Jelasnggak

OWOH Salah Buat Hukum ? Hiiy..

Posted on: April 28, 2010

Owoh, di dalam Quran, telah membolehkan seorang lelaki untuk menikah dengan lebih dari satu wanita.

Tulisan kali ini membicarakan perintah owoh ini dari sudut pandang wanita.

Apakah seorang wanita bisa dikatakan MELANGGAR perintah OWOH, jika wanita itu TIDAK MAU dipoligami.

Kalau kita menggunakan logika dengan baik dan benar, maka perlawanan wanita terhadap perintah OWOH tersebut bisa dikategorikan sebagai suatu pelanggaran.

Logikannya begini:

1. TULISAN OWOH di quran adalah PERINTAH.
2. PERINTAH OWOH adalah : LELAKI BOLEH MENIKAHI LEBIH DARI SATU WANITA.
3. Perintah OWOH adalah UNTUK SELURUH MANUSIA
4. WANITA TERMASUK MANUSIA
5. Sebagai manusia, wanita TIDAK MAU/Menolak untuk dipoligami.

Kesimpulan :

Jika wanita menolak hukum poligami, maka wanita itu telah MELANGGAR perintah OWOH!.

Saya jadi bertanya-tanya,.. ini wanita yang melanggar, atau owoh yang telah salah membuat hukum ?

Silahkan di pikirkan lagi benar-benar, terutama bagi yang wanita.

Kuncinya cuman satu : GUNAKAN OTAK.

Kalau kita gunakan otak, kita tak bisa dikibuli oleh hal-hal yang begini.

Insya Yesus.

325 Responses to "OWOH Salah Buat Hukum ? Hiiy.."

menunggu..

nabi Muhammad itu sebenarnya melakukan sesuatu yang mendobrak tabu,…misalnya :

1. soal menikahi janda…banyak manusia gak mau karena alasan ini itu, dan nabi udah mengajari ribuan tahun lalu agar tidak ada keberatan bagi kita untuk menikahi janda
2. Nabi menikahi istri pertama (Khadijah) yang usianya hampir 2 kali usia nabi,…supaya tak ada keberatan bagi kita untuk menikahi wanita yang lebih tua.
3.Nabi menikahi Aisyah yang masih muda,…agar para gadis tak ada keberatan jika dilamar oleh duda (pemuda) yang sudah berumur!.
4.Nabi menikahi bekas budak..biar tak ada keberatan bagi kita untuk menikahi hamba sahaya
5. dll

semuanya adalah istri2 nabi yang dinikahi dalam nuansa poligami. Dan perlu dipraktekkan oleh nabi sebagai teladan dan biar tidak dibilang teori saja. Jadi jika nabi berpoligami untuk alasan seks, 11 aja tidak cukup,…ada ribuan wanita bahkan ratusan ribu yang mengantri disana jika nabi mau.

dimana nabi menikahi wanita dari segala status agar pengikutnya tak ada keberatan untuk menikahi mereka2. Nah terkadang orang2 ada yang memandang nabi melakukan itu hanya karena urusan seks. Kalo cuma seks, banyak tuh puluhan ribu wanita jaman dahulu yang ngantri.

jadi memang ada pergeseran paradigma poligami agaknya, yaitu jika nabi berpoligami dengan beberapa wanita dengan status yang beda agar tak ada keberatan bagi pengikutnya untuk menikahi mereka (mencontohi), maka pengikutnya memandang poligami untuk untuk membantu menghidupi beberapa wanita yang kurang beruntung (kalo mampu dan dengan cara menikah tidak apa2) dan ini lah poligami yang dianjurkan buat pengikutnya, dan celakanya lagi ada yang berpoligami karena banyak uang dan tergiur sama kecantikan wanita, meski selama dilakukan dengan pernikahan tidak dilarang. cuma poligami itu berat, buktinya istri2 nabi tetep cemburu sebagai manusia. Tentu nabi sadar beratnya poligami, dan tentu nabi melakukan itu dengan praktek karena nabi adalah teladan.

Kalo nabi mengatakan kepada pengikutnya untuk menikahi janda tua atau bekas hamba sahaya tetapi tanpa praktek dari nabi sendiri, bisa saja para pengikutnya ngecap nabi cuma bisa omong.

Oh ya, nabi berpoligami juga karena alasan politik, dan ini sudah umum dikalangan raja2 jaman dahulu.

Apa untung wanita berpoligami?

Untung pada siapa?

Jelas lelaki.

Jadi yg bikin perintah siapa?

Lelaki!

Siapa?

Muhammad.

Kenapa?

Lumayan kan dapat menyikat lebih dari empat perempuan.

1400 sudah berlalu, koq muslimat pada belum sadar2.

Menurut muslim, islam agama fitrah.

Muhammad membawa agama fitrah.

Emangnya 1 lelaki ngenjoti empat perempuan fitrah?

Binatang tuh….

@jelasnggak,
jelasnggak adalah TOLOL,
jelasnggak yang menulis Allah memperbolehkan setelah itu menulis wanita menolak perintah, kapan ada perintah ? apa memperbolehkan itu di kamusnya Yesus anak hasil Poliandri artinya perintah ?

Raden
April 29, 2010 at 12:00 pm
jelasnggak adalah TOLOL,
jelasnggak yang menulis Allah memperbolehkan setelah itu menulis wanita menolak perintah, kapan ada perintah ?
————–

Raden,

Kamu baru belajar baca yaa…?

PERINTAH untuk membolehkan…

ngerti yaa Raden..?
😆😆

(Begini kok mau ngajak debat dengan jelasnggak…. tak U U )

@jelasnggak,
makin lama kok kamu makin bongkar sendiri kebodohanmu, siapa yang suruh bongkar ?🙂

Jel, ini khusus dipikirkan buat wanita ya. . . . . . ?😀😆:mrgreen:🙄

Nabi Muhammad pernah menolak ketika anak perempuannya akan di poligami oleh suaminya. Karena apa yang menyakiti hati anaknya berarti menyakiti Nabi Muhammad juga. Kalau nggak salah dulu pernah aku tulis di artikel blogku.

Terus. . .kalau perempuan nggak boleh menolak, apa ini nggak bertentangan dengan kesimpulanmu, Jel? Karena anak perempuan Nabi Muhammad pernah menolak di poligami.

ini fitri atau triani yaa?

Lha kamu mau nyari Fitri, Triani atau malah kepengin ketemu Tesy ?😀

@Fitrie,

Nah itu lah yang harus kita pikirkan baik-baik.

sebagai seorang manusia yang dibekali otak, kita patut bertanya-tanya…

Siapa yang salah dalam hal ini?

Apakah wanita?

atau OWOH ?

itu PR untuk kamu(jika kau adalah seorang muslim) dan wanita muslim yang lain

Menjawab pertanyaanmu.
Kesimpulan saya adalah: wanita muslim itu harus DIAM SAJA,… ketika suaminya berpoligami dan asik meng-genjoti wanita lain (istri kedua/ketiga/keempat).
Kenapa? karena ITU PERINTAH OWOH di dalam QUran.

Apa perintah owoh itu ?
(biar saya ulangi sekali lagi ya..biar kau tak seperti si raden itu)
Perintah OWOH adalah : DIBOLEHKAN bagi lelaki untuk kawin dan genjot wanita maksimal 4.

Jadi begitu ya Fietri..

Kalau kau jadi muslim, kau HARUS DIAM SAJA, ketika suami-mu Uh-oh-ah dan ha-ha-hi-hi dengan wanita lain di kamar dan kasur pengantin-mu….

Kalau kau tidak senang dengan kelakuan suamimu yang uh-oh-ah di kamar dengan wanita lain itu,…… maka,… itu namanya KAU MELANGGAR PERINTAH OWOH.

.
.
.

Kasihan banget nasib wanita muslim….

Itulah.. kalau agama dicipta oleh manusia (bejad pulak dia)

Saya sarankan kepada wanita muslim untuk menggunakan otak manusia-nya untuk memikirkan kata2 saya ini.
Pasti kalian setuju…. dan insya Yesus, SEGERA MENINGGALKAN ISLAM (karena islam bukan agama rahmatan lil alamin, tetapi rahmatan muhammad!)

*Pikirkanlah kawan*

Apa perintah owoh itu ?
(biar saya ulangi sekali lagi ya..biar kau tak seperti si raden itu)
Perintah OWOH adalah : DIBOLEHKAN

@jelasnggak,
apa kamu memang sapi ajaib / sapi yang bisa menulis ?

Perintah kamu minum, kalau tidak minum
ada sangsi= perintah.

Diperbolehkan minum,
kamu tidak minum = tidak ada sangsi,

Siapa sangka “jelasnggak”, urusan anak TK saja tidak faham, makanya aku tulis kamu itu sapi ajaib, sapi yang bisa menulis.

Pantes yang kamu sembah Yesus🙂

“boleh minum” itu beda sekali dengan “boleh genjot-i wanita”..

Makanya kau tolol, Raden…

Orang2 semua pada malas bicara sama kau..

@ Jell
Keharusan poligami adalah satu keharusan.Bukan kewajiban.Tentu ada ruang utk tawar menawar di sana.Perempuan berhak menolak jika alasan penolakkannya itu menasabah.Semua hukum Allah yg berstatus harus demikian sifatnya.Misalnya perkawinan adalah satu keharusan.Dlm kondinisi tertentu ia menjadi haram,seperti seseorang yg yakin tidak dapat menunaikan hak2 istri dan keluarga.Dlm kondinisi tertentu juga malah ia menjadi wajib,seperti seseorang yg yakin jika tidak bernikah dia pasti jatuh ke dalam perbuatan maksiat.Jadi Allah tu bijaksana lo.Ada hukum yg tidak ada pilihan iaitu wajib dan haram.Ada hukum yg berstatus pilihan tetapi melakukannya adalah digalakkan ini dinamakan sunnat..Ada hukum yg berstatus pilihan juga tetapi meninggalkannya digalakkan iaitu makruh.Ada hukum yg berstatus pilihan mutlak iaitu harus contohnya nikah.Dan hukum yg berstatus pilihan mutlak walau aslinya harus namun boleh berubah tergantung kondisi dan keadaan.Agama keristian ada undang2 spt ini?Sayang agama kristian nggak ada undang2 kerana dia adalah agama roh semata.

Makanya saya katakan agama kristian bukan agama fitrah.

@ilham,

Kalau agama fitrah artinya wanita boleh diperlakukan seperti ayam…

yah .. tidak apa-apa deh.. kalau kristten itu bukan agama fitrah..
😆

@jel
Kalau agama fitrah artinya wanita boleh diperlakukan seperti ayam…
————————————————-
Lho..Kok gitu kesimpulannya?Emangnya apa ayam disuruh nikah 4 dan berlaku adil?

Kan sudah kubilang itulah contoh cara menarik kesimpulan yang semrawut… Nggak usah bingung… dari dulu juga murid TKku itu ya emang gitu , nggak maju-maju.
Kalo dosen logikanya itu aku , kusuruh menghadap tembok ngapalin surat indulgensia itu.Biar rada pinteran dikit.

Hi Hi Hi

ilham: kristen bukan agama fitrah, tidak seperti islam yang adalah agama fitrah

jelasnggak : kenapa kok begitu?

ilham : karena di islam wanita boleh diperlakukan seperti ayam(dipoligami)

jelasnggak : kalau agama fitrah itu artinya seperti itu (boleh dipoligami/diperlakukan seperti ayam),.. maka.. saya senang jika kristen tidak dikatakan sebagai agama fitrah.

ilham : lho.. kok kesimpulan begitu?

LP : tuh kan jelasnggak salah lagi.. bla bla bla.

jelasnggak : wedew… !! ngga ngerti tapi sok tokaw (baca:Sok tau)

@ilham,..

Perempuan berhak menolak jika alasan penolakkannya itu menasabah.

———–

> Apakah kau tidak baca LOGIKA yang saya tulis di artikel saya ini, ilham ?

Jelas sekali kan… disitu PEREMPUAN TIDAK BERHAK MENOLAK!

Kalau perempuan menolak,… itu berarti,.. perempuan itu telah MELANGGAR PERINTAH OWOH.

Apa perintah owoh ?

ini dia !.

OWOH MEMERINTAH KAN LELAKI DIPERBOLEHKAN menggenjot wanita lain selain istri pertamanya sebanyak 2,3 atau 4.

Ngerti Ilham ?

@ Jel
Jelas sekali kan… disitu PEREMPUAN TIDAK BERHAK MENOLAK!

Kalau perempuan menolak,… itu berarti,.. perempuan itu telah MELANGGAR PERINTAH OWOH.
———————————————————-
Itukan kesimpulan kamu sendiri.Nah kesimpulan anda itu salah.
——————————————————
OWOH MEMERINTAH KAN LELAKI DIPERBOLEHKAN menggenjot wanita lain selain istri pertamanya sebanyak 2,3 atau 4.

——————————————————-
“Fa in khiftum ‘alaa allaa ta’diluu fawaahidatan”Sekiranya kamu takut tidak dapat berlaku adil,maka kawinilah satu saja-(Al Quran)
Jelas dari susunan kalimat perintah itu menunjukkan harus bukan wajib.

Salam Sejahtera sdr ilham…

Saya tertarik dengan jawaban saudara.
Coba teliti ayat yang anda berikan (ayat sebelum dan sesudahnya).

Ayat itu berfokus pada “keadilan pada anak Yatim”.

Saya lanjutkan ayat tersebut:
1. Sekiranya kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah satu saja-(Al Quran)
Jelas dari susunan kalimat perintah itu menunjukkan harus bukan wajib.
2. Tetapi kalau kamu takut tidak adil (terhadap 1 istri), maka bisa maen bebas dengan budak (budak anda sendiri lho…, itu berarti anda harus kaya).

Tingkatan keadilan yang harus dimiliki untuk bisa Sex “suci” dan berkenan dihadapan Owoh:
1. Manikahi Yatim (keadilan selevel Nabi/Kyai). Kalau selevel Ilham…, ini berbahaya buat anda.
2. Menikahi banyak istri. Ilham bisa untuk itu. Ada duit ngak? Tapi iman harus kuat (Adil).
3. Menikahi 1 istri. Kalau iman anda kurang kuat (tingkat keadilan yang biasa-biasa saja), lakukan ini.
4. Tidak menikah (maen bebas dengan budak). Nah…, kalau anda mau masuk sorga…, ini jalan terbaik, karena keadilan anda tidak dituntut.

Ada sebenarnya yang ke 5 (khusus yang miskin):
5. Kalau miskin (“modal pentungan saja”), bisa nikahi budak dengan syarat budak itu moslem dan ijin sama tuannya.

Pertanyaan saya:
Nabi M itu maen dengan Mariyah setelah diberikan oleh Hafsnah atau sebelum diberikan oleh Hafsnah?
Kalau sebelum Mariyah menjadi budaknya M, itu berarti melanggar perintah Owoh. Kalau sudah.., nabi M berarti taat.

Btw…, perintah Owoh mengenai perempuan agar “menaati perintah Owoh bagi Pria”…, itu tidak adil menurut Kristen, tapi adil menurut nabi M.

Saya percaya…, seandainya nabi mulia M masih hidup saya ini dan melihat tulisan jelasnggak di website ini…, dan melihat kurang lengkapnya ayat-ayat Owoh untuk mengcounter pertanyaan jelasenggak…, ….. saya sangat PERCAYA beliau akan memberikan/mengeluarkan ayat-ayat Owoh lain yang sudah didengarnya (nabi M) namun belum sempat dikeluarkan.

Salam.

Bahasamu Man..Man… bikin aku geli-geli basah…

Selamat datang kembali. Semedimu sudah selesai Mister Iman ?
=============================================

Btw…, perintah Owoh mengenai perempuan agar “menaati perintah Owoh bagi Pria”…, itu tidak adil menurut Kristen, tapi adil menurut nabi M.

Memangnya perintah yang adil untuk perempuan di Kristen itu apaan sih ? Hi Hi Hi…
Perempuan nggak pernah jadi Paus, disuruh duduk manis nggak boleh ribut , itu adil apa nggak menurutmu sih… ?

SALAM Mister Iman

Hi Hi Hi

saya sangat PERCAYA beliau akan memberikan/mengeluarkan ayat-ayat Owoh lain yang sudah didengarnya (nabi M) namun belum sempat dikeluarkan.
————–
>>😆😆😆

perbendaharaan ayat nabi M itu banyak banget ya mas ….

Sampai-sampai dia lupa mengeluarkan.. wakakaka.. aha ha

Walah. . . .jel. .jel. .
Mana ada kesimpulan kalau wanita harus diam saja kalau di poligami. Buktinya itu anak perempuan Nabi Muhammad pernah menolak di poligami.

Btw, komen Alexa di hapus ya? Tapi aku sempat baca tuh semalam..ternyata kamu nggak pilih kasih.😎😆

Mana ada kesimpulan kalau wanita harus diam saja kalau di poligami. Buktinya itu anak perempuan Nabi Muhammad pernah menolak di poligami.
—————-

@Fietrie,

Sebetulnya yang menolak sih bukan anak perempuan Muhammad, tetapi Muhammad sendiri yang melarang anak perempuannya di poligami.

Kalau anak perempuan Muhammad yang menolak, berarti anak perempuan itu MELANGGAR Perintah PEMBOLEHAN poligami dari Owoh..

Muhammad sudah tau itu… makanya muhammad yang melarang…. sehingga anak perempuannya tidak dosa.

Kenapa muhammad yang melarang ?
Karena muhammad itu kebal hukum owoh.
Muhammad tidak dikategorikan sebagai manusia.
(entah apa namanya,.. pokoknya doski tidak terkena hukum owoh – yah begitulah kalau jadi nabi islam,… ada sedikit kompensasi .. wek wew wew wew😆 :lol:)

@ Fitri,

Walah. . . .jel. .jel. .
Mana ada kesimpulan kalau wanita harus diam saja kalau di poligami. Buktinya itu anak perempuan Nabi Muhammad pernah menolak di poligami.

Mungkin putri salah baca tuh. Muhammad yg menolak bukan anak perempuannya.

@CosmicBoy
😀 Artikelnya sudah lama ku tulis dan belum sempat ku baca lagi, maklumlah aku sekarang sibuk. Nggak seperti dulu lagi yang bisa leluasa main internet.

Tulisan yang sungguh baik , untuk dijadikan contoh cara menarik kesimpulan yang semrawut.. Hi Hi Hi

1> Tidak semua tulisan itu perintah, bisa juga larangan, bisa juga kisah, masak iya isinya semuanya perintah🙂
2, 3, 4 Yang namanya perintah bisa saja berlaku secara umum bisa juga spesifik, begitu juga larangan. Hik Hik Hik.

5. Ya kalo itu sih tergantung pikiran masing-masing

Meskipun tulisanmu tidak sesistematis tulisan pujaan hatimu Ali Sina, tetapi setidaknya kamu mulai belajar menulis yang orisinil yah… Tapi kalo dilihat dari isinya sih kualitas kalian nggak jauh berbeda. Sama-sama pinter …
sama-sama anak TK.

SALAM Cah

1> Tidak semua tulisan itu perintah, bisa juga larangan, bisa juga kisah, masak iya isinya semuanya perintah🙂
————

>> Saya juga sudah tau itu.. (memangnya saya ini si Raden)

Apa yang ada di Quran itu adalah TULISAN OWOH.

Tulisan Owoh itu perintah, artinya, apa yang ada di QURAN itu TAK BOLEH DI ABAIKAN /dianggap remeh. itu adalah SUARA OWOH yang bisa di katakan juga PERINTAH.

Kalau owoh menulis : BOLEH POLIGAMI,.. itu artinya, PERINTAH PEMBOLEHAN POLIGAMI.

Kenapa pembolehan poligami itu saya katakan sebagai perintah ?

Karena, …denger baik2 yaa ..(biar saya ulangi sekali lagi, agar kau tidak seperti si Raden)….

Karena,… poligami itu dilarang di jaman sekarang.

Makanya coba dulu dimengerti maksud dari lawan bicara… (ini kok jadi lucu.. kau yang salah menarik kesimpulan.. eh.. bilang2 orang lain yang salah menarik kesimpulan.. wakakak.. lucunaaa )

Yang bilang poligami dilarang pada jaman sekarang siapa ? Ya ada yang ngelarang, dan ada juga yang tidak. Ada yang mau ada juga yang tidak. Yang ngelarang juga siapa ? Hi Hi Hi… Yang kita bahas subjeknya siapa ?

Cah..cah senengnya kok ngegosip kayaknya kamu berbakat jadi presenter gosip.. Hik hik hik

@LP,

Ke-oon-an mu sudah mencapai taraf menjengkelkan.

~~

Tentu saja poligami dilarang.
Poligami dilarang oleh orang2 yang tidak bisa menerima perlakuan poligami.

Saya tidak bisa menerima.
Wanita seperti fietri juga tidak menerima poligami.

perhatikan konteksnya.

Masih pentium jangan sok-sok-an.

@jelasnggak murid TKku yang paling imut-imut , kayak Brandon deh imutmu , hi hi hi, itu lho bocah yang jago ngedance di Indonesia mencari bakat😀

===

Ke-oon-an mu sudah mencapai taraf menjengkelkan.

~~
Tentu saja poligami dilarang.
Poligami dilarang oleh orang2 yang tidak bisa menerima perlakuan poligami.

Saya tidak bisa menerima.
Wanita seperti fietri juga tidak menerima poligami.

perhatikan konteksnya.

Masih pentium jangan sok-sok-an.

===> Tentu saja poligami dilarang.
Poligami dilarang oleh orang2 yang tidak bisa menerima perlakuan poligami. Saya tidak bisa menerima. ===> Kalo yang ngelarang levelnya cuma kamu, ya nggak ada yang urusan jell.

Kecuali kalo kamu nangis dulu mungkin banyak orang yang terharu mau nuruti permintaanmu minta permen cecak…Masak gicu saja perlu diomongin sih.

Lha kalo ngomong itu ya cah, biasakanlah yang terstruktur gicu lho. Hi Hi Hi.

Topiknya soal perintah Allah, nyasarnya malah poligami kamu larang…

Lha kalo yang ngelarang itu kamu , terlepas yang kita bicarakan topik apapun, ya paling banter yang perduli ya emak sama bapak kamu, soalnya mereka nggak tega dengan rengekan anaknya yang manis.

Lha makhluk hidup yang lain? Ya siapa juga yang mewajibkan manusia lain harus nurut sama perintah dan larangan kamu. Aneh-aneh saja ni anak..hi hi hi …

Bahwa ada manusia yang tidak setuju poligami itu juga lain artinya dengan mereka ngurusi pendapat kamu. Mereka kamu anggap sependapat dengan kamu. Hik Hik Hik. Lha wong urusannya lain-lain.

Makanya jadi anak TK nggak usah kebanyakan GR… Kalo ada yang ngasih kamu permen cecak itu karena kasihan cah, bukan karena menganggap dirimu identik dengan Tuhan terus segala omonganmu dituruti orang. Gicu lho ceritanya…

perhatikan konteksnya. ===> Lha iya itu konteksnya itu kita sedang ngomongin apa. Lha guru TKmu kan juga tidak sedang membahas soal dirimu, eh dengan GRnya kamu ngomong soal kamu menerima atau tidak menerima.

Mau menerima yo karepmu. Nggak menerima ya hakmu. Lha wong yang mau kawin juga kamu-kamu sendiri… Gicu aja kok repot. Makanya Subjeknya jangan kamu puter-puter , kamu ubah-ubah seenak udelmu, entar kamu malah jadi pusing sendiri.

Kalo ngomong sama aku nggak usah grogi cah. Ntar tak kasih permen deh biar kamu lebih tenangan dikit.😉

Salam cah

Salam lagi deh…

See you dipatok yuyu deh…

Aduh LP..LP.. kau memang seperti si Raden.. sama-sama O-O-N nya.

Berkali-kali kau tidak bisa nangkep maksud lawan bicara..
Makanya saya katakan… lama-lama ke-oon-an mu sudah sampai taraf yang menjengkelkan.

Tentu saja kalau hanya saya yang melarang itu tidak ada artinya.

Ahhhh kau memang bloon LP.

(apakah muslim selalu ber-bloon ria untuk membuat kesel kristiani ,… atau bloon beneran sih..???????)

Konteksnya di sini adalah.. Jika perintah yang dikeluarkan OWOH SECARA MORAL tidak diterima/dipertanyakan/ditentang oleh manusia .,. itu berarti ada yang salah dengan perintah itu.

Nih contohnya.

jika ada perintah owoh begini : Kalian muslim boleh mencuri…

Nah itu secara moral bisa di terima ngga ?

Ngga bisa kaaaaannnnnnn?

Ada lagi (misalnya) perintah owoh yang lain : Kalian muslim boleh membunuh!

Nah, perintah itu bisa di terima ngga ?

Ngga bisa juga kaaannnnn?

Ada lagi perintah owoh begini : Muslim boleh menggesek semua wanita di dunia ini.

Bisa diterima ngga secara moral..?

Ngga bisa kaaaannnnnn??

itu maksudnya…

ngerti ngga ? (kayaknya sih ngga tuh )

Wah…wah..wah..

kebangetan.

@LP,

makanya kalau kau mikir.. mulai dari yang sederhana saja dulu..

jangan langsung ke bagian atas… eh.. taunya ngga nyambung.. ha ha ha ha

@jelasnggak yang imut2 : Hi Hi Hi.. Hallo cah…

Gini lho anak manis.

Kalo sudut pandangnya agama, yang menentukan boleh atau nggak boleh emangnya kamu iya ? Hi Hi Hi

Gitu aja kok nggak mudengan lho…

Salam Iya cah….

Salam lagi deh

Nggak usah esmosi… kalem sajalah… Semakin cemberut kamu malah keliatan semakin imut2 gicu…

Salam lagi deh

Gini lho anak manis.

Kalo sudut pandangnya agama, yang menentukan boleh atau nggak boleh emangnya kamu iya ? Hi Hi Hi

Gitu aja kok nggak mudengan lho…

——————-
😆😆😆😆😆😆

Saya Udahhh TA-U…. ha ha ha ha ha.. diulangi lagi.

sudah.. coba baca lagi deh komentar saya..sekali lagi.. di resapi… dicari tau maksudnya apa.. gitu.ahahahahaaa.a…

ngga nyambuuuung tenaaan.

@jelasnggak yang imut-imut :

Saya paham substansi omonganmu, aku ini kan penuh perhatian kepadamu. Hi Hi Hi

Intinya kamu mau protes kan? Kalo ada yang menurut manusia aneh , maka ya manusia berhak protes. Berdasarkan standard moral manusia jaman sekarang, perintah Tuhan boleh dihakimi manusia , gicu kan idemu . Bener apa salah ?

Sayangnya kamu melupakan hal yang penting cah… Kamu itu bagaimanapun bukan ateis underklepon seperti teman-teman lamaku itu. Hi Hi Hi..

Kalo logikamu emang sungguh seperti itu : Biar kutanya padamu :

Berdasarkan standard moralitas manusia jaman sekarang

Bolehkah atas nama menjaga kemurnian iman, suku atau ras, dsb – rakyat sipil yang tidak terlibat perang, bahkan anak-anak dan perempuan, bahkan binatang semuanya boleh bahkan dianjurkan ikut dibunuh habis ???

Hi Hi Hi…

Murid TKku Murid Tkku…
Kalo kamu nggak belajar dengan rajin gimana bisa kunaikkan kau jadi TK besar… ? Duh ….

Salam ya cah
GBU

See You

@jelasnggak : Konteksnya di sini adalah.. Jika perintah yang dikeluarkan OWOH SECARA MORAL tidak diterima/dipertanyakan/ditentang oleh manusia .,. itu berarti ada yang salah dengan perintah itu.

Nih contohnya.

jika ada perintah owoh begini : Kalian muslim boleh mencuri…

Nah itu secara moral bisa di terima ngga ?

Ngga bisa kaaaaannnnnnn?

Ada lagi (misalnya) perintah owoh yang lain : Kalian muslim boleh membunuh!

Nah, perintah itu bisa di terima ngga ?

Ngga bisa juga kaaannnnn?

===> Kalo perintah yang kayak gini, menurutmu secara moral enaknya mau kamu terima apa nggak jell ???

I Samuel 15: 2
Beginilah firman Tuhan semesta alam: “Aku akan membalas apa yang
dilakukan orang Amalek kepada orang Israel,karena orang Amalek
menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. 3
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala
yang ada pandanya, dan janganlah ada
belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun
perempuan,kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun
domba,unta maupun keledai.”

Boleh ya kalo pada masa perang jaman sekarang, wanita bahkan anak-anak yang masih menyusui bahkan keledai yang nggak tahu apa-apa dihabisi semuanya ???

Cah..cah… andai dikau tidak terlalu maksa…😦

Salam cah

@Lp.

Jangan memperkenalkan topik baru.

Coba di jawab saja dulu pertanyaa saya itu…

Standar moral itu datangnya dari Tuh@n,.. ngerti LP ?

Kalau standard moral datangnya dari manusia,.. itu kayak si Muhammad, yang boleh sek-esek macam ayam.

Nah,.. daripada kau mengalihkan topik pembicaraan dengan bertanya…. lebih baik kita coba bahas dulu pertanyaan utama dari topik saya ini.

(kau lucu,.. jawab juga belum,.. eh malah nanya.. lagu lama yang semakin bikin bosan)

Jawab dulu:

1. Perintah Owoh itu harus berlaku sampai akhir jaman atau tidak ?

2. Perintah Poligami dari owoh itu diterima atau tidak sekarang ini ?

Kalau yang ini sudah selesai, baru kita bahas pertanyaan mu itu.

@jelasnggak : Jawaban bagus murid TKku hi hi hi…

Standar moral itu datangnya dari Tuh@n,.. ngerti LP ? Lha justru karena itulah kutanya padamu , siapa yang menharuskan manusia harus nurut sama gaya ngedumel kamu. Kan gicu logikanya…

Agama mana yang mengijinkan manusia mengadili Tuhan ? Yang melakukan itu kan kamu kamu sendiri.

Kamu paham substansinya apa nggak sih…

Menjawab itu mudah jell, tetapi silahkan kamu jelaskan dulu Dari sisi parameter manusia kapankah atau pada saat apa saja Tuhan layak dianggap telah salah memberikan perintah ?

Mengatakan salah atau benar kan ada parameternya ada batasannya. Silahkan kamu jelaskan batasannya ? Misalnya membunuh wanita dan anak2 itu termasuk salah memberikan perintah atau nggak? Jika A dianggap jelek menurut standard hidup jaman sekarang, apakah berarti bisa kita anggap Tuhan telah salah memberikan perintah ?

Silahkan kamu buat aturannya sejauh mana manusia diperbolehkan menghakimi Tuhan. Serta dalam batasan apa Tuhan boleh kita anggap bersalah.

Jangan bilang ini menyimpang dari topik. Ini sangat sesuai topik. Kamu kan yang meributkan masalah bersalah atau tidak bersalah…: Sejauh mana Tuhan bisa kita nyatakan bersalah. Topiknya itu kan…

Silahkan berikan batasanmu cah…

SALAM Anak Manis
Seneng berjumpa denganmu…

Salam lagi deh…

2, 3, 4 Yang namanya perintah bisa saja berlaku secara umum bisa juga spesifik, begitu juga larangan. Hik Hik Hik.

—————————————-

>> Betul itu (tetapi tetap ngga ngaruh!)

Coba kita lihat lagi.

PERINTAH OWOH adalah : LELAKI BOLEH MENIKAHI LEBIH DARI SATU WANITA.

Ada dua jenis mahluk hidup yang tersangkut di sini :
1. Lelaki
2. Wanita.

Ini bisa spesifik bisa umum. dua-duanya benar.

Semoga ngerti.

5. Ya kalo itu sih tergantung pikiran masing-masing

——————-

>>Nanti saya buatkan tulisan khusus mengenai ini.

Saya bisa buktikan secara logika bahwa semua manusia wanita pada dasarnya menolak poligami. Tunggu saja tanggal mainnya.. oke?

Kalo main jangan lupa gradi resik dulu, ntar pakaian ketoprak kau ketinggalan lagi. Bisa berabe urusannya…😀

@jelasnggak,

Raden tulis ayat 1:1 & 1:2 dari kitab Kejadian.

1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong;
gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah
melayang-layang di atas permukaan air.

Pertanyaan;
Menurut Alkitab, makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah adalah langit dan bumi, yang jelas itu bertentangan dengan ilmu pengetahuan, selanjutnya bumi belum berbentuk dan kosong tapi Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Dengan jelas ayat di atas telah memisahkan antara Allah dan Roh Allah, pada saat Roh Allah melayang-layang, di manakan Allah ? Seandainya Roh Allah berada di dalam Allah / tidak terpisahkan, maka di situ jelas Allah ikut melayang-layang.
capten arab: Tapi apabila Allah tidak ikut melayang-layang, bermakna terpisah antara Allah dan Roh Allah.

Terpisah atau tidak terpisah bukanlah masalah, permasalahannya;
Karena Allah memiliki Roh Allah, Lalu siapakah yang menciptakan Roh Allah ? Jika yang menciptakan Roh Allah adalah Allah sendiri, pada saat menciptakan, apakah Allah Hidup ?
dan bagaimana Allah hidup sedangkan Roh Allah belum ada ?

Allah ikut melayang-layang di atas permukaan air, bermakna Roh Allah melayang-layang di suatu ruangan yang lebih besar dari pada Roh Allah untuk itu Roh Allah dapat melayang-layang dan jika Roh Allah di dalam Allah dan Allah ikut melayang-layang, artinya ruangan tersebut lebih besar dari Allah dan Roh Allah, bukankah begitu ?

@Raden,

Ngga tau lah, Den….

Namanya juga alkitab buatan tangan manusia….

Beda dengan Quran..yang adalah tulisan OWOH.. itu ngga boleh salah tuh, Den…

Masak Owoh membolehkan lelaki esek-esek sana-sini sih…?

Kayak ayam saja…?

Jangan-jangan, itu kitab quran OWOH bikin untuk ayam …😆

awas !! maduraa!!.. tak saaate sampeyan.. 😆😆

@Raden,

Kau kan terobsesi sekali ingin debat dengan saya kan…?

Nih, saya jawab .. tapi sekali saja yaa… malas and capek saya..

(saya hanya ingin memuaskan nafsu raden yang terpendam sejak lama ingin berdebat dengan jelasnggak😆 )

Raden berkata:

Pertanyaan;
Menurut Alkitab, makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah adalah langit dan bumi, yang jelas itu bertentangan dengan ilmu pengetahuan,

Respond Jelasnggak >>
Ilmu pengetahuan mana yang bertentangan, Raden? ilmu pengetahuan yang dari arab ?😆
Ah. kau memang Oon, raden.
Bumi dan langit itu bukan mahluk, tetapi benda..
dari sini saja kau sudah kelihatan E.O.

Raden berkata:

Dengan jelas ayat di atas telah memisahkan antara Allah dan Roh Allah

Respond Jelasnggak >>
Dengan jelas..?

Dengan jelas apa raden ?

Tak ada kata2 penjelas di ayat2 tersebut yang mengatakan bahwa Roh All@h dan All@h adalah terpisah.

Kau saja yang O-O-N… kau ambil kesimpulan cepat-cepat… ha ha ha

Raden berkata:

Terpisah atau tidak terpisah bukanlah masalah, permasalahannya;
Karena Allah memiliki Roh Allah, Lalu siapakah yang menciptakan Roh Allah ? Jika yang menciptakan Roh Allah adalah Allah sendiri, pada saat menciptakan, apakah Allah Hidup ?
dan bagaimana Allah hidup sedangkan Roh Allah belum ada ?

Respond Jelasnggak >>
Memangnya kau tau darimana raden kalau kehidupan All@h itu ditandai dengan dimilikinya Roh.

Kau memang O-ON raden..

Kau sama dengan si LP,.. sukanya berasumsi.. wakaka..!

Kalau kau bicara tentang manusia, itu baru benar. Manusia hidup karena ada roh.
Nah, All@h itu lain, Raden.

Kau tak bisa berkata “Oh kalau gak ada Roh, berarti All@h itu mati dong ?”

Karena kau tidak tau itu.. ha ha ha ha ha ha ha ha ha.. ada-ada saja…

All@h itu bukan seperti transformer, raden.. (pernah nonton film transformer nggak ? itu lho… robot yang punya sumber energi di dada mereka..)

Raden berkata:

Allah ikut melayang-layang di atas permukaan air, bermakna Roh Allah melayang-layang di suatu ruangan yang lebih besar dari pada Roh Allah untuk itu Roh Allah dapat melayang-layang dan jika Roh Allah di dalam Allah dan Allah ikut melayang-layang, artinya ruangan tersebut lebih besar dari Allah dan Roh Allah, bukankah begitu ?

Respond Jelasnggak >>

Ha ha ha ha ha haha ha ha ha ha ha ha ha….

Kau ngomong apa sih Raden,.. Ruangan ruangan.. apa sih…????

Saya ngga mudhenggha ha ha ha

Nih ya raden,.. saya kasih tau yaaa

All@h dan Roh All@h itu SATU oknum.
Ngerti Raden ? (kalau yang ini bukan asumsi, karena secara explisit dan/atau implisit ada tertulis di alkitab he he he he )

Wah…Pikiran kau masih kucar-kacir ngga jelas, Raden….

Begini kok mau ngajak debat dengan jelasnggak…

Sudah-sudah….cup…cup..cup…

Belajar dulu sama lovepassword sana yaaa…

@lovepassword,
mBok Ya itu, adikmu, si Raden, kau ajarkan gimana carannya membobol password… eh salah.. di ajarkan cara mikir yang bener biar ngga malu-malu-in sesama muslim….Bhuwe huwe huwe huwwee…

Oo..Begitu yah.Kalo gitu pantesan Allah mengutus nabi muhammad buat membetulin ajaran kristen.Kok kristian bilang nggak ada nabi lagi selepas nabi Muhammad?Kristen , kristen..ada ada aja.

Betul sekali sdri Ilham.

Perhatikan ayat Alkitab berikut ini:

Titus 1:6
1:6. yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib.

ayat alkitab kristen itu salah, harus dibetulkan oleh nabi M sebagai berikut:

Tingkatan keadilan yang harus dimiliki untuk bisa Sex “suci” dan berkenan dihadapan Owoh:
1. Manikahi Yatim (keadilan selevel Nabi/Kyai). Kalau selevel Ilham…, ini berbahaya buat anda.
2. Menikahi banyak istri. Ilham bisa untuk itu. Ada duit ngak? Tapi iman harus kuat (Adil).
3. Menikahi 1 istri. Kalau iman anda kurang kuat (tingkat keadilan yang biasa-biasa saja), lakukan ini.
4. Tidak menikah (maen bebas dengan budak). Nah…, kalau anda mau masuk sorga…, ini jalan terbaik, karena keadilan anda tidak dituntut.

Ada sebenarnya yang ke 5 (khusus yang miskin):
5. Kalau miskin (“modal pentungan saja”), bisa nikahi budak dengan syarat budak itu moslem dan ijin sama tuannya.

==================

Luar biasa nabi M ini. Membetulkan Alkitab Kristen.

Sayang sekali saya Kuasa Allah Kristen sudah mengubahkan hidup saya mengenai Satu Istri ini, kalau tidak………………. (isi sendiri menurut anda).

Salam.

Anda ini aneh.Nabi Muhammad menurut anda bukan nabi hanya kerana ajaran baginda membolehkan poligami.Tapi anda gagal memahami tujuan dan peraturan perkawinan termasuk poligami di dalam Islam sebelum membuat tuduhan melulu ke atas nabi Muhammad.Poligami yg dilakukan oleh nabi sendiri adalah sesuatu yg menasabah.Buktinya Islam tetap berkembang meskipun baginda berpoligami kerana mereka yg hidup pada zaman itu adalah saksi mata akhlak nabi Muhammad dan tujuan baginda berpoligami sehingga sesiapapun yg hidup pada zaman baginda dapat memahami dengan baik akan poligami yg dilakukan oleh baginda.Faedah poligami:
1)Memnuhi fitrah sebahagian lelaki yg mempunyai nafsu seks yg berlebihan.
2)Tolong menolong terutama para janda dan anak-anak yatim yg memerlukan.
3)meramaikan keturunan.
4)Memperbanyakan saudara mara dan silaturrahmi melalui perkawinan.
5)Sebagai upaya menyanjung pernikahan dan menjauhkan zinah.
6)Menyalurkan harta yg berlebihan ke tempat yg betul.
7)Menyelesaikan masalah rumahtangga.
8)Pendidikan kepada istri/wanita mengontrol sifat ego,tamak dan seumpamanya.
9) Penyelesai kepada masalah sosial.
10)Peluang bagi istri mendapat pahala yg besar di akhirat.Istri yg dipoligami itu akan mendapat anugrah payung emas di sorga.maa syaa Allah.
Kisah benar:
Ada seorang suami di tempat saya,yg mempunyai istri yg mengalami tekanan jiwa sehingga tidak dapat menguruskan suami dan anak2.Mereka punya dua anak yg sudah bersekolah.Masalah telah berlarutan selama bertahun-tahun.Suami orang baik maka istri itu tidak dicreaikan.Suatu hari seseorang telah mencadangkan suami berkawin satu lagi.Alhamdulillah dgn berkat kawin satu lagi,istri baru bukan saja menguruskan dirinya dengan anak-anak,malah telah mengururskan juga madunya yg mengalami tekanan jiwa itu.Setiap hari madunya dimandikan,dikasih makan,disuapkan sehingga akhirnya,istri pertama menunjukkan tanda2 hampir pulih dariapada penyakitnya dan mulai percaya kepada orang lain dan sudah boleh tersenyum.Ini cuma satu contoh saja bagaimana poligami menjadi ubat dan penyelesai masalah.

@ ilham,

Anda memberi contohkasus yg terisolasi…seharusnya kalo poligami baik ia membawa manfaat kepada semua golongan…tapi ternyata tidak, ia lebih menguntungkan kaum lelaki dan merugikan kaum perempuan, jadi saya pikir kalo ada stu golongan (cth kaum perempuan) yg dirugikan, poligami bukan jalan penyelesaian.

Kristen: Keadilan pernikahan 1:1 (satu pria vs satu wanita).
Ketika menikah ditanya pendeta:
Apakah anda bersedia seia sekata, baik susah maupun duka, tidak akan berpisah hingga maut yang memisahkan?

Pria sakit parah, wanita harus setia satu suami.
Wanita sakit parah, pria harus setia satu istri.

Itulah keadilan kristen.

Nah…, menurut nabi M, itu tisak adil, tapi haruslah disempurnakan.

M menyempurnakan:
Tingkatan keadilan yang harus dimiliki untuk bisa Sex “suci” dan berkenan dihadapan Owoh:
1. Manikahi Yatim (keadilan selevel Nabi/Kyai). Kalau selevel Ilham…, ini berbahaya buat anda.
2. Menikahi banyak istri. Ilham bisa untuk itu. Ada duit ngak? Tapi iman harus kuat (Adil).
3. Menikahi 1 istri. Kalau iman anda kurang kuat (tingkat keadilan yang biasa-biasa saja), lakukan ini.
4. Tidak menikah (maen bebas dengan budak). Nah…, kalau anda mau masuk sorga…, ini jalan terbaik, karena keadilan anda tidak dituntut.

Ada sebenarnya yang ke 5 (khusus yang miskin):
5. Kalau miskin (“modal pentungan saja”), bisa nikahi budak dengan syarat budak itu moslem dan ijin sama tuannya.

================

Mana yang lebih adil? Islam atau Kristen?

apakah Kristen kurang adil sehingga M menyempurnakan Kristen?

Oo..Begitu yah.Kalo gitu pantesan Allah mengutus nabi muhammad buat membetulin ajaran kristen.Kok kristian bilang nggak ada nabi lagi selepas nabi Muhammad?Kristen , kristen..ada ada aja.

Hm…., ini toh keadilan M yang membetulin Kristen?

Tidak perlu jadi orang pintar untuk melihat mana paling adil.

Salam.

Raden berkata:

@jelasnggak,

Tidak perlu panjang2 karena semua sudah terungkap dgn cepat, kalau kamu memang sapi ajaib/sapi bisa nulis.

Pertanyaan;
Menurut Alkitab, makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah adalah langit dan bumi, yang jelas itu bertentangan dengan ilmu pengetahuan,

Respond Jelasnggak >>
Ilmu pengetahuan mana yang bertentangan, Raden? ilmu pengetahuan yang dari arab ?😆
Ah. kau memang Oon, raden.
Bumi dan langit itu bukan mahluk, tetapi benda..
dari sini saja kau sudah kelihatan E.O.

@jelasnggak,
Bumi dan langit itu bukan mahluk, tetapi benda..
dari sini saja kau sudah kelihatan E.O.

Raden:
KALAU BUMI DAN LANGIT BUKAN MAHLUK ARTINYA KHALIK.
MAHLUK ITU ARTINYA CIPTAAN DAN KHALIK SANG PENCIPTA.

TERUS KALAU BUMI DAN LANGIT BUKAN MAHLUK / BUKAN CIPTAAN, LALU APA KHALIK / PENCIPTA?
KAMU ITU TOLOL + TOLOL = JELASNGGAK PENYEMBAH YESUS.

Apa ga’ lucu kamu wahai sapi tolol :))
gimana Raden debat dgn sapi/jelasnggak? Yaa kacau Laaaa

Okeee Deh…. (biar cepet)😆😆

Sudah yaa raden, kan saya bilang cuman sekali jawab..

Ha ha ha ha ha ha ha ha… bumi kok di bilang mahluk.. walah.. phuayaah tenaan..

@ dEn,

Ciptaan Allah dibagi dua, makhluk dan bukan makhluk.

Yang bukan makhluk ialah benda. Cth, langit dan bumi.

Kalo langit dan bumi ialah makhluk, maka langit dan bumi itu sapi!

Hahahaha…ada ada saja muslim ini kalo pada ngomongan.

(***Otak kayak gituh mau debat sama CosmicBoy***)

Sebenarnya tulisan raden katrok itu jelas mengindikasikan bahwa beliau adalah pengikut Syiah. Salah satu paham ajaran Syiah adalah bumi, langit, udara, air, bisa menerima wahyu seperti halnya manusia pilihan Allah. Dengan kata lain bumi, langit, udara, air di samakan seperti makhluk. Mending Bapa Jel buat thread khusus Kristen VS Syiah😀😆 supaya dia senang.

Satu hal lagi, ajaran Syiah bertentangan dengan ajaran Islam. Check it’s your google about Syiah.:mrgreen:

Oh gituh, pantesss perangainya kayak Ahmedinejab!!!

Saya kutip dari blog haniifa:

Alhamdulillah @Kang Kopral Cepot dengan gamblang dan sangat komprehensif memuat artikel yang terkait dengan pembahasan ini, berikut ini saya kutip dari lukisan beliau 5 tahun yang lampau, Subhanallah.

Besar sekali memang dana yang dibutuhkan untuk mempropagandakan dan memperkenalkan Syi’ah tujuannya adalah memperkenalkan Syi’ah di panggung politik Dunia (juga Indonesia) dan yang terpenting “mendesakan” kepada dunia Islam untuk mengakui keberadaan Syi’ah sebagai salah satu aliran yang sah di dunia Islam. Hasilnya, tanpa disadari kita yang beraqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah digiring untuk mengikuti dan mendukung kebathilan yang ada pada ajaran Syi’ah itu.

Untuk meng-counter perkembangan Syi’ah memang sangat susah, dikarenakan Syi’ah mempunyai ajaran yang bernama Taqiyah. Dengan konsep taqiyah mereka dengan mudah memutar balikan fakta untuk menutupi kesesatannya dan mengutarakan sesuatu yang tidak diyakininya. Orang-orang Syi’ah dalam mempertahankan konsep tersebut sering mengetengahkan sebuah riwayat yang dinisbahkan kepada Imam Abu Ja’far Ash-Shadiq as. berkata : “ Taqiyah adalah agamaku dan agama bapak-bapaku. Seseorang tidak dianggap beragama bila tidak bertaqiyah.”

(selajutnya tentang apa bagaimana Syi’ah bisa terbantu dengan membaca buku Kumpulan Makalah Seminar Nasional Tentang Syi’ah : Mengapa Kita Menolak Syi’ah, LPPI, Jakarta, 2002).

Sumber : http://haniifa.wordpress.com/2009/12/16/darah-orang-orang-syiah-halal-2/

@Fitri
Kalau kamu sih mau nulis apa saja bebas, Raden tidak akan komentar takut dosa, menghina ciptaan Allah swt itu dosa besar,
apalagi kamu yang benar-benar sadar sampai kamu tulis; “Jomblo untuk selamanya” , pengakuan jujur bahwa tidak ada lelaki mau dekat dengan kamu, entah sebab apa ?

Jangan repot-repot, Raden Syiah, Raden Sunni, Raden apa saja selagi Muslim tidak apa2.

Kalau mengaku kristen walau 1 detik seperti yang sudah mukamu kerjakan, Yaaa itu tanda anak hasil pergaulan bebas.

Dan Raden sendiri tidak mau lagi liat photomu, takut dosa Raden bertambah,
apa kamu lagi maut datang Bulan Yaaa kok marah-marah ?

Kamu masih bisa datang Bulan :))

Posted by Sayyid. on Oktober 8, 2009 at 6:34 am

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Satu kali lagi penghargaan saya kepada mas pembuat blog ini yaitu mas ressay.
Ingatkah kalian kejadian gempa di padang yg berturut-turut?
Banyak yg mengatakan bahwa ini adalah teguran dari Allah S.W.T jika dilihat dari waktu kejadian tersebut, tetapi waktu kejadian itu tidak menjadi bahan pikiran bagi saya.
Yang penting bahwa BUMI juga mendapat wahyu,lantas yg mendapat wahyu dapat BERTINDAK.

Kan begitu mas ressay.

Salam penghargaan.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sayyid.

Sumber : http://haniifa.wordpress.com/2009/10/08/agama-syi%E2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-11/

@cosmicboy dan jelasnggak
LUCIFER masuk ke ibu cosmicboy dan ibu jelasnggak maka lahirlah dua anak yang TOLOL dan najis = cosmicboy dan jelasnggak.

Baca KAMUS Yaaa jangan cuma suka liat patungnya Yesus, entar kalian yang sudah TOLOL akan tambah TOLOL.

“Ular kobra ular berbisa, Masukan goni jual ke Cina….
Priya beristri dua dah biasa,
Wanita bersuami dua gimanaa yaaa!!!”

Baca pantun itu, Raden ingat Bunda Maria🙂

@Fitri
Kalau kamu sih mau nulis apa saja bebas, Raden tidak akan komentar takut dosa, menghina ciptaan Allah swt itu dosa besar,
apalagi kamu yang benar-benar sadar sampai kamu tulis;
“Jomblo untuk selamanya” , pengakuan jujur bahwa tidak ada lelaki mau dekat dengan kamu, entar sebab apa ?

Raden syiah, Raden sunna, Raden, wahabi, Raden salafi, Raden apa saja selagi Tuhan Raden Allah swt dan Nabi Muhammad saw tidak akan jadi masalah.

Beda dengan kamu wahai Fitri atau lebih tepatnya “papan kencing”, di sini kamu ngaku islam dan buat blog lagi ngaku kristen dan yang aslinya kamu anak haram jadi tidak masalah mempermainkan agama.

Kalau panas dengan tulisan Raden ini, kamu jawab saja karena akan Raden tulis yang lebih panas lagi wahai papan kencing.

@jelasnggak;
di kamus bahasa hanya ada “khalik dan makhluk”,
“pencipta dan yang diciptakan”, tidak ada yang ditengah2nya,
semoga kamu “jelasnggak” faham.

@Raden,

sudah Ren…?

Ada pertanyaan lagi…?

Kalau tidak ada…. coba jawab dulu dong pertanyaan artikel ini.

Owoh mu itu lagi triping yaa waktu buat hukum poligami…

ck..ck..ck

manusia kok disamakan dengan ayam… esek sana-sini..

@ dEn,

Ya udahlah deN, kacian sama para pembaca apalagi yg muslim.

Jawab aja tantangan dari artikel ini.

Jangan suka buang angim busuk.

Hmmmf…another sick moslem pathetic.

@cosmicboy,
mukamu sudah busuk dan kamu bodohnya setengah mati, lebih bodoh dari jelasnggak, tutup mulut aja yaaa dari pada tambah keliatan tolol.

Raden diharap jawab tantangan, yang bakal baca jawaban Raden orang yang tidak bisa membedakan antara pencipta (khalik) dan makhluk (yang ciptaan) ???

Bara Raden percaya mengapa kamu dan jelasnggak percaya dgn Tuhan Yesus, Laaa bedakan itu saja tidak bisa Yaaa Pantas, nyembah yang lebih parah pun Raden akan percaya jika kalian yang melakukannya.

@ deN,

Agar tidak trus oon, gini, dengar baik2…ciptaan Tuhan dibagi dua, makhluk dan bukan makhluk.

Makhluk punya nyawa, contoh sapi, babi dll; bukan makhluk tidak punya nyawa. Yg namanyan tidak punya nyawa ialah benda, ngerti kawan???

Emangnya langit dan bumi itu punya nyawa kayak sapi?

Otak sapi aja akan ngomong gituh hai DeN.

@SIKOMO

Tuhan itu pencipta segalanya..baik yang mati atau hidup. Dan Tuhan itu Maha Tahu akan ciptaan-NYA

Bukan maksudnya benda mati bisa ngomong atau makan.

dalam suatu siklus hujan, dimana dari mata air ke sungai, terus kelaut, terus menjadi uap (awan) dan turun hujan…itu semua atas perintah Allah.

Yang jadi pertanyaan, apakah maksudnya perintah itu?. Apakah Allah bicara pada awan agar menurunkan hujan?. Tentu tidak, tetapi Allah menghendaki Hujan Turun dari Awan dan Awan melaksanakannya.

Kalimat diatas adalah gaya bahasa semata. Bahwa segala sesuatu meski benda mati jika dikehendaki Allah akan melaksanakan perintah Allah.

Allah memerintah dengan firman, firman berubah menjadi awan dan firman menurunkan hujan.

@ Dull,

Lha, kamu ngomong apa sih?

Saya kan sedang debat sama mas_raden@ ngga nyambung.com mengenai konsep makhluk.

Menurut deN, langit dan bumi ialah makhluk.

Saya dan Omm Jell (yg brilliant) membantah. Masak benda tidak hidup disebut makhluk? Emangnya langit & bumi itu sapi, bisa makan & minum?

Yang benar, langit dan bumi ialah ciptaan Allah yg bukan makhluk@ benda, ngerti?

Hanya yg punya otak sapi aja yg bilang langit & bumi ialah makhluk.

Tuh, siapa lagi kalo bukan mas_raden@ ngga nyambung & juga anda@ Doloi?

Ehhh, ***otak kayak gituh mau debat sama CosmicBoy & Omm Jell (yg brilliant)*** mendingan jual ikan masin aja dari membuang waktu…hahaha.

@SIKOMO

ada makhuk Hidup
ada makhluk Tak Hidup
ada makhluk Halus
ada makhluk Legenda
ada makhluk jadi-jadian==>kamu & Jell

Makhluk adalah sebuah kata serapan dari bahasa Arab yang berarti “YANG DICIPTAKAN”, sebagai lawan kata Kholik —”yang menciptakan.” Secara umum, kata ini merujuk pada organisme hidup yang diciptakan oleh Tuhan===>Ini karena kebiasaan orang menyematkan kata “makhluk” pada organisme hidup.

Jadi kamu itu suka kebiasaan gitu lho…PAKDE KOMO

:mrgreen:

@jelasnggak, baca Yaaa

Persekutuan Advent Hari Ketujuh Ranting Daud dan yang lain-lainnya, menganggap Roh Kudus sebagai Ibu. Mereka menafsirkannya berdasarkan bahasa Ibrani, dan bukan dari bahasa Yunani atau Latin.

@jelasnggak, Tuhan Roh Kudus kok jadi IBU, apa rambutnya digelung kayak mie telor gitu ?
dan jalannya megal megol / menyantik Yaaa ?

ha ha ha..

Raden..raden.. kau ini bisanya melucu terus..

itu jawab dong pertanyaan artikel ini..

#Apakah owoh kau sedang tripping waktu bikin hukum poligami#

Ayam saja kalah tuh ….

ha ha ha

@ Dull,

Hahaha…ada makhluk yg menyikat menantu sendiri.

Ada makhluk yg menyikat anak kecil.

Ada makhluk yg menyikat budak seperti ayam.

Ada makhluk yg mengklaim dirinya ‘nabi’ yg lebih banyak mengurusin seks ketimbang ketuhanan.

Ada makhluk yg menyikat budak seperti ayam.
———-

Bwaaaah ha ha ha haaaaa ha ha…

@pak Cosmic, mahluk apa itu…?ha ha ha

@Jelagak

itu kan kamu..pura2 gak tahu ya🙂 ==> makhluk yang mikirnya mirip ayam:mrgreen:

@Wedul,

gak boleh gitu dul,

Yesus itu nabimu juga lho..

Jangan suka ngeledek nanti kau kena akibat jelek.

Jadi inget ya wedul,
meledek Yesus itu tidak boleh karena Yesus itu nabimu dan nabiku juga.

Kalau saya meledek muhammad itu boleh. Karena muhammad itu bukan nabi.

(masak nabi kelakuannya seperti ayam saja – liat betina dikit langsung jalannya miring-miring.. xi xi xi xi )

@JE “L” NGKLOT

Ati2 Jel…fitnah lebih kejam dari pembunuhan…. kamu itu cuma ngandelin literatur Kafirin..

Tuhanmu aja poligami tuh….gue yakin ngilang selama 18 tahun buat nyari cewek🙂

@JEL

Woiii….. kok gue diblokir terus..keluarin komentar2 gue…

@ Omm Jell,

Makhluk yg kita maklumi…hehehe.

@Pak Cosmic,..

Mahluk yang kita maklumi itu benda mati atau hidup yaa….?

(kerena menurut raden… benda mati atau hidup itu sama sama mahluk)

Hehehe…mungkin raden mau bilang muhammad itu makhluk hidup dan sekaligus mati!!!!

Bhua hahahahaha…mana raden????

@SIKOMO

Ada makluk yang pikirannya mirip anak TK kayak kamu:mrgreen:

@ duLL,

Kalo anda mau membela makhluk itu, sila sanggah…setau saya kalian ke sini bukan membelanya (kacian ya makhluk yg bernama muhammad) melainkan mempromosikan kepintaran kalian…hehehe.

Hati – hati lho, bila – bila ntar facebook kita kena hacker lagi dan kita di buat jadi saling membenci.😆 Dari awal sebenarnya ku dah curiga kenapa gambar dan pesanku hilang terus. Anehnya gambar yang ku kirim ke teman-teman lain tetap ada. Ya kan. . . .

@ Cosmic
Betul kata Raden langit dan bumi adalah makhluk kerana erti makhluk ialah apa sahaja yg diciptakan Tuhan.Padanannya dalam bahasa Ingris ialah creatures.Creatures terbhagi dua living things creatures dan non living thing creatures.Harap maklum.

@ ilham,

Kalo itu, oke, saya tidak mempermasalahkannya lagi. Itu istilah teknik…kamus2 lain beda maksudnya.

Salam.

@teman-teman tercinta : Agar adil , mari kita definisikan dulu, salah membuat perintah itu parameternya apa ? Misalnya membunuh wanita dan anak2 itu termasuk salah apa nggak? Hi Hi Hi

Kedua : Emangnya boleh ya manusia memberikan penilaian gicu sesuka-suka manusianya kepada Allah ?

Ada yang mau ngedumel lebih dulu ???

Kalian jagoan neon , cuma lidahnya saja yang warna-warni tetapi dijitak sedikit saja langsung nangis… Hi Hi Hi

Ada yang ingin maju lebih dulu untuk kucium ubun-ubunnya ?

Setelah kupikir-pikir jangan-jangan aku rada kebanyakan hi hi hi.. pantes rada masuk angin.

Yang mau debat mana, kok makin hari tambah bodoh, sampai2 tidak bisa bedakan antara khalik dan makhluk, belum lagi si gerwani yang sudah lama minggat, balik lagi dan bikin kotor, sama kayak kepribadiaannya yang kotor.

@imankristen
Anda kata
“Tidak perlu jadi orang pintar untuk melihat mana paling adil.”
Jawab saya:
Keadilan menurutmu itu apa?Menurut saya keadilan berarti meletakkan sesuatu betul pada tempatnya.Contoh:Seorang ayah yg punya dua anak satu laki2 satu perempuan maka untuk anak laki2 dibelikan songkok dan utk anak perempuan dibelikan tudung.Sangat fatal jika sang ayah kerana mau berlaku adil lalu kedua-duanya dibelikan songkok atau kedua-duanya dibelikan tudung.Masalahnya tidak gampang bagi kita sebagai manusia yg mempunyai pengetahuan yg sangat terbatas utk mengetahui apa yg pantas dan apa yg tidak utk dilakukan kalau tidak dengan petunjuk Tuhan.Sangat besar sekali kemungkinannya perkara yg kita kata tidak adil itu malah itulah perkara yg sebenarnya adil.Dan perkara yg kita kata adil,malah itulah sebenarnya yg tidak adil.Agama secara garis kasar terbagi dua
1)Ketuhanan
2)Ketaatan
Dlm perkara ketuhanan,jalan yg menyampaikan adalah ta’akuli(pandangan akal).Adapun dalam perkara ketaatan jalan yg menyampaikan adalah ta’abbudi(kepatuhan tanpa soal).
Contoh:Nabi Ibrahim apabila tiap kali melihat cakrawala dia mengatakan “haazaa rabbii”ertinya inilah Tuhanku.Tetapi apabila cakrawala itu semua menghilang beliau mengatakan “laa uhibbul aafiliin”Ertinya daku tidak menyukai sesuatu yg menghilang itu sebagai Tuhanku.Jelas baginda menggunakan akal waras dlm bab ketuhanan.Begitu baginda mengenal Tuhannya baginda siap melaksanakan perintah walau apapun bentuknya.Makanya baginda siap meyembelih anaknya Ismail walaupun pada zahirnya perintah itu tidak berperi kemanusiaan kerana yakin apa yg diperintahkan Allah itu pasti benar.
Masalah poligami adalah masalah hukum hakam yg merupakan masalah ketaatan yg menuntut kepatuhan tanpa berbelah bagi.Apakah poligami itu mendatangkan kebaikan atau keburukan,kita sebenarnya gak pernah tau kecuali setelah dilaksanakan.Ianya tidak akan dapat diketahui sekedar berteori.Kalau dengan sekadar teori anda boleh mengemukakan beribu-ribu alasan keburukan berpoligami dan saya juga boleh mendatangkan beribu-ribu alasan pula ttg kebaikannya.Tapi adakah alasan2 itu benar2 berlaku hanyalah dapat diketahui setelah kita melaksanakannya betul2 mengikut syarat yg telah ditetapkan oleh Tuhan.Jikalau org kristen menentang poligami dengan alasan ianya menyakiti kaum perempuan,seharusnya orang kristen tidak boleh memakan daging haiwan.Bukankah sebelum anda memakan haiwan itu anda harus membunuhnya terlebih dahulu?Bukankah membunuh itu perbuatan yg menyakiti makhluk lain?Jika poligami ditentang kerana perbuatan seks itu hina sepantasnya bukan sekedar poligami yg ditentang bahkan monogami juga.Bukankah dalam monogami juga ada hubungan seks?Dalam masalah perkawinan Islam lebih waras daripada agama kristen apabila membahagikan hukum perkawinan itu kepada lima hukum seperti berikut:
1)Harus-ini adalah hukum asal
2)Wajib jika seseorang itu tidak dapat mengendalikan nafsunya dan khuatir akan tercampak kepada perzinaan.
3)Sunnat jika seseorang punya kemampuan zahir dan batin
4)makruh jika seseorang tidak yakin dapat memenuhi tanggungjawab dalam perkawinan.
5)Haram jika seseorang yakin tidak mampu menunaikan tanggungjawab dalam perkawinan dan diyakini juga bakal menyakiti pasangannya jika berkawin.
Kelima-lima hukum di atas juga berlaku kepada perkawinan poligami.Ertinya poligami itu adakalanya harus adakalanya sunat,adakalanya makruh dan adakalanya haram.Bahkan adakalanya wajib.

Contoh ketololan pertama.

Apakah poligami itu mendatangkan kebaikan atau keburukan,kita sebenarnya gak pernah tau kecuali setelah dilaksanakan.Ianya tidak akan dapat diketahui sekedar berteori.Kalau dengan sekadar teori anda boleh mengemukakan beribu-ribu alasan keburukan berpoligami dan saya juga boleh mendatangkan beribu-ribu alasan pula ttg kebaikannya.Tapi adakah alasan2 itu benar2 berlaku hanyalah dapat diketahui setelah kita melaksanakannya betul2 mengikut syarat yg telah ditetapkan oleh Tuhan.

>> Perintah TuH@n itu dibuat UNTUK KEBAIKAN!!!..

>> Tak perlu mendatangkan beribu-ribu alasan. Cukup SATU SAJA alasan.
Jika perintah itu BENAR-BENAR dari Tuh@n, pasti akan mendatangkan kebaikan.

Perintah poligami itu mendatangkan kebaikan -> cuman kepada lelaki. karena si lelaki bisa dapet variasi wakkakaka..

Contoh ketololan kedua.

Jika poligami ditentang kerana perbuatan seks itu hina, sepantasnya bukan sekedar poligami yg ditentang bahkan monogami juga.Bukankah dalam monogami juga ada hubungan seks?

>> Mas..mas.. serius deh.. bukan hubungan seksnya yg salah,.. tetapi….kelakuan lelaki yang seperti ayam itu yang salah.
oke mas ?

Lelaki genjot sana genjot sini… ituuuu yang dipersoalkan..

ah aha h aha…

He he he…., salam saudaraku Ilham…

Tulisan anda jauh sekali dari tempat saya menulis. Untung kebaca juga.

Tulisan saya:
=================
Kristen: Keadilan pernikahan 1:1 (satu pria vs satu wanita).
Ketika menikah ditanya pendeta:
Apakah anda bersedia seia sekata, baik susah maupun duka, tidak akan berpisah hingga maut yang memisahkan?

Pria sakit parah, wanita harus setia satu suami.
Wanita sakit parah, pria harus setia satu istri.

Itulah keadilan kristen.

Nah…, menurut nabi M, itu tisak adil, tapi haruslah disempurnakan.

M menyempurnakan:
Tingkatan keadilan yang harus dimiliki untuk bisa Sex “suci” dan berkenan dihadapan Owoh:
1. Manikahi Yatim (keadilan selevel Nabi/Kyai). Kalau selevel Ilham…, ini berbahaya buat anda.
2. Menikahi banyak istri. Ilham bisa untuk itu. Ada duit ngak? Tapi iman harus kuat (Adil).
3. Menikahi 1 istri. Kalau iman anda kurang kuat (tingkat keadilan yang biasa-biasa saja), lakukan ini.
4. Tidak menikah (maen bebas dengan budak). Nah…, kalau anda mau masuk sorga…, ini jalan terbaik, karena keadilan anda tidak dituntut.

Ada sebenarnya yang ke 5 (khusus yang miskin):
5. Kalau miskin (“modal pentungan saja”), bisa nikahi budak dengan syarat budak itu moslem dan ijin sama tuannya.

================

Mana yang lebih adil? Islam atau Kristen?

apakah Kristen kurang adil sehingga M menyempurnakan Kristen?

Oo..Begitu yah.Kalo gitu pantesan Allah mengutus nabi muhammad buat membetulin ajaran kristen.Kok kristian bilang nggak ada nabi lagi selepas nabi Muhammad?Kristen , kristen..ada ada aja.

Hm…., ini toh keadilan M yang membetulin Kristen?

Tidak perlu jadi orang pintar untuk melihat mana paling adil.

Salam.

===========

Balasan anda:

Masalahnya tidak gampang bagi kita sebagai manusia yg mempunyai pengetahuan yg sangat terbatas utk mengetahui apa yg pantas dan apa yg tidak utk dilakukan kalau tidak dengan petunjuk Tuhan.Sangat besar sekali kemungkinannya perkara yg kita kata tidak adil itu malah itulah perkara yg sebenarnya adil.Dan perkara yg kita kata adil,malah itulah sebenarnya yg tidak adil.

Keadilan siapa?
Setiap agama berhak mengatakan agamanya adil. Anda dengan seenaknya mengatakan M membetulin Kristen.

Lihat kasus diatas.

Kristen: Poligami dan Poliandri (satu istri banyak suami) tidak boleh. Ini adil namanya.
Apa dasar Alkitab? Setiap orang adalah ciptaan Allah yang sama derajatnya/nilainya/harganya dihadapan Allah. Satu manusia bernilai dengan satu manusia. Tidak bleh satu manusia senilai dengan 4 manusia bahkan 11.
Ilmu Psikologi dengan jelas menyatakan hal ini.

Moslem: Poligami boleh dan poliandri tidak boleh.
Ini adil namanya.
Alasannya? Itu adalah perintah Allah karena Ilmu Allah sangat dalam dan tidak terselami.

Kalau anda perhatikan, konsep Poligami adalah konsep yang dipakai pada kaum “jahiliyah” atau kaum “primitif” pada umumnya.

Saya bertanya:
Kalau seumpamanya Yesus Kristus atau Muhammad menuliskan di kitab suci masing-masing:

“Menikahi kambing sendiri adalah syah dan cium pantat kambing adalah tindakan suci.”

Bagaimana pandangan anda terhadap nabi anda, si M?

Kalau Yesus Kristus menyatakan hal itu benar, maka saya tidak percaya Yesus Kristus itu adalah Kebenaran yang benar untuk menikahi kambing sendiri dan mencium pantat kambing.

Allah yang benar akan menunjukkan KEBENARANNYA. Emas akan menunjukkan kadar emasnya sedangkan kayu akan menunjukkan ciri-ciri kayu. Ajaran Setan dan ajaran Allah pasti berbeda. Masing-masing akan menunjukkan ciri-cirinya.

Bagaimana dengan anda? Kalau seandainya nabi M di Quran melakukan perintah Allah dibawah ini, apakah anda juga akan melakukannya:
“Menikahi kambing sendiri adalah syah dan cium pantat kambing adalah tindakan suci.”

Ada 2 kemungkinan:
1. Itu adalah perintah Allah yang benar dan suci. Nabi melakukan, maka sayapun akan melakukan. Karena di Quran menuliskannya sebagai perintah. Karena ilmu Allah tidak terbatas, sedangkan ilmu saya terbatas.
atau,
2. Itu adalah perintah yang tidak benar.

Manakah pilihan anda? pilih 1 atau pilih 2?

Salam.

So ..parameternya apa Mister Iman ? Hi Hi hi .. Benar atau tidak benar itu standardnya apa ? Tuhan bersalah atau tidak bersalah parameternya apa ?
Perintah berasal dari Tuhan dan nggak , parameternya apa ?
Jika ada perintah pembunuhan wanita dan anak2 apakah dengan standard manusia sekarang kita memang bisa mengatakan bahwa Allah telah salah memberikan perintah ?

Coba kamu bantuin murid TKku jelasnggak.
Kasihan dia…

Salam Mister Iman

@imankristen
Anda kata:
Kristen: Poligami dan Poliandri (satu istri banyak suami) tidak boleh. Ini adil namanya.
Jawab saya:
Keadilan bukan berarti sama.Tapi keadilan itu ialah meletakkan sesuatu pada tempatnya yg betul.Poliandri tidak dibenarkan kerana bertentangan dgn matlamat perkawinan utk memelihara keturunan.Keturunan seseorang anak adalah dinasabkan kepada bapanya.Sekiranya seorang perempuan diizinkan berpoliandri nescaya matlamat utk menjaga keturunan berantakan kerana tidak dapat dipastikan anak yg dilahirkannya milik siapa dari suami2nya.Lagian wanita adalah kaum yg lemah tidak seperti lelaki.Lelaki mampu menjaga 4 wanita tapi wanita tidak mampu menjaga 4 lelaki.Secara kasat mata pun kita tau itu.Tidak payah pakai ilmu psikologi segala.Makanya kalau poliandri tidak dibolehkan,maka ianya memang adil.
Anda kata:
Kalau anda perhatikan, konsep Poligami adalah konsep yang dipakai pada kaum “jahiliyah” atau kaum “primitif” pada umumnya
Jawab saya:
Ini bermakna konsep poligami adalah suatu fitrah.Islam datang hanya meluruskan.Misal kaum primitif berpoligami tanpa batas,maka Islam membataskan hanya kepada 4 orang.Bukan poligami aja.Malah monogami juga berasal dari konsep yg primitif.Maka Islam datang meluruskan.Perkawinan yg berasaskan kpd hukum agama.
Anda kata:
Kalau Yesus Kristus menyatakan hal itu benar, maka saya tidak percaya Yesus Kristus itu adalah Kebenaran yang benar untuk menikahi kambing sendiri dan mencium pantat kambing.
Jawab saya:
Wah!Berani betul anda berkata begitu.Berarti anda telah berazam menyanggahi Tuhan anda sendiri.Nampaknya anda mendahulukan akal daripada Tuhan di dalam bab hukum hakam.Hukum hakam adalah perintah Tuhan.Kita dilarang mendahulukan akal bila berhadapan dengan perintah Tuhan.Contoh:Nabi Ibrahim sanggup melaksanakan perintah menyembelih anaknya kerana dia tau itu adalah perintah Tuhan.Padahal kalau mengikut logik yg anda gunakan menyembelih manusia lain apa alagi anak sendiri adalah perbuatan kejam.
Anda kata:
Allah yang benar akan menunjukkan KEBENARANNYA
Jawab saya:
Ya,Dia sentiasa menunujukkan kebenaranNya.Cuma masalahnya terletak kepada manusia kerana mereka sering menganggap kebenaran itu bukan kebenaran.Sebaliknya kebatilan dianggap kebenaran.Kita lihat wanita diberikan Allah mempunyai lebih kebebasan di dalam memilih suami kerana dia boleh berkawin dengan lelaki yg bujang dan yg telah berkawin.Lain lelaki,mereka hanya dibolehkan berkawin dengan perempuan bujang saja.Pada zaman modern ini di mana kaum lelaki semakin kurang ketimbang wanita,amalan seorang suami utk seorang istri sudah nggak berapa sesuai.Apalagi wanita,mereka perlu seorang suami yg beriman dan bertanggungjawab yg kenyataannya sangat kurang pada jaman sekarang.Makanya poligami adalah satu cara utk menyelesaikan masalah ini.Jika kebetulan seorang wanita ketemu sama pria yg beriman dan bertanggungjawab tapi pria itu sudah punya istri maka gak ada masalah lagi.
Anda kata:

1. Itu adalah perintah Allah yang benar dan suci. Nabi melakukan, maka sayapun akan melakukan. Karena di Quran menuliskannya sebagai perintah. Karena ilmu Allah tidak terbatas, sedangkan ilmu saya terbatas.
atau
Jawab saya:
Ya,betul.Kita tidak ada hak utk menyanggah perintah Tuhan.Dia Maha Tau apa yg Dia perintahkan.

Ha ha ha…..
Lucu sekali……

Sorry…, saya ketawa melihat jawaban anda.

Saya pikir kita bisa berdiskusi cukup panjang dengan logika yang dalam. Ternyata anda “terlalu cepat” masuk ke wilayah “iman”, yaitu:
Saya percaya karena Allah mengatakannya dalam Alquran.

Sampai titik ini, saya yakin anda itu adalah penganut Islam sejati. Bukan seperti moslem lainnya yang masih mencoba mempergunakan Otak mereka untuk diskusi.

Saya menghargai pendapat anda.

Jadi…, kita tidak bisa berdiskusi kalau diskusinya seperti anda.

Kalau saya katakan:

1+1=2 adalah kebenaran.

Apa jawaban anda?
Anda akan jawab: tergantung. Kalau Allah dan M dan Quran mengatakan 1+1=3, maka yang benar adalah 1+1=3.

He he he …., saya jadi ingat anekdot (cerita) lucu…

Kaum moslem itu kalau berdagang, sekolah, bisa pintar luar biasa. Tapi kalau bicara Aquran, Otaknya ditaruh diluar masjid.

Maafkan saya berkata hal ini.

Coba anda tanyakan kepada ilmu psikologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Maka keadilan itu adalah masing-masing mempunyai “harkat dan martabat” yang sama.

Hak asasi manusia sedunia (PBB) dengan jelas menghargai bahwa setiap individu mempunyai hak yang sama.

Indonesia juga mengakui tiap orang sama hak-nya didepan hukum. Setiap manusia dipandang sama. Karena itu, setiap pegawai pemerintah tidak boleh punyai istri lebih dari satu di Indonesia.

Itu adalah adil.

Bagaimana saya bisa diskusi dengan anda, kalau jawaban anda langsung ke titik argumentasi anda: Itu adalah perintah Allah.

Kristen: M adalah penipu karena Allah sudah tidak befirman lagi kepada manusia setelah Alkitab lengkap. Tidak ada lagi kitab setelah Alkitab lengkap.

Islam: Alkitab yang sempurna sudah hilang, sehingga perlu disempurnakan oleh M.

Mana yang benar? Islam atau Kristen?
Bagaimana cara mengujinya?
Mana yang dari Setan dan mana yang murni dari Allah?

Apakah iman itu tidak bisa “membedakan” antara suara Setan” dan suara “Allah”?

Ilham menjawab: Karena Allah berfirman, maka pasti benar.

Iman Kristen menjawab: Emas murni akan menunjukkan kadar emasnya, kayu akan menunjukkan ciri-ciri kayu. Perintah Allah dan Perintah Setan masing-masing akan menunjukkan “buah-nya”.

Maaf, saudaraku…, titik kita berdiskusi sampai disini saja. Karena logika diskusi kita sudah selesai.

Saya tidak ingin melanjutkan diskusi lagi.

Kenapa?

Kalau ada diskusi antara Kristen dan Islam, mengenai mana yang benar antara A dan B, maka anda akan berkata: Tergantung apa yang Alquran tulis karena itu adalah perintah Allah. Pikiran manusia terbatas untuk mengerti Allah.

He he he…., silahkan anda mengimani apa yang anda imani dan silahkan “mengubur rasio” anda.

Itu adalah hak anda, saya menghargainya.

Saya tidak akan lagi berdiskusi dengan anda.

Salam.

@ imankristen
Ha ha ha…..
Lucu sekali……
Jawab saya:
Anda melucukan perkara yg anda sendiri tidak faham.
————————————————————
Sorry…, saya ketawa melihat jawaban anda.
Jawab saya:
Saya nggak ambil pusing anda mau ketawa atau menangis kerana saya tau anda tdak berupaya menjawab hujahan saya,terutama bila saya katakan anda telah berdosa kerana telah berazam membantah Tuhan anda sendiri dan anda tidak mengambil iktibar peristiwa Ibrahim menyembelih anaknya atas nama Tuhan.
————————————————
Saya pikir kita bisa berdiskusi cukup panjang dengan logika yang dalam. Ternyata anda “terlalu cepat” masuk ke wilayah “iman”, yaitu:
Saya percaya karena Allah mengatakannya dalam Alquran.
Jawab saya:
Seperti anda juga yg percaya bahawa akal adalah kebodohan kerana telah dinyatakan dalam Bible.
———————————————–
Sampai titik ini, saya yakin anda itu adalah penganut Islam sejati. Bukan seperti moslem lainnya yang masih mencoba mempergunakan Otak mereka untuk diskusi.
Jawab saya:
Malah saya yakin anda bukan penganut kristen sejati kerana jelas2 anda telah berazam membantahi Tuhan anda dalam perkara hukum hakam.
————————————————-
Saya menghargai pendapat anda.
Jawab saya:
Bagus!Itu berarti satu permulaan anda akan bersetuju dengan saya terutama yg terkait dgn masalah poligami.
—————————————————
Jadi…, kita tidak bisa berdiskusi kalau diskusinya seperti anda.
Kalau saya katakan:
1+1=2 adalah kebenaran.
Apa jawaban anda?
Anda akan jawab: tergantung. Kalau Allah dan M dan Quran mengatakan 1+1=3, maka yang benar adalah 1+1=3.
Jawab saya:
Kita mesti dapat membezakan antara hukum akal dengan hukum adat.Perkara 1+1=2 itu adalah termasuk di dalam hukum akal.Sedangkan poligami adalah termasuk di dalam hukum adat.Apa itu hukum akal?Hukum akal ialah ketetapan akal yg tidak berdasarkan kepada sebab dan akibat.Sedangkan hukum adat adalah kebiasaan yang berdasarkan kepada sebab dan akibat.Allah yg menjadikan sebab.Dan Allah pula yg menjadikan akibat.Di dalam hal ini ramai orang kristian sudah salah kefahaman,kerana kebanyakan mereka beriktikad samada sedar atau tidak,bahawa Allah menjadikan sebab dan akibat datang secara otomatis daripada sebab itu.Ini adalah kefahaman yg salah.Yg benarnya Allah menjadikan sebab dan Dia juga yg menjadikan akibat.Contoh Allah menjadikan sebab seperti percantuman benih lelaki dan benih perempuan.Dan Allah juga menjadikan akibat dari sebab itu iaitu lahir anak.Kalau Allah berkehendak Allah boleh menjadikan sebab tetapi tidak menjadikan akibat.Buktinya ramai yg berkawin tapi gak dapat anak.Dan kalau menghendakki juga Allah menjadikan akibat tanpa sebab.Buktinya Maryam gak disentuh lelaki tapi dengan kuasa Tuhan dia mendapat anak.Masalah poligami samada akibatnya baik atau buruk adalah seputar tentang hukum adat iaitu sebab dan akibat.Jika Allah kehendaki ianya bisa berakibat baik danjika Allah kehendakki ianya bisa berakibayt buruk.Dan di dalam hal ini kita terpaksa akur dengan kehendak keimanan kepada Tuhan bhawa jika Tuhan telah mengharuskan,maka berarti Tuhan akan menjadikan akibatnya adalah baik bila kita meraikan syarat2nya.Nah sekarang bagaimana anda hendak mengetahui apakah akibat dari poligami itu samada baik atau buruk .Gak boleh taukan?Kerana ia bukan termasuk wilayah hukum akal.Ia termasuk di dalam wilayah hukum adat yg hanya diketahui setelah perkara itu berlaku.
——————————————–
He he he …., saya jadi ingat anekdot (cerita) lucu…
Kaum moslem itu kalau berdagang, sekolah, bisa pintar luar biasa. Tapi kalau bicara Aquran, Otaknya ditaruh diluar masjid.
Jawab saya:
Nggak benar itu.Saya kira itu juga lucu.Lucunya kerana perkara itu gak benar kerana hasil kesalapahaman orang yg membikin cerita itu.Dia lucu kerana tidak dapat membezakan antara hukum akal (bukan oleh sebab dan akibat)dan hukum adat.(oleh sebab dan akibat)
————————————————
Maafkan saya berkata hal ini.

Jawab saya:
Anda dimaafkan kerana saya tau anda sih nggak tau dan memerlukan bimbingan.
————————————————–
Coba anda tanyakan kepada ilmu psikologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Maka keadilan itu adalah masing-masing mempunyai “harkat dan martabat” yang sama.
Jawab saya:
Apa ya?Kalau gitu tanyakan kepada mereka boleh nggak dalam pertandingan ratu cantik lelaki lawan wanita dan dinilai dengan cara yg sama.Keadilan mempunyai nilai dan harakat yg sama itu kalau objeknya sama.Kan udah jelas wanita dan lelaki berbeza dari segala segi fisikal,emosi,intelek dan spiritual.Menyamakan wanita dan lelaki begitu aja bertentangan dengan fitrah kedua-dua gender tersebut.
——————————————————-
Hak asasi manusia sedunia (PBB) dengan jelas menghargai bahwa setiap individu mempunyai hak yang sama.
Jawab saya:
Hak yg bagaimana tu.Hak utk hidup,hak beragama dan yg seumpanya secara umum.Bukan menyamakan hak utk berpoligami dan berpoliandari.
——————————————————
Indonesia juga mengakui tiap orang sama hak-nya didepan hukum. Setiap manusia dipandang sama. Karena itu, setiap pegawai pemerintah tidak boleh punyai istri lebih dari satu di Indonesia.
Jawab saya:
Kok bawa bawa Indonesia segala.Emangnya Indonesia ada menyatakan kalau hukum yg diamalkan di sini datang dari Tuhan?
———————————————————
Itu adalah adil.
Bagaimana saya bisa diskusi dengan anda, kalau jawaban anda langsung ke titik argumentasi anda: Itu adalah perintah Allah.
Jawab saya:
Lho!itukan tanggungjawab anda untuk meng ‘counter’ argumen saya.
————————————————————-
Kristen: M adalah penipu karena Allah sudah tidak befirman lagi kepada manusia setelah Alkitab lengkap. Tidak ada lagi kitab setelah Alkitab lengkap.
Jawab saya:
Jesus menyatakan “masih banyak lagi yg ingin ku katakan tapi kalian belum dapat menanggungnya sekarang,tetapi apabila telah datang Roh kebenaran itu….
Nah Jesus sendiri menyatakan ajarannya belum lengkap.
——————————————————-
Islam: Alkitab yang sempurna sudah hilang, sehingga perlu disempurnakan oleh M.
Jawab saya:
Hilang atau disembunyikan.
—————————————————-
Mana yang benar? Islam atau Kristen?
Jawab saya:
Tentu Islam
—————————————————

Bagaimana cara mengujinya?
Jawab saya:
Lihat aja ajaran mana yg lebih lengkap.Islam ada syariat(hukum hakam) dan ada tasawuf(kerohanian).Kristen cuman tasawuf dan nggak ada hukum hakam.
—————————————————-
Mana yang dari Setan dan mana yang murni dari Allah?
Jawab saya:
Islam yg mengatakan hukum hakam adalah perlu utk mengatur hidup manusia itulah daripada Allah.Sedangkan kristen yg mengatakan hukum hakam adalah satu kutukan dan Tuhan perlu mengorbankan nyawanya utk menghapuskan hukum hakam itulah daripada setan.
—————————————————
Apakah iman itu tidak bisa “membedakan” antara suara Setan” dan suara “Allah”?
Jawab saya:
Tidak ada iman tanpa hidayah.Tidak ada hidayah tanpa fikir.Tidak ada fikir tanpa akal.Jadi berbalik kepada hukum akal.Nah anda jawab sendiri adakah hukum hakam penting utk mengatur manusia ataukah hukum hakam satu kutukan?
———————————————————–
Ilham menjawab: Karena Allah berfirman, maka pasti benar.
Jawab saya:
Betul.
————————————————————
Iman Kristen menjawab: Emas murni akan menunjukkan kadar emasnya, kayu akan menunjukkan ciri-ciri kayu. Perintah Allah dan Perintah Setan masing-masing akan menunjukkan “buah-nya”.
Jawab saya:
Emas murni Islam telah menunjukkan buahnya dan diamalkan oleh semua manusia di seluruh dunia termasuk orang2 keristian sampai sekarang.Di bidang acara pidana dan penghakiman asas penghakiman yg dipakai dunia pada hari ini adalah diambil dari Islam sejak revolusi Perancis oleh Napoleon yg merupakan titik tolak kepada menyebarnya paham demokrasi dan republik di Eropah.Napoleon telah menerapkan asas penghukuman Islam ke dalam undang2 Perancis dan seterusnya ditiru oleh Eropah hingga ke hari dan di amalkan diseluruh dunia sampai sekarang.Misalnya konsep mala fide di mahkamah yg menetapkan bahawa niat/motif diambil kira bagi menjatuhkan hukuman adalah diambil dari Islam berdasarkan kepada hadis nabi “Innamal a’maalu binniaat”Yng bererti setiap amalan adalah berdasarkan kepada niat.Konsep beban bukti adalah terpikul atas pendakwa dan bukan atas tersangka adalah diambil dari hadis nabi “Al bayyinah ‘alal mudda’i….”Yg bererti org yg mendakwa hendaklah mengemukakan bukti.Begitu juga sistem ekonomi,yg mana seluruh dunia sekarang sedang melihat sistem ekonomi Islam sebagai satu2nya penyelesai masalah ekonomi setelah kegagalan sisitem sosialis dan kapitalis pada masa sekarang.Banyak bank2 seluruh dunia sekarang telah mengamalkan sistem Islam sebagai alternatif yg berasaskan kepada firman Allah “wa ahllallaahul bai’a waharramarribaa”yg bererti Allah telah menghalalkan jualbeli dan mengharamkan riba.Di dalam banyak hal di bidang ekonomi sisitem Islam adalah lebih adil.
——————————————————
Maaf, saudaraku…, titik kita berdiskusi sampai disini saja. Karena logika diskusi kita sudah selesai.
Saya tidak ingin melanjutkan diskusi lagi.
Jawab saya:
Kalau begitu saya sudah anggap anda menyerah.
—————————————————-
Kenapa?
Kalau ada diskusi antara Kristen dan Islam, mengenai mana yang benar antara A dan B, maka anda akan berkata: Tergantung apa yang Alquran tulis karena itu adalah perintah Allah. Pikiran manusia terbatas untuk mengerti Allah.
Jawab saya:
Ya memang betul itu.Tanggungjawab anda ialah buktikan kalau itu tidak betul.
——————————————————–
He he he…., silahkan anda mengimani apa yang anda imani dan silahkan “mengubur rasio” anda.
Jawab saya:
Terimakasih
——————————————–
Itu adalah hak anda, saya menghargainya.
Jawab saya:
Terimakasih sekali lagi
——————————————————–
Saya tidak akan lagi berdiskusi dengan anda.
Jawab saya:
Terserah anda
————————————————–

Salam.
Jawab saya:
Kembali.

Contoh ketololan ketiga

Jikalau org kristen menentang poligami dengan alasan ianya menyakiti kaum perempuan,seharusnya orang kristen tidak boleh memakan daging haiwan.Bukankah sebelum anda memakan haiwan itu anda harus membunuhnya terlebih dahulu?Bukankah membunuh itu perbuatan yg menyakiti makhluk lain?

Hewan itu BUKAN MANUSIA. bwahahahaha…tololll…..jangan kau samakan manusia dengan hewan..

Manusia boleh membunuh/menyakiti hewan karena hewan itu dicipta untuk dibunuh dan di m a k a a a a n n n .

ck..ck..ck.. ini gimana ngga bikin kesel..😆😆😆

Baru ketahuan otak muslim2, masak manusia disamakan dengan hewan?

Ehhhhhh, bhua hahahaaha…mana raden?????

@ jelasnggak
Jika perintah itu BENAR-BENAR dari Tuh@n, pasti akan mendatangkan kebaikan
Jawab saya:
Betul.Tetapi bukan kebaikan menurut versi kamu tentu.
Jelasnggak:
Perintah poligami itu mendatangkan kebaikan -> cuman kepada lelaki. karena si lelaki bisa dapet variasi wakkakaka..
Jawab saya:
Semuanya ada timbalbalik.Untung dari satu segi tanggung jawab yg berat dari satu segi yg lain.
Jelasnggak:Lelaki genjot sana genjot sini… ituuuu yang dipersoalkan..

ah aha h aha
Jawab saya:
Itu tak masalah kerana dilakukan atas nama pernikahan yg sah.
Jelasnggak:
Manusia boleh membunuh/menyakiti hewan karena hewan itu dicipta untuk dibunuh dan di m a k a a a a n n n .
Jawab saya:
Nah kalau Tuhan membolehkan memakan haiwan,padahal padanya terdapat unsur yg menyakiti,maka apa tidak boleh Dia mengharuskan poligami?Bukankah wanita dicipta utk dinikahi?

Nah kalau Tuhan membolehkan memakan haiwan,padahal padanya terdapat unsur yg menyakiti,maka apa tidak boleh Dia mengharuskan poligami?Bukankah wanita dicipta utk dinikahi?
=>Sila bedakan dinikahi dan dipoligami. Bisa kira kira, mas Raden?

ops, rupanya mas Ilham Othmany, bukan mas Raden. Maaf ya, mas Raden.

Betul.Tetapi bukan kebaikan menurut versi kamu tentu.

>>Kebaikan itu ngga ada versinya! ngerti ngga ilham?

Kalau kau menolong orang miskin, itu kebaikan MENURUT SEMUA ORANG!!

NGerti? ha ha ha..

~~

Jelasnggak:
Perintah poligami itu mendatangkan kebaikan -> cuman kepada lelaki. karena si lelaki bisa dapet variasi wakkakaka..
Jawab saya:
Semuanya ada timbalbalik.Untung dari satu segi tanggung jawab yg berat dari satu segi yg lain.

>>Ilham,

Iya,untung kepada si lelaki, karena si lelaki bisa genjot sana sini. Dan tanggung jawab bagi istri2nya.. (setelah mereka hamil) ha ha ha.. adddduhhh.. muslim2 ini.. wakaka….

~~

Jelasnggak:Lelaki genjot sana genjot sini… ituuuu yang dipersoalkan..

ah aha h aha
Jawab saya:
Itu tak masalah kerana dilakukan atas nama pernikahan yg sah.

>>Itu tidak masalah ? ha ha ha..

Iya.. kalau kau tolol… ha ha ha

Kalau kau wanita (seperti fietri dan wanita lain yang menolak poligami) …. itu pasti akan MASALAH .. ha ha ha ha ha

~~

Jelasnggak:
Manusia boleh membunuh/menyakiti hewan karena hewan itu dicipta untuk dibunuh dan di m a k a a a a n n n .
Jawab saya:
Nah kalau Tuhan membolehkan memakan haiwan,padahal padanya terdapat unsur yg menyakiti,maka apa tidak boleh Dia mengharuskan poligami?Bukankah wanita dicipta utk dinikahi?

>>WAAAAAHA HA HA HA HA HA HA HA AHAAAHA HA..

@ilham,
Lebih baik kau tanya-tanya dulu mengenai hal ini kepada profesor muslim.. ha ha ha ha.. sungguh kau tolol ilham..

Hewan itu tidak sama dengan perempuan(manusia)…ngerti ilham?

Manusia itu sah menyakiti hewan untuk di makan, sedangkan manusia tidak boleh menyakiti sesama manusia lain.

Wanita memang diciptakan untuk dinikahi.. betul itu… KALAU KAU ISLAM.. ha ha ha….

wanita diciptakan untuk dinikahi… ha ha ha

wanita diciptakan untuk dinikahi.. ha ha ha

Iya kalau di arab sana mungkin… ha ha ha ha

wanita dicipta untuk dinikahi…. ha ha ha

ngga salah tuh..

bukannya untuk di genjoti ?

kurang atuh maaas…

ha ha ha

ancur deh wanita..

@ Jelasnggak
“Kalau kau menolong orang miskin, itu kebaikan MENURUT SEMUA ORANG!!”
……………………………………………
tdkjuga kok!Bagi versi orang pelit sudah tentu itu bukan kebaikan.
_________________________________

Kalau kau wanita (seperti fietri dan wanita lain yang menolak poligami) …. itu pasti akan MASALAH .. ha ha ha ha ha

~~
……………………………………………

Tidak ada masalah menolak poligami.poligami adalah keharusan.keharusan bukan paksaan.Ahli-ahli fikah Islam membuat kesimpulan bahawa wanita yg merdeka berhak menolak utk dipoligamikan kalau dia merasakan dia akan teraniaya dgn poligami itu,seperti suaminya memilih madu yg rendah akhlak sebagai madunya.
________________________________________
Manusia itu sah menyakiti hewan untuk di makan, sedangkan manusia tidak boleh menyakiti sesama manusia lain.
………………………………………………………..
Kalau gitu lebih baik Islam daripada keristian kerana Islam tidak membolehkan menyakiti makhluk walaupun haiwan.Keristian hanya tidak boleh menyakiti manusia saja.
_________________________________

tdkjuga kok!Bagi versi orang pelit sudah tentu itu bukan kebaikan.

>>>> ha ha ha ha.. iya yaaa… ha ha ha

kalau kau menolong orang miskin, tentu saja orang miskin yang kau tolong itu akan berkata kau itu sedang berbuat kebaikan.

Membunuh itu kejahatan.

ilham : tdkjuga kok!Bagi versi orang pembunuh sudah tentu itu bukan kejahatan.

(Ya iyalah.. orang dia masih hidup kok.)

aduh tolol-nya..

@ilham,..

terkesan kamu ini bangga sekali menjadi orang tolol.
(sama seperti si Raden he he he )

Kalau gitu lebih baik Islam daripada keristian kerana Islam tidak membolehkan menyakiti makhluk walaupun haiwan.Keristian hanya tidak boleh menyakiti manusia saja.

>>> hihihihihihihihihihihi..

ya sudah.. kalau gitu kau tak usah repot-repot makan….!!!

nasi itu juga mahluk (menurut si raden)
ayam itu mahluk
ikan itu mahluk

Jangan kau makan mereka itu..hih ihihihihihii

hebatnya islam.

Kalau kau terkena INFEKSI SALURAN PERNAFASAN…. jangan kau minum antibiotik…!!
karena antibiotik itu MEMBUNUH MAHLUK bakteria yang ada di badan kau itu.hahahahahahahahahahahaha… hebatnya islam!

@jelasnggak,
Dasar jelasnggak memang sapi jadi ga’ bisa baca poligami dalam Alkitab juga Poliandri, jelasnggak memang hewan tapi ajaib.

Alkitab memang mencatat orang orang yang berpoligami. Hanya mencatat, bukan membolehkan.

Hahaha…den oh den, kacian ya kamu tuh, bolak balik, bolak balik, kalah ngomong.

Yuuup, coba lagi. Semoga berhasil.

Topiknya kan kesalahan dalam memberikan perintah, mungkin Mas HH yang manis bisa membantu murid TKku tercinta :

Sejauh mana manusia diijinkan menghakimi Tuhan, serta kapan serta dalam batasan apa Tuhan boleh kita nyatakan bersalah dalam memberikan perintah …?

Jika parameternya saja tidak dibuat, bagaimana kita bisa mengatakan bersalah atau tidak bersalah..

Salam Kanjeng Tumenggung HH

Salam lagi deh
Senang berjumpa denganmu…

ck,..ck..ck..ck..ck…ck..ck..

Nauhjubilah…!
.
.
Baik

Benar

Baik

benar

baik

Benar

Siapa yang baik ? Tuh@n

Siapa yang benar. Tuh@N

Siapa yang jahat ? Setan

Siapa yang salah? setan

Apa hasil perbuatan baik ? senang/kebaikan

Apa hasil perbuatan jahat ? tidak senang/kesakitan/kesengsaraan.

Siapa sumber kejahatan ? Setan.

Poligami menghasilkan kebaikan atau kesengsaraan?

Ehem .. –> Dua2nya !

Kebaikan buat lelaki, karena ke-enak-an assoy genjat-genjot sana-sini.

Kesengsaraan kepada wanita terutama istri terdahulu.

Hasil dari kejahatan itu apa? Kesengsaraan.

Poligami menghasilkan apa ? Kesengsaraan (kepada wanita)

.
.
.

Wah.. gampang banget gini kok….?

(tapi herannya masih ada saja orang yang ngga ngerti. Malahan nyangkut-nyangkut-in ke masalah baru “Sejauh mana manusia diijinkan menghakimi Tuhan”.)

alaaaah…. susah memang…

Lho cah, topiknya kan salah dalam membuat hukum. Lha pertanyaannya gampang, salah atau benar kalo terkait dengan Allah parameternya apa ?

Kamu bilang :
Standar moral itu datangnya dari Tuh@n

kamu juga bilang :
Karena,… poligami itu dilarang di jaman sekarang

Lha terus hubungannya apa ? Hi Hi hi

Lha ya nggak ada urusannya tho poligami atau apapun dilarang sebagian makhluk hidup jaman sekarang sama standard moral yang datangnya dari Tuhan.

Kalo standard moral itu kaitannya dengan Tuhan, lha bukan hakmu kan mengadili itu.

Kalo kamu meragukan standard moral yang menurutmu mungkin bukan dari Tuhan, lha kamu sebutkan saja parameter kapan sebuah standard moral berasal dari Tuhan dan kapan tidak.

Kalo Allah memang boleh dihakimi, coba kamu jelaskan standard moral dalam perintah membunuh wanita dan anak-anak bahkan semua binatang ternak itu apakah juga standard moral yang disetujui manusia jaman sekarang ???

Gimana cah …?

Salam lho…

Tak kusangka kamu berani menjawab juga. Nggak terlalu memalukan ternyata…Hi Hi hi

Salam deh
Salam lgi ah…

See You

Saya sudah tau apa yang kau coba katakan.. ( udah dari seminggu lalu lho hihihi😆 )

begini lho …..pak guru (yang sering ngomong sama kaum atheissss yang pinter2 ituuu)

waktu saya katakan owoh salah buat hukum …

itu bukan artinya saya telah menghakimi perintah owoh..

tapi saya tuh sedang mempertanyakan.

“apakah benar owoh yang buat perintah itu, atau manusia muhammad yang ngarang”

Githuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu LHOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO….

MAKSUDDDDEEEEE..

mudheng ora kowwek…?

udah?

ngerti ESENSI dari tulisan saya ?

Atau belum juga nieh….?hih ihihihihi

Lp..oh LP….

tolong….

@jelasnggak terinta :

Hi Hi Hi..anak manis.. anak manis..gak usah esmosi cah…

Kamu itu kalo diajari guru TKmu makanya diperhatikan dong.

coba lihat Kamu ngomong gini :

waktu saya katakan owoh salah buat hukum …
itu bukan artinya saya telah menghakimi perintah owoh..
tapi saya tuh sedang mempertanyakan.
“apakah benar owoh yang buat perintah itu, atau manusia muhammad yang ngarang”

Mempertanyakan itu karepmu cah, tetapi subtansinya kan parameternya dibuat dulu. Kapan sesuatu dianggap pasti bukan berasal dari Tuhan dan kapan pasti dianggap berasal dari Tuhan ? Lha dari parameter itu baru kamu bisa ngedumel .
Kalo kamu menyalahkan sementara aturannya saja belum dibuat itu geblek bin geblek. Gicu lho…

Kan aku sudah bilang malahan di atasnya itu murid TKku tercinta :

Kalo kamu meragukan standard moral yang menurutmu mungkin bukan dari Tuhan, lha kamu sebutkan saja parameter kapan sebuah standard moral berasal dari Tuhan dan kapan tidak.

Kalo Allah memang boleh dihakimi, coba kamu jelaskan standard moral dalam perintah membunuh wanita dan anak-anak bahkan semua binatang ternak itu apakah juga standard moral yang disetujui manusia jaman sekarang ???

===> Jadi kamu ragu silahkan saja, tetapi kalo mau menilai benar atau salah, Allah pasti salah atau benar, atau pasti bukan berasal dari Allah atau pasti berasal dari Allah, ya kamu buat dulu standard penilaiannya dong…

Sesuatu kita anggap berasal dari Allah jika membuat point A, B, C. Sesuatu dianggap pasti bukan berasal dari Allah jika bla bla bla…

Jika parameter kamu seperti yang kamu ungkap kemarin : Jika ada manusia jaman sekarang yang menolak itu maka dianggap pasti bukan berasal dari Allah, itu bukan parameter yang bener… Hi Hi hi… TK ya TK tapi jangan keterlaluan gicu lho..

Kamu bisa tak cuci pake kuah bakso entar kalo gak pinter-pinter lho…

standard moral dalam perintah membunuh wanita dan anak-anak bahkan semua binatang ternak itu apakah juga standard moral yang disetujui manusia jaman sekarang ???

Mikir lagi deh. Buat lagi parameter yang lebih masuk akal…

Siapa bilang guru TKmu gak memahami isi hatimu. Lha wong aduhai penuh perhatian gictu lho…
Makanya belajar belajar… jangan kebanyakan main layangan…

Salam cah
See You

@LP,

Oke deh,.. kau yang menang…😆😆😆😆

Pengalaman Yang bisa dipetik:

Kalau ngomong lawan orang kristen itu gampang! Jawab saja dengan hal ngga nyambung! Biar orang kristennya jadi kesel. Kalau sudah kesel, dia pasti nyerah!

@jelasnggak : LP,

Oke deh,.. kau yang menang…😆😆😆😆

Pengalaman Yang bisa dipetik:

Kalau ngomong lawan orang kristen itu gampang! Jawab saja dengan hal ngga nyambung! Biar orang kristennya jadi kesel. Kalau sudah kesel, dia pasti nyerah!

===> Tak kusangka rada tumben kamu nyerahnya cepet banget. Biasanya nggak secepat ini deh. Paling nggak kamu muter-muter dulu enam belas kali .. Hi Hi Hi …

Tapi baguslah… itu artinya kamu semakin dewasa…rada nyadar kapan saatnya mundur… Sip deh..

Tapi pembelaan dirimu masih salah. Jawabanku itu sangat-sangat nyambung .

Kamu membahas mengenai kesalahan dalam memberikan perintah , lha aku menanyakan parameter dalam menentukan itu. Jadi tentu saja itu sangat-sangat nyambung cah…

Lain kali lebih kalemlah sedikit.
Ali Sina superhero pujaan hatimu itu emang kelihatan hebat karena gaya bombastisnya, tetapi paling banter juga dia anak ingusan bau kencur…

Nggak usah ketularan gaya yang banyak kembangannya tapi nggak ada isinya…

Ilmu Silat itu kalo terlalu banyak kembangannya emang keren kelihatannya, tapi ditiup sedikit juga ambruk …

Saranku gitu saja sih…

Salam Iya…

NB : Kamu kuijinkan kok cah, kalo memang masih mau ngomong lagi…🙂 hi hi hi …

Salam Iya

Salam lagi deh….

See You …

LP,

Nih saya sederhanakan lagi yaaaa….hi hi hi jomblo bener sih menir yang satu ini.. hi hi

**Jika manusia(wanita) jaman sekarang menolak poligami, maka dianggap perintah poligami itu bukan berasal dari TuH@N. Karena, perintah dari Tuh@n itu berlaku sepanjang jaman**

Nah.

SETUJUKAH kau dengan argumentasi itu ?

Kalau setuju kenapa? kalau tak setuju kenapa?

(wah.. kayaknya mau main parameter-parameter-an lagi nieh …. kayak satpol pp saja kau ini …hi hi hi)

Kamu gak jadi nyerah tho cah.. Hi Hi Hi..Baguslah…rada gagah gicu lho…

**Jika manusia(wanita) jaman sekarang menolak poligami, maka dianggap perintah poligami itu bukan berasal dari TuH@N. Karena, perintah dari Tuh@n itu berlaku sepanjang jaman**

===> Ya salah tho yo

Pertama : Dari Tuhan atau tidak dari Tuhan apa hubungannya sama diterima/ditolak sebagian manusia dalam satu jaman atau lain jaman. Coba kamu jelaskan apa hubungannya …

Kedua : yang namanya perintah, pasti ada sifatnya terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu , ada juga yang sifatnya universal, ada yang untuk satu orang ada juga yang untuk lebih banyak orang.

Yang namanya perintah itu substansinya gampang : Diperintahkan untuk siapa ? Jika untuk kamu ya untuk kamu, jika untuk Paijo ya untuk Paijo , jika untuk semua ya semua. Tetapi misalnya ada ayat yang menjelekkan A atau memuji A, misalnya bagus juga kan kalo dipelajari alasannya mengapa A dipuji . lha meskipun pujian itu bukan untukmu kan kamu bisa belajar dari situ😀

Jadi kalo ada yang ngomong semua ayat Kitab Suci untuk segala jaman? Ya ada sisi universal ada juga sisi terkait diturunkannya ayat …

Masih mau protes lagi…?

Lha terkait dengan apakah suatu perintah bisa kita anggap memang berasal dari Tuhan dan mana yang tidak , ya nggak bisa dong kalo standarnya itu kebaikan . Mengapa nggak bisa ?
Karena dari sisi logika yang terjadi adalah circular , logikanya jadi muter, karena itu mustahil kamu bisa memprotes itu…

Kamu minta tolong orang sekampung juga nggak bakal bisa nyelametin kamu : kalo topiknya Kapan Tuhan dianggap salah membuat hukum ? atau dari mana bisa disimpulkan Tuhan atau bukan Tuhan dengan parameter tertentu. Mengapa ? Soalnya manusia nggak punya parameternya, gicu lho…

Kalo kamu gak percaya kamu terus-terusin saja, sambil minta tolong kanan kiri juga boleh…

Salam cah
See You…

Pertama : Dari Tuhan atau tidak dari Tuhan apa hubungannya sama diterima/ditolak sebagian manusia dalam satu jaman atau lain jaman. Coba kamu jelaskan apa hubungannya …

>>wah. sepertinya saya nyuapin terus nih.. he he he. (gpp deh, biar kau bisa jawab kalau melawan atheis)

Begini.

Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain.

Contoh, Perintah Jangan berbohong.

Jika manusia melaksanakan perintah ini, maka tidak ada manusia yang dirugikan.

Perintah ini diterima oleh manusia baik jaman dulu maupun jaman sekarang. Manusia sama-sama setuju bahwa setiap manusia seharusnya menjalankan perintah ini.

Nah. Inilah namanya perintah yang asli dari TUh@n.

Ngerti ? (wah kayaknya sih jauh)

Sekarang kita kembali ke perintah poligami.

Mari kita uji.

Apakah jika perintah pembolehan poligami ini dilaksanakan, akan ada yang di rugikan ?

Jawabnya pasti! Ya!

Siapa yang dirugikan ?

Tentu saja kaum wanita(istri terdahulu).

Muslim, dalam pembelaannya, berdalih : “Ooo.,, kalau jaman dulu, itu boleh poligami”

Kalau gitu, perintah poligami ini tidak tahan dimakan jaman.

Perintah yang tidak tahan dimakan zaman, bukanlah perintah dari Tuh@n. Karena perintah TuH@n dibuat untuk Manusia.
Dan manusia ada sepanjang zaman (sampai hari kiamat)

Kalau manusia hidupnya cuma pas jaman muhammad saja, maka poligami itu bisa jadi berasal dari Tuh@n.

Kedua : yang namanya perintah, pasti ada sifatnya terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu , ada juga yang sifatnya universal, ada yang untuk satu orang ada juga yang untuk lebih banyak orang.

>> ya sudah..cobaaa.. sekarang kau katakan ..

Apakah perintah poligami itu untuk masyarakat tertentu atau untuk seluruh manusia ? 😆😆😆😆 (tolong dijawab yaa)

(Atau jangan-jangan perintah poligami itu hanya untuk kaum lelaki saja ya.. ha ha ha ha )

lucu.

@jelasnggak :

Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain

===> Kamu nemu kalimat itu di bukunya Crayon Sinchan yang mana cah… HI Hi Hi.. Senenge kok mereka reka lho… Kalo saya mah gak tahu apa tujuan Tuhan memberikan perintahNya sepanjang itu tidak dikatakan. Lha kalimatmu emangnya kamu dapet darimana itu..🙂

========================================================
Nah. Inilah namanya perintah yang asli dari TUh@n.

Ngerti ? (wah kayaknya sih jauh)

Sekarang kita kembali ke perintah poligami.

Mari kita uji.

Apakah jika perintah pembolehan poligami ini dilaksanakan, akan ada yang di rugikan ?

Jawabnya pasti! Ya!

Siapa yang dirugikan ?

Tentu saja kaum wanita(istri terdahulu).

Muslim, dalam pembelaannya, berdalih : “Ooo.,, kalau jaman dulu, itu boleh poligami”

Kalau gitu, perintah poligami ini tidak tahan dimakan jaman.

Perintah yang tidak tahan dimakan zaman, bukanlah perintah dari Tuh@n. Karena perintah TuH@n dibuat untuk Manusia.
Dan manusia ada sepanjang zaman (sampai hari kiamat)

===> gINI ya cah….
Namanya pembuktian itu sifatnya harus universal misalnya

Misalnya saja ada penyelesaian dari barusan data dirumuskan seperti ini

rumus :
Un = 2n + 1

terus ternyata isinya suku pertama : 3
suku kedua : 5
suku ketiga : 7
suku keempat : 9
eh suku kelima 10

maka berdasarkan n n itu tidak langsung bisa ditarik kesimpulan kalo rumusnya 2n+1 , karena ada kasus yang membuktikan rumus itu salah. Yaitu untuk data n = 5 , hasilnya 2*5 + 1 = 11 bukan 10, jadi ada yang salah kan. Karena ada yang salah, maka rumus perlu dicek ulang. Dugaan atau penarikan kesimpulan dari data2 itu harus dicek lagi.

Dalam kasus ini , kamu mencoba membuat kesimpulan. Tetapi ada kasus yang membuktikan kalo kalimatmu tidak bisa dianggap benar.

Salah satunya di dalam 1 Samuel 15 ayat 3.

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

Berdasarkan standardmu atau caramu menarik kesimpulan, bisa kita cross check dengan data yang ada kan :

Pertama : Apakah ayat semacam itu berlaku secara universal untuk semua orang dan segala jaman ?
Kedua : Apakah dalam ayat tersebut semua orang merasa diuntungkan ? Atau setidaknya tidak ada yang tidak dirugikan ? Menurutmu orang Amalek seneng ya anak2nya dibunuh, wanita dan binatang ternaknya dibunuh.

Dengan standard yang sama, maka kemungkinanannya cuma dua.

Jika kamu maksa bahwa perintah Allah yang benar adalah sesuai standard karanganmu maka itu berarti Alkitab salah menurutmu. Kecuali kamu bisa menjelaskan lain.

Atau jika kamu percaya Alkitab dalam hal ini masih benar, maka berarti kesimpulanmu yang salah : Tidak semua perintah tidak merugikan, begitu juga tidak semua perintah berlaku segala jaman dan untuk semua manusia. Karena ada hal-hal yang memang terkait situasi dan kondisi masa masing-masing.

Ini nggak ada urusannya Alkitab membenarkan atau menyalahkan AlQuran atau sebaliknya tetapi standard penarikan kesimpulan kan memang harus seperti itu. Kalo ada satu data yang membuktikan suatu penarikan kesimpulan salah. Maka ada dua hal yang mungkin terjadi : Pertama penarikan kesimpulannya yang salah, atau kedua : Data itu yang salah…

bagi anak2 TK yang membaca buku logika saja baru kemarin, mendingan gak usah ngedumel soal ad hominem dsb, tak cuci pake rinso entar…

Salam iya cah

See You

Salam lagi deh

lovepassword Berkata:

yang namanya perintah, pasti ada sifatnya terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu , ada juga yang sifatnya universal, ada yang untuk satu orang ada juga yang untuk lebih banyak orang.

jelasnggak merespon:

ya sudah..cobaaa.. sekarang kau katakan ..

Apakah perintah poligami itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ?😆😆😆😆 (tolong dijawab yaa)

>> Lovepassword, seperti yang sudah-sudah,… tidak menjawab lagi… (malahan sibuk ngurusin kambing orang)

mBeeek… ayo kambing..menggok sana dulu… mbeeeek… menggok sini dulu..

.
.
.
.

Bhueee hue hue hue heu

Pengalaman yang dapat dipetik:

Kalau ngomong lawan orang kristen itu gampang!
Pakai saja jurus mBah Sartono : “buat saja jawaban ngga nyambung! ntar juga si kristennya jadi kesel. Nah.. kalau udah kesel, pasti si kristen nyerah!”

Jelasnggak Berkata:

Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain.

Contoh, Perintah Jangan berbohong.

Jika manusia melaksanakan perintah ini, maka tidak ada manusia yang dirugikan.

Lovepassword merespon:

===> Kamu nemu kalimat itu di bukunya Crayon Sinchan yang mana cah… HI Hi Hi.. Senenge kok mereka reka lho… Kalo saya mah gak tahu apa tujuan Tuhan memberikan perintahNya sepanjang itu tidak dikatakan. Lha kalimatmu emangnya kamu dapet darimana itu..

>>> Saya anggap Lovepassword tidak setuju dengan pernyataan saya itu.

Hmmm.

Sekarang coba jawab.

Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ?

silahkan Jawab. (kayaknya bakal ngurusin kambing orang lagi nih..😆 )

@jelasnggak murid TKku yang imut: Ya tentu saja itu nyambung…Topiknya kan Kesalahan dalam membuat perintah atau kemudian kamu ngeles dengan mengatakan substansi omonganmu bukan itu tetapi keraguanmu apakah suatu perintah berasal dari Allah atau bukan berasal dari Allah. Ketika kutanya standard atau parameter untuk membedakan itu, kamu memilih bilang nggak nyambung…ketimbang mikir.

Padahal jelas itu tanggapan atas topikmu.

Lha itulah bedanya anak TK sama guru TK. Kalo guru TK selain ngetes muridnya tentu juga harus bisa menjawab kan. Lha kalo anak TK, ya tanya terus saja..namanya juga anak-anak…Rasa ingin tahunya kan tinggi sekali plus ngeyelan..Hi hi hi

Kalo kamu bilang parameter sesuatu perintah dianggap berasal dari Allah jika
pertama : Berlaku universal harus untuk semua orang dan lintas jaman
kedua : harus disetujui manusia jaman sekarang
ketiga : harus tidak ada yang merasa dirugikan.
Itu penarikan kesimpulan yang salah. Mengapa salah ? Karena ada data yang menunjukkan itu salah. Salah satunya ya ini :

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

Lha tinggal kamu pilih saja, kamu mau membenarkan kesimpulanmu menyalahkan datanya, atau kamu memilih mundur dan mengatakan data itu benar.

Salam cah

masalah poligami itu sudah kita omongin sendu merayu di banyak artikelmu, misalnya ini salah satunya
https://jelasnggak.wordpress.com/2009/10/20/pengakuan-jujur-seorang-muslim/
_//jelasnggak.wordpress.com/2009/10/25/bathil-tapi-boleh/#comments

Substansi jawabanku itu mempertanyakan apa benar sesuatu kita anggap perintah Allah jika parameternya harus diakui oleh semua manusia jaman sekarang ? Intinya itu.

Lha mau poligami mau berlaku sekarang mau nggak, ya nggak ada urusannya …
Apakah perintah poligami itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ? juga nggak ada urusannya, selama kamu tidak bisa membuktikan bahwa kesimpulan kamu benar.

Tapi daripada lama2 kamu muntah darah, karena saking sebelnya plus dongkol gak tahu ngomong apa hi hi hi, kuberi kesempatan kau bernapas deh.

Poligami itu tentu memang terkait dengan situasi kondisi waktu itu. Lha trendnya itu ya dari banyak menjadi sedikit, misalnya dulu tanpa aturan kemudian ada batasan.
Lha terkait dengan itu maka memang ada aneka perbedaan pendapat, tetapi yang lebih substansial adalah : Poligami itu untuk yang mampu melakukannya, jadi jelas bukan untuk semua orang.🙂

Tetapi itu tidak bisa dikaitkan dengan pasti perintah atau pasti bukan perintah, atau itu perintah yang salah atau benar kemudian kamu hubungkan dengan standardmu. mengapa ? Karena standardmu , parameter benar salah nggak ada urusannya dengan semua manusia jaman sekarang mengakui atau tidak. Untuk semua manusia atau tidak.

===========================================
Saya anggap Lovepassword tidak setuju dengan pernyataan saya itu.

Hmmm.

Sekarang coba jawab.

Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ?

===> Kamu salah menarik kesimpulan. Yang saya katakan adalah manusia hanya tahu tujuan Tuhan selama itu diberitahukan, lha selama nggak ada pemberitahuan alasan atau tujuannya ya berarti manusia gak tahu. Kalo ada yang merasa tahu padahal gak diberitahu ya mungkin dia berasumsi atau mereka-reka..

Dalam kasus itu aku mempertanyakan kamu tahunya darimana sehingga bisa ngomong : Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain.? Itu saja sih. Padahal dalam ayat ini :

tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

sudah jelas ada yang dirugikan kan???

Salam cah

Jelasnggak:
“Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain. Contoh, Perintah Jangan berbohong. Jika manusia melaksanakan perintah ini, maka tidak ada manusia yang dirugikan.

Lovepassword:
“Kamu nemu kalimat itu di mana cah… HI Hi Hi.. Senenge kok mereka reka lho…”

Jelasnggak:
“Sekarang coba jawab.Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ?

Lovepassword:
“Kamu salah menarik kesimpulan. dst”

>>Bener kan..??

Malahan sibuk ngurusin kambing orang… hw aha ha ha haa ha…

Nyanyi dulu yah, LP :

“Tak ngeles.. kemana-mana.. asik dong… enak dong… daripada aku ngga bisa jawab.. mendingan aku ngurusin kambing saja”

“Tak ngeles.. kemana-mana.. ha ha ha”

Hi hi hi.. ada yang sedang melucu.
———————————

Lovepassword Berkata:

yang namanya perintah, pasti ada sifatnya terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu , ada juga yang sifatnya universal, ada yang untuk satu orang ada juga yang untuk lebih banyak orang.

Jelasnggak merespon:

ya sudah..cobaaa.. sekarang kau katakan ..

Apakah perintah poligami itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ?😆 (tolong dijawab yaa)

Lovepassword menjawab kembali dengan:

Kita ngomongin bible kamu dulu Jel,…

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

>>> Bener kan saya bilang…???

Jurus mBah sartono memang harus digunakan untuk melawan omongan orang kristen.

Apa sih jurus mBah sartono itu ?

Ini NIh :

“buat saja jawaban ngga nyambung! ntar juga si kristennya jadi kesel. Nah.. kalau udah kesel, pasti si kristen nyerah!”

setelah pakai jurus ini, segera sambung pakai jurus mBah saritem : “Gembar-gembor kristen kalah debat” jhaaaaa ha ha ha ha ha ha… raaden oh radeen…

Alkisah. Adalah seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang berada di ruang ujian skripsi dan tengah di uji oleh para dosen.

Mahasiswa itu dalam tesis-nya berkata bahwa penjumlahan 1 + 1 itu adalah 5.

Para dosen pun tertarik untuk menguji sang mahasiswa.

Dosen:
“Mahasiswa, kulihat kau lain dari yang lain yaa… coba jelaskan ..kenapa kamu bisa mengemukakan bahwa 1 + 1 = 5”

Mahasiswa:
“Sebelum saya menjawab, marilah kita bahas dulu tesis pak dosen yang berkata bahwa 1 + 1 = 2”

Dosen:
“Ehem..serius deh …. kita ini kan lagi membahas kau punya tesis.. kok bisa-bisanya kau ngajak ngomongin tesis saya…?”

Mahasiswa:
“Dosen, iya,.. itu nyambung pak,.. tesis bapak itu salah pak karena.. ini itu ini itu.. ”

Dosen:
“Ehem.. ya sudah, .. nanti kita ngomongin lagi tentang tesis saya yang salah itu yaa.. sekarang kan kita sedang mencari kebenaran tentang tesis kamu…. kita ngomong saja masalah di dalam tesis kamu itu…” Setuju….?

Mahasiswa :
” Iya pak saya ngerti,… tapi tesis bapak itu juga harus dievaluasi lagi pak..”

Dosen:
“iya..iya.. saya juga ngerti yang kau maksud.. hi hi hi.. tapi itu nanti saja ya dik,.. saya sediakan waktu dan tempat khusus untuk membahas tesis saya yang kau bilang salah itu,..sekarang kita bahas saja pernyataanmu yang berkata bahwa 1 + 1 = 5….. Gimana? setuju ?”

Mahasiswa:
“Pak.. saya akan menjawab alasan mengapa saya berkata 1 + 1 = 5, betul itu pak… saya ngga bohong…. tapi….jika bapak sudah bisa menjawab dan mempertahankan tesis bapak yang bilang 1 + 1 = 2 itu pak..”

Dosen (garuk-garuk kepala):
“hi hi hi… saya kok jadi bingung yaah..ini saya yang salah sekolah atau sekolahnya yang salah mendidik sih…? Sudah…sudah… kita sudahi saja masalah tesis saya itu yaa dik yaaa….?… udah siang nih.. laper perut bapak nih”

Mahasiswa:
“Pak, dengan segala hormat… saya pastikan bahwa saya bisa menjawab dan mempertahankan pernyataan di dalam rumus baru saya itu…. J i k k a a aa… bapak mau mempertahankan tesis bapak…. tuh lihat,,.. bapak saja ngga bisa mempertahankan tesis bapak… kenapa saya disuruh mempertahankan tesis saya ?”

Dosen (Laper) :
“Oke.. saya capek. Kalau gitu Saya akan simpulkan saja begini:
alasan mengapa kamu berkata bahwa 1 + 1 = 5 adalah karena tesis saya salah………..Yaaaa sudah laah…!!! kau pergi saja sana.. saya luluskan kau !!!!.,,,, capek saya…..mahasiswa kok kayak gini…bodo amat…

    Untung ini sekolahan arab…

Komentar jelasnggak:
wahaahahahahah… ketahuan… di arab sekolahnya aneh-aneh kikikik

@jelasnggak tercinta : Lha gicu …Biarpun endingnya kamu trenyuh terharu , tapi masak iya kamu nyerah terlalu cepat…Kalo kamu ngomong gagah berani gitu kan rada pantes kalo kupanggil murid TKku, gak malu-maluin aku gicu lho…

Lha memang kamu salah menarik kesimpulan. Saya nggak protes kamu di bagian itu. Kamu kan bilang tujuan Allah adalah agar manusia tidak dirugikan oleh manusia lain.

Aku cuma mau bertanya : Darimana kamu simpulkan bahwa tujuan perintah Allah adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan sedangkan ada preseden, ada kisah Allah memerintahkan pembunuhan total terhadap suatu kelompok manusia ? Apakah dalam peristiwa tersebut kita bisa mengatakan tidak ada yang dirugikan ? Kan tidak…

Darimana juga bisa kamu simpulkan bahwa perintah Allah pasti selalu ditujukan untuk semua umat manusia secara total sedangkan ada peristiwa yang menyatakan kalo pendapat itu salah…

Intinya itu. Lha silahkan dijawab saja sih kalo mau. kalo nggak mau ya silahkan mau ya silahkan..

Salam

Subtansinya kan gictu…

@jelasnggak yang imut :

Aku gak pernah mengatakan atau gembar-gembor Kristen kalah debat.

Bahkan saat kamu terang-terangan menyerah juga kuberi kesempatan, lagian mana bisa pendapat kamu dianggap representasi Kristen kan ? Lha wong kamu nggak punya kapasitas …Kamu itu terlalu GR cah…Hi hi hi..

jelasnggak
May 8, 2010 at 1:01 pm

@LP,

Oke deh,.. kau yang menang…😆😆😆😆

===> Ini yang ngomong aku apa kamu jell ?

Kalo kamu merasa nyerahnya terpaksa , ya kita lanjutkan lagi sampai kamu menyerah nggak terpaksa. Hi hi hi

Silahkan cah…

Salam Iya

See You

@murid Tkku yang manis :

Contoh dalam skenariomu itu memang gak nyambung. Yang geblek ya yang ngasih contoh.

Mestinya analoginya gini :

Seorang dosen ngomong sama mahasiswanya :

Binatang berkaki empat adalah pemakan rumput, kamu bisa lihat kan kerbau makan rumput, sapi makan rumput, gajah makan rumput.

Kemudian salah satu mahasiswanya protes : Tapi pak, macan kan nggak makan rumput.

Itu bukan nggak nyambung. Dalam hal ini mahasiswanya yang pinter , dosennya yang oon.

Mahasiswa itu menunjukan data yang menunjukan bahwa penarikan kesimpulan yang dilakukan dosennya salah, karena ada data yang menunjukan kesimpulan itu salah.

Lha dosennya bisa memilih, maksa menyalahkan data mahasiswanya, misalnya bertanya gini : Apa benar macan berkaki empat, atau kamu lihat dimana ?

atau merevisi penarikan kesimpulannya.

Perhatikan bedanya agar kamu cepet kululuskan jadi anak SD.

Salam iya cah
See You…

@LP,

Di contoh kau itu, yang jadi dosennya itu kau.
Di contoh saya, yang jadi mahasiswanya itu kau.

ngga percaya ? lihat nih.

Lovepassword Berkata:

yang namanya perintah, pasti ada sifatnya terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu , ada juga yang sifatnya universal, ada yang untuk satu orang ada juga yang untuk lebih banyak orang.

Jelasnggak merespon:

ya sudah..cobaaa.. sekarang kau jawab..

Apakah perintah poligami di quran itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ?😆 (tolong dijawab yaa)

Lovepassword (ngga jawab malah nanya bible😆 ) :

Kita ngomongin bible kamu dulu Jel,…
itu lihat di alkitabmu ada kisah pembunuhan.

lihat ayat samuel berikut ini, Jell :
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

>>Persiis seperti contoh yg saya buat itu. ha ha ha

Intinya sih TIDAK MENJAWAB.

urusan ayat samuel itu lain soal. Nanti saya bahas di lain kesempatan.😆

Dosen: “coba jawab kenapa kau bilang 1+1=5!”

Mahasiswa:”jawab dulu dong tesis dosen yang berkata 1+1=2, itukan kemungkinan salah”

Bandingkan,

Jelasnggak : “Coba jawab apakah poligami hanya untuk kelompok tertentu dan zaman tertentu?”

Lovepassword : “jawab dulu dong ayat samuel”

he he he…

Terbukti yaa ….?

ngga malu yaa…?

Dilihat temennya sendiri yaa..?

.
.
.

@LP,

coba kau jawab dulu yang ini biar semua jadi terbuka… :

Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ?

coba di jawab dulu deh…

jawab dengan simple. alias lugas dan tegas..
(ngga bertele-tele ngomong nyangkut sana-sini😆 )

Satu-satu nanti saya tunjukkan …

biar pinter…

tidak seperti si Raden lagi.

Oke….?

@jelasnggak tercinta ” Kayaknya kepercayaan dirimu sudah berhasil kupulihkan deh.. Hi hi hi.. Baguslah ..biar gak pinter2 banget paling tidak semangatmu kan perlu dihargai… Aku kalo melihat kamu kayak anak TK cacingan gak semangat juga jadi gak enak ati kan…

Mari kita berkisah dulu mengikuti gaya beceritamu

Alkisah :

Ada anak TK ngomong sama guru TKnya..
Semua mamalia itu makan rumput… , Pak Guru

Guru TKnya ngomong : Lho kok gicu …Lha kalo macan gimana ?

Anak TK : Ya bukan mamalia , karena nggak makan rumput
Guru TKnya : Mengapa kamu simpulkan mamalia selalu makan rumput ?
Anak TK : Coba pak guru liat : sapi mamalia kan ? sapi makan rumput, gajah juga makan rumput, kambing makan rumput, jadi mamalia itu makan rumput.
Guru TK : Lha kalo macan ?
Anak TK : macan makan rumput apa nggak ? Kalo nggak ya berarti bukan mamalia…
Guru TK ( membatin ) : gak papa namanya juga anak TK..

Karena baik hati guru TKnya ngomong lagi : Kamu lihat cah serigala juga menyusui anaknya , serigala makan daging, kucing juga makan daging.. Kan kamu kemarin melihat sendiri di kebun binatang dan bilang ke bapak kalo serigala menyusui anaknya

Murid TKnya cemberut : Pokoknya nggak bisa pak guru. contohnya harus sapi atau kambing. Pak guru kamu telah melakukan ad hominem.

Guru TK : Apa hubungannya sama ad hominem ?
Anak TK : Bapak telah memakai data saya. Nggak ada hubungannya kata2 saya bahwa serigala menyusui anaknya dengan macan itu mamalia….

Guru TK : masak gicu ya sayang , kayaknya kamu lelah deh. bagaimana kalo kamu cuci kaki bobok siang.

Hi hi hi

Sekarang kamu bandingkan dengan gaya kamu

Ini omongan anak TK ya :

Suatu Perintah dianggap perintah Allah jika :

1> Diikuti atau dianggap benar/baik oleh semua manusia lintas jaman termasuk hus disetujui oleh semua manusia jaman sekarang,
2> Jika perintah itu harus berlaku untuk semua manusia tidak untuk sebagian manusia saja.

Lha perintah poligami pasti bukan berasal dari Allah karena menurutmu gak masuk kriteria itu.

Lha contoh yang masuk kriteria misalnya saja : perintah jalan berbohong …
Semua orang setuju bahwa berbohong itu secara umum jelek dan perintah jangan berbohong itu berlaku untuk semua orang…

terus guru TKnya tanya : Kalo perintah Allah untuk membasmi habis orang Amalek itu masuk dua kategori itu atau nggak ? Lha perintah itu termasuk perintah Allah atau bukan perintah Allah ?

Anak TK : Pak guru kamu melakukan ad hominem. pokoknya contohnya harus jangan berbohong. Contoh yang lain nggak boleh.

Guru Tk (membatin ): ad hominem udelmu cah.. lha orang gw ngasih contoh data untuk menunjukkan bahwa cara penarikan kesimpulanmu salah…

Jika sapi itu makan rumput dan sapi mamalia, jika kambing makan rumput dan kambing mamalia. Tidak bisa disimpulkan semua mamalia pasti makan rumput karena bisa dibuktikan bahwa ada yang bukan pemakan rumput yang mamalia…

Guru TK biar prihatin akhirnya tanya lagi : mengapa menurutmu ad hominem ?

Anak TK : Itu masuk ad hominem pak guru, karena contohnya harus jangan berbohong. nggak boleh contoh lain. Pak guru kok maksa sih ngasih contoh lain…Kalo contoh datanya diambil dari Alkitab itu namanya ad hominem …Karena Alkitab kan data saya.. Nggak boleh pake data saya pokoknya…

Guru TK : (trenyuh terharu ) Cup Cup Cup, kamu tadi pagi sudah makan belum cah.. Sana gih makan dulu di kantin yah… kayaknya kamu kurang makan juga kurang tidur deh…

SALAM Iya

=============================================

Lha dasarmu menyalahkan poligami itu karena dua argumentasi jelek itu. Sesuatu dianggap berasal dari Allah jika XYZ… Jika XYZ-nya sudah salah, apalagi yang bisa kamu pertahankan… Sementara tiang2 logika kamu hancur berantakan. Apalagi yang perlu dibahas…kan
Alasanmu menyalahkan kan sudah terbukti salah… lenyap tertiup angin…
Saranku sih : Carilah alasan yang lebih pinteran sedikit…

SALAM Iya

Salam lagi deh…

Apakah perintah poligami di quran itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ? ===> Untuk laki2 yang mampu …mampu itu kriterianya macem2 termasuk salah satunya berlaku adil…

Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ? ===> Dalam pengambilan kesimpulan jika ada data yang menguatkan tetapi ada juga data lain yang membuktikan penarikan kesimpulannya salah, maka kesimpulan dianggap salah…
atau data itu yang dianggap salah.

Jadi bahkan jika perintah : Jangan berbohong kita anggap tidak merugikan orang lain. Bukan berarti kita bisa mengadili mana yang perintah Allah dan mana yang tidak perintah Allah dengan asumsi ada manusia yang dirugikan atau tidak…Karena ada contoh lain yangh membuktikan penarikan kesimpulan seperti itu salah.

Misalnya perintah pembasmian total kepada wanita dan anak2 orang Amalek…jelas perintah itu tidak berlaku untuk semua umat manusia dan perintah itu juga merugikan sekelompok manusia…

SALAM

Silahkan kamu ngedumel lagi cah…

SALAM iya

@LP,

Untuk laki2 yang mampu …mampu itu kriterianya macem2 termasuk salah satunya berlaku adil…

>> Ya saya juga sudah tau perintah poligami itu buat laki2.

Duh…

Minta ampun.

Coba di baca lagi pertanyaan saya dari dulu-dulu itu lho..

saya ulangi lagi.
Apakah perintah poligami di quran itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ?

Biar lebih jelas lagi,

Apakah di quran tertulis bahwa perintah poligami itu hanya untuk masarakat arab zaman muhammad saja,… atau… untuk seluruh manusia..?

Jika Ya, dimana ayat yang mengatakan itu..

gitu lhohh hoh hoh

~~

===> Dalam pengambilan kesimpulan jika ada data yang menguatkan tetapi ada juga data lain yang membuktikan penarikan kesimpulannya salah, maka kesimpulan dianggap salah…
atau data itu yang dianggap salah.

>>Duh. begini lagi.

Coba lovepasword jawab saja dulu deh. biar penonton pada jelas semua.

Oke.?

Sekali lagi nih.


Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ?

Pertanyaan gampang banget gini kok…

Untuk koment yang lain, sory tidak saya tanggapi, ngga ada esensinya.

@jelasnggak murid TKku : Biar kamu puas kutanggapi secara langsung, biar kamu punya kesempatan ya? Kalo nggak ada kesempatan ngomong, kasihan juga engkau bisa putus asa…

Pertanyaanmu kutanggapi langsung sajalah, ingin kulihat kamu mau ngomong apa:

Apakah perintah poligami di quran itu untuk masyarakat tertentu .. atau untuk seluruh manusia ? ===> Perintah itu bukan terkait masyarakat tetapi perintah untuk individu yang mampu.

Apakah di quran tertulis bahwa perintah poligami itu hanya untuk masarakat arab zaman muhammad saja,… atau… untuk seluruh manusia..? ===> Tidak ada penjelasan spesifik detail di AlQuran apakah poligami untuk masyarakat Arab saja pada jamannya atau sebaliknya…

Apakah jika kita menjalankan perintah TuH@n “Jangan Berbohong”, maka kita akan merugikan orang lain ? ===> Saya rasa Kayaknya tidak . Tetapi apakah suatu perintah dianggap perintah Tuhan atau tidak , tidak bisa dianalisa dari sisi itu karena ada fakta tekstual yang menyebutkan sebaliknya.

Sudah cah .. Sekarang silahkan kau bicara… Tapi mendingan kau pikir dulu kalo mau ngomong ya cah.. Hi Hi Hi..

Salam deh…

@LP.

Tidak ada penjelasan spesifik detail di AlQuran apakah poligami untuk masyarakat Arab saja pada jamannya atau sebaliknya…
————————————-

Terima kasih atas pengakuannya.

Coba perhatikan ini.

1.Jelasnggak:
“Poligami bukan perintah yang datang dari TUH@N. Karena perintah poligami ternyata hanya pas untuk jaman muhammad saja. Sedangkan perintah Tuh@n seharusnya pas untuk sepanjang zaman

2.Lovepassword:
“oOh ngga jell, Perintah Tuh@n itu macem-macem. Ada yang diturunkan terkait dengan kondisi masyarakat waktu itu, ada juga yang universal”
(catatan jelasnggak: Disini secara implisit, Lovepassword ingin berkata bahwa adalah sah-sah saja kalau muslim berkata bahwa poligami itu hanya khusus untuk masa dimana muhammad hidup)

3.Jelasnggak:
“Apakah di quran ditulis bahwa perintah poligami itu hanya untuk masyarakat arab waktu itu saja??”

4.Lovepassword:
“Enggak tuh! Tidak ada penjelasan spesifik detail di AlQuran apakah poligami untuk masyarakat Arab saja pada jamannya atau sebaliknya…

Referensi:
( https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6233 )

>> Terima Kasih Lovepassword sudah mengakui. Itu berarti dalam konteks perintah poligami ini, … lovepassword tidak bisa membuktikan Klaimnya yang di nomor 2 di atas.

–>Kalau di quran saja tidak disebutkan secara spesifik apakah poligami itu untuk zaman muhammad atau untuk semua zaman,….. kenapa Lovepassword maksa berkata-kata bahwa perintah poligami sah-sah saja jika dikatakan sebagai perintah yang khusus untuk zaman dimana muhammad hidup.

(wah mudah2an Lovepassword bisa nangkep nih.. kalau tidak.. ya sudaaah laaa.. pulang kampung saja sayaaa ha ha ha)

Strike 1-0!😆😆😆

@LP.

Saya rasa Kayaknya tidak . Tetapi apakah suatu perintah dianggap perintah Tuhan atau tidak , tidak bisa dianalisa dari sisi itu karena ada fakta tekstual yang menyebutkan sebaliknya.

—————————————-
Terima kasih sudah menjawab dengan lugas.

Respon saya gampang.

Saya tidak pernah berkata “Tujuan Tuh@n memberikan perintahNYa adalah.. dst..”

Kalimat pernyataan saya mulai dengan : SALAH SATU ..

Yang saya katakan adalah “SALAH SATU TUJUAN Tuh@n memberikan perintahNYA adalah.. dst..

Referensi:
https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6240

Bedanya besar sekali itu.

Secara spesifik saya sudah tuliskan CONTOHNYA… (yang pada akhirnya kau jawab itu).

Harap baca :

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/05/20/universal-statement/

Kesatuan dari pernyataan disertai contoh = argumentasi yang kuat. <- ilmu gratis tuh LP.. he he he

Kau sendiri mengakui pada akhirnya, bahwa jika kita melaksanakan perintah Jangan berbohong, maka tidak akan ada manusia yang dirugikan!

Pernyataan+contoh yang disatukan akan menghasilkan argumentasi yang kuat!

Lalu Bagaimana dengan cerita amalek dibantai israel ?

–>Hal itu menjadi tidak relevant di dalam konteks ini.

Kan ada kata "SALAH SATU.."

Dan ada contoh!

Makanya kamu saya paksa untuk menjawab pertanyaan saya itu … biar ngeerrr toosss..

Oke ?
he he he…

.
.
.

Strike 2!
2-0

@jelasnggak : Saya nggak tahu apakah saya harus mringis lagi atau mengelus-elus kepala kamu.. Hmmm…

Kupikir-pikir kamu makin pintar cah…Daripada jawaban-jawabanmu yang asal nyamber, kalo kamu lagi ngomong serius biarpun juga nyamber tapi kali ini urutan logikamu bisa dipahami.

Bisa dipahami tetapi tentu tidak berarti seluruhnya bisa disetujui… Kalo kemarin kamu jelas tidak bakal lulus UNAS, nilainya paling 25 , dengan jawabanmu sekarang setidaknya kamu dapetlah kalo sekedar nilai 55.🙂

Oke deh kutanggapi sedikit.

Ini jawabanmu yah :

Sedangkan perintah Tuh@n seharusnya pas untuk sepanjang zaman ” ===>
Pernyataan yang khas dan mungkin mengesankan bagi sebagian orang tetapi sayangnya nggak untukku sih.

Pertanyaan Pertama : Yang mengharuskan siapa ?
Pertanyaan Kedua : Saya bahkan sudah menampilkan data yang membuktikan kalo pernyataanmu salah sejak kemarin2, misalnya dalam kasus pembasmian bangsa Amalek itu. Dari adanya data ini saja pernyataanmu jelas salah , karena ada bukti yang membuktikan salah

Dalam kasus poligami, saya tidak pernah menyatakan bahwa poligami hanya berlaku pada jaman itu saja. Yang saya katakan adalah tidak ada pernyataan detail dan langsung detail yang menyatakan poligami berlaku sampai kapan. Dan itu bukan persoalan yang bisa diadili dengan perintah Tuhan atau bukan, karena kamu tidak bisa membuktikan argumentasimu bahkan apa kaitannya sesuatu kita akui sebagai perintah Tuhan dengan “Pas segala jaman ”

Pas itu untuk siapa ? Lha yang menilai pas atau tidak siapa ?
Yang mengharuskan perintah Tuhan harus berlaku disegala jaman untuk semua manusia juga siapa ? Yang namanya perintah itu kalo ditujukan untuk A, ya A, kalo untuk A dan B ya A dan B, kalo memang untuk A, B, C ya A, B, C.

Disini secara implisit, Lovepassword ingin berkata bahwa adalah sah-sah saja kalau muslim berkata bahwa poligami itu hanya khusus untuk masa dimana muhammad hidup

Kemudian kamu teruskan di bawahnya :
>> Terima Kasih Lovepassword sudah mengakui. Itu berarti dalam konteks perintah poligami ini, … lovepassword tidak bisa membuktikan Klaimnya yang di nomor 2 di atas.

Kalau di quran saja tidak disebutkan secara spesifik apakah poligami itu untuk zaman muhammad atau untuk semua zaman,….. kenapa Lovepassword maksa berkata-kata bahwa perintah poligami sah-sah saja jika dikatakan sebagai perintah yang khusus untuk zaman dimana muhammad hidup.

===> Kamu mencoba menafsirkan kalimatku. Itu sah-sah saja. Tetapi jika anggap saja aku ini pembuat Kitab dan kamu penafsirnya , tentu saja kamu harus nurut penafsiranku ketimbang mengarang indah sendiri mengenai apa yang kamu anggap perkataanku.
Kalo nggak itu namanya bukan menafsirkan tetapi menyelewengkan, membelokkan omongan orang…

Hi Hi Hi …

Saya tidak mengatakan bahwa poligami hanya khusus untuk masa lalu dst…
Yang saya katakan adalah Tidak relevan mengaitkan masa berlakunya poligami dengan berasal dari Tuhan atau tidak berasal dari Tuhan…

Karena berasal dari Tuhan atau nggak, tidak bisa adili dengan mengaitkannya dengan masa berlaku sebuah perintah, atau perintah untuk seseorang atau banyak orang dan sebagainya.
Sudah jelas ada preseden atau kejadian yang membuktikan kalo asumsi kamu salah.

Jika A tidak bisa diadili atas dasar B, maka tidak penting untuk dibahas apakah B itu B1, B2, atau B3 .. Karena baik B1, B2 atau B3 tidak bisa dipakai untuk menjudge A.

Pendapatku seperti itu.

SALAM Iya

@LP,

wah,

Kau bahkan tidak mempelajari tulisan ku.. ha ha ha…

begini saja.

di setiap tulisan ku di atas, ada referensinya kan… ?

Nah, disitu kamu bisa runut kembali dari awal permasalahan… sampai bisa ke sini..

coba tolong di baca kembali.. sampai ngerti..

baru respon lagi..

ha ha ha…..

@jelasnggak : Jawabanmu yang ini juga lumayan pinter, kamu sudah berusaha berpikir dengan baik…🙂

Tapi gini ya :

Kamu mencoba memberikan pembelaan diri dengan kata “SALAH SATU”

Oke deh.. pinter juga.. Hi Hi Hi…
Tapi logika itupun walaupun Ada kata Salah Satu juga tetap bermasalah. Mengapa demikian ?

Mari kita lihat pernyataanmu :
Salah satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain

Kalo ada salah satu berarti kan ada salah dua, salah tiga dst dalam artian ada pilihan atau ada lebih dari satu aspek kan..

Lha kamu mencoba berkelit dengan mengatakan yang lain ilernya evan atau ilernya siapa… tetapi substansinya ya tetap saja kamu salah.

Sekarang ini kita mencoba menghakimi kriterianya atau apa yang hendak diadili oleh kriteria itu.

Jika salah satu di sini kita artikan sebagai salah satu kriteria dimana ada kriteria lain , maka sesuatu dianggap masuk kriteria jika semua kriteria terpenuhi .
Pelanggaran terhadap salah satu kriteria itu kan juga berarti tidak memenuhi kriteria.

Jika ada kasus yang melanggar salah satu kriteria saja, maka kesimpulan akhir salah, apalagi jika melanggar sejumlah kriteria yang lain…Logikanya kan seperti itu.

Misalnya gini.
Ciri-ciri gajah adalah : Berbelalai panjang, kuping lebar , hidup di darat, badannya besar.
Kriteria ini bisa kita anggap benar ya ?

Dalam kasus ini kamu bisa mengatakan : Salah satu ciri–ciri gajah adalah hidup di darat.

Pada suatu hari kamu melihat : Ada hewan besar tetapi berenang di laut, maka :
karena berlawanan dengan salah satu kriteria yaitu hidup di darat, maka kesimpulannya pasti itu bukan gajah jika kriteria gajah hidup di darat adalah benar…

Logikanya kan seperti itu.

Dalam kasus ini Kamu mengatakan : Salah Satu tujuan TuH@n memberikan perintahNYA adalah agar manusia tidak ada yang dirugikan satu sama lain

Faktanya saya berhasil menunjukkan kasus dimana ada manusia atau sekelompok manusia yang dirugikan dengan perintah itu . Misalnya pembasmian bangsa Amalek termasuk wanita dan anak-anaknya.

Jadi pilihannya adalah : Kriterianya yang salah, atau datanya yang salah. Atau dua-duanya salah…Kamu memilih merevisi caramu menarik kesimpulan atau maksa menyalahkan datanya ?

=============================================

Mungkin kamu mau protes yang lain, Nggak harus gitu.. Oke bisa sih.

Salah satu di situ kamu artikan sebagai salah satu alternatif, bukan sebagai keharusan melaksanakan semua kriteria. Jika satu saja terpenuhi maka terpenuhi . Atau fungsinya menurutmu bukan AND seperti contoh di atas tetapi OR …

Jika kamu artikan begitu , maka tidak bisa kita mengatakan memenuhi atau tidak memenuhi hanya atas dasar satu kriteria tidak dipenuhi atau terpenuhi.

Misalnya gini :

Makanan macan adalah :
1> Daging kambing
2> Daging kerbau
3> Daging sapi
4> Daging ayam

Kita bisa mengatakan salah satu makanan macan adalah daging kerbau.

Apakah atas dasar pernyataan salah satu makan macan adalah adalah daging kerbau maka kita bisa mengatakan bahwa jika ada hewan yang makannya bukan daging kerbau ( misalnya daging sapi), maka itu pasti bukan macan ?

Ya nggak bisa, karena ada alternatif lain.

Dalam fungsi Atau atau OR, kita harus tahu dulu semua parameter baru kemudian kita bisa mengatakan sesuatu itu tidak masuk kriteria.

Hanya dengan satu parameter kita bisa menganggap dia memenuhi kriteria tetapi untuk menyalahkannya kita harus memastikan dulu semua kriteria tidak terpenuhi.

Jika kamu lihat hewan nggak makan daging kerbau, kamu tidak bisa mengatakan itu pasti bukan macan, karena dia makan daging sapi.

Dari sisi ini, maka apapun logika kata “salah satu” dibenakmu , kamu tetap salah mengambil kesimpulan..

Jika kamu mengartikan “SALAH SATU” berarti “AND” atau semua kriteria harus terpenuhi, maka dengan adanya salah satu saja yang tidak terpenuhi maka kesimpulan salah, atau kriterianya yang mesti kita salahkan.

Fakta Tekstual : perintah Pembunuhan bangsa Amalek menunjukkan bahwa salah satu kriteria yaitu tidak merugikan orang lain tidak terpenuhi, maka alternatifnya : bisa kesimpulannya yang kamu revisi atau datanya yang kamu salahkan

Jika kamu mengartikan “SALAH Satu ” berarti “OR” atau satu saja kriteria dipenuhi gak papa.

maka untuk menyalahkan sesuatu hal tidak bisa atas dasar satu kriteria itu. Sesuatu hanya bisa disalahkan atas dasar tidak memenuhi semua parameter. Lha untuk mengadili itu otomatis kamu harus menyebutkan semua parameternya menurutmu yang tidak masuk kriteria, sehingga bisa kita nilai benar dan salah…Silahkan saja anda cari parameter2nya semua, kalo mau😀
Misalnya saja Parameter Tuhan itu apa saja …
Silahkan kalo mau mengarang indah lebih panjang

SaLAM Cah

See You…

@lovepassword.

Kau memang seperti si Raden deh.😆

Beda kau dengan raden.

Raden ngomong dikit, kau ngomong banyak.

Tapi dua2nya sama saja.

Sama-sama ngga nyambung. (karena ngga nyambung jadi ngga ngerti)

Mikir yang sederhana saja LP. nggak usah susah-susah.. ntar pusing.. jadi sakit kayak hanifah ha ha ha

Begini.

Contoh sederhana.

Salah satu tujuan pak Lurah memberi perintah2 adalah agar warganya bisa rukun.

Contohnya adalah perintah untuk menjaga kebersihan.

Ngerti ngga lovepassword…?

kuncinya ada di kata SALAH SATU..

SAA LAAH … SAA TUUUuu …. HOOOYYYYY … BANGUN DONG…ha ha ngga jelas-jelass wAAAAAAAAAHHHHH!! PYUAAAYUAAAH tenaaannnn…

Kasian dong saya…. ngerti dikit dong…

coba Lovepassword RENUNGKAN dulu kalimat saya itu dengan baik-baik hi hi hi hi hi…
coba dibacanya pelang-pelang dan di rasakan kebenarannya…

Mungkin mas Yari mau bantuin si Lovepassword nih.. ha ha ha.. ngga tau kenapa ya dirinya lama sekali buat nyambung…ha ha ha ha susah amat mau jelasinnya…

Salah satu tujuan pak Lurah memberi perintah2 adalah agar warganya bisa rukun.
Kalau ada salah satu perintah pak Lurah yang membuat warganya tidak rukun, apakah itu lantas menjadikan perintah itu (yang membuat warganya tidak rukun itu) sebagai satu-satunya tujuan pak lurah dalam memberikan perintah-perintah ? Tidak kaaan…. Ada tujuan lain yang membuat pak lurah memberi perintah. Yaitu agar warganya bisa rukun.

Ngerti ngga nih..?

GUAUAUAUAMMMPAAANG GHINhiii Koooqqq….????

Prikitiew.

@hh
kamu sapi / tolol ga’ baca Alkitab

kau (cow) = lembu.

kalau mas Raden pintar dan baca Alkitab, dimana tercatat dukungan, perintah, aturan tentang poligami? Hayo……. kamu bisa mas……….

salam

@cosmicboy,
bunda maria Poliandri dan punya anak namanya Yesus,
hasil campuran dua sperma cowok.

Semua pertanyaan ttg kekristenan sila ke ForumKristen.com, blog disini khusus utk membahas kebejadan muhammad…hare2 gene masehkah ada orang tolol kayak raden, hahaha…

@jelasnggak,
kamu merusak kabarnet lagi yaa🙂
kenapa, apa ga enak yaa kalau kalah terus2an dihadapan Raden🙂

IP address : 64.255.164.49
IP country : United States
IP Address state: California
IP Address city : San Jose
IP postcode : 95110
IP latitude : 37.3422
IP longitude : -121.9052
ISP : Jupiter Hosting Corporation
Organization : PayCounter
Host : r17-14.opera-mini.net

IP address : 64.255.180.132
IP country : Norway
IP Address state: Oslo
IP Address city : Oslo
IP latitude : 59.9167
IP longitude : 10.7500
ISP : Jupiter Hosting Corporation
Organization : Opera Software ASA
Host : r08-04.opera-mini.net

Bagus laa ADMIN kabarnet bongkar jadi orang2 pada tahu kalau kristen pasti penghianat.

@Raden,

IP = Imang-gue Pikirin

@ Jel
Ini satu lagi hikmah mengapa lelaki dibenarkan berkawin 4.Perempuan terbahagi 4 iaitu perempuan putih,perempuan hitam,perempuan kurus dan perempuan gemuk.Ada laki2 sukaknya ama perempuan hitam.Baginya hitam itu menawan.Ada laki2 sukaknya perempuan putih.Putih itu gebu.Ada laki2 sukaknya perempuan gemuk kerana menurutnya perempuan gemuk itu beruntung.Banyak dagingnya.Ada laki2 sukaknya perempuan kurus kerana kurus itu sexy.Dan ada laki yg tipenya sukak sama keempat-empat.maka laki2 yg semacam ini tidak dihampakan kerana dalam Islam dia boleh bernikah 4.

@ Jel
Perempuan sangat bertuah di dalam Islam.Kalo dia jatuh cinta sama laki2 tampan dan kaya,tapi laki2 itu udah punya istri dia masih ada harapan utk hidup bersama dengan laki2 itu,kerana laki2 boleh bernikah lebih daripada satu.Tapi laki2 gak boleh jatuh cinta sama perempuan yg udah bersuami.Mendengan dia tahan aja nafsunya sampai mati dan kalo mati dapat fadilat mati syahid.Gak apa2 dia laki2.Perasaannya kuat.Tapi perempuan semangatnya lemah.Kalau udah jatuh cinta tak tahan tu.Makanya tak salah Allah buat hukum laki2 boleh menikah lebih dari satu.Allah itu bijaksana kok.

Tetap saja tidak adil, mas io, karena hanya sebatas empat orang. Bagaimana dengan wanita ke lima yang jatuh cinta sama laki laki tampan dan kaya itu? Supaya adil seharusnya tidak ada batas, boleh sapuluh, seratus, seribu, semiliar, dst.

ups, kalao seribu gak adil juga. Kapan yang seribu orang itu dapat giliran? Entahlah.

salam

@hh.

Emang kalau orang udah ketipu sama muhammad memang gini nih jadinya ha ha ha..

saya sih cuman bisa ketawa-ketiwi saja..

habis mau di apain lagi…?

Di sindir ngga kena

di ledek ngga kena

di maki pun ngga kena.

apalagi di omongin baik-baik..

ya sudah…. di ketawa-in saja laaa…. ha ha ha

kasiha juga sih

Kenapa sih perempuan dipandang begitu rendah sekali dalam Islam?

Koq segala hukum, lelaki yg dapet untung.

Kacian…

Numpang comment….yah

Mantebh…and seru….

Lanjutkan….

Arigato….

@ilham othmany,
kalau anda tahu siapa jelasnggak, mungkin anda tidak akan tulis jawaban lagi, sebab ternyata orang kriten penyembah Yesus itu kelewat tolol, dia tanpa malu menyatakan kalau langit dan bumi bukan mahluk🙂, saya saja sehabis baca tulisan jelasnggak itu terus pengen tanya anak kecil yang umur 4 tahun, siapa tahu anak umur 4 thn lebih pandai dari si penyembah Yesus/jelasnggak.

Jaminan dari Raden, jelasnggak tidak akan faham dengan tulisan anda, sebab jelasnggak kelewat Bodoh, pantas nyembah Yesus.

@Raden,

Raden berkata:
Mahluk itu = ciptaan.

Bumi = mahluk.

Kalau gitu bakteria itu mahluk juga.

Ilham berkata:
Islam tidak boleh menyakiti mahluk.

Kesimpulan:
Yang beragama islam, tidak boleh menggunakan antibiotik ketika sakit infeksi saluran pernafasan.

Yang beragama islam tidak boleh makan sayuran atau buah2an. Karena sayuran dan buah adalah mahluk.

hihiihihihihihihihihihihihihihiihi

salah siapa kalau ada manusia tolol ?

@Jelasnggak
Jel,apa yg saya nyatakan itu adalah kaedah umum di di dalam Islam.Secara umumnya kita tidak boleh menyakiti mana-mana makhluk dalam Islam.Tetapi di dalam keadaan2 tertentu Islam menyatakan “daf’ul mafaasid muqaddamun ‘alaa jalabil mashaalih”Ertinya menolak kerosakan hendaklah di dahulukan daripada melakukan kebajikan.Sebagai contoh:Poligami diharuskan kerana ada faedah.Tapi jika ternyata dengan berpoligami membawa keburukan kerana tidak mengikuti syarat2nya,maka ketika itu mahkamah berhak mencegahnya sebagai upaya mencegah kerosakan akibat poligami tadi.Insaf Jel,Allah tidak akan salah membuat hukum.Semuanya sudah lengkap dinyatakan.Saya percaya dalam agama kristian tidak ada kaedah seperti yg saya sebutkan di atas,sebab agama kristian tidak lengkap.Hanya Nabi Muhammadlah yg melengkapkannya.Jesus sendiri mengatakan bahawa masih banyak lagi yg hendak dikatakannya tetapi pengikutnya belum dapat menanggungnya.Itulah buktinya agama kristian bukan agama yg lengkap dan sempurna.

@ hh
Tetap saja tidak adil, mas io, karena hanya sebatas empat orang. Bagaimana dengan wanita ke lima yang jatuh cinta sama laki laki tampan dan kaya itu? Supaya adil seharusnya tidak ada batas, boleh sapuluh, seratus, seribu, semiliar, dst.

ups, kalao seribu gak adil juga. Kapan yang seribu orang itu dapat giliran? Entahlah.

Jawab saya:Dlm hidup ada kebarangkalian.Bila Tuhan telah menetapkan hukum,Dia sudah tau kebarangkalian itu.Setakat ini saya belum pernah dengar,adanya jejaka dicintai wanita setengah mati sampai lima kali.Dicintai gitu2 aja,ya emang banyak.Tapi kalau sampai lima orang setengah mati,anda pun tau memang gak pernah berlaku.Lagian,jejaka tampan ,kaya dan bertanggungjawab bukan seorang dalam dunia ini.Beda kristian,peluang untuk wanita ditutup terus.Jadi agama kristian kejam terhadap wanita.

@ cosmic
Kenapa sih perempuan dipandang begitu rendah sekali dalam Islam?

Koq segala hukum, lelaki yg dapet untung.

Jawab saya:
Poligami tidak berarti Islam memandang rendah terhadap wanita.Kerana polihgami adalah satu pilihan bukan paksaan.berbanding kristian,Islam lebih memuliakan wanita.Buktinya seorang wanita jika beramal saleh,dia mendapat syurga yg setaraf dengan lelaki.Tetapi di Kristian jika wanita beramal walau bagaimana baik sekalipun tetap mendapat syurga kelas kedua.Gak ada peluang mendapat sorga kelas 1.Bahkan seorang wanita dianggap lelaki yg dilahirkan cacat.Perkara2 seperti ini anda tidak akan pernah dengar dari ajaran Islam.

berbanding kristian,Islam lebih memuliakan wanita.

>>> Kalau di islam, lelaki boleh meng-genjot-i wanita sampai 4 buahaaaaaaha ha ha ha ha ha aha ha ha ha

Itulah kehebatan islam.. adoh eh… ammppyuuuunnnnn itu otak

Konsep keadilan menurut Islam

1 = 4 BuKAn 1 = 1

Hehehehe….di Arab sana semua bisa!

@jelasnggak,
kamu tahu kan minuman kesukaan Yesus ?
itu kan yang untuk bersikan kuman atau untuk bersikan kulit anak yg abis sunat🙂

@jelasnggak,
karena kamu sgt bodoh dan tolol sampai tdk tahu apa itu mahluk, jadi komentar Raden pasti semua nyantai…kan di blognya org TOLOL. contoh yaa Bunda Maria Poliandri dll

@Raden,

Kamu islam kan ?

Kalau kau islam, kau tidak boleh makan sayuran.
Sebab sayuran itu adalah mahluk.
Di dalam islam, mahluk tidak boleh disakiti.

faham raden ?

.
.
.

(batu juga jangan kau makan raden,.. karena batu itu juga mahluk…..BWAAAA ha ha ha ha… tolol !! 😆 )

Uiiih…. seru banget…. komennya sampai ratusan, walaupun yg komen orangnya itu2 aja…. di mana2 (dari kedua belah fihak) sampai bertaburan argumentum ad hominem….😆

@mas Yari.

Thanks atas atensinya.

Ad hominem itu pada intinya “tidak menjawab/mengcounter argumentasi lawan”

Kalau sudah di jawab ya itu namanya bukan ad hominem lagi.

Kan gitu mas.

<blockquoteAd hominem itu pada intinya “tidak menjawab/mengcounter argumentasi lawan”.

Dari frase aslinya aja “ad hominem” itu artinya adalah “to the man” atau “personal”, itu merujuk untuk argumen yang menyerang pribadi orang. Jadi walaupun dengan counter argumentasi ataupun nggak, jikalau ada serangan personal itu tetap argumentasi yang berbau ad hominem. Hanya saja yang tanpa counter argumentasi itu murni ad hominem sedangkan yang pakai counter argumentasi namanya “ad hominem plus (counter)”😉

@murid TKku jelasnggak dan Mas Yari NK :

Gini ya kalo ada penarikan kesimpulan tertentu, kemudian kita mengatakan bahwa ada preseden atau data yang menunjukkan jika penarikan kesimpulan itu salah. Maka alternatifnya cuma ada dua : Kita menyimpulkan Ada kesalahan/penyimpangan data sehingga data yang salah/antik itu dibuang saja atau datanya benar sehingga kita simpulkan ada kesalahan dalam penarikan kesimpulannya .

Ada bisa juga ditambah dua-duanya salah, tidak bisa dua-duanya benar.

Lha silahkan dipilih salah satu.

Itu nggak termasuk ad hominem atau homo homoni lupus lainnya hi hi hi , fallacy , sesat pikir dsb.. Hi Hi hi..

Serangan nggak nyambung itu jika kamu disalahkan terus kamu balik menyalahkan pihak lain. Kan iya gitcu..

Dalam kasus ini saya tidak balik menyerang seenak udel, saya mempertanyakan dasar argumentasinya…Mengapa bisa disimpulkan gitu sedangkan ada data begini…Gitu…ceritanya…

Salam semuanya..

@lovepassword

Gini ya kalo ada penarikan kesimpulan tertentu, kemudian kita mengatakan bahwa ada preseden atau data yang menunjukkan jika penarikan kesimpulan itu salah. Maka alternatifnya cuma ada dua : Kita menyimpulkan Ada kesalahan/penyimpangan data sehingga data yang salah/antik…..

…Itu nggak termasuk ad hominem atau homo homoni lupus lainnya hi hi hi , fallacy , sesat pikir dsb.. Hi.hi.hi..

Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu adalah ad hominem. Yang saya katakan adalah jikalau ada argumentasi ataupun pernyataan yang bersifat abusive terhadap pribadi seseorang itu namanya ad hominem. Sebenarnya menyebut si jelasnggak sebagai anak TK juga merupakan bentuk dari ad hominem.

Tetapi ya udah, untuk kedua belah fihak yang berseteru mudah2an ke depannya tidak perlu lagi pernyataan2 ad hominem yang nggak perlu. Saya sendiri, secara jantan dan jujur, sebenarnya juga pernah beberapa kali melakukan ad hominem, ya maklumlah namanya juga manusia, tetapi saya selalu berusaha untuk tidak membiarkan hal tersebut berkelanjutan….

Ok deh… silahkan lanjutkan lagi perdebatannya… mudah2an ke depannya untuk kedua belah fihak dapat berargumentasi lebih baik lagi…. mereka yang ad hominem sebenarnya mereka yang putus asa karena mereka merasa jikalau mereka tidak memiliki argumen yang kuat atau bahkan tidak memiliki argumen sama sekali, untuk mengalihkan perhatian orang dari ketidakberdayaannya maka dibuatlah argumentasi atau pernyataan ad hominem, dengan harapan agar mereka/penonton (terutama penonton yang bodoh) dapat mengapresiasi kembali diri si pelontar ad hominem…. (kalo penonton yang pinter sih tentu saja malah mencemooh pernyataan2 ad hominem)…

So, next time better (bagi kedua belah fihak), ok?😉

@Mas Yari NK : Kalo itu aku setuju, pernyataanku argumentasiku tidak bisa dibilang ad hominem kecuali penyebutan jelasnggak sebagai anak TK…

Hi Hi hi

Masalahnya adalah : Yang diprotes oleh jelasnggak itu justru argumentasiku yang menurutnya ad hominem , fallacy dsb,
bukan penyebutan dia sebagai anak TK. Lha kalo dia menikmati perannya sebagai anak TK ya saya rasa kita semua perlu mengapresiasi itu…

Hi hi hi

Salam Mas Yari NK …

Bagaimanapun kita harus memilih . dari sisi saya lebih baik menyerang seseorang ketimbang menyerang agama atau atribut seseorang, entah suku, ras, dsb karena itu tidak adil untuk pihak-pihak yang tidak terlibat.

Jika saya rada mules terhadap serangan yang gak mutu, saya akan hadapi itu .
Ada kisah dalam film Hollywood , seorang malaikat yang turun ke bumi ( namanya juga film🙂 ), ketika dia dipukul pipi kirinya diberikan pipi kanannya. Lha ketika dua-duanya dipukul kemudian ditonjok hidungnya, ya diterbangkan saja para bandit ingusan itu ke selokan … hik hik hik…

Dalam kasus pemanggilan jelasnggak sebagai anak TK, saya tahu itu ad hominem. Saya sangat tahu itu. Dan saya memilih melakukan itu… Jadi ini soal pilihan bukan soal ketidaktahuan.
Karena jelasnggak di sini emang berperan sebagai anak TK , saya dengan segala hormat harus memanggil dia anak TK, kecuali sepanjang dia bisa membuktikan kalo dia cukup berkualitas sehingga bisa lulus TK..

Ocree, gitu ya Mas…

Salam deh…
Terimakasih atas masukannya….

Salam lagi deh…

mereka yang ad hominem sebenarnya mereka yang putus asa karena mereka merasa jikalau mereka tidak memiliki argumen yang kuat atau bahkan tidak memiliki argumen sama sekali, untuk mengalihkan perhatian orang dari ketidakberdayaannya maka dibuatlah argumentasi atau pernyataan ad hominem, dengan harapan agar mereka/penonton (terutama penonton yang bodoh) dapat mengapresiasi kembali diri si pelontar ad hominem…. (kalo penonton yang pinter sih tentu saja malah mencemooh pernyataan2 ad hominem)…

>> Pendeknya, ad hominem = TIDAK MENJAWAB / Tidak mengcounter….

sama seperti si Raden yang TOLOL, BUSUK, KADAL, EMPANG, RAWA-RAWA itu tuh… bener ngga mas Yari…? … hi hi hi… 😆

@mas Yari

Kalau saya sih sengaja saya “bumbui” dengan sedikit “cabe pedas”, biar lawan bicara semangat. Kalau semangat, diharapkan mikirnya bener. (yang penting

Tapi kayaknya di sini ada yang ngga tau apa itu ad hominem deh..

Padahal udah bertahun2 debat.. ha ha ha ha…
itu tuh yang depannya L belakangnya r.

Den..den. .kalau komentar ya pakai otak jangan pakai emosi.

Sampai benda mati juga kamu bilang makhluk.

Otakmu di mana?

Di dengkul?

Adek Raden mendingan pulang dan minum susu.

@jelasnggak, makin hari makin kelihatan TOLOLnya,
bagus.

@mas Yari.

Nah ini contoh bagus dari ad hominem, mas.

Lihat tuh si Raden .

Jawab nggak.
Counter nggak.
debunk ngga juga.

Bisanya cuman ngomong tolal tolol..

Nah, orang yang sering begini … keliatan sekali tingkat intelektualnya…..

makanya teman-teman di sini males menanggapi si Raden.

@Raden,

Raden berkata:
“Mahluk = ciptaan”

Jadi, sayuran, dan bakteri juga mahluk.

Ilham berkata:
“Islam tidak mengijinkan manusia menyakiti mahluk”

Kesimpulan:

Islam tidak mengizinkan manusia makan nasi, sayur atau mengobati penyakit akibat infeksi bakteria.
Karena semua itu akan menyakiti mahluk.

*siapa yang salah kalau ada manusia tolol. Yang pasti bukan TuH@n. Karena DIA menciptakan manusia dengan Otak*

(mungkinkah orang arab bukan manusia ? )

den den..saya lihat semua komen kamu sangat islami sekali..mulai dari tolol, sapi, memaki-maki hingga yang esek-esek. sudah gitu ga nyambung lagi.
bandingin sama komen kamu dengan komen dari pihak jelasnggak dkk.

@mr. sectiocadaveris,
komentar pihak jelasnggak termasuk kamu kan komentar penyembah anak hasil Poliandri (Yesus), jadi tdk perlu dibahas.

@mr. sectiocadaveris,
sudah baca tulisan si sapi ?
coba baca di bawah ini,

37 | jelasnggak
May 9, 2010 at 3:53 pm

@Raden,

Raden berkata:
“Mahluk = ciptaan”

Jadi, sayuran, dan bakteri juga mahluk.
——————————————————-
Raden:
Kalau bateri dan sayuran bukan mahluk (bukan ciptaan) artinya khalik (pencipta)

jelasnggak contoh penyembah Yesus / anak hasil Poliandri , jadi wajar kalau Bodohnya melewati batas normal🙂

@ illham,

Jawab saya:
Poligami tidak berarti Islam memandang rendah terhadap wanita.Kerana polihgami adalah satu pilihan bukan paksaan.

Kalo pilihan, poligami bukan solusi kepada masalah2 yg anda tulis.

Cuma pilihan koq menurut kamu.

Jadi apa hebatnya?

berbanding kristian,Islam lebih memuliakan wanita.Buktinya seorang wanita jika beramal saleh,dia mendapat syurga yg setaraf dengan lelaki.

Yang benar nih, sorga bagi wanita islam setaraf lelaki? Jadi, mengapa di sorga hanya lelaki saja yg mendapet ‘hourin’@ gadis2 cantik, muda & perawan. Mengapa wanita yg masuk sorga tidak diberi teruna2 yg ganteng & bertubuh sasa! Bisa dijelaskan.

Tetapi di Kristian jika wanita beramal walau bagaimana baik sekalipun tetap mendapat syurga kelas kedua.Gak ada peluang mendapat sorga kelas 1.

Si sorga kalian ada kelas 1, 2, 3 dan setrusnya? Hebat? Sila tunjukin ayatnya, bisa?

@ Cosmic
Kalo pilihan, poligami bukan solusi kepada masalah2 yg anda tulis.
Cuma pilihan koq menurut kamu.
Jadi apa hebatnya?
Jawab:
Hebatnya itu terletak kepada ianya adalah sebuah pilihan bagi menyelesaikan masalah.Gitu.Saya contohkan gini misalnya.Ahmad berkawin dengan Aminah sudah sepuluh tahun tidak dikurniai anak.Terbukti setelah pemeriksaan perubatan Aminah bermasalah dan gak boleh melahirkan anak.Mana lebih baik,samada Ahmad menceraikan Aminah dan berkawin baru atau dia masih memegang Aminah sebagai istri dan kawin satu lagi.Poligami masih suatu pilihan dalam kasus ini.Jika Ahmad memilih utk tidak berpoligami,maka Ahmad melakukannya dgn puas dan tidak mendapat anak itu adalah benar2 pilihannya sendiri.Jika dia memilih berpoligami,maka pilihannya itu tidak menyalahi di sisi agama dan masyarakat kerana memang poligami itu dibenarkan.Tidak ada seorang pun yg berhak mempersalahkannya keran tindakannya berpoligami itu kerana poligami memang dibenarkan di dalam agama.
——————————————–
Yang benar nih, sorga bagi wanita islam setaraf lelaki? Jadi, mengapa di sorga hanya lelaki saja yg mendapet ‘hourin’@ gadis2 cantik, muda & perawan. Mengapa wanita yg masuk sorga tidak diberi teruna2 yg ganteng & bertubuh sasa! Bisa dijelaskan.
Jawab:
Wanita yg masuk sorga akan dapat bersama-sama suaminya yg di dunia jika suaminya sama-sama masuk sorga.Sekiranya suaminya gak masuk sorga,dia akan dikawinkan dengan suami yg baru.Di sana wanita akan dimasukkan ke sorga 500 tahun lebih dahulu daripada kaum lelaki dan dia akan menjadi ketua para bidadari.
———————————————
Si sorga kalian ada kelas 1, 2, 3 dan setrusnya? Hebat? Sila tunjukin ayatnya, bisa?
Ada isyarat dari Al Quran dan hadis tentang tingkatan-tingakatan surga.Abu Bakar bin Abu Daud berkata,telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sinan dari Yazid bin Harun dari Syuraik dari Muhammad bin Jahadah dari Atha dari Abu Hurairah ra Rasulullag saw bersabda, “Syurga ada seratus tingkatan,jarak antara setiap tingkatan itu sana dengan jarak perjalanan yg ditempuh selama lima ratus tahun.”

den saya tahu situs yang bagus dan cocok buat kamu
karena kamu suka memaki2 orang dengan bahasa yang sangat islami rahmat lil alamin, maka datanglah ke http://beritamuslim.wordpress.com
silakan muntah2 di sana

Adek Raden yang imut-imut

Sudah ya jangan nangis

Nanti saya belikan permen

Cup cup cup cup

Fitrianingsih AMd:
Pergaulanku dulu dengan teman-teman tidak sehat.

@Raden,

Kau sudah ngga bisa jawab yaaa…?

kok sekarang malahan sibuk urus fitri….?

Malu yaa raden….?

Jangan malu gitu dong….

coba terus raden… jangan putus asa….

Lihat tuh si Lovepassword…

Dulu dia itu juga TOLOL dan GEBLEK seperti kamu, den …..

Tapi gara-gara sering ngomong dan sering di ketawain orang… dia jadi belajar dan akhirnya kemampuannya jadi tambah…( meski cuma 1% )

Jadi kau ngga perlu malu untuk ngomong di sini, Raden.. karena semua manusia juga asalnya tolol.

Oke..?

Gooooodd….

Sungguh perbuatan terpuji menghack facebook semaunya dan mengganti password sehingga yang punya tidak bisa masuk lagi ke facebooknya sendiri.

Begitulah orang yg oon…& tolol.

Blog mengupas muhammad, malah menanyakan tentang kristen.

Pertanyaan kristen bukan dijawab malah mengajukan pertanyaan2.

Terakhir, kalah ngomong, maki2…

Dan dalam kondisi terdesak, ngehack FB lawan bicara…hihihi…sungguh kekanak-kanakkan!

@jelasnggak,
umat kristen semakin hari kok tambah pada tolol kenapa termasuk kamu sendiri dan cosmicboy.

Raden tanya;
Penegtahuan Yesus itu seperti pengetahuan manusia tau pengetahuan Tuhan, gitu aja ga’ ada yang bisa jawab🙂
dasar sapi umat kristen.

@ DeN,

Kamu sangkin muhammad, kalo tidak sempat pakai golok & pedang, langsung GEBLEK…

@Raden.,

Kau tau nggak kenapa sampai sekarang kau masih islam ?

Ini rahasianya, Den.

Karena kalau kau kristen, kau akan gegar otak, Raden.

Lho kok bisa gitu sih (tanya raden)

Karena Kristen itu senengnya berlutut !!

hi hi hi hiiiiiyyyyyyyyyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahahahahhahahahahahahhaahahahAHAHA huyyyyyyyyyyyyyy

@jelasnggak,
kamu banyak bicara tidak ada pengetahuan sampai2 ttg mahluk saja kamu tidak tau, pantes menyembah anak hasil Poliandri (Yesus).

@ deN,

Dijawab ngga, mana keadilan Islam?

1 = 1

A
t
a
U

1 = 4

Matematika aja kamu kurang tau, apalagi akidah…pantess..!

@cosmicboy,

matematika🙂

1=3 * 3=1 matematikanya orang sinting yaa?🙂

@ deN,

Saya ngomong keadilan Islam dalam konteks poligami bukan ilmu ketuhanan Kristen.

Keadilan ada hubungan dengan 1 = 1 BUKAN 1 = 4, coba ya dipikir kembali, yaa tololnya minta ampuaaaa.

@Cosmicboy,
kamu tolol dari dulu itu soal pribadimu yang lahir tolol…lain lagi dengan keyakinanmu yang amat tolol 3=1 1=3 , matematikanya **censored**yang pengen ngeluarin Sperma sampai merayu Janda Mandul Yaaa🙂

@jelasnggak,
kenapa ayat tentang Tuhan Bapa-mu yang Doyan Janda Mandul
kamu hapus wahai pengecut ?
Bukankah yang melakukan itu Trinitas ?
Tiga Pribadi Tuhan berebut satu Janda Mandul🙂

Pantes cosmicboy dan kamu jelasnggak BEJAD,
La Tiga TUHANMU pada BEJAD semua🙂

@ deN,

Gimana nih Den Tolol?

Baca ini, biar pinter dikitlah.

“Nabi SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad SAW, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib RA. Ketika mendengar rencana itu, Nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: “Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga.” (Jâmi’ al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026).

Lucuna, emangnya si muhammad ini satu2 manusia, punya perasaan gituh, yg lain binatang kayak istri, ibu atau adik perempuan si deN, ngga punya perasaan?

Putri-putri org lain disikatnya, putri sendiri malah dilarang! “Nabi” yg aneh, datang dari planet mana tuh deN?

@cosmicboy,
Pantes Yesus anak hasil poliandri🙂

@ Raden

Kamu sudah sangat keterlaluan bersumpah serapah begitu teman ….
Saya ulangin spy dlm memberi pendapat itu sopan dan harus santun teman …
Hati-hati karena pendapatmu itulah mencerminkan kebodohanmu …..

Kita maklumi, kalo jiwa dan batinnya kering, dia akan geblek kayak muhammad.

@cosmicboy,
Raden semakin faham kalau kamu dan jelasnggak BEJAD,,,sebab censored, censored BEJAD…apa kamu tidak pernah baca tulisan orang barat dan liat lukisan Yesus yang pacaran dengan Yohanes (mrk Homo) ? yang menulis dan melukis orang barat sefaham dengan kalian, karena umat ISLAM tidak mungkin menulis atau melukis semacam itu…..dasar kalian penyembah anak hasil Poliandri.

@Robinson A. Sihotang kamu yang menyembah Yesus anak hasil Poliandri, jangan banyak mulut, kalau ayat-ayat Alkitab tentang *** censored *** kalian yang tertarik pada satu Janda itu dari kitab suci, kenapa oleh jelasnggak 2x dihapus ???

Jaga mulut atau tanganmu Yaaaa lain kali kalau komentar, sebaba kan komentar bisa pakai dua2nya jadi jangan heran kalau Raden tulis begitu, jangan Tolol kayak jelasnggak dan cosmicboy.

Yesaya,
54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

Kok bukan Ibunya cosmicboy yang digauli oleh Tuhan Bapa,
(Tuhan seluruh bumi) kenapa?

@ DeN,

Waduh, debat aja kamu anggap satu peperangan…koq dibawa2 hal2 yg kurang ajar.

Mendingan bawa golok & pedang aja…saya akan berada di Jakarta tidak lama lagi, silakan puaskan “Alloh” & “Nabi” anda.

Pantess..!

@ DeN,

Membaca alkitab, haruslah dengan hati yg damai.

Hati yg damai akan membebaskan kita daripada membodohi diri sendiri…hihihi.

Sila bedakan ‘bahasa kiasan’ dengan ‘makna literal’? (kayaknya ngga mau sih???).

@Raden.,

Kau tau nggak kenapa sampai sekarang kau masih islam ?

Ini rahasianya, Den.

Karena kalau kau kristen, kau akan gegar otak, Raden.

Lho kok bisa gitu sih (tanya raden)

Karena Kristen itu sering berlutut !!

nah kalo raden masuk kristen, maka raden wajib berlutut dan akan langsung gegar otak.

kob bisa gitu?

karena raden otaknya di dengkul.

wawawawaw!!!😆

@raden anak setan
ini saya kasih sepotong ayat dari kor’an kamu sendiri biar mulut kudisan kamu itu bisa direm ngomong soal Yesus anak poliandri:
QS Al Imran 47
Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun”. Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: ‘Jadilah’, lalu jadilah dia.
>>>orang yang masih punya otak pasti dengan mudahnya bisa melihat bahwa:
1. maryam masih perawan –>maka tuduhan poliandri, GUGUR!
2. Yesus dijadikan bukan hasil hubungan dua anak manusia melainkan hasil firman Tuhan sendiri.–>maka tuduhan poliandri, GUGUR!
sengaja saya ambil dari kor’an kitab manual perang, kalau saya ambil dari Alkitab pasti mulut kamu bakalan keluar nanah memaki2 orang
jelasnggak, wahai raden kutunya mamat?

@mr. sectiocadaveris anak haram hasil zina,
Yang tertulis di Al-Qur’an itu Maryam dan Isa as.
Dan kenapa tidak kamu tulis bahwa isa as hanya seorang utusan ? Dan kita tahu Maryam ibu Isa as tidak pernah punya suami.

Apa kamu juga Tolol tidak faham apa yang tertulis dalam Alkitab seperti cosmicboy dan jelasnggak ?

@Raden,

Saya sarankan, kau jangan masuk kristen yaaa,..

Takutnya nanti kau gegar otak….

(karena di kristen sering berlutut)

.
.

Terima Kasih Raden sudah membaca.

Mr. Raden: Yang tertulis di Al-Qur’an itu Maryam dan Isa as.

hh: Yang tertulis di Alkitab itu Maria dan Yesus.
Luk 1:27…nama perawan itu Maria.
Luk 1:31 Malaikat berkata kepada perawan: sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan m elahirkan anak laki laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?

Sangat Jelas bukan, Mr. Raden?

salam

@hh,
kamu sama sekali tidak masuk hitungan.

Apa kamu tidak pernah baca Matius dan Lukas bahwa Yusuf anak Eli dan Yusuf anak Yakub itu suami Maria ?

Kalau di Al-Qur’an tidak ada ceritanya Maryam ibu Isa as pernah punya suami walau sebentar dalam sejarah hidupnya.

Maria ibu Yesus menurut Alkitab punya dua suami.

Mas Raden yang suka berhitung,
kita sedang membicarakan bahwa Maria, ibu Yesus, baik yang dicatat Alkitab maupun AQ, saat mengandung anaknya adalah masih belum bersuami.

Perhatikan sekali lagi apa yang mas Raden tulis: Yang tertulis di Al-Qur’an itu Maryam dan Isa as.

salam

@Raden,

Jaga kesehatan Dengkulmu yaa…
😆😆

.
.
.

.
.
.

Sori Raden, saya becanda…

Wuikikikik

@raden pengikut nabi titisan iblis
Dan kenapa tidak kamu tulis bahwa isa as hanya seorang utusan ?
>>>wuih raden, kamu emang bodoh tak tertolong lagi den, sumpah demi alloh!! saya sedang membahas mengenai Yesus yang kamu bilang hasil poliandri, ehhh…elo malah mengalihkan pembicaraan soal utusan dll. ckckck… pantesan koment lu banyak disensor jelasnggak. seperti kata jelasnggak, emang pantes deh lo beragama I***m. huahahahaha

HUA HA HA HA HA HA HAAAA HA HA HA

Ketawa deeh kiteee !!!

@Raden,

Sori yaa kite ketawa… berdue .. ajee…

Nyang laen ada yang mau ketawa…? Nyook kite ketawa…

@mr. sectiocadaveris, anak hasil zina.
tulisan Raden disensor oleh penghianat “jelasnggak” karena memang dia penghianat juga temannya yg bernama cosmicboy, sekarang ketambahan satu lagi, kamu sendiri.

@raden pengikut nabi yang kekuatan seksnya setara 30 laki-laki
.
mr. sectiocadaveris, anak hasil zina.
>>>wakakak..ciri khas muslim, kalau sudah ga bisa ngejawab pertanyaan, dia akan panik dan memaki2 orang dengan gaya bahasa yang sangat islami menyejukkan hati. emang benar deh islam itu “rahmat lil alamin”. hahaha. bullshit.
ini ada link bagus buat kamu baca2
http://exmuslim.wordpress.com/2009/03/08/tips-debat-melawan-kafirun-yahudi-kristen-katolik-budha-hindu/

tulisan Raden disensor oleh penghianat “jelasnggak”
>>>penghianat? lo kira gw dibayar apa, pake istilah pengkhianat? ngomong pake utak, bung.

@Raden.

Hai Raden,

Sebenarnya, untuk sholat lima kali sehari, kau tidak perlu nungging, den…..

Cukup kau tempelkan saja lututmu itu ke lantai..

Radeng (binun) : “Lho kenapa bisa gitu, Jel ?”

Jelasnggak : “Karena,..otakmu di dengkul,.. kan sama saja dengan nungging, iya kan ?”

@ Raden

Wah ., dek Raden ini bukan Islam bukan Karisten keknya . Asyiiik eeuuy.
Bikin bingung ajaahh. Den , ibumu masih hidup yah.., supaya sayah genjot nih , mau bikin adekmu lagi wahahahayyy..

Menurut pakar telematika, itu merupakan “trend sesaat”. Poligami adalah tren sesaat. Menikahi gadis belia adalah tren sesaat. Bebas menggenjot budak adalah trend sesaat. Mengesampingkan otak juga trend sesaat.

Menurut saya, itu semua adalah trend sesat. Poligami adalah trend sesat. Menikahi gadis belia adalah trend sesat. Apalagi mengesampingkan otak dan meninggikan selangkangan demi menggenjot budak! Jelas sesat sangad!!!

Kita perlu mempertanyakan relevansi hukum poligami & menikahi gadis belia di jaman modern dan di negara kita tercinta ini. Apakah masih relevan? Mungkin jaman nabi mulia hukum2 ini sangat relevan. Tapi sekarang?

Nyatanya banyak pihak yang mulai menolaknya. Tidak hanya wanita, tapi pria pun menolaknya. Terbukti kaum wanita di Indonesia pun banyak yang keberatan terhadap poligami & dipoligami. Di lain pihak pemerintah Indonesia pun menerapkan batas minimal usia gadis yang boleh menikah. Dan kalau tidak salah ada aturan bahwa pejabat pemerintah hanya boleh punya 1 istri (please CMIIW).

Apakah ini gejala bahwa hukum poligami & menikahi gadis belia ini sudah tidak relevan lagi di jaman modern dan di Republik Indonesia pada khususnya?

Betul.
Poligami tidak relevan di jaman sekarang.

itulah yang sedang kita bicarakan.

Perintah yang datang dari TuH@n seharusnya memang tahan dimakan zaman.

Contoh:
Perintah untuk jujur.

Perintah itu akan terus berlaku dari dulu sampai sekarang.
Dan jelas-jelas, jika kita melaksanakan perintah ini, maka tidak ada fihak yang dirugikan.

Perintah poligami memang sangad sesat. sebab wanita diperlakukan seperti ayam, yang bisa di-esek-esek sana sini.

Bagaimana perasaan ibu muslim jika melihat bapaknya genjot wanita lain di kamar pengantin ibunya,. ..?

Bagaimana Kakak seorang muslim jika melihat adik wanitanya dimadu…?

Bagaimana perasaan ibu muslim jika melihat anaknya yang wanita di perlakukan seperti ayam…?

Semua tentu saja sakit.

Muhammad pun tidak mengizinkan putrinya di poligami.

Si Fitrie (salah satu blogger yang sering hadir di sini) pun berkata bahwa dia dan teman wanitanya (yang muslim) tidak suka dipoligami.

Tetangga wanita saya dari gemuk jadi kurus kering gara2 suaminya poligami.

Poligami BUKAN perintah dari TUH@n.

Itu perintah karangan Muhammad. (yang cari alasan agar supaya bisa menggenjoti wanita lain)

oke..?

Oeeiittt… tunggu..

Bagaimana dengan perasaan lelaki yang berpoligami…?

Wiiietzz… tentu saja lelaki itu sangat senang…

Lha wong syaratnya gampang : Asal tidak takut ….(untuk selalu harus berlaku adil kepada istri-istrinya)

Kalau syarat cuman itu mah GAMPILLL…. he he he..

Beda jika syaratnya begini: Kalau ngga adil kau akan dipenggal.. !! nah yang ini baru muslim akan takut.. ha ha ha

Sek esek… sek … esek…

ck..ck…ck… kayak ayam aja itu wanita…

Kasihan.

@jelasnggak yang imut : gak usah esmosi cah. Anak kecil kalo esmosi tambah menggemaskan imut-imut lho… Waduh pipimu merah amat ya ^_^

Poligami BUKAN perintah dari TUH@n. ===>

Yah kamu buktikan dululah alasanmu… : apa parameternya suatu perintah kita anggap perintah Tuhan dan bukan perintah Tuhan ???

Masak ditanya pertanyaan mendasar seperti ini sudah sedari kemarin-kemarin kamu memilih menjawab muter-muter…
Tak bilangi ya cah. Kalo kamu muteri tiang bendera , semakin keras kamu muter kamu semakin pusing sendiri… Gicu lho ceritanya…

Belajar mikir ya? Mikir dulu baru nulis. Bukan nulis dulu baru mikir…

Salam iya cah

See You

@otonesia : Bagus-bagus , agaknya kehadiranmu rada menyemangati murid TKku. Kamu boleh kok memberikan bantuan kepada murid TKku tercinta….Silahkan saja kalo berminat…

SALAM Iya

@LP,

Yah kamu buktikan dululah alasanmu… : apa parameternya suatu perintah kita anggap perintah Tuhan dan bukan perintah Tuhan ???

>>Lhoh..? Bukannya sudah saya tulis tuh di atasss bangeddd…

Ngga nyambung lagi yaaa……?????

Nih tak bantuin deh…

Karena,
Perintah yang datang dari TuH@n seharusnya memang tahan dimakan zaman.

Contoh:
Perintah untuk jujur.

Okey…?

Ck..ck…ck…

@jelasnggak : Kutanya dulu ini ada kata “Salah satu” atau nggak ?
Hi hi hi

@LP,

Sudah diminum..? cerebrovitnya ?

Wah malu-malu kucing gak mau njawab… Ya deh.. gak papa. Met bobok cah..

Salam deh

@lovepassword,

Trims sambutannya. Mengenai parameter dari suatu parameter perintah Allah, tentu bisa macam-macam. Tetapi yang terpenting adalah dengan melihat buahnya. Apakah perintah tersebut menghasilkan buah yang baik? Atau malah busuk?

Kita semua tentu tahu Golden Rule, yaitu: “do to others what you would like to be done to you” atau dalam bentuk negatif: “do not do to others what you would not like to be done to you”.

Masalahnya adalah hukum poligami ini melawan hal ini. Terkesan satu pihak memaksakan diri, yaitu dari pihak pria yang ingin berpoligami. Sudah begitu nabi muliya pun menolak (tidak berkenan) ketika anaknya mau dipoligami.

Hukum poligami ini jelas melawan Golden Rule. Berdasarkan sharing yg beredar selama ini, poligami menghasilkan dampak negatif yang lebih besar dari pada dampak positifnya.

@otonesia : Terimakasih atas jawabanmu yang baik…

Tetapi yang terpenting adalah dengan melihat buahnya. Apakah perintah tersebut menghasilkan buah yang baik? Atau malah busuk?

Kita semua tentu tahu Golden Rule, yaitu: “do to others what you would like to be done to you” atau dalam bentuk negatif: “do not do to others what you would not like to be done to you”.

===> Jawaban yang menarik. Tetapi ada beberapa hal yang juga perlu anda pikirkan.

Pertama : Standard kebaikan itu kalo sudut pandangnya agama, berasal dari Allah atau manusia ? Jika sudut pandangnya agama saya kira kita tidak bisa memisahkan Golden Rule dengan perintah Allah itu sendiri. Lha dari sisi ini kita bisa mengasumsikan bahwa Golden Rule yang kita asumsikan baik-baik saja sekarang justru merupakan turunan dari perintah Allah sendiri. Hal ini agak berbeda dengan rekan-rekan ateis yang juga merasa oke dengan Golden Rule tetapi menurut mereka perintah Allah gak penting, atau malahan aslinya gak ada, karena Tuhan gak ada kan, menurut mereka.

Jika Golden Rule itu justru merupakan turunan dari perintah2 Allah terutama kaitannya dengan hubungan antar manusia. Layakkah atas dasar itu Allah dihakimi ? Atau bisakah Allah dianggap bukan Allah jika Allah memerintahkan yang sebaliknya…

Kita tidak bisa mengatakan itu pelanggaran , jika anda membunuh manusia lain itu pelanggaran. Tetapi jika Allah yang mencabut nyawa anda kan bukan pelanggaran, seperti penulis yang berhak membuang kertas atau tulisannya ke tempat sampah. Jika Allah memberikan perintah , apapaun perintah itu saya tidak merasa ada parameter apapun yang bisa menilai benar atau salahnya perintah itu. hi hi hi…

Ada preseden dalam agama Perintah Allah yang jelas melanggar apa yang kamu anggap Golden Rule, misalnya : Perintah pembunuhan Abraham/Ibrahim kepada putranya sendiri . Ada juga perintah pembasmian orang Amalek , bahkan wanita , anak-anak dan juga binatang ternak.
Kitab-Kitab Suci menulis termasuk Alkitab jelas mengatakan bahwa itu perintah Allah.

Lha dari sisi ini jika sebuah kesimpulan ternyata ada data yang tidak mendukung kesimpulan , maka kan pilihannya dua : Kesimpulannya yang mau direvisi atau datanya yang dianggap salah.

Masalah pohon dinilai dari buahnya itu ada banyak aspek yang perlu dilihat :
Memang jika kamu mau dapet apel yang manis ya tanamlah apel, kamu rawat itu. Substansinya kan itu. Lha yang namanya buah itu sendiri kan bervariasi ada juga yang muda, ada yang pentil, ada yang tua ada juga yang membusuk di pohon. Lha itu semua harus dilihat sebelum menilai pohonnya kan ? Hi Hi Hi
Aspek lain yang perlu dilihat : Apakah pernyataan dari buah kita menilai pohonnya ditujukan kepada manusia atau kepada Allah… Bisakah tanah liat menilai tukang periuk ? He he he

SALAM Iya
See You…

@lovepassword,

Ya, kamu sudah memahami bahwa Golden Rule adalah aturan dalam berhubungan antar sesama manusia. Dan tahukah kamu bahwa Golden Rule ini adalah intisari dari ajaran Yesus Kristus? Yesus Kristus telah mengajarkannya 2000 tahun yang lalu.

Dengan prinsip inilah hendaknya kita bisa menguji dan menilai apakah poligami & menikahi gadis belia itu baik atau buruk.

Memang benar bahwa Golden Rule tidak bisa menjadi instrumen untuk menghakimi Allah. Bukankah GR (golden rule) ini mengatur hubungan antar manusia? Tentu tidak akan bisa digunakan untuk menilai Allah.

Tetapi Injil telah menuliskan bahwa demikianlah seharusnya hubungan antar manusia. Kemudian ketika ada aturan/hukum yang katanya dari Allah tetapi bertentangan dengan GR, maka kita perlu mempertanyakannya. Kita perlu mengkajinya. Apakah hasilnya baik? Atau itu hanyalah ajaran sesat dari srigala berbulu domba?

Kalau kamu bilang tidak ada parameternya, maka Yesus telah memberikan bekal parameter, yaitu untuk mengujinya dan menilai buahnya. Karena akan banyak nabi-nabi palsu yang muncul. Banyak srigala yang berbulu domba yang ajarannya seolah baik & mulia, tetapi sebenarnya menyesatkan.

Saat ini mungkin kita tidak tahu apakah ajaran itu baik atau tidak karena seringkali ajaran itu terkesan baik. Tetapi kita harus dengan tekun & teliti mengkaji & menilainya.

Sekarang kita coba uji hukum poligami & menikahi gadis belia. Bagaimanakah buahnya?

Salam.

@otonesia yang baik : Jawabanmu menarik, tetapi kan ada data yang tidak mendukung bahwa bertentangan dengan asumsi kesimpulanmu..

Dalam penarikan kesimpulan jika ada data yang tidak mendukung bahkan bertentangan dengan kesimpulan, maka alternatipnya ada dua : Kesimpulan itu salah karena ada data yang membuktikan itu salah, atau datanya dianggap salah atau menyimpang sehingga layak dibuang atau diabaikan.

Dalam kasus kita ini penarikan kesimpulan bahwa perintah Allah atau bukan perintah dihakimi dengan sudut pandang merugikan atau tidak merugikan manusia jelas tidak klop dengan data yang menunjukkan beberapa point sebaliknya misalnya : Perintah Allah untuk membunuh wanita dan anak2 bahkan hewan ternak milik seisi bangsa Amalek, perintah pembunuhan Abraham terhadap anaknya dan sebagainya…

Dimana Golden Rule yang menjadi dasar acuan anda pada kasus-kasus seperti itu…? Apakah atas dasar Golden Rule lalu anda mencoba mengingkari bahwa Allah memang memerintahkan demikian ?

Dari sisi ini rasanya agak berat jika Allah dihakimi dengan Golden Rule … Mengapa ? Karena Allah tidak terikat oleh Golder Rule. Allah tidak terikat oleh perintahnya kepada manusia…

Jika Allah memerintahkan manusia jangan membunuh . Bukan berarti Allah tidak boleh membunuh manusia. Itu beda urusannya…Karena itu tidak ada satupun parameter yang bisa dipakai manusia untuk menghakimi Allah…

SALAM

@lovepassword,

Begini, kita ini kan tidak sedang membahas pembunuhan bangsa Amalek kan? Keep it that way. Karena jawaban untuk peristiwa itu ada sendiri. Dan dalam kesempatan ini aku tidak hendak menjawabnya. Yuk kita sama-sama membahas poligami saja.

Aku setuju kok kalau Allah tidak bisa dihakimi dengan golden rule. Tetapi “sebuah aturan” bisa kita uji dengan golden rule. Dalam kasus ini adalah aturan tentang poligami. Kamu setuju kan dengan panduan yg telah diberikan Yesus Kristus, yaitu dengan meneliti & mengkaji buahnya? Kalau setuju, kita bisa sama-sama menggunakannya. Atau jika ada masukan dari lovepassword, ya silakan didiskusikan parameter & instrumennya. Siapa tahu lovepassword punya sistematika yang lebih baik daripada panduan yang telah diberikan Yesus Kristus.

Yuk kita mulai …

Kalau semisal “sebuah aturan” itu kita uji hasilnya dan terbukti hasilnya baik dan selalu baik, maka kita bisa menyimpulkan bahwa “aturan itu adalah baik.” Dan bisa jadi bahwa aturan yang baik itu berasal dari Tuhan.

Tetapi jika dari hasil penelitian dan pengkajian nilainya ternyata buruk, maka aturan itu buruk adanya. Kita tidak bisa mengatakan bahwa aturan itu adalah dari Tuhan. Bukankah lovepassword percaya bahwa Tuhan itu Mahabaik? Tentu aturan yang dibuat-Nya pun baik.

Salam.

Gini ya Otonesia yang baik : Di dalam penarikan kesimpulan tentu saja tidak selayaknya kita melakukan pengambilan data secara tebang pilih…😀

Jika kamu menyetujui jelasnggak yang mengatakan bahwa perintah Allah atau bukan perintah Allah diuji atau dinilai dengan apakah perintah itu merugikan manusia atau tidak, lha saya mengatakan ada data yang membuktikan itu tidak benar…

Lha data itu harus ikut dipertimbangkan dong, kecuali jika kamu mengatakan data itu tidak valid atau tidak ada data semacam itu…

Mana ada sebuah penarikan kesimpulan disusun atas dasar data yang menguntungkan dipakai sementara data yang tidak mendukung dibuang saja… Ya itu namanya bukan penarikan kesimpulan yang baik, tetapi maksa😀

Kalau semisal “sebuah aturan” itu kita uji hasilnya dan terbukti hasilnya baik dan selalu baik, maka kita bisa menyimpulkan bahwa “aturan itu adalah baik.” Dan bisa jadi bahwa aturan yang baik itu berasal dari Tuhan. ===> Dalam kasus perintah pembasmian kepada bangsa Amalek, Alkitab jelas tegas menulis itu perintah Tuhan. Bahkan tingkat pembasmian itu adalah pembasmian terhadap warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak…bahkan binatang ternak…

Lalu dimana posisi Golden Rule bila dikaitkan yang melanggar Golden Rule pasti bukan berasal dari Allah dan sebaliknya… Dari satu bukti ini saja maka bisa saya buktikan bahwa tidak ada korelasi mutlak antara menguntungkan/merugikan manusia dengan pasti berasal dari Allah atau bukan berasal dari Allah…

Sebelum menghakimi poligami dengan asumsi berasal dari Allah atau tidak berasal dari Allah, perlu diperjelas dulu dong kebenaran kriteria berasal dari Allah itu pasti begini-begini…

Kalo alat yang dipakai menghakimi tidak kuat, bahkan tidak ada, maka kita tidak bisa menghakimi atas dasar asumsi yang tidak terbukti benar tersebut..

Saya kira demikian..

Bukankah lovepassword percaya bahwa Tuhan itu Mahabaik? Tentu aturan yang dibuat-Nya pun baik. ===> Saya rasa kita juga harus melihat bahwa Tuhan yang Maha Baik itu juga Tuhan yang membuat gempa bumi yang membunuh ratusan juta umat manusia.. Jadi dari sisi ini kita tidak bisa mengadili Maha Baik dengan standard kebaikan kita sendiri…

Apakah karena Allah memerintahkan pembunuhan masal kepada wanita Amalek dan anak2 kecil kita mengatakan Allah Maha Baik atau tidak baik ??? Atau anda menganggap data itu salah, tidak pernah ada ?

SALAM

@Otonesia : Poligami dan pembasmian bangsa Amalek tentu memang dua cerita yang berbeda…

Tetapi masalahnya adalah Perintah Allah/Bukan Perintah Allah dikaitkan dengan merugikan/menguntungkan manusia…
Lha dari sisi inilah kita perlu melihat aneka kasus yang terjadi…
Apakah pernyataan ini terbukti secara tekstual benar atau malah salah secara mendasar karena ada bukti yang menunjukkan sebaliknya… Jadi itu tidak bisa dikorelasikan…

Jika ada kasus yang menunjukkan bahwa suatu perintah masih dianggap perintah Allah bahkan meskipun merugikan sebagian manusia … Maka dari preseden ini kriteria merugikan/tidak merugikan menjadi kabur dan tidak bisa dijadikan parameter mutlak yang untuk menghakimi atau menilai perintah/bukan…

SALAM

@lovepassword,

Yuk kita coba kesampingkan Alkitab. Seperti yg selama ini muslim tuduhkan, yaitu bahwa Alkitab itu sudah korup, diubah-ubah, porno dan ternoda. Mungkin kita bisa mencoba mengikuti pola pikir muslim sejenak. Jadi kita tidak usah mengutak-atik Alkitab dulu. Karena jika kita mengacu kepada sebuah kitab yg konon sudah korup, diubah-ubah dan ternoda, maka diskusi kita jadi tidak bener lagi. Jadi kita simpan dulu Alkitab di lemari.

Setuju? Semoga yg ada di sini semuanya setuju.

Mari kita balik ke Alquran yang katanya adalah turun langsung dari Allah. Jadi dalam kesempatan ini, marilah kita coba mengujinya. Aku sih sudah usul sistematika untuk menguji, yaitu dengan mengkaji buahnya. Mungkin lovepassword punya sistematika sendiri? Silakan disharing, dan kita gunakan semua sistematika untuk menguji poligami.

Setuju nggak?

Yuk kita coba kesampingkan Alkitab. Seperti yg selama ini muslim tuduhkan, yaitu bahwa Alkitab itu sudah korup, diubah-ubah, porno dan ternoda. Mungkin kita bisa mencoba mengikuti pola pikir muslim sejenak. Jadi kita tidak usah mengutak-atik Alkitab dulu. Karena jika kita mengacu kepada sebuah kitab yg konon sudah korup, diubah-ubah dan ternoda, maka diskusi kita jadi tidak bener lagi. Jadi kita simpan dulu Alkitab di lemari.

Setuju? Semoga yg ada di sini semuanya setuju.

–> SETUJUUU SEKALI

Itulah yang berkali-kali saya TEGASKAN .. tapi si LP ini kayaknya ngga ngerti-ngerti .. heran saya…..

Hei LP, perhatikan yaaa….

Alkitab itu karangan manusia…!!(yang di inspirasi oleh Tuh@N)

Dan muslim pun sudah memaki-maki alkitab, kata mereka alkitab itu sudah dirubah, tidak asli, dan lain-lain…

Nah, sekarang saya tanya nieh LP,

Kau itu kok selalu saja mempertanyakan sesuatu yang menurut kau sudah salah…????

Lovepassword: Alkitab itu sudah diPalsukan.

Lovepassword: Kenapa ada perintah pembunuhan di alkitab ?

Lucu kaaan yaa ? Iya lah!

Bedakan dengan pertanyaan kristen :

Kristen : Quran itu katanya dari langit yahh ?

Kristen : Mari kita uji apa benar kalau quran dari langit, kita bahas satu ayat, misalnya poligami.

@Lovepassword,

Untuk menguji alkitab, kau harus percaya dulu bahwa alkitab itu TIDAK DIPALSUKAN.

Gini ya Otonesia yang baik : Di dalam penarikan kesimpulan itu data dari mana saja layak dipertimbangkan. Kecuali jika data itu salah.

Jika kamu menarik kesimpulan kemudian ada orang lain yang protes , lho dari data saya kok nggak gitu. Maka ada dua hal yang mungkin kamu lakukan : Kamu memeriksa data orang tersebut, kemudian menyimpulkan datanya benar sehingga kamu seharusnya merevisi kesimpulanmu karena ada data yang membuktikan sebaliknya, atau kamu menolak data tersebut dengan alasan data itu salah, atau tidak valid dan sebagainya…-sehingga kesimpulanmu tetap benar.

Dalam kasus ini, sepanjang kamu tidak mengatakan Alkitab salah , maka data Alkitab juga boleh dipakai…dan selayaknya dipertimbangkan dalam menilai : Benarkah suatu perintah atau bukan perintah, bisa dinilai atas dasar merugikan atau menguntungkan manusia ????

Lha semua contoh2nya dilihat dong, baru setelah itu dianalisa lagi kesimpulannya…

Lha sekarang masalahnya di kamu : Apakah kamu mau mengatakan data yang saya katakan itu salah, atau memang benar kejadiannya seperti itu. Jika data itu benar, tentu saja itu harus ikut dilihat.

Masalah mengkaji buahnya? Ya kamu analisa saja buah perintah untuk membunuh wanita dan anak-anak itu termasuk buah yang seperti apa kan? Lha pertanyaannya adalah apakah standard manusia bisa diijinkan untuk mengadili parameter Allah ?

Jadi pliss, lihatlah semua aspek secara lebih komprehensif

SALAM Iya

@lovepassword,

Gini ya Otonesia yang baik : Di dalam penarikan kesimpulan itu data dari mana saja layak dipertimbangkan. Kecuali jika data itu salah.

Wah, aku suka sekali saat kamu bilang “Kecuali jika data itu salah.” Bukankah islam menganggap Alkitab itu palsu? Jadi seharusnya kita tidak mempertimbangkannya. Yuk kita kesampingkan Alkitab (termasuk Amalek).

Bagaimana? Setuju? Masih mau menguji hukum poligami? Atau lebih senang ngeles?

Gini ya Otonesia yang baik :

Coba kamu ikuti dulu kronologisnya pelan-pelan.

Murid TKku jelasnggak membuat kriteria atau karangan indah :

Sesuatu dianggap perintah Allah jika tidak merugikan manusia. Yang dimaksud manusia ini ya manusia, baik sebagian atau seluruh manusia…

Lha atas kriteria nggak rebes ini dia mau menilai poligami.

Lha dengan penuh cinta plus nyengir kuda ya aku mringis terharu membaca dasar argumentasi kayak gicu…

Mengapa demikian ? Ya karena mau merugikan atau menguntungkan sebagian atau seluruh manusia ya nggak ada urusannya dengan pasti perintah Allah atau pasti bukan perintah Allah.

Dalam standard normal manapun , dalam standard agama manapun ya emang nggak ada kriteria oon plus oon banget semacam itu…

Lha kalo saya mengatakan murid TKku tidak cerdas dalam hal ini. Tentu tidak adil jika tidak kujelaskan alasannya. Karena itu kuberikan contoh yang menunjukkan bahwa dia salah.

Dalam Islam, Kristen atau mungkin agama lain ya nggak ada urusannya antara perintah Allah dengan kewajiban Allah harus tidak merugikan sebagian manusia… Yang mewajibkan Allah harus tidak pernah merugikan manusia itu siapa ?

Lha kalo ada kriteria geblek semacam itu tentu saja membuat guru TKnya mringis terharu…

Saya kasih contoh dalam Islam misalnya : Ada perintah pengorbanan kepada Ibrahim , ada juga kisah Nabi Khidir membunuh seorang anak yang pada saat itu bahkan belum terlalu jelas kesalahannya dsb, dsb

Dalam Kristen misalnya Ada perintah pembunuhan pengorbanan anak terhadap Abraham , ada perintah pembasmian bangsa Amalek dsb…

Itu semua perintah. Dalam Kitab Suci itu kan kaitannya dengan perintah Allah. Itu semua Perintah kan ? Bukannya dianggap bukan perintah ? Secara langsung atau tidak langsung itu bisa kita anggap perintah. Bahkan ada yang tulisannya jelas tegas ditulis PERINTAH.

Lha apakah perintah Allah bisa diadili dengan dalih karena merugikan seseorang atau sebagian orang ? Atau sesuatu perintah harus dianggap bukan perintah karena merugikan sebagian manusia ? Kan omongan itu nggak ada dasarnya…
Yang namanya perintah ya perintah saja, nggak ada urusannya merugikan manusia atau menguntungkan manusia…

Yang namanya perintah ya perintah saja. Mau merugikan atau menguntungkan itu tidak bisa serta merta dihubungkan dengan perintah atau bukan perintah.

DARI sisi ini , maka dasar argumentasi jelasnggak sudah gugur bunga di taman duren.

Jika suatu logika , dasar argumentasinya saja sudah salah. Maka ya tentu tidak bisa dipakai lagi untuk menyalahkan apapun, termasuk menyalahkan poligami.

Saya menyalahkan A karena alasan X. Lha alasan X itu terbukti ngawur ya berarti nggak bisa dipakai.

Lha wong dasar argumentasinya saja sudah salah, ya tentu nggak bisa dipakai.

Intinya itu sebenarnya….

SALAM

@lovepassword,

Wah, terpaksa aku menjawab juga nih. Sementara buka dulu deh Alkitabnya.

Begini mas, perintah Allah itu memang ada yg hanya berlaku sekali saja (tergantung pelaku/bangsa, masa dan konteks saat itu) atau berlaku selamanya & universal. Perintah membasmi Amalek tentu hanya untuk sekali itu saja. Kelihatannya sangat sadis. Tapi Tuhan punya maksud tertentu. Dampaknya memang sangat buruk, yaitu pembunuhan massal, tetapi di balik itu semua tentu Allah punya maksud yang baik. Bukankah Allah Mahabaik? Dan alasan di balik peristiwa itu selalu dicatat di Alkitab, yaitu bahwa Allah punya kehendak yang Baik. Yang terbaik bagi manusia/umat-Nya.

Seperti halnya pengorbanan Ishak oleh Abraham. Perintah itu hanya berlaku saat perintah itu diberikan saja. Tidak berarti menjadi perintah universal yg berlaku selamanya. Dan perintah ini mempunyai makna yang dalam, yaitu untuk mencobai keimanan Abraham.

Lalu bagaimana dengan poligami? Hukum poligami ternyata dianggap sebagai hukum yang berlaku selamanya. Atau kamu menganggap bahwa poligami hanya berlaku saat nabi muhammad hidup saja?

Oke, mari kita balik lagi.

Di artikel ini memang JelasNggak memberikan instrumen usulan pengujian sebuah hukum, yaitu apakah hukum tersebut memberi kerugian bagi manusia atau tidak. Kalau lovepassword keberatan dgn instrumen ini, silakan mengajukan usulan instrumen atau parameter untuk pengujian.

Kalau aku sih lebih setuju kalau kita menggunakan sistematika dari Yesus Kristus, yaitu dengan menguji buahnya. Tapi, sekali lagi, kalau lovepassword punya instrumen atau parameter atau sistematika yang lebih baik, tentu kita tidak akan ragu untuk menggunakannya.

Barulah kita coba uji bersama-sama hukum poligami ini. Setuju?

@otonesia : hi hi hi, kamu memang setidaknya tiga strip di atas murid TKku jelasnggak…😀

Begini mas, perintah Allah itu memang ada yg hanya berlaku sekali saja (tergantung pelaku/bangsa, masa dan konteks saat itu) atau berlaku selamanya & universal ===> Terimakasih atas jawabannya. Jawaban yang sungguh baik. Bagusnya murid TKku kusuruh belajar darimu saja deh.

OK jelasnggak murid TKku yang manis, belajarlah dari temanmu yang pinter ini ya :

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6232

comment-6240 :
Perintah yang tidak tahan dimakan zaman, bukanlah perintah dari Tuh@n. Karena perintah TuH@n dibuat untuk Manusia.
Dan manusia ada sepanjang zaman (sampai hari kiamat)

comment-6304
perintah Tuh@n seharusnya pas untuk sepanjang zaman

@jelasnggak murid TKKu : Belajarlah baik-baik dari jawaban Otonesia yang pinter ini yah …Hi Hi Hi…
Kamu mau ngomong apalagi cah ?

Salam dulu deh

@saudara otonesia yang baik : Terimakasih atas jawabannya. Jangan kuatir kamu pasti akan kujawab selama aku tidak sibuk dan tidak ada halangan. Aku ingin menikmati dulu jelasnggak yang sedang terpesona dengan jawaban kamu ini…Hi Hi Hi

Dari jawaban kamu ini mudah-mudahan kamu rada sadar mengapa kukatakan murid TKku kadang rada memalukan penarikan kesimpulannya …

Dasar argumentasinya menyedihkan , misalnya ini :

Susuatu bukan perintah Tuhan jika tidak berlaku sepanjang jaman
Sesuatu bukan perintah Tuhan jika ada manusia yang dirugikan.

Bukankah ini parade kegeblekan yang berdampak sistemik dari murid tkku jelasnggak tercinta ? Hi hi Hi…

Lha jika dasar argumentasinya sudah salah, bagaimana dengan alat itu kita bisa mengadili hal lain. Secara substansial kalo dasarnya ya salah ya nggak bisa dipakai untuk menyalahkan apapun, karena yang salah justru dasar argumentasinya…

Salam Mister Otonesia

Biar kutunggu dulu jelasnggak ngedumel dengan semangat heroiknya..

@murid TKku jelasnggak : Hallo pa kabar cah ?
Sekarang kamu nyadar nggak mengapa kamu terus kupanggil anak TK ? Mengapa ? Ya karena emang TK… Gicu lho😉

SALAM Iya semuanya

Salam juga untukmu murid TKku…

@saudara otonesia yang baik : Terimakasih atas jawabannya. Jangan kuatir kamu pasti akan kujawab selama aku tidak sibuk dan tidak ada halangan. Aku ingin menikmati dulu jelasnggak yang sedang terpesona dengan jawaban kamu ini…Hi Hi Hi

Dari jawaban kamu ini mudah-mudahan kamu rada sadar mengapa kukatakan murid TKku kadang rada memalukan penarikan kesimpulannya …

Dasar argumentasinya menyedihkan , misalnya ini :

Susuatu bukan perintah Tuhan jika tidak berlaku sepanjang jaman
Sesuatu bukan perintah Tuhan jika ada manusia yang dirugikan.

Bukankah ini parade kegeblekan yang berdampak sistemik dari murid tkku jelasnggak tercinta ? Hi hi Hi…

Lha jika dasar argumentasinya sudah salah, bagaimana dengan alat itu kita bisa mengadili hal lain. Secara substansial kalo dasarnya ya salah ya nggak bisa dipakai untuk menyalahkan apapun, karena yang salah justru dasar argumentasinya…

Salam Mister Otonesia

Biar kutunggu dulu jelasnggak ngedumel dengan semangat heroiknya..

@murid TKku jelasnggak : Hallo pa kabar cah ?
Sekarang kamu nyadar nggak mengapa kamu terus kupanggil anak TK ? Mengapa ? Ya karena emang TK… Gicu lho😉

SALAM Iya semuanya

Salam juga untukmu murid TKku…
See you jell

@LP,

comment-6240 :
Perintah yang tidak tahan dimakan zaman, bukanlah perintah dari Tuh@n. Karena perintah TuH@n dibuat untuk Manusia.
Dan manusia ada sepanjang zaman (sampai hari kiamat)

comment-6304
perintah Tuh@n seharusnya pas untuk sepanjang zaman

@jelasnggak murid TKKu : Belajarlah baik-baik dari jawaban Otonesia yang pinter ini yah …Hi Hi Hi…
Kamu mau ngomong apalagi cah ?

Salam dulu deh

>> Kau memang tolol LP,

Perintah Tuh@n israel untuk membunuh itu memang berlaku sepanjang zaman kok.

Buktinya amalek sudah tidak ada lagi sekarang ini..

Coba kau cari bangsa amalek masih ada ngga ..? (dijawab yaa)

Perintah Tuh@n: basmilah Amalek.

Lalu perintah itu dilaksanakan oleh israel.

Apakah perintah itu berlaku sampai sekarang ?
jawab : IYA.
Bukti: sekarang sudah tidak ada lagi bangsa amalek.
Kalau sekarang masih ada bangsa amalek, maka itu berarti, perintah basmi itu hanya untuk jaman dahulu kala saja.
Ngerti ? (kayaknya sih jauh)

Btw, kau sudah ngaku yaa kalau perintah poligami itu BUKAN HANYA untuk zaman muhammad saja…. he he he.. terima kasih untuk pengakuannya.

Dasar argumentasinya menyedihkan , misalnya ini :

Susuatu bukan perintah Tuhan jika tidak berlaku sepanjang jaman
Sesuatu bukan perintah Tuhan jika ada manusia yang dirugikan.

>> Widih.. tololnya minta ampun.

Udah salah nangkep point orang.. ehh.. masih ngga nyadar.. udah gitu.. PD pulak ha ha ha ha

Yang kedua salah tuuuh… waduh .. sudah hampir ngerti kok tiba-tiba ngga nyambung lagi gimana ini.

Nih perhatikan:
1. suatu perintah bukan perintah Tuhan jika perintah itu tidak berlaku sepanjang jaman.
2. Salah satu Tujuan Tuh@N membuat perintah adalah agar manusia tidak dirugikan satu sama lainnya.

Contoh: Perintah JANGAN BERBOHONG. (contoh ini jangan di potong dong LP😆 – bisa jadi berbeda maknanya nanti )

Mari kita uji dengan kedua dalil di atas.

engingeng.

1. Apakah perintah jangan berbohong itu berlaku sepanjang jaman ?

YA! OF COURSE (sed dhaap bahasa inggris)

2. Apakah jika kita melaksanakan perintah jangan berbohong, akan ada manusia yang dirugikan…?

TENTU TIDAK!!..

Hasil ujian dinyatakan LULUS dengan predikat MEMOASKAN.
Kesimpulan: perintah JANGAN BERBOHONG adalah perintah dari TUh@n.

Sekarang kita uji perintah BOLEH POLIGAMI milik islam.

Mari kita mulai pengujian. taraaammm..

1. Apakah perintah Poligami berlaku sepanjang zaman ?

Jawab: TIDAK TUH!… kalau zaman sekarang, perintah itu ditolak oleh manusia.

2. Apakah jika manusia melaksanakan perintah pembolehan poligami, apakah ada manusia yang dirugikan…??

Tentu saja ada.. !! yaitu kaum wanita..

Dengan demikian perintah pembolehan poligami ini TIDAK LULUS UJI.
Kesimpulan:
PERINTAH PEMBOLEHAN POLIGAMI ADALAH BUKAN BERASAL DARI TUH@N.

Sekarang mari kita uji perintah pembunuhan Amalek.

1. APakah perintah pembunuhan amalek itu berlaku sepanjang jaman ?

YA ! Kalau masih ada bangsa amalek yang hidup sekarang, maka, Israel HARUS membunuhnya. Kalau isreal tidak membunuhnya, berarti perintah itu bisa diartikan hanya untuk zaman dulu saja.
Kenyataannya, sekarang tidak ada lagi bekas bangsa amalek ditemukan di dunia ini.

2. Apakah jika manusia melaksanakan perintah pembunuhan amalek maka ada manusia yang dirugikan…??

Tentu saja TIDAK ada manusia yang dirugikan (yang sama seperti ketika perintah poligami dilaksanakan.. !!

Lho Kok bisa gitu, jell…? tanya lovepassword sambil ternganga.

Gampang! Lha wong semuanya sudah mati kok..? siapa yang dirugikan…? Sampai ternaknya pun di basmi. Padahal ternak itu tak memiliki rasa rugi.

Apakah orang yang mati bisa merasa rugi….?

Lucu kan..?

Parno adalah bangsa amalek. Semua keluarga dari anak sampai ternaknya dibunuh. Parno juga di bunuh.

Lalu kata lovepassword, si parno merasa dirugikan..?

Lha ? wong sudah mati kok masih merasa rugi.
Mana bisa orang mati merasa rugi..?

Kesimpulan : Tidak ada manusia yang dirugikan seperti kalau perintah poligami dijalankan.

ITULAH ARTINYA PERINTAH AMALEK INI ADALAH PERINTAH DARI TUH@N.

~~

ck…ck…ck..ck.. Hebat banget si Jelasnggak ini, ….demikian lovepassword menggumam dalam hatinya.

Jelasnggak : All glory are HIS! Jesus, the great logician!

@Saudara Otonesia yang baik : Sekarang kamu sadar kan kenapa jelasnggak yang imut itu kuangkat jadi murid TKku tercinta… Gayanya sungguh imut-imut, atraktif plus menggemaskan gicu lho…

Kalo kamu guru TK, menurutmu berapa nilai yang layak diberikan untuk jawaban heroik makan buncis seperti di atas ? Hi Hi hi

@jelasnggak tercinta :

Sudahlah cah : Jawaban perintah Tuhan harus berlaku di semua jaman itu dan harus berlaku untuk semua manusia itu jawaban aneh… Karena tidak ada yang mengharuskan gicu… Kalo perintah itu untuk A ya untuk A. Kalo untuk A dan B ya untuk A dan B. ya suka-suka yang ngasih perintah dong…

Kamu belajarlah sama saudara Otonesia ini agar pikiranmu rada pinteran sedikit. Gicu lho… Saya rasa dia mau kok ngajarin kamu… Hi Hi Hi

Jadi menurutmu perintah pembasmian bangsa Amalek itu diperintahkan untuk semua manusia gicu ??? Hi Hi Hi Bener perintah itu untuk semua manusia ???

Bener ya tulisannya perintah itu untuk semua manusia ?

Perintah membunuh anak sendiri juga diperintahkan untuk semua manusia gicu ???

Geblek kok dipiara tho cah…cah…

Semangat ya semangat tapi jangan sampai semangatmu saja yang besar tetapi pikiranmu antik kayak dinosaurus.. Hik Hik Hik

SALAM Semuanya

Salam juga untukku murid TKku tercinta

Parno adalah bangsa amalek. Semua keluarga dari anak sampai ternaknya dibunuh. Parno juga di bunuh.

Lalu kata lovepassword, si parno merasa dirugikan..?

Lha ? wong sudah mati kok masih merasa rugi.
Mana bisa orang mati merasa rugi..?

===> Wahduh cah .. cah.. stress ya stress tapi jangan sampai seekstrim gicu dong saking putus asanya…Aduh asli pikiran orang stress deh itu…

Logikamu itu bener2 mengerikan deh. Jadi menurutmu Kalo kamu membunuh satu orang itu merugikan orang lain, tetapi jika satu keluarga kamu bantai semua malah nggak ada yang dirugikan gicu ???

GW malah Jadi ingat kata2 senior komunis : Kematian satu orang itu tragedi, kematian banyak orang itu statistik.. Karena itu kalo mau membunuh ya bunuhlah yang banyak gicu ya ?

Serius kamu mau ngomong gicu ?
Ini ajaran Kristen ala jelasnggak iya ? Yang bener saja cah ???

SALAM cah

@LP,

Jadi menurutmu perintah pembasmian bangsa Amalek itu diperintahkan untuk semua manusia gicu ??? Hi Hi Hi Bener perintah itu untuk semua manusia ???

Bener ya tulisannya perintah itu untuk semua manusia

>>> Kau ini beneran tolol yang mengesalkan.

Kan dari dulu sudah saya tanya dan sudah kau jawab.

Apakah perintah poligami itu tertulis untuk kaum arab saja ?

Lalu kau jawab TIDAK.

Nah itulah bedanya antara perintah amalek dengan perintah poligami.

Poligami untuk semua manusia. Perintah Amalek untuk bangsa israel.

OKE BLEH.

Wah susah memang si ableh ini.

~~

Logikamu itu bener2 mengerikan deh. Jadi menurutmu Kalo kamu membunuh satu orang itu merugikan orang lain, tetapi jika satu keluarga kamu bantai semua malah nggak ada yang dirugikan gicu ???

>>>Itu MENURUT KAU, LP…. Itu KAU yang ngomong begitu.

Kau itu sedang melakukan penggiringan opini pembaca (sedd daaapppp!! – @Raden harap perhatikan istilah-istilah ini yaa … biar nanti terbiasa )

Yang sedang saya bicarakan adalah PENGUJIAN hukum amalek, Bukannya menyarankan.

gebleknyaaaa jaannnn jan jaaaan..

Pertanyaan pokoknya adalah : Apakah ada manusia yang dirugikan (seperti kalau kita menjalankan perintah poligami), jika perintah pembunuhan amalek dilakukan oleh israel.

Nah, amaleknya saja sudah ngga ada semuah kok, siapa yang dirugikan kalau gitu….?

Cobak kamu tanya sama bangsa amalek sana ? ada ngga salah satu dari mereka yang merasa dirugikan karena perintah Tuh@n itu…?

Cari kalau ada.. ha ha ha gebelek.

Nah sekarang kau tanya kepada wanita yang dipoligami, adakah yang merasa di rugikan ?

BUAAAAUAAANYYUUUAAAKKK tau ngga!

HAMPIR SEMUA WANITA akan berkata mereka merasa dirugikan jika dipoligami.

Tapi kita ngga perlu data sebanyak itu.

Cukup satu saja.

Itu si fietri tidak mau dipoligami.
Itu bukti bahwa ada wanita yang dirugikan oleh perintah poligami.
Ngerti ?

Entah kenapa, saya kok merasa mengalami degradasi kemampuan berpikir jika harus terus ngomong sama kau. (habis gimana…kalau ngga dijawab entar malahan proklamasi sana-sini.. wah serba susah ini…😆 )

.
.
.
.
.

ngomong2.. tampaknya jurus mBah sartono itu berhasil yaaa….
semakin lama kita semakin lupa bahwa memang benar polligami itu BUKAN dari Tuh@n. Kok bisa jadi gini ? karena lovepassword tidak menjawab malahan bertanya balik mengenai amalek.

He he he.. jurus yang jitu. (cuma, kasihan dong itu teman-teman-mu yang seperti si raden,.. mereka ngga ngerti kalau sudah di bodohi kau. )

@jelasnggak murid TKku tercinta : Substansi yang kamu omongkan kan emang gicu .

Jika satu orang yang dibunuh tentu ada yang dirugikan, tetapi jika satu bangsa atau satu kelompok seluruhnya dibunuh maka justru tidak ada yang dirugikan. Dengan logika antikmu itu perbuatan membunuh satu bangsa atau satu kelompok berarti tidak merugikan orang lain, sedangkan jika cuma satu orang yang dibunuh justru merugikan…

Kan emang kamu ngomong gicu…. Lha itulah hebatnya logikamu… Itu kamu ambil dari ajaran Yesus bagian mana cah ???

Hi Hi Hi

Selain logikamu sungguh bermasalah, agaknya kau juga bermasalah dengan ingatanmu, entah kenapa dikau mendadak jadi lupa ingatan. Nggak usah grogi cah.. Santai saja.

Berkali-kali kau ngomong perintah yang berlaku bukan untuk semua manusia berarti pasti bukan perintah Tuhan, eh dengan santainya sekarang kamu malah ngomong gini :

Nah itulah bedanya antara perintah amalek dengan perintah poligami.

Poligami untuk semua manusia. Perintah Amalek untuk bangsa israel.

===> Lha pertanyaannya perintah Amalek yang hanya untuk bangsa Israel itu perintah Allah atau bukan perintah Allah ???

Sudah nyadar belum kekacauan logikamu yang berdampak sistemik itu ? Kekacauan yang satu menimbulkan kekacauan berpikir yang lain… Makanya kalo mikir itu yang kalem, yang sehat , jangan ngomong dulu mikirnya tiga hari kemudian.. Gicu lho

Gimana jell…

Masih belum puas juga ?

Salam lho cah

See You

@lovepassword.

Apakah bangsa amalek ada yang dirugikan setelah perintah Tuh@n dijalankan oleh israel ?

Jawab: NGGA ADA!

Lha wong amaleknya udah mati semua kok…

Emangnya orang mati bisa protesss ?

Sekarang poligami.

Apakah ada manusia yang dirugikan kalau manusia menjalankan perintah poligami.

jawab: ADA TUH!!

sudah jelas Perintah Poligami TIDAK SAMA dengan perintah Amalek.

Perintah Amalek jelas dari TUH@N.
(karena ketika di uji lulus)

Perintah Poligami jelas BUKAN dari Tuh@n.
(karena ketika diuji tidak lulus)

Sederhana saja.

Berkali-kali kau ngomong perintah yang berlaku bukan untuk semua manusia berarti pasti bukan perintah Tuhan, eh dengan santainya sekarang kamu malah ngomong gini :

Nah itulah bedanya antara perintah amalek dengan perintah poligami.

Poligami untuk semua manusia. Perintah Amalek untuk bangsa israel.

===> Lha pertanyaannya perintah Amalek yang hanya untuk bangsa Israel itu perintah Allah atau bukan perintah Allah ???

Saya ngga pernah ngomong seperti itu.
Kau silahkan baca lagi di sini:

referensi: https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6304

Saya jawab yaa pertanyaanmu:

Iya itu perintah Tuh@n.

Perintah itu KHUSUS untuk bangsa israel. Dan berlaku sepanjang zaman. Bahkan sampai sekarang.
Kalau masih ada bangsa amalek yang hidup, israel, berdasarkan perintah itu, harus membunuh bangsa itu. Tetapi nyatanya israel telah melaksanakan perintah itu dengan sempurna.
Sehingga tidak ada lagi bangsa amalek yang tersisa.

Pointnya : perintah amalek itu berlaku sepanjang zaman.

oke jomblo ?

Kalau orang kurang minum cerebrovit itu pasti kelihatan .. he he he😆

Saya sih cuman ketawa ketiwiii sajaaa membaca respon-mu, LP…hi hi hi

@jelasnggak : Jawaban anak stress. Hi Hi Hi… Saya itu niatnya mau serius tetapi jadi mringis geli… membaca jawabanmu

Bantailah semua orang, bantailah seluruh keluarga , bantailah seisi bangsa agar nggak ada yang merasa dirugikan…

Kalo yang dibunuh cuma satu orang , ada yang rugi. Lha supaya nggak ada yang rugi maka dibunuh sajalah semuanya. Menurutmu itulah ciri2 perintah Tuhan, menurutmu itulah cara Tuhan agar tidak merugikan manusia ???

Menakutken juga pola pikirmu cah. Bunuhlah semuanya agar tidak ada yang merasa dirugikan… WOW….SADIS…

Romo-romo didikan Vatikan perlu tahu inilah hasil dari didikan ajaran Yesus versi terbaru… Update 2010..ala jelasnggak… 😀

Kamu yang semakin stress atau guru TKku yang nggak bisa ngajarin kamu sih… ? Hi Hi Hi

Kalo ada yang bilang Hitler itu niru ajaran Kristen ya mungkin Hitlernya meniru logika ajaib ala kamu itu jell… Faktanya kan memang ada juga manusia sableng yang mengklaim antik kayak gicu…

Dia juga nggak merasa merugikan orang lain karena menurut dia kalo semuanya dibunuh kan mati semua jadi nggak ada yang bakal merasa rugi. Itu perintah Tuhan ala Hitler… Hik Hik hik…

Murid TKku tercinta, daripada kamu semakin pusing mendingan kamu makan dawet dulu deh…

SALAM Iya

See You

Jawaban anak stress. Hi Hi Hi… Saya itu niatnya mau serius tetapi jadi mringis geli… membaca jawabanmu

>> oOO..kau serius toh LP ..? hi hi hi… lucu.. yang serius saja begini.. pantesss..

Bantailah semua orang, bantailah seluruh keluarga , bantailah seisi bangsa agar nggak ada yang merasa dirugikan…

Kalo yang dibunuh cuma satu orang , ada yang rugi. Lha supaya nggak ada yang rugi maka dibunuh sajalah semuanya. Menurutmu itulah ciri2 perintah Tuhan, menurutmu itulah cara Tuhan agar tidak merugikan manusia ???

>>Ini yaa jaaan jan… kau ini memang perlu cerebrovit plus vitamin C..😆

Yang narik kesimpulan begitu adalah kau sendiri, LP.

Perintah Tuh@N Yang benar-benar Betul, yang tertulis di PL tuh ini nih.. niih niiiiii baca nih..:

Bunuhlah semua amalek.

Ada kata ‘amalek’ disitu … ngerti gak ?

Di Alkitab PL tertulis BUNUHLAH SEMUA AMALEK,… ehh.. karena kurang cerebrovit,.. kau menulis .. .. Bunuhlah semua..

Beda itu..

ah susahlaa kau LP,

.
.
.

Jelasnggak : “Perintah poligami itu bukan dari Tuh@N, coba yang muslim bisa membantah nggak …?”

Muslim : “Eiitt tunggu dulu.. kita ngomong masalah amalek dulu”

.
.
.
.

t w e n t y – f o u r d a y s l a t e r………(spongebob squarepants)

.
.
.

Muslim : ah loe payah ngga bisa jawab masalah amalek… hore kalau gitu… poligami itu benar dari Tuh@n.

.
.
.
.

Jurus mBah sartono memang hebat. Eh tunggu.. tunggu .. apa sih jurus mbah sartono itu. Jawab: Jurus mBah sartono itu begini kalau ditanya kristen, jawab aja yang ngga nyambung, ntar juga kristen lupa.

@Lovepasword,

Kau memang tolol.. ha ha ha.. sori😆 habis kau keterlaluan sih..hi hi hi

Si Otonesia tuh sudah sangat jelas sekali menjelaskan dengan sejelas-jelasnya suatu hal yang sangat jelas dan mudah untuk dimengerti…
Pointnya dia itu ya sama dengan point saya …

Kau saja yang “tak sampai” menangkapnya yaa.. ha ha ha

Begini nih saya jelasin lagi yaaaa ..!!!

Ada suatu aturan nih..

Okey..?

Ada suatu aturan/perintah yang berbunyi : JANGAN BERBOHONG.

Nah, aturan itu kita “uji” …. apakah aturan itu mengakibatkan hasil yang baik selamanya…maka… jelaslah bahwa aturan itu datang dari Tuh@N. (karena Tuh@n sumber segala kebaikan)

Okey bleh..?

Nah,.. sekarang bayangkan … ada suatu aturan lain… yang bunyinya : SIlahkan poligami.

Nah aturan itu kita uji lagi… apakah aturan itu mengakibatkan hasil yang baik baik zaman dulu maupun sekarang. Ternyata, pada suatu saat di bulan ramadhon😆 …. aturan ini tidak disenangi oleh wanita….

Itu artinya, aturan poligami itu bukan berasal dari Tuh@n.

Bagaimana dengan amelek ?

Itu kasus irrelevant di sini. (jangan kau hubung-hubungkan. Silahkan nanti di bahas di lain kesempatan)

Apakah jika saya jawab bahwa kasus amalek itu salah, maka lantas perintah poligami itu juga salah ? gitu ? Kalau begini case-nya, alquran mu itu sama dengan alkitabku itu .. yang hanyalah KARANGAN MANUSIA…?

Oke ngerti ngga nieh..?

ad hominem tu quoque… itu ngga bisa dipakai ngerti?

Kita ini TIDAK sedang membuat suatu kesimpulan/rumusan seperti yang kau katakan itu, LP. Tetapi kita ini sedang benar-benar menguji suatu perintah.

Contoh sederhana nih biar kau mengerti ketololan-mu itu he he he he he:

Jelasnggak : “Mari kita Uji apakah Perintah A itu berasal Dari Tuh@N”

Lovepassword : “Oke, tapi tunggu dulu, kita uji dulu Perintah B”

Hi hi hi hi……keliatan kan …?

Kita ini sedang menguji perintah A, bukan perintah B.

A = Perintah Poligami.

B = Perintah Amalek.

Therefore, B = irrelevant…

Ngerti ?

By the way, contoh perintah Jangan berbohong dari contoh saya di atas itu juga irrelevant di sini (kasus poligami ini)

Ngerti ?

DHUH.. Susahnya membuat orang mengerti…. Sampai ngos-ngos-an ini …😆😆

Bagaimana kalau kau saya kasih nickname baru saja, LP…

Nickname kau = si capek….

gimana ? setuju ?

hi hi hi 3x

@jelasnggak tercinta : Bahkan ad hominem pun kau tak tau. Kacian deh lo…

Ad hominem itu kaitannya dengan penyerangan terhadap pribadi bukan pada argumentasi.

Lha kalo ad hominem Tu Quoeue itu kaitannya dengan menyalahkan argumentasi orang lain karena orang lain tidak melakukan hal2 yang dikatakannya tersebut…

Tak kasih contoh ya, biar kamu pinteran sedikit :

Paijo ngomong sama jelasnggak :
Kamu jangan makan coklat, bisa membuat kolestrol tinggi lho

jelasnggak ngomong : Halah kamu kemarin juga makan coklat banyak-banyak…

Dalam contoh ini jelasnggak melakukan ad hominem Tu Quoeue….

Contoh lain :
Paijo ngomong sama lovepassword :
Kamu jangan makan coklat, bisa membuat kolestrol tinggi lho

lovepassword ngomong : Kalimatmu itu nggak berdasar, ada penelitian yang dilakukan dosenmu Mister Budi, yang mengatakan coklat itu baik bahkan bisa menurunkan kolestrol

Di sini lovepassword tidak melakukan ad hominem

Jadi saranku ya cah : Belajarlah memahami logika dengan baik.

Dalam kasus ini kamu berkata : Sesuatu disebut bukan perintah Allah jika merugikan manusia.

Saya mengatakan ada data yang jelas disebutkan dalam data itu kalo itu adalah perintah Allah, meskipun merugikan sebagian manusia…

Saya sama sekali tidak melakukan ad hominem di sini.

SALAM Anak Manis

Apakah jika saya jawab bahwa kasus amalek itu salah, maka lantas perintah poligami itu juga salah ? gitu ?

Selama kamu tidak mengatakan data itu salah ya berarti kita bisa memakai data itu. Kaitannya bukan pada poligami, kaitannya justru pada dasar argumentasi yang kamu buat untuk menyalahkan poligami..

Sesuatu disebut perintah Allah jika tidak merugikan manusia..

Ada data yang tidak mendukung pernyataan ini.

Dalam kasus ini kamu berkata : Sesuatu disebut bukan perintah Allah jika merugikan manusia.

Saya mengatakan ada data yang jelas disebutkan dalam data itu kalo itu adalah perintah Allah, meskipun merugikan sebagian manusia…

Jelasnggak tanya : “Memangnya Datanya ada di mana ..?”

Lovepassword : “Datanya ada di kitab suci – MU ”

kata “MU” itu yang membuat adhominem …..

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/08/01/kamu-juga-begitu/

tu queue = “kau juga begitu lah”

ck..ck..ck….ck.

Lama-nya minta ampun.

@JELASNGGAK tercinta : Dalam kasus ini kamu berkata : Sesuatu disebut bukan perintah Allah jika merugikan manusia.

Saya mengatakan ada data yang jelas disebutkan dalam data itu kalo itu adalah perintah Allah, meskipun merugikan sebagian manusia…

Jelasnggak tanya : “Memangnya Datanya ada di mana ..?”

Lovepassword : “Datanya ada di kitab suci – MU ”

kata “MU” itu yang membuat adhominem …..

===> data itu bisa diambil dari mana saja. Kalo data itu berasal dari sumber netral bahkan darimu sendiri, tentu saja bahkan data itu bisa kita anggap lebih objektif. Karena tidak ada kepentingan untuk menguntungkan salah satu pihak dalam penulisan data tersebut. Itu tidak termasuk Ad hominem.

Penulisan ayat Amalek itu kan jelas tidak ditujukan untuk menguntungkan Islam. Ayat itu ada dengan sendirinya tanpa ada sangkut pautnya dengan keinginan untuk meninggikan Islam. Jadi dari sisi ini maka ayat itu bisa kita anggap data yang objektif.

Ad hominem itu kaitannya dengan person atau penyerangan terhadap pribadi, bukan terhadap argumentasi.

Lha dalam kaitannya dengan argumentasi , data manapun berhak dipakai . Lha masalah kamu menolak atau menerima data itu tentu hak kamu. Tetapi itu tidak bisa dibilang ad hominem.

Karena menampilkan data yang menolak/menerima sebuah penarikan kesimpulan adalah tindakan yang seharusnya dilakukan dalam adu argumentasi. Lha jika data itu diambil dari sumber yang netral atau tidak berpretensi menguntungkan pihak yang menampilkan data, maka justru data itu dianggap lebih objektif.

Misalnya kamu mengatakan :
Bahan A tidak mengandung karbohidrat

Saya berhak mengatakan : Kamu salah jell, berdasarkan penelitian bapakmu Mister Budi sebulan yang lalu , bahan A terbukti mengandung karbohidrat.

Itu bukan Ad hominem. Meskipun data yang saya tampilkan adalah data bapakmu. Bahkan data argumentasi ini bisa kita anggap lebih objektif. Karena tidak ada kepentingan dari bapakmu untuk menyalahkan kamu. Saya tidak mengambl sumber yang dekat dengan saya tetapi mengambil sumber netral yang tidak punya kepentingan membenarkan saya.

Lha pilihannya kan cuma dua : kamu mengatakan data itu salah atau kamu merevisi kesimpulanmu. Oh iya saya yang salah, ternyata ada data lain yang tidak saya lihat. Itu bisa saja terjadi.

@LP,

lucu kau..

Sekarang malahan ngelantur.. ha haha

coba jawab saja pertanyaan saya itu …

Jelasnggak tanya : “Memangnya Datanya ada di mana ..?”
😆😆😆

Pasti akan kau jawab : “DARI KITAB MUUU ”

nah… yang bikin ad hominem itu yaa kata “MUUU” itu..

He he he.. udah ngerti ya (makanya ngeles lagi)

Syukurlah kalau gituuuuuu……

Phuiiiih capeknya….

@jelasnggak tercinta :

Saya rasa saya sudah menjelaskan dengan cukup jelas :
Ad hominem itu kaitannya dengan person atau penyerangan terhadap pribadi, bukan terhadap argumentasi.

Lha dalam kaitannya dengan argumentasi , data manapun berhak dipakai. Lha masalah data itu mau kamu sanggah atau kamu setujui itu hakmu .

Jika kamu salah menyimpulkan sesuatu , ada data yang menunjukkan kamu salah, tidak masalah apakah data itu dari bapak kamu sendiri atau data dari orang lain.

Intinya jika ada data yang menunjukkan penarikan kesimpulan tidak bisa dibenarkan, maka tinggal dianalisa saja apakah datanya yang salah sehingga layak diabaikan, atau penarikan kesimpulannya yang perlu direvisi karena ada kasus yang menunjukan penarikan kesimpulan itu tidak benar.

Saya rasa itu cukup sederhana.

Jika riset bapak kamu menunjukkan bahwa kesimpulan kamu salah, maka kamu ya salah.

Kamu tidak bisa mengatakan karena yang riset itu bapakmu maka itu ad hominem. Itu nggak ada urusannya sama ad hominem. Karena tidak ada serangan terhadap kamu secara pribadi. Yang ada adalah data yang menunjukkan argumentasi kamu salah. Lha jika data ini berasal dari pihak kamu sendiri, maka justru tingkat objektifitasnya lebih besar…

Ocree mas jelasnggak, sudah paham kamu sekarang? Atau kamu ingin berguru lagi kepada guru TKmu ??? Hi Hi Hi

Salam cah

Jelasnggak tanya : “Memangnya Datanya ada di mana ..?”
😆😆😆

Yup… !

Lagi-lagi lovepassword tidak menjawab… malahan ngalor ngidul..

Coba deh di jawab dulu, nanti baru jelas.

@jelasnggak tercinta : Pertanyaanmu yang lebih sulit nggak bisa ya ? Sudah tak tulis berkali-kali tuh. Kamu baca comment 6612. itu sudah tak tulis eh masih juga kamu tanyakan,

Oke deh kuikuti apa maumu : Dari 1 Samuel 15 ayat 2 dan 3 Perjanjian Lama, Alkitab …

Terus kamu tanya lagi kan ? Alkitab itu Kitab Suci jelasnggak atau bukan ?

Ya kujawab lagi emangnya gw pikirin, mau Kitab Sucimu mau nggak, yang kusalahkan kan argumentasimu bukan serangan terhadap dirimu secara pribadi…

Terus kamu ngomong : Lho memangnya data dari Alkitab boleh dipakai ? Kujawab lagi : Lha apa kamu mau ngomong kalo data Alkitab tidak layak dipakai ?

Kamu coba saja cah… : Berjuanglah ya ? Yang penuh semangat gicu …

Kali-kali saja aku rada terharu melihat semangatmu cah..

SALAM deh

Dari 1 Samuel 15 ayat 2 dan 3 Perjanjian Lama, Alkitab …

——-

>> LP,

Terima kasih sudah mau mengakui.

Sepertinya sudah jelas LP melakukan ad hominem tu Quoue (kecuali kalau LP memang tidak mengerti mengenai hal itu).

Kalau saya sih targetnya orang yang ngerti saja.. ( raden ngga masuk hitungan yaaa…)

Jelasnggak tanya : “Memangnya Datanya ada di mana ..?”

Lovepassword : “Datanya ada di kitab suci – MU ”

kata “MU” itu yang membuat adhominem …..

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/08/01/kamu-juga-begitu/

@murid TKku yang imut : Sudah dibilangi masih juga ngeyelan…,

Ad hominem itu nggak ada kaitannya dengan sumber data, ad hominem itu kaitannya dengan serangan terhadap pribadi seseorang… Gicu ya sayangku cintaku ….

Lha kalo kamu nggak paham, kamu boleh tanya sama guru TKmu tetapi jangan sok tahu.

Lha yang namanya sumber data. Andaikata penelitian bapakmu atau guru TKmu membuktikan kalo pernyataan kamu salah ya kamu tetap salah, kecuali kamu bisa membuktikan kalo mereka yang salah.. Dan itu nggak ada urusannya sama ad hominem makan bayem…

Ocree anak manis… Masih mau ngeyel lagi ?

Salam iya cah…

Belajarlah baik-baik. Agar makin pinter…

SALAM

LP,

Sudah dibilangi masih juga ngeyelan…,

Ad hominem itu nggak ada kaitannya dengan sumber data, ad hominem itu kaitannya dengan serangan terhadap pribadi seseorang… Gicu ya

>> terima kasih LP kau sudah lebih mempertegas lagi.

perhatikan lagi tulisanmu ini:
*** … ad hominem itu kaitannya dengan serangan terhadap pribadi seseorang….. ***

Perhatikan lagi tulisan saya:

Lovepassword : “Datanya ada di kitab suci – MU ”

kata “MU” itu yang membuat adhominem …..

https://jelasnggak.wordpress.com/2009/08/01/kamu-juga-begitu/

Kenapa kok kata “MU” begitu penting ? Karena “MU” itu terkait dengan PRIBADIlawan bicaramu. Agama lawan bicaramu = PRIBADI lawan bicaramu. Disitu koneksinya.(ck..ck..ck.. pinter amat si jelasnggak ini, begitu gumam LP dalam hati)

Kau LP, ber-adhominem dengan berkata : “Di alkitab MU juga begitu”

Kata “MU” itu yang membuat adhominem.


Target saya sih hanya orang yang mengerti. (kalau yang seperti raden sih sudah tidak masuk hitungan – sori ya raden, ini kenyataan😆 )

Kan sudah tak kasih contoh , misalnya sumber data yang menyalahkan kamu itu berasal dari bapakmu atau guru TKmu , kamu salah ya salah. Lha emang salah kok. Itu nggak ada hubungannya sama ad hominem…

Lha karena sumbernya yang nyalahin kamu itu dari bapakmu itu jelas lebih objektif karena dia kan nggak punya pretensi membenarkan diri sendiri dan untuk menyudutkan kamu.

Jadi sayangku cintaku, itu bukan ad hominem …

@Raden,

Kamu suka naik motor ngga ?

Kalau ya, itu dengkulmu harus ditutupi pelindung dengkul.

(Biar aman)

Kalau tak dilindungi , kamu takutnya nanti gegar otak.

Tanya si Raden : Lho.. apa hubungannya dengkul dengan gegar otak …?

Jawab : Karena otakmu di dengkul..

he he he…
😆

.
.

sori ya Raden, cuman bercanda…xi xi xi

@Ilham,

Siapa sih yg gampang dibodohi?Atau anda yg kurang jelas?Kamu membuat topik Owoh salah buat hukum.Nah,sekarang kalau kamu kata Owoh salah buat hukum semestinya kamu mesti menjelaskan apa parameter yg kamu pakai.Kemudian dibincangkan apakah para meter kamu itu standar atau tidak?Kalau parameter yang kamu pakai tidak mencapai standar yg memuaskan,berarti kamu menghukum berdasarkan kepada standar ganda.Berarti kamu salah apabila berkata Owoh salah buat hukum.Begitu aja kok payah.

————

>> Maaf, saya sudah capek.

Tinggal dibaca lagi saja di komentar ini:

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6305

https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6315

Ok…?

@jelasnggak : Anak kecil , entah kenapa begitu keras kepala.. Hi Hi Hi

Kamu mengajukan topik kesalahan dalam memberikan perintah, kesalahan dalam memberikan hukum.

Aku bertanya apa parameternya sehingga kamu bisa mengatakan itu kesalahan atau bukan kesalahan. Kamu memilih menjawab ngalor ngidul… Hi Hi Hi …

Pada salah satu kalimatmu kamu berkata : Salah satu tujuan Allah memberikan perintah adalah agar tidak merugikan manusia.

Aku bertanya : Apa dasar pernyataanmu itu ? Kamu memilih menjawab muter-muter lagi. Dengan mengatakan ada kata salah satu di situ.

Jika kamu berkata : Salah satu tujuan …dst kemudian kutanyakan atas dasar apa kamu mengatakan itu . kamu menjawab dasarnya karena ada kata salah satu.
Alangkah parahnya dikau murid TKku tercinta. Biarpun agak terjepit mestinya dikau harus menghargai dirimu sendiri…Bisa diguyu pitik kamu lho…Hik Hik Hik

Apa dasar engkau mengatakan salah satu tujuan … dst? Kamu memberikan link : Jawabanmu : Dasarnya ada kata salah satu. di situ ..??? Ini jawaban model apaan ? Jangan-jangan kamu sedang keselek kulit duren sehingga tidak bisa berpikir dengan baik.

Jawabanku ada dua point :

Pertama : Dasarnya apa ? Belum bisa kamu jawab.
Kedua : Justru jika kamu ngeles dengan dalih kata salah satu, yang menurutmu Allah tidak bisa disalahkan atas dasar salah satu itu – maka atas dasar kata salah satu dalam sudut logikamu itu juga tidak bisa dipakai menyalahkan dalam topik apapun termasuk dalam topik poligami .

Karena untuk menyalahkan, semua parameter harus kamu tunjukkan dulu. Kamu buktikan salah semua , baru kamu bisa mengatakan itu salah atau tidak memenuhi. Kan sudah kubilang kalo mengikuti alur logika yang yang kamu paparkan. Kamu bisa membenarkan satu topik atas dasar satu parameter terpenuhi. Lha pada sisi sebaliknya untuk menyalahkan justru semua parameter harus terbukti tidak terpenuhi, nggak bisa cuma satu atau dua parameter saja yang tidak terpenuhi.

Lha pada kasus kita ini : Lha wong kamu nggak menjawab dasarnya, jadi satu parameter saja belum jelas tidak terpenuhi apa terpenuhi karena belum kamu jawab. Kalo kutanya satu saja kamu bingung mau ngomong apa, rasanya bagaimana mungkin kamu berani mengatakan yang lain-lain.🙂

Jadi yah selamat berpusing-pusing ria murid TKku.
Anak bandel.. anak bandel.. Hi Hi Hi…

Salam Iya
See You

Sudahlah cah..daripada kamu njawabnya setengah ati setengah grogi. Kalo kamu diem aku juga diem deh… Hi Hi Hi

Tapi sekali lagi nggak maksa lho…
Setiap orang kan nggak bisa dipaksa sadar, lha syukur jika kamu bisa menerima kesalahanmu dengan penuh kesadaran gicu ya…

SALAM Iya

See You

@LP,

Saya udah capek…

Silahkan kau baca saja komentar saya di sini :
https://jelasnggak.wordpress.com/2010/04/28/owoh-salah-buat-hukum-hiiy/#comment-6304

Di komentar itu saya sudah dengan amat sangat jelas sekali😆 menjawab kedua pertanyaanmu.

Tapi karena kau masih pentium 2,… makanya kau ngga nyambung…..

Dan karena kau ngga nyambung…(tapi merasa benar).. itulah yang membuat saya males.

Tak taulah.

Mudah-mudah-an kau benar-benar ngga nyambung.

Kalau ngga nyambung sengaja untuk membohongi orang seperti Raden,.. wah… saya kasihan sekali dengan pembaca muslim di sini…..

he he he…

Coba kau perhatikan lagi kata-kata saya ini, kemudian kau baca kembali pertanyaan kau itu dan jawaban saya.

Salah satu tujuan pak Lurah memberi perintah2 adalah agar warganya bisa rukun.
Kalau ada salah satu perintah pak Lurah yang membuat warganya tidak rukun, apakah itu lantas menjadikan perintah itu (yang membuat warganya tidak rukun itu) sebagai satu-satunya tujuan pak lurah dalam memberikan perintah-perintah ? Tidak kaaan…. Ada tujuan lain yang membuat pak lurah memberi perintah. Yaitu agar warganya bisa rukun.

Salah satu tujuan pak Lurah memberi perintah2 adalah agar warganya bisa rukun.

Kalau ada tujuan lain selain agar warganya bisa rukun… maka …….. itu juga benar……!

Karena ada kata “Salah satu”….. maka pernyataan saya itu menjadi benar…

Gitu logikanya…

Pernah belajar yang namanya LO GI KA ngga sih yaaa…? ha ha ha ha kayak raden saja kau ini….

Ngga ngertos-ngertos…wakaka..

Ampuuuun…

**Content telah dihapus karena tak sesuai topik**

@jelasnggak, mukamu dan muka ** Censored ** sama2 Porno🙂

@jelasnggak,
sekarang kamu baru percaya kalau yang telanjang di amerika itu orang2 kristen, ** content telah di sensor karena tak sesuai topik **

Yohanes.
20:6 Maka data *** Content telah di hapus karena tak sesuai topik ***

@jelasnggak,
karena kamu pengecut jadi kamu hapus.
keTololanmu kok kamu pelihara ?

Tapi Alhamdulillah berkat debat dengan banyak kristen sudah
mulai nampak hasilnya, ada yang terlalu cepat keluar dari agama kristen itu hanya satu orang, ada yang mulai ragu dan akan terus bertambah, mereka tahu bahwa kesesatan kristen tidak mungkin dapat dipertahankan kecuali dengan kebohongan seperti yang kamu dan cosmicboy sedang lakukan.

@Raden,

Jangan sewot yaa…

Tulisan kau menuh-menuh-in blog saya..

Membuat loading time menjadi lama…

Kasihan pembaca lain..

Kalau ingin membantah tentang artikel ini, tentu akan saya persilahkan.

Terima kasih,
Jaga dengkul.😆

Tulisan apakah yang sebenarnya tertulis di atas *** content telah disensor karena tak sesuai topik, maaf ***

@ Jell
kalau boleh semua komen jangan dihapus.Nyambung gak nyambung biar pembaca nentukan.Barulah jentelmen

Blog saya penuh dan waktu loading lama…

Terima kasih atas sarannya.

Kalo loading lama ya komentarnya di suruh pindah saja ke artikel baru atau artikel dummy … Hi hi hi

selain jelasnggak dan mr. sectiocadaveris kan masih ada binatang kristen yg bernama cosmicboy, kemana itu penyembah Yesus anak hasil Poliandri ?

@ DeN,

Ayuh kita truskan, kenapa sih Alloh prihatin dengan kehidupan seks muhammad?

Koq setiap kali muhammad menginginkan anu, turun ayat pembenaran!

Apakah Alloh ialah sosok rekaan muhammad guna menipu org Arab dan raden?

Seperti tulis seorg sarjana Islam.

… Layla bt. al-Khatim b. ‘Adi b. ‘Amr b. Sawad b. Zafar b. al-Harith b. al-Khazraj approached the Prophet while his back was to the sun, and clapped him on his shoulder. He asked who it was, and she replied, “I am the daughter of one who competes with the wind. I am Layla bt. al-Khatim. I have come to offer myself [in marriage] to you, so marry me.” He replied, “I accept.” She went back to her people and said that the Messenger of God had married her. They said, “What a bad thing you have done! You are a self-respecting woman, but the Prophet is a womanizer. Seek an annulment from him.” She went back to the Prophet and asked him to revoke the marriage and he complied with [her request]… (The History of Al-Tabari: The Last Years of the Prophet, translated and annotated by Ismail K. Poonawala [State University of New York Press, Albany, 1990], Volume IX, p. 139; bold emphasis ours)

Sila baca dan hayati yg saya bold “…tapi “Nabi” itu seorg kaki perempuan”.

@ deN,

Alasan2 muhammad berpoligami menurut kitab kalian.

(1) Karena istrinya gemuk

Narrated Aisha:
“Sauda (the wife of the Prophet) went out to answer the call of nature after it was made obligatory (for all the Muslims ladies) to observe the veil. She was a fat huge lady,…”

(2) Karena istrinya telah tua

Making peace is better than separation. An example of such peace can be felt in the story of Sawdah bint Zam’ah who WHEN SHE BECAME AGED, THE PROPHET WANTED TO DIVORCE HER, but she made peace with him by offering the night he used to spend with her to A’isha so that he would keep her. The Prophet accepted such terms and kept her.(the preceding citation taken and adapted from Tafsir Ibn Kathir – Abridged, Volume 2, Parts 3, 4 & 5, Surat Al-Baqarah, Verse 253, to Surat An-Nisa, Verse 147 [Darussalam Publishers & Distributors, Riyadh, Houston, New York, Lahore; first edition March 2000], pp. 599-601, and Tafsir Ibn Kathir, Part 5, Sura An-Nisa, ayat 24-147, abridged by Sheikh Muhammad Nasib Ar-Rafa’i [Al-Firdous Ltd., London, 2000 first edition], pp. 193-194; bold and capital emphasis ours)

(3) Karena perempuan lain lebih cantik dari istri2nya

Narrated Aisha, Ummul Mu’minin:

“Juwayriyyah, daughter of al-Harith ibn al-Mustaliq, fell to the lot of Thabit ibn Qays ibn Shammas, or to her cousin. She entered into an agreement to purchase her freedom. She was a very beautiful woman, most attractive to the eye.

(4) Muhammad itu kaki perempuan

… Layla bt. al-Khatim b. ‘Adi b. ‘Amr b. Sawad b. Zafar b. al-Harith b. al-Khazraj approached the Prophet while his back was to the sun, and clapped him on his shoulder. He asked who it was, and she replied, “I am the daughter of one who competes with the wind. I am Layla bt. al-Khatim. I have come to offer myself [in marriage] to you, so marry me.” He replied, “I accept.” She went back to her people and said that the Messenger of God had married her. They said, “What a bad thing you have done! You are a self-respecting woman, but the Prophet is a womanizer. Seek an annulment from him.” She went back to the Prophet and asked him to revoke the marriage and he complied with [her request]… (The History of Al-Tabari: The Last Years of the Prophet, translated and annotated by Ismail K. Poonawala [State University of New York Press, Albany, 1990], Volume IX, p. 139; bold emphasis ours)

Sangat jelas banget nih.

Kalo masih ngga ngerti, kebangeeeeeetan!!!

@cosmicboy,
akhirnya kamu si penyembah Yesus anak hasil Poliandri itu muncul juga Yaaa, dasar binatang kalau tidak dipanggil sibuk makan rumput trus.

Cosmicboy,
si anak hasil Poliandri (Yesus) itu saat bangkit dgn tubuh alami atau rohani Yaaa ?

Raden tanya sebab ada satu kristen begitu Raden tanya masalah itu langsung lenyap, kamu anak haram biasanya kan pandai jawab walau bohong.

@ deN,

Baca ini.

Narrated Aisha:
I said (to the Prophet), “I feel that your Lord hastens in fulfilling your wishes and desires.”
BUKHRI, Volume 6, Book 60, Number 311:

Agama apa ini ya?

Koq tuhannya seperti itu?

Koq ‘nabi’nya seperti itu?

Oh iya, saya maklumi.

“Nabi” ngenjot sama perempuan lain (berzina sama Mariya), itu ngga penting.

Yang penting, “Alloh itu esa”.

Sungguh pinter muhammad, dengan mengajar Alloh itu esa, maka muslimin akan melupakan semua kebejadannya.

Halo raden?

@All Kresten
6 Hari penciptaan :

Hari 1 : langit dan bumi diciptakan dan “Jadilah terang”.
Hari 2 : Allah menciptakan cakrawala
Hari 3 : daratan dipisahkan dengan lautan; tumbuh2an diciptakan
Hari 4 : Matahari, bulan dan bintang diciptakan
Hari 5: Binatang di lautan dan burung di udara
Hari 6 : Binatang dibumi, ternak dan binatang melata, Manusia pertama diciptakan (Adam dan Hawa)

http://www.sarapanpagi.org/6-hari-penciptaan-kejadian-1-vt399.html

KITAB ORANG KRESTEN IDIOT… MASA TUHANNYA LUPA MENCIPTAKAN MALAIKAT DAN IBLIS

Seharusnye orang kresten kagak usah percaya sama adanya Malaikat dan Iblis. roll:

Cekixkix…kix…kix…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: