr segi agamanya.Kalo pegi masjid nggak pernah,puasa nggak pernah,ngaji puntidak tau bisa ditebak ini org memang nggak mampu berlaku adil kerana dia tidak bertakwa.Jadi usah dibenarkan berpoligami kerana berkemungkinan besar dia itu cenderung utk berlaku zalim.

Poligami tidak dpt membasmi pelacuran?
Maksud saya tu,poligami adalah salah satu cara bukan satu-satunya cara.Tentu,dlm membasmi gejala sosial (bukan pelacuran shaja) diperlukan byk sarana spt pendidikan,undang2,bantuan ekonomi kalo Islam zakat dll.Makanya,kalau mau mengambil penyelesaian secara Islam jgn diambil poligaminya tu aja.
Soal nasi menjadi bubur?
Sorry ya,saya lupa jelasin,fasakh itu sarana terakhir.Tentunya sebelum fasakh dikuatkuasakan,adanya sesi-sesi kaunseling,nasihat dan denda kpd para suami.Jadi fasakh itu adalah jln terakhir.Utk suami yg ingkar.Tapi coba fikir ya,suami yg mempunyai asas yg kuat dlm agama,masa akan berlaku tidak adil.Dan kalau berlaku tidak adil masa tidak akan terkesan udah dinasihati.Padahal hukumannya di akhirat nanti tu berat pak.Akan dibangkitkan di dalam keadaan mereng badannya.Dan lagi,amalan kebajikannya akan diberi kpd isterinya tu nanti.Kalau nggak cukup,dosa isterinya akan dipikul ke atasnya.

@ Wedul,

Lha sayangnya melaporkannya sangat detil, jadi malah kayak baca stensil porno…xixixi

Supaya kebenaran dapat disebarluaskan hai tonkito…emangnya kalian musuh kebenaran?

Btw, kalo menyikat menantu sendiri itu apa ya kalo bukan incest…apa perlu perlakuan menjijikkan seperti perlu restu dari Tuhan???

OMG…’nabi’ tuh…

Nabi menikahi menantu angkat.Anak angkat bukan anak sebenar samada dr sudut undang-undang maupun biologi.Oleh itu sah sah aja menikahi bekas menantu angkat.Namanya juga menantu angkat.Nabi menikahi Zainab pun atas perintah Allah dan bukan anjuran baginda sendiri.Malah baginda sendiri yg menganjurkan pada mulanya supaya Zaid mengahwini Zainab.Zainab malah enggan dari awal lagi dan tidak menyukai pernikahan itu.Sehingga turun ayat Quran yg mencela beliau “wamaa kaana limukminin wala mukminatin izaa qadhallaahu wa rasuuluhuu amran
an yakuuna lahumul khiaratu fii amrihim” yg ertinya tidak sepantasnya mana-mana org beriman baik lelaki maupun wanita apabila Allah dan RasulNya menetukan suatu perkara,maka mereka mempunyai pilihan sendiri(selain dr yg ditentukan oleh Allah dan rasul).Kerana turun ayat ini lantas Zainab mau.Tapi rumahtangga mereka tidak berjalan begitu baik alias tidak bahagia sehingga Zaid datang mengadu ke nabi,tapi nabi menyuruhnya bersabar dan berkata tahanlah isterimu(jangan kau ceraikan).Jadi perkahwinan Zaid dgn Zainab itu memang telah ditakdirkan dan takdir itu memang mempunyai hikmah tersendiri iaitu dpt merombak adat dan anggapan masyarakat jahiliah bahawa anak angkat adalah sama seperti anak sebenar yg sebenarnya adalah kedustaan terhadap keturunan,dan yg pada gilirannya dapat menjebakkan sesama manusia mengambil hak yg bukan haknya dll.

@COSMICBROT

wakakak….itu mah bukan menyampaikan kebenaran, soalnya cerpennya lebih menarik dibaca sebagai cerita Porni, ada gaya bahasa sensual disana!.

bego lu…coba tulis disini definisi Incest???

Dull..

sudahlah..

Daripada report. mendingan kamu ngadsense saja sana lah…

Lumayan kan buat nambah2 beli nasi..

he he he

@ hh
Soal Tuhan menjadikan rumahtangga pertama hanya seorang isteri.
Jawab:Saya kira nggak berapa benar ini.Jika demikian mengapa Tuhan tidak menjadikan bilangan lelaki dan wanita itu berimbang.
Soal yg perlu di atasi itu perang.
Jawab:Sungguhpun islam membenci perang tetapi Islam tetap mengakui bahwa ia sewaktu-waktu terjadi dan tidak dpt dielakkan kerana ia sebahagian daripada hukum alam.Inilah realitas Islam ketimbang retorika keristian.Islam datang sebagai penyelesai masalah yg timbul dari masalah apa pun termasuk perang.
Soal wanita adalah makhluk yg paling tabah dan paling mengerti situasi.
Jawab:Ya,tapi tentu itu bukan alasan yg wajar buat mendiskriminasikan mereka drp menikmati rumahtangga yg bahagia dan mendapat pembelaan yg sewajarnya.Adanya kesabaran itu tidak bererti mereka tidak merasai penderitaan.
Soal kalau mau melacur akan tetap melacur.
Jawab:Semua perbuatan manusia bertolak dari sebab musabab pak.Bukan asal kalau mau aja.Apalagi melacur yg saya kira rata-rata nggak ada wanita yg mau kalo tidak tersebab oleh suatu keterdesakan.Contoh kalau zaman perang.Bisa saja mereka dijanjikan kerja oleh pihak -pihak tertentu tapi akhirnya tertipu dan dilacurkan.Lain kalau mereka punya suami.Mereka lebih terbela dan lebih dihormati.
Soal bagaimana dlm keadaan perang mahu menikahi lebih dr satu orang.
Jawab:Maksud saya tentulah seusai perang yg mana dlm tempoh beberapa masa terdapat ketidakberimbangan antara lelaki dan perempuan.dan ini bisa juga berlaku pd waktu lain kerana tidakberimbangnya kadar kelahiran.
Soal Kristen tidak anti pernikahan.
Jawab:Secara bandingan,tentulah lebih anti pernikahan kerana keristian melarang poligami.
Poligami tidak hanya penyelesai masalah tersebab lebihan wanita drp lelaki sahaja tapi penyelesai kepada masalah2 berikut juga:
1)Seorang istri yg menderita sakit berat yg nggak ada harapan sembuh sehingga tidak dapat melayani kebutuhan suami dalam soal seks.Mana lebih baik,samada diceraikan dan suami kawin lain atau suami masih tetap memeliharanya dan kawin satu lagi.Kacian deh isteri itu,udah sakit dicerai lagi.
2)Istri disahkan tidak dpt melahirkan zuriat sedangkan suami pengen anak dari darah dagingnya sendiri.Mana lebih baik cerai dan kawin baru.Atau kawin satu lagi.
Di dalam hal ini Islam lebih adil kpd semua pihak isteri ,perempuan lain dan suami.Sedangkan kristen hanya memandang kpd kemaslahatan istri semata-mata.
Sekian tanggapan saya, semoga saudara diberi hidayah.

@hh
Saya lupa menanggapi yg ini.
Soal berkawin ramai berisiko perzinaan kerana tidak tahan menunggu lama oleh wanita.
Jawab:Makanya,Allah hanya membatasakan perkawinan hanya 4 orang kerana seorang suami dilarang meninggalkan isterinya lebih daripada 3 hari.Saya nambah ya.Bagaimana kalau seorang suami yg kuat nafsu seksnya sehingga hari-hari mau?Sedang istrinya saat itu dlm tempoh mens atau baru melahirkan.Kita mesti berpijak di bumi nyata.Jgn. menyamakan semua lelaki itu sama dan Islam tidak diturunkan untuk dua org saya dan anda sahaja.Sebab itu makanya Islam itu sesuai kpd semua org utk semua keadaan..Ok ketemu lagi.

Bagaimana kalau seorang suami yg kuat nafsu seksnya sehingga hari-hari mau?Sedang istrinya saat itu dlm tempoh mens atau baru melahirkan.
=>Cinta dan Kasih sayang mengalahkan nafsu seks. Biar bagaimanapun kuatnya nafsu seks kita, kalau kita cinta dan sayang sama isteri, biar bagaimanapun kita tidak akan mengganggunya yang lagi datang tamu itu yang cuma 3 hari itu. Biar bagaimapun tidak akan mengganggunya yang lagi baru melahirkan itu, bukankah kebahagiaan kita dengan lahirnya anak kita akan mengatasi gejolak nafsu itu? DAN BIAR BAGAIMANAPUN, KITA TIDAK AKAN MENDUAKAN CINTANYA hanya untuk kepentingan mengatasi gejolak seks. Emangnye hidup ini hanya untuk seks?

Ah, sudahlah.

Betul sekali kata2 mas Hh.

Cinta itu asalnya dari Tuh@n.
Sebaliknya, nafsu itu datang dari setan.

Cinta selalu memberi kebalikan dengan nafsu.

Kalau cinta sama istri, pastilah tidak akan ada niatan buat “menaikin” wanita lain..

segampang itu kok.

@ Pak Jel yg terhormat.
Jelas sekali anda salah Pak.Nafsu itu dr Tuhan utk manusia melangsungkan kehidupan mereka dan turunan mereka.Tuhan telah tetapkan manusia perlu makan utk hidup,maka dikasi manusia itu nafsu makan.Supaya turunan manusia berkembang biak maka manusia perlu kawin,maka oleh Tuhan dikasi manusia itu nafsu kawin atau seks.Cuman nafsu yg dikasi Tuhan itu sifatnya buta dan kerna itu manusia cenderung melanggar ajaran Tuhan.Nafsu bukan dr setan.Setan hanya memperalatkan sahaja.Jadi buat mengatasi itu Tuhan memberi kita akal dan mengutuskan nabi-nabi.
Ajaran Tuhan tidak sama sepanjang zaman.Cth umat nabi Musa diizinkan berkahwin ramai tanpa batas kerana pd masa itu bilangan perempuan lebih ramai dr lelaki.Maklum, bayi lelaki byk yg dibunuh sama Firaun.Tapi di zaman nabi Muhammad,masalah itu tentu tidak ada lagi.Cuma Tuhan tau di akhir zaman bilangan perempuan akan melebihi lelaki dgn nisbah yg tidak begitu menjarak spt zaman Musa.Soal cinta dr Tuhan itu memang semua sepakat.Kerana cinta kpd Tuhan juga maka kita mesti reda dgn ketetapanNya.Kalau Tuhan sudah menetapkan lelaki boleh berkawin berapa pun, itukan ketetapan Tuhan.Sekian semoga mendapat hidayah dari Allah.

Nafsu yang dimaksudkan oleh sdr. Jelasnggak adalah nafsu yang sudah mas utarakan diatas; nafsu yang diatasi dengan berpoligami karena istri tidak boleh melayani saat menstruasi, saat melahirkan atau saat tidak mood. Kalau nafsu seks yang wajar untuk bersetubuh dengan satu istri atau suami adalah dari Tuhan, dan harus dijaga kesuciannya; harus dalam IKATAN SUCI PERNIKAHAN, dan pernikahan itu harus dilandasi cinta. Pernikahan itu tidak boleh untuk tujuan yang lain, misalnya untuk mengatasi ‘daripada berbuat zinah dengan perempuan lain selain istri yang sah’. Untuk mengatasi perbuatan zinah adalah: setia sehidup semati dengan pasangan.

salam

Nafsu datang dari setan?? Ah…. itu kan cuma kesimpulan yang anda kira2 saja!! Bukti obyektifnya mana kalau datang dari setan?? Emangnya setan pernah ngaku??😆😆😆

@mas Yari,

Pertama, yang saya maksud nafsu yang datang dari setan di dalam konteks di sini adalah nafsu seperti : nafsu esek sana-sini, seperti yang dilakukan muhammad itu (maap kenyataan).

Kedua,…

Pernyataan saya itu bukan cuma kesimpulan yang mengira2. Tapi kesimpulan yang di dukung oleh logika. Dan masuk akal. Ngga cuma main tebak2kan seperti anda.😆

Perhatikan Ya, mas Yari (yang lebih cerdas dari saya);

Kebaikan menghasilkan kebaikan,
Kejahatan menghasilkan penderitaan/kesengsaraan.

Tidak mungkin kebaikan menghasilkan kejahatan atau sebaliknya.

Nafsu poligami muhammad menghasilkan kesengsaraan (terutama kepada istri terdahulu).

Jadi, nafsu poligami itu tidak mungkin berasal dari kebaikan.

Nah, TUh@n adalah asal dari segala kebaikan. Sedangkan setan adalah asal dari segala kejahatan dan kesengsaraan.
Dan kebaikan tidak mungkin berjalan bersamaan dengan kejahatan.

Nah,
Karena nafsu poligami tidak mungkin berasal dari kebaikan, maka nafsu poligami berasal kejahatan.

Nah, karena asal dari kejahatan adalah setan, maka nafsu poligami itu datang dari setan.

Ini baru logika.

Logika = cara berpikir yang terurut. Bukan masalah bukti.

Ngerti mas Yari.?

(kalau boleh saran, nanti kalau anak mas yari masuk SMA, lebih bagus di masukkan saja ke SMA katolik, karena di sana di ajarkan berlogika sejak dini😆 … oh.. tersinggung aku..oh..:mrgreen: )

Oh itu bukan bukti logika itu kan cuma cerita dari bibel/kitab suci yang turun temurun, lha wong keberadaan setan aja nggak bisa dibuktikan kok! Logika kok dicampurbaurkan dengan pseudo-logic, itu yang diajarkan di sekolah katolik ya?? Kasihan banget……😆😆😆

O iya lupa:

Kata anda: Asal kejahatan dari setan, itu logika atau cerita ya??😆

@mas Yari,

Oh itu bukan bukti logika itu kan cuma cerita dari bibel/kitab suci yang turun temurun, ..

>> Lho..? kok ngomongin bukti lagi..?

Kan sudah saya bilang,.. logika itu proses berpikir,…

Cerita dari bible..?

Cerita apanya sih.. ? wakaka.. bagian mana yang cerita..

Cara berpikir saya itu lah yang logika..

Logika belum tentu memerlukan bukti..

Logika belum tentu memerlukan bukti..

Logika yang tidak memerlukan bukti?? Itulah pseudo-logic, logika yang penuh dengan fallacy.
Logika anda sangat sarat bernuansa “argument from authority”.😆😆😆

Nggak usah ngebanggain sekolah Katolik deh, nggak ada artinya buat saya!!😆😆

Logika yang tidak memerlukan bukti?? Itulah pseudo-logic, logika yang penuh dengan fallacy.
Logika anda sangat sarat bernuansa “argument from authority

>> Siapa bilang bahwa logika yang tidak memerlukan bukti adalah logika yang penuh fallacy.

Nih contoh logika yang tak perlu bukti:

1. Semua mahluk hidup yang TAK punya sayap, pasti bisa terbang.
2. Manusia adalah mahluk hidup
3. Jadi, manusia bisa terbang.

Tak perlu bukti, tapi yang beginian ini adalah termasuk logic.
(masalah benar atau salah, adalah masalah lain)

Ngerti ngga mas..? (ah.. pura2 nih… orang cerdas koq..)😆😆

~~
Mau tanya,..
memangnya logika saya yang mana yang bernuansa argument from authority..
Coba tolong jelasin….😆😆😆

@jelasnggak : Bahwa logika tidak selalu perlu bukti itu dulu setahun yang lalu yang ngomong aku. Hi hI hi …Dan kamu waktu itu kepepet terpaksa mengiyakan itu…

Eh Sekarang, kau malah jualan kecap memakai ideku… Hiks…

Tak kusangka jelll, biarpun diluarnya kau kebesaran gaya, tetapi aslinya kau selalu mengingat ajaranku guru TKmu ini cah…🙂
Aku jadi terharu.. He he he…

Tapi contohmu itu benar2 antik, sampai Sun Go Kong saja pasti bingung memahami ketiga contohmu…

Selamat ngedumel deh…

@LP,

Mau mengaku-aku apa saja ya terserah..

Toh itu bebas-bebas saja…semua orang bisa ngaku-ngaku seperti kau..

Ha ha ha…

nih tak kasih tau rahasia jagad raya…😆

Yang namanya Ide itu ngga ada yang orisinil,..

Ngga ada yang berkata “ini ide-ku”

Idemu itu kau dapat dari orang lain juga.

Nah, mungkin saya pun mengambil ide dari orang yang sama dengan yang kau ambil itu.

Jadi jangan lah kita ini bertingkah laku picik seperti si Raden.😆

Taruhlah apa kata bacotmu (…bwa ha ha. bacoot nih yee….. ) adalah betul,…… Apa yang diomongkan di tempat lain adalah irrelevan dengan yang diomongkan di sini… ngga ada hubungannya tuh.. lain kamar lain cerit lain teknik lain ilmu lain lain lain…

@jelasnggak tercinta nan imut-imut :

Hi Hi Hi…

Kasih itu katanya lemah lembut deh…😀 .. hi hi hi

Jangan-jangan kamu mengatakan “bacotmu” itu sedemikian mesra sambil bisik bisik di kuping guru TKmu ini .Sampai geli kupingku… geli geli basah.

Kak Seto sampai prihatin anak TK kok ngomongnya gak beres ya, eh dimuat di youtube lagi. Kasihan…kau nak…

Sungguh kasihan.

=====

Lho gini lho cah : aku tuh ceritanya sedang terharu dengan perhatianmu padaku..Hi Hi Hi…

jadi kamu nggak usah ngedumel dong anak manis…

Lha wong dipuji dibilang anak baik memperhatikan ajaran guru TKnya kok malah ngambek….

Jan murid Tkku yang antik.

Salam ya cah.

MET PASKAH deh.

Nggak usah ngambek, entar ndak kebagian telor ceplok lho.

Salam lagi deh

@LP,

Sudah deh.. mendingan kamu ngulang SMA .. DI SEKOLAH KATOLIK.. sana..

Biar pinter..
:mrgreen:

@jelasnggak

Nafsu datang dari setan?? Ah…. itu kan cuma kesimpulan yang anda kira2 saja!! Bukti obyektifnya mana kalau datang dari setan?? Emangnya setan pernah ngaku??😆😆😆

@ ilham,

Sesudah poligami baru boleh ditentukan keadilan?Kurang logis?
Kawan, dlm islam tu ada kaedahnya “nahnu nahkumu bizzawaahir’-kami menghukum berdasrkan kpd yg zahir.Ini boleh dicek lo!Sebulan pendapatannya berapa?Kalau mau nyara sendiri pun nggakcukup ya, nggak bisa.

Jadi, poligami perlu banyak syarat ya? Dan bukan semua yg bisa mengikut syarat itu. Karena bukan semua yg bisa ikutin syarat itu maka tidak semua yg bisa berpoligami. Kalo gituh, benarlah kenyataan saya bahwa poligami bukan penyelesaian masalah lebihan wanita dan pelacuran.

Soal keadilan,boleh dicek dr segi agamanya.Kalo pegi masjid nggak pernah,puasa nggak pernah,ngaji puntidak tau bisa ditebak ini org memang nggak mampu berlaku adil kerana dia tidak bertakwa.Jadi usah dibenarkan berpoligami kerana berkemungkinan besar dia itu cenderung utk berlaku zalim.

Hahaha..jadi bukan semua yg bisa berpoligami ya? Untuk apa anda ngomong poligami bisa menyelesaikan masalah lebihan wanita dan pelacuran wong aturannya aja sulit!

Poligami tidak dpt membasmi pelacuran?
Maksud saya tu,poligami adalah salah satu cara bukan satu-satunya cara.Tentu,dlm membasmi gejala sosial (bukan pelacuran shaja) diperlukan byk sarana spt pendidikan,undang2,bantuan ekonomi kalo Islam zakat dll.

Nah anda sekarang bersetuju bahwa ada cara lain. Kalo ada cara lain ngapain berpoligami???

Makanya,kalau mau mengambil penyelesaian secara Islam jgn diambil poligaminya tu aja.

Bagus, anda sudah pada ngaku bahwa poligami ada kelemahannya. Sudahlah kawan, 1001 alasan tetap alasan. Terimalah kenyataan bahwa poligami tidak lain tidak bukan ialah upaya Muhammad mencari pembenaran utk melampiaskan nafsunya (Maaf saya bukan bertujuan menghina ‘nabi’, saya coba melihat secara logis).

Soal nasi menjadi bubur?
Sorry ya,saya lupa jelasin,fasakh itu sarana terakhir.Tentunya sebelum fasakh dikuatkuasakan,adanya sesi-sesi kaunseling,nasihat dan denda kpd para suami.Jadi fasakh itu adalah jln terakhir.Utk suami yg ingkar.Tapi coba fikir ya,suami yg mempunyai asas yg kuat dlm agama,masa akan berlaku tidak adil.Dan kalau berlaku tidak adil masa tidak akan terkesan udah dinasihati.Padahal hukumannya di akhirat nanti tu berat pak.Akan dibangkitkan di dalam keadaan mereng badannya.Dan lagi,amalan kebajikannya akan diberi kpd isterinya tu nanti.Kalau nggak cukup,dosa isterinya akan dipikul ke atasnya.

Kawan, anda sendiri mengaku aturan2 poligami sulit dipatuhi. Jadi percuma anda berasumsi bahwa poligami penyelesaian masalah lebihan wanita dan pelacuran.

Kawan, saya pengen nanya, ada masalah dengan lebihan wanita? Saya kira tidak, lau ngapain dipermasalahkan? Ngapa kawan tidak terima ketetapan Tuhan> Bukankah itu berlaku atas izin Tuhan?

Btw kawan, dengan teknologi sekarang, pasangan bisa menentukan jantina bayi, jadi saya pikir itu masalah pilihan.

Bagimana dengan pelacuran? Itu kan masalah moral dan pilihan? Pemerintahan yg bertanggungjawab seharus menyediakan lowongan2 kerja, minimal memberi latihan2 supaya bisa mandiri di lapangan. Jadi, jalan penyelesaian banyak, tidak perlu merendah2kan wanita dengan memaksa mereka berpoligami!

