Jelasnggak

Tifatul dan Gajah Mada

Posted on: November 11, 2010

Adalah Tifatul, pejabat suatu negara bernama Republik Kapok. Tifatul selain seorang pejabat adalah juga seorang lelaki muslim yang taat beragama.

Laksana patih gajah mada, Tifatulpun ikut-ikutan berpegang teguh pada pendirian : “Sesuai Iklan Sabun,..eh salah,.. Sesuai ajaran agamaku, islam, Aku tak akan bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimku!!”

Sedap banget, gitu loh kedengarannya.

Suatu hari, tibalah saatnya Michelle, Istri dari kerajaan seberang, datang berkunjung ke Republik Kapok.

Michelle pun tanpa ragu menyalami semua pejabat yang hadir di tempat pertemuan itu. Tanpa terkecuali, si Tifatul ini.

Ketika giliran Tifatul bersalaman, Michelle-pun tanpa ragu-ragu menyalami sambil melempar senyum ala Janet Jackson.

Melihat senyum ala Janet Jackson, Tifatul pun terlupa akan sumpah palapanya, dan sambil menganga lebar, menyambut tangan Michelle.

WHUISS…Haluuss.. ! (mungkin begitulah yang dirasakan Tifatul)

Sedetik kemudian Tifatul pun tersadar, bahwa dia telah melanggar sumpahnya sendiri,… tapi entah maksudnya apa, dia malah texting di twitter, begini  :

“Sdh ditahan 2 tangan, eh Bu Michele-nya nyodorin tangannya maju banget…kena deh,”

Kesannya kok bangga banget gitu loh sudah melanggar sumpah sendiri!

Saya yang baca jadi ngakak sendiri.

.
.
.

Tifatul kira Michelle itu seorang wanita padang pasir yang jablai (jarang di belai).

Ngga jelas ah… wek wek wek…

14 Responses to "Tifatul dan Gajah Mada"

Hihihi…

Tifatul kira Michelle itu seorang wanita padang pasir yang jablai (jarang di belai).

Asli, ngakak habis.

Tapi kalau Tifatul tidak konsisten dengan apa yg diimaninya, seharusnya dia merasa berdosa, bukannya malah ngeles dan bangga.

*kabur*

Itulah.

Harusnya dia langsung mengusap tangan pakai pasir sebanyak tujuh kali…. (untuk menghilangkan efek dosa/haram itu )

,,,,

wekek kek.. *ikutan nyelam*

Aneh kok sewot.🙄

Walau cuma sebentar, tapi Tifatul saat itu dalam posisi yg kritis dan sulit. Dia harus memilih antara mempertahankan idealismenya atau sebaliknya menerima kenyataan.

dia harus menelan ludah pahit…

GLEG.. susaahnya…

Harusnya yang sewot itu ya muslim, lah ini kenapa yang bukan muslim yang sewot.

Looh…?

Kan saya solider sama yang muslim…
emangnya ngga boleh…
Gitu aja kok repot!

@ Fitri

Maklumi sajalah…!
Pak PAUL kan sudah terbuang d kampung halamannya sendiri..
jadi dia berkoar-koar d kampung orang…
‘manusia gak tau diri’
gak bisa ngatur agama sendiri.
eh… sok’-sok-an……. dasar anjing kejepit..!

@Ibeng
Ya itulah namanya saja juga nggak jelas.

Itu bukan terbuang di kampung orang…

itu di zolimi..

Ngerti..?

*samalah ketika Muhammad menzolimi saodah…. eh salah… aisyah……… yang masih kecil itu… (ckk..ck..ck..ngga tau malu banget tuh kakek)

Paulus itu darimana nyong.?
yng jelas iklan agama gratisan si paul, gak laku d daratan erofah..!
tanya kenapa ?
aborsi legal, paulus diam aja.!
tanya kenapa ?

Mending tangan dipotong, ngga perlu salam2 lagi…muslim, how pathetic you people are…kok kebodohan Tifatul dibela2.

@cosmic
Bahasa kok monoton gak kreatif, gak maju2 tuh otak.

Tifatul juga manusia, bisa saja ada salah khilaf, kayak ente yang punya blogs ini juga, emang ente orang bersih hati? ga punya dosa? Yang paling baik akhlaknya khan cuma Rosululloh SAW… para Nabi dan Rosul juga baik akhlaknya…. Isa a.s. juga… jadi jangan suka bertengkarlah, perbaiki diri masing2 ajah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang nggak Seneng Poligami :

  • 198,551 orang
%d bloggers like this: