Jelasnggak

Archive for the ‘kekristenan’ Category

Dua sahabat, IPO dan Haniifa, mengadakan perjalanan dari jakarta ke bandung.
Dua-duanya membawa mobil sendiri-sendiri.
Si haniifa yang tahu jalan ke bandung, berjalan di depan.

Haniifa berkata : “IPO, kemanapun saya pergi, kau harus ikuti!”
(Haniifa memang suka berlagak seperti itu, padahal dia cuma mengandalkan GPS)

IPO-pun setuju dan berkata : “SIPP HAN..! saya setuju, NYET..”

Setelah jalan beriringan beberapa saat, sampailah iring-iringan mobil mereka di suatu persimpangan jalan.
Read the rest of this entry »

SELAMAT TAHUN BARU 2011.

Ada 365 hari dalam satu tahun.
Ada 24 jam dalam sehari
60 menit dalam sejam
60 detik dalam semenit
Tak terasa kita semua sudah melewatinya.

Yang pahit dan yang manis.
Yang asin dan yang hambar
yang asam dan yang basa
(sori jadi  keterusan  ngomong sayur asem nih ..)
Read the rest of this entry »

Imanuel artinya Tuh@n beserta kita.

Lho kok ? Emangnya dari dulu Tuh@n tidak beserta kita?

Jawabnya, dulu pada saat Adam dan Hawa masih di taman Firdaus, tentu saja Tuh@n beserta mereka selalu.

Andai Adam tidak memilih untuk meninggalkan TUH@n, tentu kita, anak keturunan adam akan terus berada di taman itu.

Tetapi kenyataan lain, Adam memilih untuk meninggalkan TUh@n sehingga kita semua selama beribu tahun hidup tanpa keselamatan.

Tetapi karena kasihNYA, Read the rest of this entry »

Sandjaja dilahirkan di desa Sedan, Muntilan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1914. Ayahnya bernama Willem Kromosendjojo, bekerja sebagai pembantu perawat di sebuah klinik Katolik yang dipimpin oleh missionaris Yesuit di Muntilan. Ibunya bernama Richarda Kasijah, dari keluarga katolik yang baik. Sandjaja mempunyai dua kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki. Salah satu dari kakak perempuannya menjadi suster Fransiskan.

Sejak masa kanak-kanak Sandjaja sangat terkenal disekolahnya karena kepandaiannya. Dia masuk di SD Katholik yang dipimpin oleh para Bruder. Karena kecerdasannya, maka tidak mengherankan bahwa beliau lebih suka belajar dari pada bermain dalam hari-hari senggangnya. Beliau seorang yang berkepribadian sederhana, rendah hati, jujur dan terbuka terhadap satu sama lain. Beliau sangat suka memperhatikan hidup doanya, rajin mengikuti misa harian di gereja, dan sering mengunjungi gua Maria di Desa Sendangsono, untuk berdoa dan berefleksi. Ketertarikannya untuk menjadi imam berkembang ketika beliau masih di SD.
Read the rest of this entry »

Video berikut ini khusus untuk para teman muslim yang masih ragu-ragu.

Kalau imanmu kuat, BUKTIKAN,

tonton video ini…..

Nama saya adalah Tarmizi dan saya adalah seorang melayu (Malaysia). Saya sekarang ini bekerja di perusahaan swasta.
Saya mengenal kekristenan tidak melalui siapa-siapa. Beberapa tahun lalu saya mengikuti pelajaran/kursus mengenai kekristenan atas inisiatif saya sendiri dan tanpa adanya pengaruh dari luar. Ini dikarenakan saya ingin mengenal lebih jauh lagi mengenai kekristenan. Saya harus juga akui bahwa lingkungan dimana saya tinggal juga sedikit banyak mempengaruhi saya dalam mengenal kekristenan. Sebaliknya, saya malahan agak canggung ketika harus bergaul dengan teman-teman muslim saya, sebab saya ketahui bahwa beberapa hal dalam islam adalah hal yang sangat tabu. Seperti contohnya cara sembahyang yang harus dilakukan sesuai cara dan aturan yang tepat dan menggunakan bahasa yang tidak dapat saya mengerti secara jelas.

Kursus singkat mengenai kekristenan yang saya ikuti tersebut mengajarkan dasar-dasar kristen dan juga kesamaan antara kristen dan islam (seperti contohnya, kepercayaan mengenai neraka). Saya kemudian menerima sertifikat setelah saya selesai mengikuti kursus singkat ini.
Read the rest of this entry »

Kalau cinta sudah melekat,
Ampas di gigi pun rasanya cokelat.

Kalau setan sudah melekat,
Gereja pun segera di babat…

Puisi ku indah sekali
He he

Biarin.
Ngga apa-apa
Semua yang merusak gereja akan dibuka pintu hatinya.

Lihatlah saja nanti,
Gereja inilah yang akan menjadi ujung tombak dalam  menolong mereka yang kelaparan, kekurangan baju, tak punya tempat tinggal.

———-
JAKARTA, KOMPAS.com — Peristiwa pelemparan batu dan pembakaran gereja terjadi di kawasan Perumahan Harapan Indah, Kota Bekasi, Kamis (17/12/2009) malam. Massa yang terdiri dari ratusan orang mulai dari anak-anak hingga orangtua termasuk ibu-ibu mendatangi Gereja Katolik Santo Albertus yang terletak di Jalan Boulevard untuk merusak serta membakar fasilitas gereja.

Read the rest of this entry »


Yang nggak Seneng Poligami :

  • 209,433 orang