@ cosmic.
Alhamdulillah drp postingan di atas saya rasa Pak Cosmic telah memahami apa yg saya sampaikan.Jadi apa yg Pak Cosmic bicarakan nggak perlu saya bahas satu-satu.Cuman apabila saya memberikan kasus di Jerman di dlm postingan saya yg lalu,paham ya,itukan sekedar contoh,bahawa,poligami itu sedikit sebanyaknya emang diperlukan.Kemudian dlm postingan2 saya yg berikutnya yg saya tujukan kpd saudara hh saya udah tunjukkan faedah poligami bukan sekedar itu aja.Bukan sekedar mengatasi lebihan wanita bahkan ada lagi yg lain misalnya spt berikut:
1)Di takdirkan si istri ditimpa sakit berat yg nggak ada harapan sembuh,dan tidak dapat melayani kebutuhan seks suaminya.Maka mana lebih baik,bercerai kemudian kawin llain atau tetap memelihara istri pertama dan kawin lagi satu.Pd hemat saya pilihan yg kedua itu lebih baik kerana kalau kita pilih penyelesaian yg pertama akan mendatangkan kesusahan kpd istri pertama yg sakit itu.Udahlah sakit,diceraikan lagi.Dan apakah adil kalau kita mencegah si suami drpd berkahwin lagi sebaliknya memaksanya menjaga istri yg tidak mampu melayani keperluan seksnya sumur hidup pd hal matlamat perkahwinan itu selain drpd mendapatkan cahaya mata,juga supaya nafsu itu disalurkan ke arah yg betul dan terhindar daripada maksiat.Apakah erti sebuah perkahwinan jika tidak mencapai matlamat perkawinan.
2)Ditakdirkan si istri telah disahkan mandul,sedangkan suami pengen anak dr darah daging sendiri,maka apakah adil kalo kita mencegahnya drpd berkawin lain dan dipaksa dia memendamkan hasratnya begitu shj.
Makanya ,saya menyatakan di agama kristian cuma memperhatikan maslahat istri sahaja sedangkan di agama islam,lebih menyeluruh iaitu memuaskan semua pihak iaitu istri pertama(dpt terhindar dari diceraikan terutama sedang sakit),suami(apa yg menjadi kebutuhannya spt seks yg halal atau anak dr darah daging sendiri)dan wanita lain(punya peluang membina keluarga yg bahagia).
Lagian,di islam asal perkawinan hanyalah beristri satu,adapun poligami adalah sbg ‘ubat’.Spt ubat yg hanya dimakan ketika sakit maka begitulah poligami dilakukan jika ada keperluan.Makanya Allah menyatakan “fa in khiftum ‘alaa allaa ta’diluu fawaahidatan” yg ertinya maka jika kamu tidak sanggup berlaku adil maka kawinlah satu saja.Apa yg bapak utarakan di atas saya dan bapak memang sepakat.Cuma,saya nggak bersetuju di agama kristian pintu berpoligami ditutup terus.Jadi ini bererti,bagi saya agama kristian nggak relevan di dalam menyelesaikan masalah2 yg timbul berkait dgn hal2 rumahtangga dan Islam ternyata lebih mampu memberikan penyelesaian terhadap masalah tersebut.Soal nabi berpoligami,maka itu tidak akan saya sentuh di sini kerna baginda mempunyai sebab-sebab tersendiri.Cuma saya mintak sesiapa sahaja cuba berfikir kalaulah nabi,diusia muda hanya beristri satu,malahan sewaktu mula-mula menjadi rasul dia malah ditawarkan org. kafir utk dikawinkan dgn gadis yg paling cantik asal sanggup meninggalkan dakwahnya yg nyata ditolaknya dan dia nggak pernah berkahwin lain sehinnga istri pertanya khadijah masih hidup,lalu berkahwin semula apabila dia telah lanjut berusia apa pantas dia disebut kaki perempuan?Pastinya tidak.Demikian tanggapan saya.

Itulah mengapa pernikahan dianggap suci… apapun masalahnya dalam pernikahan, istri sakit tidak bisa melayani atau mandul kita sebagai suami harus mau… karena kita sudah janji utk sehidup semati… senang bersama2 susahpun bersama2 jangan senang sama2 tapi ketika susah istri ditinggalkan dan kawin dengan istri ke 2… kalo kasus nomer 2 mandul lalu kawin dengan istri ke 2 dan bs menghasilkan keturunan kita pikir aja secara logika apa mungkin si suami masih mau baik dengan istri 1?? utk kasus no 1 apa bisa menjamin kalo setelah menikah dgan istri ke 2 yg bs memuaskan nafsu suami, suami masih mau memelihara istri 1 yang sakit??

@ hh
Bagi saya nafsu hanya satu iaitu nafsu yg dikurniakan oleh Tuhan kpd manusia utk kelangsungan hidup manusia.Adapun nafsu makan,nafsu seks ,nafsu berpoligami dll itu hanyalah cabang-cabangnya sahaja.Nafsu tidak dpt dikatakan baik atau jahat kerana bagi saya nafsu itu natural.Jika kita menyalurkan kepada yg baik spt makan untuk kelangsungan hidup dan sebagainay maka itu adalah nafsu yg baik.Tetapi jika disalurkan kpd yg salah spt berzina dan sebagainya maka jadilah nafsu yg jahat.Nafsu akan jadi jahat setelah diperalatkan oleh setan dan iblis.Di dlm islam itu,nafsu ada tingkat-tingkatnya.Apabila nafsu itu pd tingkat yg baik maka dipanggil nafsu mutmainnah(nafsu yg tenang)dan apabila ia turun ke darjat yg rendah dipanggillah dia nafsu ammarah(yg membawa kpd kejahatan).Nafsu bukannya suatu benda yg maddiah yg boleh kita lihat.Makanya para ulama Islam berkata jika anda hendak melihat nafsu,maka lihatlah haiwan.Makanya nafsu nggak boleh dikalahkan dgn ilmu.Sebab spt haiwan yg nggak mengenal syurga neraka demikianlah nafsu.Satu-satunya cara utk menundukan haiwan yg liar(lembu yg garang misalnya) mestilah ditahan makan dan minumnya beberapa hari.Apabila dia lemah dapatlah kita mencucuk hidungnya dan pasti ia mengikut.Demikanlah nafsu.Makanya dlm Islam itu umatnya dianjurkan berpuasa di bulan ramadan agar dpt dicucuk hidungnya dgn tali takwa.Bagi kami nafsu itu dikatakan jahat jika melanggar perintah Tuhan.Sebab itu saya tak sependapat dgn anda bahawa berpoligami adalah nafsu yg jahat kerana dgn berpoligami tidak melanggar perintah Tuhan.Lain kalau dia berzina atau dia berpoligami dgn tidak meraikan syarat-syaratnya.Demikian tanggapan saya.

jawabnya: pantas.
gimana kalau ayah angkat nikahi isteri? yah kalau nikahi isteri gak boleh dong. kalau nikahi mantan isteri ya boleh dong…🙂

JAWABAN MENGAPA MUHAMMAD NIKAHI ANAK MANTUNYA ZAINEB
_______________________________________________________
Kita harus mengerti Muhammad adalah seks suci islam, dan muhammad mempunyai kekujatan seksuel seperti 30 lelaki dewasa….ini hadits yang mengatakan, belajar biaografie nabi cabul Muhammad dan Qurannhya.

Dengar apa kata Aisyah kepada Muhammad;
AKU SANGAT HERAN, KOK ALLAHMU…SANGAT GESET SEKALI UNTUK MEMENUHI SELERA SEKSUELMU…Anda bayangkan anak ingusan Aisyah memberikan penilain kepada nabi cabul Muhammad…

Hadits yang menceritakan…ini bukan fitnah tetap kenyataan siapa nabi cabul Muhammad….yang banyak diceritakan dalam hadist dari sahabat Muhammad dizaman Muhammad.

Ahh…Sudah! jangan banyak ngomong.Tuhanmu aja turunan anak haram luar nikah.

hi…
langsung aja, yg saya tau ceritanya begini…
zaid anak angkat nabi muhaamd adalah seorang budak yg dimerdekakan, sedangkan zainab adalah seorang bangsawan. ketika zainab mengetahui bahwa zaid bukanlah anak nabi muhammad melainkan hamba sahaya yg dimerdekakan malu-lah zainab dan ia di perolok2 dari kaum bangsawan, sehingga sering terjadi kecekcokan antara mereka.
Allah menyuruh nabi u/ menikahi zainab, sebenarnya nabi-pun cemas karna takut apa nanti kata orng bila beliau menikahi seorang mantunya.
niat-nya u/ menikahi zainab adalah mengangkat derajat zainab, karna nabi muhammad adalah manusia terpandang dilkalangan bangsawan jadi beliau nikahi zainab dan zainab pun merasa terangkat kembali derajatnya.

wallahu a’lam…

JADI KESIMPULANNYA BAHWA APA YAHG DI KATAKAN OLEH SALMAN RUSHDI BAHWA AL-QUR’AN ADALAH AYAT-AYAT SETAN ADALAH BENAR ADANYA, VALID DAN TAK TERBANTAH KEBERADAANNYA,…PANTAS UMAT ISLAM SIAP JADI TERORIS…,.TERORIS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,415 orang

Top Clicks

  • None
%d bloggers like this: